📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Pendataan Lengkap Statistik Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Ngada 2024
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Statistik Sektoral
Pencacahan Lengkap
Pertanian dan Perikanan
20 Var
2 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
ID Kegiatan Indah
#94104
Judul Kegiatan
Pendataan Lengkap Statistik Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Ngada
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Pencacahan Lengkap
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Alamat Lengkap
Kisanata, Bajawa, Ngada Regency, East Nusa Tenggara
Telepon
-
Faksimile
-
Email
pertanian5312@gmail.com
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
Andi Amran Sulaiman (Menteri Pertanian)
Eselon 2
Joaz Bily Oemboe Wanda, SP (Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT)
Nama PJ Teknis
Edeltrudis Ngole, SP
Jabatan
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ngada
Alamat
Kelurahan Lebijaga, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada
Telepon
-
Faksimile
-
Email
wosotheresia@gmail.com
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Statistik Pertanian merupakan suatu kegiatan atau proses pengumpulan data melalui registrasi, survey dan sensus yang dilakukan oleh Badan Pusat statistik (BPS) maupun instansi lain yang terkait dengan bidang pertanian. Dalam kegiatan statistik pertanian data yang dikumpulkan melalui format Statistik Pertanian (SP) yang mencakup data tanaman pangan seperti luas tanam padi, luas tanam palawija, penggunaan lahan, alat/mesin dan kelembagaan pertanian serta perbenihan. Informasi pokok yang dikumpulkan melalui survey ubinan adalah data produktivitas (hasil per hektar) tanaman padi sawah, padi ladang, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi kayu dan ubi jalar.
Pemerintah pusat membuat terobosan baru untuk memudahkan dalam penginputan data statistik yaitu dengan adanya aplikasi e-PDPS yang dibuat sama seperti format SP yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik dan aplikasi SI-PDPS agar semua inputan data dari tingkat desa ataupun kelompok tani bisa langsung terbaca oleh pemerintah propinsi dan pusat dan juga untuk mengontrol berapa jumlah program yang diterima dinas sesuai CPCL yang masuk ke propinsi dan pusat dengan keadaan real tertanam di lapangan.
Pemerintah pusat membuat terobosan baru untuk memudahkan dalam penginputan data statistik yaitu dengan adanya aplikasi e-PDPS yang dibuat sama seperti format SP yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik dan aplikasi SI-PDPS agar semua inputan data dari tingkat desa ataupun kelompok tani bisa langsung terbaca oleh pemerintah propinsi dan pusat dan juga untuk mengontrol berapa jumlah program yang diterima dinas sesuai CPCL yang masuk ke propinsi dan pusat dengan keadaan real tertanam di lapangan.
Tujuan Kegiatan
1. Tersedianya data statistik pertanian (Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan) 2. Tersedianya data produksi dan produktifitas
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 Desember 2023 - 31 Januari 2024
Desain
1 Desember 2023 - 31 Januari 2024
Pengumpulan Data
1 Januari 2024 - 31 Desember 2024
Pengolahan Data
1 Januari 2024 - 31 Desember 2024
Analisis
1 Januari 2024 - 31 Desember 2024
Diseminasi
1 Januari 2024 - 31 Desember 2024
Evaluasi
1 Januari 2024 - 31 Desember 2024
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 20 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Lahan sawah | Yang dimaksud dengan lahan sawah adalah lahan pertanian yang berpetak-petak dan dibatasi oleh pematang (galengan), saluran untuk menahan/menyalurkan air, yang biasanya ditanami padi sawah tanpa memandang dari mana diperolehnya atau status tanah tersebut. Termasuk di sini lahan yang terdaftar di Pajak Hasil Bumi, Iuran Pembangunan Daerah, lahan bengkok, lahan serobotan, lahan rawa yang ditanami padi dan lahan bekas tanaman tahunan yang telah dijadikan sawah, baik yang ditanami padi maupun palawija. | Yang dimaksud dengan lahan sawah adalah lahan pertanian yang berpetak-petak dan dibatasi oleh pematang (galengan), saluran untuk menahan/menyalurkan air, yang biasanya ditanami padi sawah tanpa memandang dari mana diperolehnya atau status tanah tersebu | Setiap Bulan Berjalan |
| Lahan bukan sawah | Lahan bukan sawah adalah semua lahan selain lahan sawah seperti lahan pekarangan, ladang/huma, tegal/kebun, lahan perkebunan, kolam, tambak, danau, rawa, dan lainnya. | Lahan bukan sawah adalah semua lahan selain lahan sawah seperti lahan pekarangan, ladang/huma, tegal/kebun, lahan perkebunan, kolam, tambak, danau, rawa, dan lainnya. | Setiap Bulan Berjalan |
| Luas tanaman akhir bulan yang lalu | Luas tanaman akhir bulan yang lalu adalah luastanaman pada tanggal terakhir dari bulan laporan yang lalu. Besarnya luas ini sama dengan luas tanaman pada awal bulan laporan. Di sini luas tanaman benih tidak dimasukkan | Luas tanaman akhir bulan yang lalu adalah luastanaman pada tanggal terakhir dari bulan laporan yang lalu. Besarnya luas ini sama dengan luas tanaman pada awal bulan laporan. Di sini luas tanaman benih tidak dimasukkan | Setiap Bulan Berjalan |
| Luas panen | Luas panen adalah luas tanaman yang dipungut hasilnya setelah tanaman tersebut cukup umur dan hasilnya paling sedikit 11% dari keadaan normal. Khusus untuk jagung dan kedelai, luas tanaman yang dipanen adalah yang bertujuan menghasilkan pipilan kering (jagung) dan biji kering (kedelai). | Luas panen adalah luas tanaman yang dipungut hasilnya setelah tanaman tersebut cukup umur dan hasilnya paling sedikit 11% dari keadaan normal. Khusus untuk jagung dan kedelai, luas tanaman yang dipanen adalah yang bertujuan menghasilkan pipilan kering (jagung) dan biji kering (kedelai). | Setiap Bulan Berjalan |
| Luas panen muda adalah | Luas panen muda adalah luas tanaman yang dipungut hasilnya dengan tujuan tidak menghasilkan pipilan kering (jagung) atau biji kering (kedelai). | Luas panen muda adalah luas tanaman yang dipungut hasilnya dengan tujuan tidak menghasilkan pipilan kering (jagung) atau biji kering (kedelai). | Setiap Bulan Berjalan |
| Luas panen untuk hijauan pakan ternak | Luas panen untuk hijauan pakan ternak adalah luas tanaman jagung yang dipungut hasilnya dalam bentuk daun, batang dan buah (seluruh bagian tanaman) dengan tujuan digunakan untuk pakan ternak. | Luas panen untuk hijauan pakan ternak adalah luas tanaman jagung yang dipungut hasilnya dalam bentuk daun, batang dan buah (seluruh bagian tanaman) dengan tujuan digunakan untuk pakan ternak. | Setiap Bulan Berjalan |
| Luas tanam | Luas tanam adalah luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru) pada bulan laporan, baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan karena terserang OPT atau sebabsebab lain | Luas tanam adalah luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru) pada bulan laporan, baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dibabat/dimusnahkan karena terserang OPT atau sebabsebab lain | Setiap Bulan Berjalan |
| Luas puso/rusak | Luas puso/rusak adalah luas tanaman yang mengalami puso/kerusakan yang diakibatkan oleh serangan OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan), DPI (Dampak Perubahan Iklim) dan/atau oleh sebab lainnya (gempa bumi, dll), sedemikian rupa sehingga hasilnya kurang dari atau sama dengan 11 % dari keadaan normal tanpa melihat kerusakan terjadi sebelum atau sesudah masa generatif. | Luas puso/rusak adalah luas tanaman yang mengalami puso/kerusakan yang diakibatkan oleh serangan OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan), DPI (Dampak Perubahan Iklim) dan/atau oleh sebab lainnya (gempa bumi, dll), sedemikian rupa sehingga hasilnya kurang dari atau sama dengan 11 % dari keadaan normal tanpa melihat kerusakan terjadi sebelum atau sesudah masa generatif. | Setiap Bulan Berjalan |
| Luas tanaman akhir bulan lapora | Luas tanaman akhir bulan laporan adalah luas tanaman pada akhir bulan laporan. | Luas tanaman akhir bulan laporan adalah luas tanaman pada akhir bulan laporan. | Setiap Bulan Berjalan |
| Padi Hibrida | Padi hibrida adalah keturunan pertama (F1) yang dihasilkan dari persilangan antara dua galur atau lebih tetua pembentuknya dan/atau galur/inbrida homozigot. Contoh: Bernas Super, Bernas Prima, Sembada B3, SL 11 SHS. Turunan pertama dan seterusnya dari padi hibrida tidak termasuk sebagai padi hibrida. | Padi hibrida adalah keturunan pertama (F1) yang dihasilkan dari persilangan antara dua galur atau lebih tetua pembentuknya dan/atau galur/inbrida homozigot. Contoh: Bernas Super, Bernas Prima, Sembada B3, SL 11 SHS. Turunan pertama dan seterusnya dari padi hibrida tidak termasuk sebagai padi hibrida. | Setiap Bulan Berjalan |
| Padi Inbrida | Padi Inbrida (bukan hibrida) adalah padi yang produksi benihnya dilakukan melalui penyerbukan sendiri atau terjadi secara alami. Berdasarkan kelompok varietas, padi Inbrida terdiri dari: ? Padi Varietas Unggul (Non Hibrida) adalah varietas yang telah dilepas oleh pemerintah yang mempunyai kelebihan dalam potensi hasil dan/atau sifat-sifatnya. Contoh : Memberamo, Mekongga, Ciherang, IR-64, Inpari, Inpara, Inpago. ? Padi Varietas Lokal adalah varietas yang telah ada dan dibudidayakan secara turun temurun oleh petani, serta menjadi milik masyarakat dan dikuasai oleh negara. | Padi Inbrida (bukan hibrida) adalah padi yang produksi benihnya dilakukan melalui penyerbukan sendiri atau terjadi secara alami. | Setiap Bulan Berjalan |
| Jagung hibrida | Jagung hibrida adalah keturunan pertama (F1) yang dihasilkan dari persilangan 2 (dua) atau lebih tetua pembentuknya dan/atau galur/inbrida homozigot. Contoh: BISI-816, P27, DK 7722, NK 6325, Pertiwi-3, SHS-4. | Jagung hibrida adalah keturunan pertama (F1) yang dihasilkan dari persilangan 2 (dua) atau lebih tetua pembentuknya dan/atau galur/inbrida homozigot. Contoh: BISI-816, P27, DK 7722, NK 6325, Pertiwi-3, SHS-4. | Setiap Bulan Berjalan |
| Jagung Komposit | Jagung komposit adalah jagung yang benihnya dilakukan melalui penyerbukan sendiri dan terjadi secara alami. Contoh: Surya, Lagaligo, Sukmaraga, Srikandi, dll. | Jagung komposit adalah jagung yang benihnya dilakukan melalui penyerbukan sendiri dan terjadi secara alami. Contoh: Surya, Lagaligo, Sukmaraga, Srikandi, dll. | Setiap Bulan Berjalan |
| Jagung Lokal | Jagung lokal adalah varietas yang telah ada dan dibudidayakan secara turun temurun oleh petani, serta menjadi milik masyarakat dan dikuasai oleh negara. | Jagung lokal adalah varietas yang telah ada dan dibudidayakan secara turun temurun oleh petani, serta menjadi milik masyarakat dan dikuasai oleh negara. | Setiap Bulan Berjalan |
| Kedelai | Contoh varietas kedelai adalah Anjasmoro, Burangrang, Wilis, Grobogan, dan Rajabas. | Contoh varietas kedelai adalah Anjasmoro, Burangrang, Wilis, Grobogan, dan Rajabas. | Setiap Bulan Berjalan |
| Kacang tanah | Kacang tanah: beberapa nama daerah untuk kacang tanah adalah suuk, kacang cina, kacang hole, kacang waspada, kacang jebrul, kacang bandung, kacang manggala, kacang kerentil, dan kacang kerentul. Contoh varietas kacang tanah: Jerapah, Anoa, Tapir, Garuda 2, Garuda 3, Gajah, Bison, dan Domba. | Kacang tanah: beberapa nama daerah untuk kacang tanah adalah suuk, kacang cina, kacang hole, kacang waspada, kacang jebrul, kacang bandung, kacang manggala, kacang kerentil, dan kacang kerentul. Contoh varietas kacang tanah: Jerapah, Anoa, Tapir, Garuda 2, Garuda 3, Gajah, Bison, dan Domba. | Setiap Bulan Berjalan |
| Kacang hijau | Contoh varietas kacang hijau: Vima 1, Vima 2, Vima 3, Betet, Gelatik, Kenari, Kutilang, dan Manyar. | Contoh varietas kacang hijau: Vima 1, Vima 2, Vima 3, Betet, Gelatik, Kenari, Kutilang, dan Manyar. | Setiap Bulan Berjalan |
| Ubi kayu | Ubi kayu: beberapa nama daerah untuk ubi kayu adalah hui jendral, boled, hui perancis, ketela pohung, ketela matriks, ketela cangkel, ketela mantri, kaspe, menyok. Ubi kayu akan dirinci menurut jenis bantuan Contoh varietas ubi kayu: Adira I, Adira II, Malang I, Malang IV, dan Malang VI. | Ubi kayu: beberapa nama daerah untuk ubi kayu adalah hui jendral, boled, hui perancis, ketela pohung, ketela matriks, ketela cangkel, ketela mantri, kaspe, menyok. Ubi kayu akan dirinci menurut jenis bantuan Contoh varietas ubi kayu: Adira I, Adira II, Malang I, Malang IV, dan Malang VI. | Setiap Bulan Berjalan |
| Ubi jalar | Ubi jalar: beberapa nama daerah untuk ubi jalar adalah mantang, hui boled, ketela pendem, ketela jawa. Contoh varietas ubi jalar: Borobudur, Mendut, Antin I, Antin II, Antin III, Papua Patipi, Papua Salosa, Cilembu, Beta I, dan Beta II. | Ubi jalar: beberapa nama daerah untuk ubi jalar adalah mantang, hui boled, ketela pendem, ketela jawa. Contoh varietas ubi jalar: Borobudur, Mendut, Antin I, Antin II, Antin III, Papua Patipi, Papua Salosa, Cilembu, Beta I, dan Beta II. | Setiap Bulan Berjalan |
| Tanaman Hortikultura | Tanaman hortikultura adalah tanaman yang menghasilkan buah, sayuran, bahan obat nabati, florikultura, termasuk di dalamnya jamur, lumut, dan tanaman air yang berfungsi sebagai sayuran, bahan obat nabati, dan/atau bahan estetika | Tanaman hortikultura adalah tanaman yang menghasilkan buah, sayuran, bahan obat nabati, florikultura, termasuk di dalamnya jamur, lumut, dan tanaman air yang berfungsi sebagai sayuran, bahan obat nabati, dan/atau bahan estetika | Setiap Bulan Berjalan |
| Tanaman Sayuran Semusim | Tanaman Sayuran Semusim adalah tanaman sumber vitamin, mineral dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman yang berupa daun, bunga, buah dan umbinya, yang berumur kurang dari satu tahun. Tidak dibedakan antara tanaman sayuran yang ditanam di daerah dataran tinggi dan dataran rendah, begitu juga yang ditanam di lahan sawah dan lahan bukan sawah. | Tanaman Sayuran Semusim adalah tanaman sumber vitamin, mineral dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman yang berupa daun, bunga, buah dan umbinya, yang berumur kurang dari satu tahun. Tidak dibedakan antara tanaman sayuran yang ditanam di daerah dataran tinggi dan dataran rendah, begitu juga yang ditanam di lahan sawah dan lahan bukan sawah. | Setiap Bulan Berjalan |
| Tanaman sayuran yang dipanen sekaligus | Tanaman sayuran yang dipanen sekaligus, pada kelompok ini tanaman sehabis panen langsung dibongkar/dicabut. Tanaman sayuran yang dipanen sekaligus terdiri dari bawang daun, bawang merah, bawang putih, kembang kol, kentang, kubis, petsai/sawi dan wortel. | Tanaman sayuran yang dipanen sekaligus, pada kelompok ini tanaman sehabis panen langsung dibongkar/dicabut. Tanaman sayuran yang dipanen sekaligus terdiri dari bawang daun, bawang merah, bawang putih, kembang kol, kentang, kubis, petsai/sawi dan wortel. | Setiap Bulan Berjalan |
| Tanaman sayuran yang dipanen berulang kali/lebih dari satu kali | Tanaman sayuran yang dipanen berulang kali/lebih dari satu kali. Tanaman sayuran yang dipanen berulang kali/lebih dari satu kali terdiri dari bayam, buncis, cabai besar, cabai keriting, cabai rawit, jamur tiram, jamur merang, jamur lainnya, kacang panjang, kangkung, labu siam, mentimun, paprika, tomat dan terung, | Tanaman sayuran yang dipanen berulang kali/lebih dari satu kali. Tanaman sayuran yang dipanen berulang kali/lebih dari satu kali terdiri dari bayam, buncis, cabai besar, cabai keriting, cabai rawit, jamur tiram, jamur merang, jamur lainnya, kacang panjang, kangkung, labu siam, mentimun, paprika, tomat dan terung, | Setiap Bulan Berjalan |
| Tanaman Buah-buahan Semusim | Tanaman Buah-buahan Semusim adalah tanaman sumber vitamin, mineral dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman berupa buah, berumur kurang dari satu tahun, dapat berbentuk rumpun, menjalar dan berbatang lunak. Tanaman buah-buahan semusim terdiri dari melon, semangka dan stroberi. | Tanaman Buah-buahan Semusim adalah tanaman sumber vitamin, mineral dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman berupa buah, berumur kurang dari satu tahun, dapat berbentuk rumpun, menjalar dan berbatang lunak. Tanaman buah-buahan semusim terdiri dari melon, semangka dan stroberi. | Setiap Bulan Berjalan |
| Tanaman Buah-buahan Tahunan | Tanaman Buah-buahan Tahunan adalah tanaman sumber vitamin, mineral dan lain-lain yang dikonsumsi dalam bentuk segar dari bagian tanaman berupa buah dan buah yang dikonsumsi setelah dimasak | Tanaman Buah-buahan Tahunan adalah tanaman sumber vitamin, mineral dan lain-lain yang dikonsumsi dalam bentuk segar dari bagian tanaman berupa buah dan buah yang dikonsumsi setelah dimasak | Setiap Bulan Berjalan |
| Tanaman Sayuran Tahunan | Tanaman Sayuran Tahunan adalah tanaman sumber vitamin, mineral dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman berupa daun dan atau buah, berumur lebih dari satu tahun serta berbentuk pohon. Jenis tanaman sayuran tahunan terdiri dari melinjo, petai dan jengkol | Tanaman Sayuran Tahunan adalah tanaman sumber vitamin, mineral dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman berupa daun dan atau buah, berumur lebih dari satu tahun serta berbentuk pohon. Jenis tanaman sayuran tahunan terdiri dari melinjo, petai dan jengkol | Setiap Bulan Berjalan |
| Tanaman Biofarmaka | Tanaman Biofarmaka adalah tanaman yang bermanfaat untuk obat-obatan, kosmetik dan kesehatan yang dikonsumsi atau digunakan dari bagian-bagian tanaman seperti daun, batang, bunga, buah, umbi (rimpang) ataupun akar. | Tanaman Biofarmaka adalah tanaman yang bermanfaat untuk obat-obatan, kosmetik dan kesehatan yang dikonsumsi atau digunakan dari bagian-bagian tanaman seperti daun, batang, bunga, buah, umbi (rimpang) ataupun akar. | Setiap Bulan Berjalan |
| Tanaman Hias | Tanaman Hias adalah tanaman yang mempunyai nilai keindahan dan estetika baik karena bentuk tanaman, warna dan bentuk daun, tajuk maupun bentuk pohon/batang, warna dan keharuman bunganya, sering digunakan sebagai penghias pekarangan, taman atau ruangan di rumah-rumah, gedung perkantoran, hotel, restoran maupun untuk kelengkapan upacara adat dan keagamaan. | Tanaman Hias adalah tanaman yang mempunyai nilai keindahan dan estetika baik karena bentuk tanaman, warna dan bentuk daun, tajuk maupun bentuk pohon/batang, warna dan keharuman bunganya, sering digunakan sebagai penghias pekarangan, taman atau ruangan di rumah-rumah, gedung perkantoran, hotel, restoran maupun untuk kelengkapan upacara adat dan keagamaan. | Setiap Bulan Berjalan |
| Luas Tanaman Akhir Bulan yang Lalu | Luas Tanaman Akhir Bulan yang Lalu adalah luas tanaman pada tanggal terakhir dari bulan laporan yang lalu. Besarnya luas ini sama dengan luas tanaman pada awal bulan laporan. Di sini luas tanaman benih tidak dimasukkan. | Luas Tanaman Akhir Bulan yang Lalu adalah luas tanaman pada tanggal terakhir dari bulan laporan yang lalu. Besarnya luas ini sama dengan luas tanaman pada awal bulan laporan. Di sini luas tanaman benih tidak dimasukkan. | Setiap Bulan Berjalan |
| Luas Tanaman Akhir Triwulan yang Lalu | Luas Tanaman Akhir Triwulan yang Lalu adalah luas tanaman pada tanggal terakhir dari triwulan laporan yang lalu. Besarnya luas ini sama dengan luas tanaman pada awal triwulan laporan. Luas tanaman benih tidak dimasukkan. | Luas Tanaman Akhir Triwulan yang Lalu adalah luas tanaman pada tanggal terakhir dari triwulan laporan yang lalu. Besarnya luas ini sama dengan luas tanaman pada awal triwulan laporan. Luas tanaman benih tidak dimasukkan. | Akhir Triwulan yang Lalu |
| Luas Panen Habis/Dibongkar | Luas Panen Habis/Dibongkar adalah luas tanaman sayuran dan buah-buahan semusim, tanaman biofarmaka atau tanaman hias yang pada periode pelaporan : • dipanen habis (sekali panen); • dipanen lebih dari satu kali dan pada periode pelaporan dibongkar. | Luas Panen Habis/Dibongkar adalah luas tanaman sayuran dan buah-buahan semusim, tanaman biofarmaka atau tanaman hias yang pada periode pelaporan : • dipanen habis (sekali panen); • dipanen lebih dari satu kali dan pada periode pelaporan dibongkar. | Setiap Bulan Berjalan |
| Luas Panen Belum Habis | Luas Panen Belum Habis adalah luas tanaman sayuran dan buah-buahan semusim, tanaman biofarmaka atau tanaman hias yang dipanen lebih dari satu kali dan pada periode pelaporan tanamannya belum dibongkar. | Luas Panen Belum Habis adalah luas tanaman sayuran dan buah-buahan semusim, tanaman biofarmaka atau tanaman hias yang dipanen lebih dari satu kali dan pada periode pelaporan tanamannya belum dibongkar. | Setiap Bulan Berjalan |
| Luas Rusak/Tidak Berhasil (Puso) | Luas Rusak/Tidak Berhasil (puso) adalah luas tanaman sayuran dan buah-buahan semusim, tanaman biofarmaka atau tanaman hias yang mengalami kerusakan karena serangan OPT, bencana alam, sedemikian rupa sehingga hasilnya kurang dari 11%keadaan normal. Termasuk di sini tanaman yang sengaja dirusak sebelum waktu panen (karena serangan OPT, untuk makanan ternak dan lain sebagainya). | Luas Rusak/Tidak Berhasil (puso) adalah luas tanaman sayuran dan buah-buahan semusim, tanaman biofarmaka atau tanaman hias yang mengalami kerusakan karena serangan OPT, bencana alam, sedemikian rupa sehingga hasilnya kurang dari 11% keadaan normal. Termasuk di sini tanaman yang sengaja dirusak sebelum waktu panen (karena serangan OPT, untuk makanan ternak dan lain sebagainya). | Setiap Bulan Berjalan |
| Luas Penanaman Baru (Tambah Tanam) | Luas Penanaman Baru (Tambah Tanam) adalah luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru) pada bulan/triwulan laporan, baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dicabut/dimusnahkan karena terserang OPT atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan/triwulan tersebut tanaman yang baru ditanam dibongkar kembali. | Luas Penanaman Baru (Tambah Tanam) adalah luas tanaman yang betul-betul ditanam (sebagai tanaman baru) pada bulan/triwulan laporan, baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang dicabut/dimusnahkan karena terserang OPT atau sebab-sebab lain, walaupun pada bulan/triwulan tersebut tanaman yang baru ditanam dibongkar kembali. | Setiap Bulan Berjalan |
| Jumlah Tanaman Akhir Triwulan yang Lalu | Jumlah Tanaman Akhir Triwulan yang Lalu adalah jumlah tanaman pada tanggal terakhir triwulan yang lalu atau adanya tanaman pada awal triwulan laporan (tanaman benih tidak dimasukkan). Untuk tanaman buah naga, nenas, pisang, dan salak diisi dalam satuan rumpun. | Jumlah Tanaman Akhir Triwulan yang Lalu adalah jumlah tanaman pada tanggal terakhir triwulan yang lalu atau adanya tanaman pada awal triwulan laporan (tanaman benih tidak dimasukkan). Untuk tanaman buah naga, nenas, pisang, dan salak diisi dalam satuan rumpun. | Akhir Triwulan yang Lalu |
| Tanaman yang Dibongkar/Ditebang | Tanaman yang Dibongkar/Ditebang merupakan tanaman buah-buahan dan sayuran tahunan yang dibongkar/ditebang dan dapat berasal dari tanaman triwulan yang lalu atau penanaman baru. Tanaman yang dibongkar/ditebang karena tidak dapat menghasilkan lagi, rusak, diserang OPT, peremajaan atau sebab-sebab lain (seperti pelebaran jalan, untuk perumahan, industri, pembuatan pasar). | Tanaman yang Dibongkar/Ditebang merupakan tanaman buah-buahan dan sayuran tahunan yang dibongkar/ditebang dan dapat berasal dari tanaman triwulan yang lalu atau penanaman baru. Tanaman yang dibongkar/ditebang karena tidak dapat menghasilkan lagi, rusak, diserang OPT, peremajaan atau sebab-sebab lain (seperti pelebaran jalan, untuk perumahan, industri, pembuatan pasar). | Setiap Bulan Berjalan |
| Tanaman Baru/Penanaman Baru | Tanaman Baru/Penanaman Baru adalah adanya tanaman yang betul-betul ditanam pada triwulan laporan, baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang rusak karena terserang OPT atau sebab-sebab lain, walaupun pada triwulan tersebut tanaman yang baru ditanam dibongkar kembali (akan ditanami kembali/replanting). | Tanaman Baru/Penanaman Baru adalah adanya tanaman yang betul-betul ditanam pada triwulan laporan, baik penanaman yang bersifat normal maupun penanaman yang dilakukan untuk mengganti tanaman yang rusak karena terserang OPT atau sebab-sebab lain, walaupun pada triwulan tersebut tanaman yang baru ditanam dibongkar kembali (akan ditanami kembali/replanting). | Setiap Bulan Berjalan |
| Tanaman Belum Menghasilkan | Tanaman Belum Menghasilkan adalah tanaman buah-buahan dan sayuran tahunan yang selama triwulan laporan belum dapat memberikan hasil karena masih muda (termasuk tanaman baru/penanaman baru). | Tanaman Belum Menghasilkan adalah tanaman buah-buahan dan sayuran tahunan yang selama triwulan laporan belum dapat memberikan hasil karena masih muda (termasuk tanaman baru/penanaman baru). | Setiap Bulan Berjalan |
| Tanaman Produktif | Tanaman Produktif adalah tanaman buah-buahan dan sayuran tahunan yang sudah pernah/memberikan hasil pada triwulan laporan, walaupun pada periode laporan sedang tidak menghasilkan, akan tetapi masih dapat diharapkan hasilnya pada periode berikutnya | Tanaman Produktif adalah tanaman buah-buahan dan sayuran tahunan yang sudah pernah/memberikan hasil pada triwulan laporan, walaupun pada periode laporan sedang tidak menghasilkan, akan tetapi masih dapat diharapkan hasilnya pada periode berikutnya | Setiap Bulan Berjalan |
| Tanaman Produktif yang Menghasilkan | Tanaman Produktif yang Menghasilkan adalah tanaman buah-buahan dan sayuran tahunan yang pada triwulan bersangkutan dipetik hasilnya (dipanen). Dengan demikian tanaman produktif yang menghasilkan tidak termasuk tanaman yang belum dipetik hasilnya karena masih muda atau sedang berbunga. | Tanaman Produktif yang Menghasilkan adalah tanaman buah-buahan dan sayuran tahunan yang pada triwulan bersangkutan dipetik hasilnya (dipanen). Dengan demikian tanaman produktif yang menghasilkan tidak termasuk tanaman yang belum dipetik hasilnya karena masih muda atau sedang berbunga. | Setiap Bulan Berjalan |
| Tanaman Tua / Rusak | Tanaman Tua / Rusak adalah tanaman buah-buahan dan sayuran tahunan yang sudah tua, rusak, mandul, dan tidak memberikan hasil yang memadai lagi, walaupun ada hasilnya tetapi secara ekonomis sudah tidak produktif lagi. | Tanaman Tua / Rusak adalah tanaman buah-buahan dan sayuran tahunan yang sudah tua, rusak, mandul, dan tidak memberikan hasil yang memadai lagi, walaupun ada hasilnya tetapi secara ekonomis sudah tidak produktif lagi. | Setiap Bulan Berjalan |
| Jumlah Tanaman Akhir Triwulan Laporan | Jumlah Tanaman Akhir Triwulan Laporan adalah jumlah tanaman yang ada pada tanggal terakhir triwulan laporan. | Jumlah Tanaman Akhir Triwulan Laporan adalah jumlah tanaman yang ada pada tanggal terakhir triwulan laporan. | Tanggal terakhir triwulan laporan |
| Produksi | Produksi adalah banyaknya hasil dari setiap tanaman hortikultura menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas yang dipanen pada bulan/triwulan laporan. | Produksi adalah banyaknya hasil dari setiap tanaman hortikultura menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas yang dipanen pada bulan/triwulan laporan. | Bulan/triwulan laporan |
| Produksi dipanen habis / dibongkar | Produksi Dipanen Habis/Dibongkar adalah hasil panen dari luas panen tanaman sayuran dan buah-buahan semusim, tanaman biofarmaka, atau tanaman hias yang dipanen habis/ dibongkar pada periode pelaporan. | Produksi Dipanen Habis/Dibongkar adalah hasil panen dari luas panen tanaman sayuran dan buah-buahan semusim, tanaman biofarmaka, atau tanaman hias yang dipanen habis/ dibongkar pada periode pelaporan. | Setiap Bulan Berjalan |
| Produksi belum habis | Produksi Belum Habis adalah hasil panen dari luas panen tanaman sayuran dan buahbuahan semusim, tanaman biofarmaka, atau tanaman hias yang dipanen lebih dari sekali dan pada periode pelaporan tanamannya belum dibongkar. | Produksi Belum Habis adalah hasil panen dari luas panen tanaman sayuran dan buahbuahan semusim, tanaman biofarmaka, atau tanaman hias yang dipanen lebih dari sekali dan pada periode pelaporan tanamannya belum dibongkar. | Setiap Bulan Berjalan |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Bulanan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | NUSA TENGGARA TIMUR | NGADA |
Metode Pengumpulan Data
- Wawancara
- Pengamatan (observasi)
- Pengumpulan data sekunder
- Pengamatan (observasi)
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
Unit Pengumpulan Data
- Individu
- Lainnya, Lahan, Produksi Tanaman
- Lainnya, Lahan, Produksi Tanaman
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah
SMA/SMK Sederajat
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 5 orang
Pengumpul data/enumerator : 12 orang
Pengumpul data/enumerator : 12 orang
Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, Lahan, Produksi Tanaman
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Lainnya: Kecamatan
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
20 variabel yang diolah/dikumpulkan
ID Variabel Indah: #283782
Tanaman Tua / Rusak
Kuantitatif • Pohon/Rumpun
[]Lihat →
ID Variabel Indah: #283769
Tanaman Produktif yang Menghasilkan
Kuantitatif • Pohon/Rumpun
[]Lihat →
ID Variabel Indah: #283749
Tanaman Produktif
Kuantitatif • Pohon/Rumpun
[]Lihat →
ID Variabel Indah: #283741
Tanaman Belum Menghasilkan
Kuantitatif • Pohon/Rumpun
[]Lihat →
ID Variabel Indah: #283711
Tanaman Baru/Penanaman Baru
Kuantitatif • Pohon/Rumpun
[]Lihat →
ID Variabel Indah: #283634
Tanaman yang Dibongkar/Ditebang
Kuantitatif • Pohon, Rumpun
[]Lihat →
ID Variabel Indah: #283632
Jumlah Tanaman Akhir Triwulan yang Lalu
Kuantitatif • Rumpun
[]Lihat →
ID Variabel Indah: #283624
Luas Penanaman Baru (Tambah Tanam)
Kuantitatif • Hektar
[]Lihat →
ID Variabel Indah: #283617
Luas Rusak/Tidak Berhasil (Puso)
Kuantitatif • Hektar
[]Lihat →
ID Variabel Indah: #283612
Luas Panen Belum Habis
Kuantitatif • Hektar
[]Lihat →
ID Variabel Indah: #283607
Luas Panen Habis/Dibongkar
Kuantitatif • Hektar
[]Lihat →
ID Variabel Indah: #283600
Luas Tanaman Akhir Triwulan yang Lalu
Kuantitatif • Hektar
[]Lihat →
ID Variabel Indah: #283587
Luas tanaman akhir bulan laporan
Kuantitatif • Hektar
[]Lihat →
ID Variabel Indah: #283586
Luas puso/rusak
Kuantitatif • Hektar
[]Lihat →
ID Variabel Indah: #283584
Luas panen untuk hijauan pakan ternak
Kuantitatif • Hektar
[]Lihat →
ID Variabel Indah: #282638
Luas panen muda
Kuantitatif • Hektar
[]Lihat →
ID Variabel Indah: #282633
Luas Panen
Kuantitatif • Hektar
[]Lihat →
ID Variabel Indah: #282626
Luas tanaman akhir bulan yang lalu
Kuantitatif • Ha
["-"]Lihat →
ID Variabel Indah: #282608
Lahan bukan sawah
Kuantitatif • Ha
["Lahan bukan sawah adalah semua lahan selain lahan sawah seperti lahan pekarangan, ladang/huma, tegal/kebun, lahan perkebunan, kolam, tambak, danau, rawa, dan lainnya."]Lihat →
ID Variabel Indah: #282362
Lahan sawah
Kuantitatif • Hektar
[]Lihat →
Indikator Kegiatan
2 indikator yang dihasilkan
ID Indikator Indah: #132064
Produksi Tanaman Holtikultura
Kuintal/Kg/Pohon • Kecamatan dan Kabupaten
["Produksi Tanaman Holtikultura", "Produksi dipanen habis / dibongkar", "Produksi belum habis"]Lihat →
ID Indikator Indah: #132021
Produksi Tanaman Pangan
Ton • Kecamatan, Kabupaten
["Produksi Tanaman Pangan", "Tanaman padi", "Tanaman Palawija"]Lihat →