📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompilasi Produk Administrasi Profil Kesehatan Kabupaten Pasaman 2026
Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Kesehatan
20 Var
4 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
ID Kegiatan Indah
#104171
Judul Kegiatan
Kompilasi Produk Administrasi Profil Kesehatan Kabupaten Pasaman
Tahun Kegiatan
2026
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman
Alamat Lengkap
Jl. Syahroeddin No. 293, Lubuk Sikaping
Telepon
-
Faksimile
-
Email
dinaskesehatanpasaman@gmail.com
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Plt. Kepala Dinas (Dr. Yong Marzuhaili)
Nama PJ Teknis
Dr. Yong Marzuhaili
Jabatan
Sekretaris Dinas
Alamat
Jl. Syahroeddin No. 293, Lubuk Sikaping
Telepon
082389074141
Faksimile
-
Email
dinaskesehatanpasaman@gmail.com
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Derajat kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain kondisi lingkungan, perilaku masyarakat, pelayanan kesehatan, serta faktor sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan informasi kesehatan yang akurat dan terkini sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi pembangunan di bidang kesehatan. Profil kesehatan merupakan salah satu bentuk penyajian data dan informasi kesehatan yang menggambarkan kondisi kesehatan masyarakat serta situasi pelayanan kesehatan di suatu wilayah. Profil kesehatan memuat berbagai informasi, seperti data kependudukan, status kesehatan masyarakat, angka kesakitan dan kematian, kondisi lingkungan, sumber daya kesehatan, serta cakupan pelayanan kesehatan.
Penyusunan profil kesehatan diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi dan permasalahan kesehatan yang terdapat di suatu wilayah. Informasi tersebut dapat digunakan sebagai bahan evaluasi terhadap program kesehatan yang telah dilaksanakan sekaligus sebagai dasar dalam menentukan prioritas dan kebijakan kesehatan pada periode berikutnya. Dengan tersedianya profil kesehatan yang sistematis dan informatif, berbagai pihak, baik pemerintah, tenaga kesehatan, maupun masyarakat, dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi kesehatan wilayah. Oleh karena itu, penyusunan profil kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Profil Kesehatan disusun berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber, antara lain Badan Pusat Statistik, rumah sakit, puskesmas, laboratorium kesehatan, BPOF dan informasi kesehatan lainnya. Oleh karena itu, kualitas data yang disajikan sangat bergantung pada ketepatan, kelengkapan, dan konsistensi pelaporan dari seluruh unit pelaksana.
Selain dalam bentuk cetakan, Buku Profil Kesehatan ini tersedia dalam bentuk softcopy yang dapat diunduh melalui website www.dinkes.pasamankab.go.id dan Portal Satu Data Pasaman (www.data.pasamankab.go.id). Buku ini juga sudah mendapatkan rekomendasi rancangan kegiatan statistik dengan status LAYAK dari BPS Kabupaten PROFIL KESEHATAN KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2025 K 1 Pasaman dengan Identitas Rekomendasi: K-24.1309.001. Berbagai perbaikan juga dilakukan terkait rekomendasi yang diberikan oleh BPS Kabupaten Pasaman. Semoga publikasi ini dapat berguna bagi semua pihak, baik pemerintah, organisasi profesi, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat serta berkontribusi secara positif bagi pembangunan kesehatan khususnya di Kabupaten Pasaman
Penyusunan profil kesehatan diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi dan permasalahan kesehatan yang terdapat di suatu wilayah. Informasi tersebut dapat digunakan sebagai bahan evaluasi terhadap program kesehatan yang telah dilaksanakan sekaligus sebagai dasar dalam menentukan prioritas dan kebijakan kesehatan pada periode berikutnya. Dengan tersedianya profil kesehatan yang sistematis dan informatif, berbagai pihak, baik pemerintah, tenaga kesehatan, maupun masyarakat, dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi kesehatan wilayah. Oleh karena itu, penyusunan profil kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Profil Kesehatan disusun berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber, antara lain Badan Pusat Statistik, rumah sakit, puskesmas, laboratorium kesehatan, BPOF dan informasi kesehatan lainnya. Oleh karena itu, kualitas data yang disajikan sangat bergantung pada ketepatan, kelengkapan, dan konsistensi pelaporan dari seluruh unit pelaksana.
Selain dalam bentuk cetakan, Buku Profil Kesehatan ini tersedia dalam bentuk softcopy yang dapat diunduh melalui website www.dinkes.pasamankab.go.id dan Portal Satu Data Pasaman (www.data.pasamankab.go.id). Buku ini juga sudah mendapatkan rekomendasi rancangan kegiatan statistik dengan status LAYAK dari BPS Kabupaten PROFIL KESEHATAN KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2025 K 1 Pasaman dengan Identitas Rekomendasi: K-24.1309.001. Berbagai perbaikan juga dilakukan terkait rekomendasi yang diberikan oleh BPS Kabupaten Pasaman. Semoga publikasi ini dapat berguna bagi semua pihak, baik pemerintah, organisasi profesi, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat serta berkontribusi secara positif bagi pembangunan kesehatan khususnya di Kabupaten Pasaman
Tujuan Kegiatan
Penyusunan Profil Kesehatan dimaksudkan untuk menyajikan informasi mengenai kondisi kesehatan masyarakat, hasil pembangunan kesehatan, serta ketersediaan sumber daya kesehatan di wilayah sebagai bentuk dokumentasi dan penyediaan data yang komprehensif. Tujuan penyusunan Profil Kesehatan adalah sebagai berikut: 1. Menyediakan data dan informasi kesehatan yang akurat, lengkap, dan terkini. 2. Menggambarkan derajat kesehatan masyarakat dan perkembangan indikator kesehatan daerah. 3. Menjadi dasar dalam penyusunan perencanaan, penganggaran, monitoring, dan evaluasi program kesehatan. 4. Menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan pembangunan kesehatan 5. Menjadi media informasi bagi pemerintah, masyarakat, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
15 Desember 2025 - 30 Januari 2026
Desain
15 Desember 2025 - 30 Januari 2026
Pengumpulan Data
2 Februari 2026 - 27 Februari 2026
Pengolahan Data
2 Maret 2026 - 19 Maret 2026
Analisis
20 Maret 2026 - 9 April 2026
Diseminasi
10 April 2026 - 10 April 2026
Evaluasi
27 April 2026 - 30 April 2026
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 20 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah Tenaga Kesehatan | Jumlah Tenaga Kesehatan | Jumlah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan/ atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan melakukan upaya kesehatan. | 2025 |
| Jumlah peserta JKN | Jumlah peserta JKN | Jumlah peserta yang menjadi bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang mengatur tata cara penyelenggaraan program Jaminan Sosial oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. | 2025 |
| Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan Imunisasi Tetanus Toksoid Difteri (Td) | Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan Imunisasi Tetanus Toksoid Difteri (Td) | Jumlah ibu hamil yang mendapatkan imunisasi Tetanus Toksoid Difteri (Td) sebagai imunisasi lanjutan | 2025 |
| Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan tablet tambah darah | Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan tablet tambah darah | Jumlah Ibu Hamil yang mendapatkan tablet tambah darah sesuai standar tablet darah yang ditetapkan pemerintah | 2025 |
| Jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan pada masa nifas | Jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan pada masa nifas | Jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan selama masa nifas dan pelayanan yang mendukung bayi yang dilahirkannya sampai berusia 2 (dua) tahun. | 2025 |
| Jumlah bayi yang mendapatkan Pelayanan Kesehatan Neonatal | Jumlah bayi yang mendapatkan Pelayanan Kesehatan Neonatal | Jumlah bayi yang mendapatkan pelayanan pada usia 0-28 hari | 2025 |
| Jumlah bayi yang mendapatkan imunisasi dasar | Jumlah bayi yang mendapatkan imunisasi dasar | Jumlah bayi yang mendapatkan imunisasi dasar sesuai yang ditetapkan pemerintah | 2025 |
| Jumlah bayi dan balita yang mendapatkan vitamin A | Jumlah bayi dan balita yang mendapatkan vitamin A | Jumlah bayi (usia 6-11 bulan) dan balita (usia 12-59 bulan) yang mendapatkan vitamin A | 2025 |
| Status gizi balita | Status gizi balita | Pemantauan status gizi balita berdasarkan indeks antropometri (berat badan dan tinggi badan) | 2025 |
| Jumlah sekolah yang melakukan pelayanan kesehatan | Jumlah sekolah yang melakukan pelayanan kesehatan | Jumlah sekolah yang melaksanakan pelayanan kesehatan kepada anak usia sekolah sesuai dengan peraturan pemerintah. | 2025 |
| Angka Kematian Ibu | Angka Kematian Ibu | Angka yang menunjukkan jumlah wanita yang meninggal karena suatu penyebab kematian seperti gangguan kehamilan atau penanganannya selama kehamilan, melahirkan, dan dalam masa nifas tanpa memperhitungkan lama kehamilan. | 2025 |
| Angka Kematian Balita | Angka Kematian Balita | Angka yang menunjukkan penduduk yang meninggal sebelum usia 5 tahun | 2025 |
| Angka Kematian Bayi | Angka Kematian Bayi | Angka yang menunjukkan penduduk yang meninggal sebelum usia 1 tahun | 2025 |
| Jumlah sarana air minum yang diawasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota | Jumlah sarana air minum yang diawasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota | Jumlah Sarana Air Minum yang diawasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota berupa pengawasan kualitas dan pengawasan pemenuhan syarat kesehatan | 2025 |
| Jumlah kepala keluarga dengan akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak | Jumlah kepala keluarga dengan akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak | Jumlah kepala keluarga dengan akses terhadap fasilitas sanitasi yang memenuhi kriteria bangunan dan persyaratan kesehatan | 2025 |
| Jumlah desa STOP BABS | Jumlah desa STOP BABS | Jumlah Desa/kelurahan yang seluruh penduduknya tidak lagi melakukan praktik buang air besar sembarangan melalui proses verifikasi | 2025 |
| Jumlah kasus penyakit menular langsung berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit menular langsung berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit yang dapat menular ke manusia yang disebabkan oleh agen biologi, antara lain virus, bakteri, jamur, dan parasit. Contohnya Tuberkulosis, HIV dan AIDS, Pneumonia, Diare, Kusta, Covid-19 | 2025 |
| Jumlah kasus penyakit yang dicegah dengan imunisasi berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit yang dicegah dengan imunisasi berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi yang terdiri dari Tetanus Neonatorum, Campak, Difteri, Pertusis, dan Hepatitis B. | 2025 |
| Jumlah kasus penyakit tular vector dan zoonosi berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit tular vector dan zoonosi berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit yang dapat menular ke manusia yang disebabkan oleh vektor dan binatang pembawa penyakit. Contohnya DBD, Malaria, dan Filariasis. | 2025 |
| Jumlah kasus penyakit tidak menular berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit tidak menular berdasarkan jenis penyakitnya | Jumlah kasus penyakit yang tidak bisa ditularkan dari orang ke orang, yang perkembangannya berjalan perlahan dalam jangka waktu yang panjang (kronis). Contohnya Hipertensi dan Diabetes Mellitus | 2025 |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | SUMATERA BARAT | PASAMAN |
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
- Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
- Lainnya, Website
- Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
- Lainnya, Website
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, Labor Dinkes, Rumah sakit dan puskesmas di Kab Pasaman
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Lainnya, Verifikasi Data
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 2 orang
Pengumpul data/enumerator : 3 orang
Pengumpul data/enumerator : 3 orang
Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, Kabupaten Pasaman
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
- Lainnya: Kecamatan
- Lainnya: Kecamatan
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
20 variabel yang diolah/dikumpulkan
ID Variabel Indah: #329234
Jumlah sarana air minum yang diawasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
Integer • Unit
["Jumlah sarana air minum yang diawasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota"]Lihat →
ID Variabel Indah: #329233
Jumlah Kematian Balita
Integer • Orang
["Jumlah Kematian Balita"]Lihat →
ID Variabel Indah: #329232
Jumlah kasus penyakit tidak menular berdasarkan jenis penyakitnya
Integer • Kasus
["Jumlah kasus penyakit tidak menular berdasarkan jenis penyakitnya"]Lihat →
ID Variabel Indah: #329230
Jumlah peserta JKN
Integer • Orang
["Jumlah peserta JKN"]Lihat →
ID Variabel Indah: #329227
Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan Imunisasi Tetanus Toksoid Difteri (Td)
Integer • Orang
["Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan Imunisasi Tetanus Toksoid Difteri (Td)"]Lihat →
ID Variabel Indah: #329226
Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan tablet tambah darah
Integer • Orang
["Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan tablet tambah darah"]Lihat →
ID Variabel Indah: #329225
Jumlah Kematian Ibu
Integer • Orang
["Jumlah Kematian Ibu"]Lihat →
ID Variabel Indah: #329224
Jumlah Tenaga Kesehatan
Integer • Orang
["Jumlah Tenaga Kesehatan"]Lihat →
ID Variabel Indah: #329221
Jumlah balita berdasarkan status gizi balita
Integer • Orang
["Jumlah balita berdasarkan status gizi balita"]Lihat →
ID Variabel Indah: #329220
Jumlah kasus penyakit tular vector dan zoonosi berdasarkan jenis penyakitnya
Integer • Kasus
["Jumlah kasus penyakit tular vector dan zoonosi berdasarkan jenis penyakitnya"]Lihat →
ID Variabel Indah: #329217
Jumlah kasus penyakit menular langsung berdasarkan jenis penyakitnya
Ineteger • Kasus
["Jumlah kasus penyakit menular langsung berdasarkan jenis penyakitnya"]Lihat →
ID Variabel Indah: #329215
Jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan pada masa nifas
Integer • Orang
["Jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan pada masa nifas"]Lihat →
ID Variabel Indah: #329211
Jumlah bayi yang mendapatkan Pelayanan Kesehatan Neonatal
Integer • Orang
["Jumlah bayi yang mendapatkan Pelayanan Kesehatan Neonatal"]Lihat →
ID Variabel Indah: #329210
Jumlah Kematian Bayi
Integer • Orang
["Jumlah Kematian Bayi"]Lihat →
ID Variabel Indah: #329208
Jumlah bayi yang mendapatkan imunisasi dasar
Integer • Orang
["Jumlah bayi yang mendapatkan imunisasi dasar"]Lihat →
ID Variabel Indah: #329197
Jumlah sekolah yang melakukan pelayanan kesehatan
Integer • Unit
["Jumlah sekolah yang melakukan pelayanan kesehatan"]Lihat →
ID Variabel Indah: #329195
Jumlah desa STOP BABS
Integer • Desa
["Jumlah desa STOP BABS"]Lihat →
ID Variabel Indah: #329194
Jumlah kasus penyakit yang dicegah dengan imunisasi berdasarkan jenis penyakitnya
Integer • Kasus
["Jumlah kasus penyakit yang dicegah dengan imunisasi berdasarkan jenis penyakitnya"]Lihat →
ID Variabel Indah: #329193
Jumlah bayi dan balita yang mendapatkan vitamin A
Integer • Orang
[" Jumlah bayi dan balita yang mendapatkan vitamin A"]Lihat →
ID Variabel Indah: #329191
Jumlah kepala keluarga dengan akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak
Integer • Kepala Keluarga
["Jumlah kepala keluarga dengan akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak"]Lihat →
Indikator Kegiatan
4 indikator yang dihasilkan
ID Indikator Indah: #158205
Net Death Rate (NDR)
Persen • Kabupaten
["Net Death Rate (NDR)"]Lihat →
ID Indikator Indah: #158203
BOR (Bed Occupancy Rate)
Persen • Kabupaten
["BOR (Bed Occupancy Rate)"]Lihat →
ID Indikator Indah: #158199
Desa/kelurahan Universal Child Immunization (UCI)
Persen • Kabupaten
["Desa/kelurahan Universal Child Immunization (UCI)"]Lihat →
ID Indikator Indah: #158198
Gross Death Rate (GDR)
Persentase • Kabupaten
["Gross Death Rate (GDR)"]Lihat →