← Kembali ke Daftar
◈
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
ID Kegiatan Indah
#98489
Judul Kegiatan
Kompilasi Produk Administrasi Pola Pangan Harapan (PPH) Kabupaten Mukomuko
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
055359
⌂
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko
Alamat Lengkap
Jl. Imam Bonjol Komplek Pemda Mukomuko
Telepon
082178056860
Faksimile
-
Email
dkp1706@gmail.com
⚑
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Kepala Dinas (Elxandy Ultria Dharma, S.TP., M.Ec.Dev)
Nama PJ Teknis
Meri Marlina.SP
Jabatan
Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan
Alamat
Jl. Imam Bonjol Kompleks Perjantoran Pemda Kab Mukomuko
Telepon
085217013853
Faksimile
-
Email
yeniusna@gmail.com
✎
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Penganekaragaman pangan menjadi dasar dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi dalam mewujudkan tujuan pembangunan nasional. Kualitas konsumsi pangan menjadi salah satu indikator global dan nasional untuk menilai pemenuhan konsumsi pangan berdasarkan standar kecukupan gizi. Salah satu parameter nasional yang digunakan untuk mengukur kualitas konsumsi pangan masyarakat yaitu skor Pola Pangan Harapan (PPH) yang menjadi salah satu indikator pembangunan pangan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. PPH dapat digunakan sebagai ukuran keseimbangan gizi dan keanekaragaman pangan yang dikonsumsi oleh penduduk di suatu wilayah. Skor PPH maksimal, yaitu 100 menunjukkan situasi konsumsi pangan yang beragam baik komposisi serta mutu gizinya. Dengan mengetahui pola konsumsi pangan masyarakat akan dapat disusun kebijakan terkait dengan penyediaan pangan, baik yang berasal dari produksi dalam negeri maupun impor. Kebijakan produksi pangan mencakup berapa volume dan jenis pangan yang mampu diproduksi dengan memperhatikan sumberdaya lahan, air, teknologi dan sarana pendukung lainnya. Dengan memperhatikan potensi produksi dan permintaan pangan akan dapat ditetapkan berapa banyak dan jenis pangan yang harus diproduksi di dalam negeri atau diimpor.

Data konsumsi pangan yang diolah Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko, menggunakan data yang bersumber dari hasil Susenas - BPS yang diterbitkan secara periodik. Data konsumsi hasil Susenas memberikan informasi tentang konsumsi pangan secara umum, maupun komoditas pangan utama yang dikonsumsi masyarakat. Informasi tersebut dapat digunakan sebagai bahan bagi perencanaan pangan, seperti tingkat konsumsi energi dan protein, kualitas konsumsi pangan (komposisi dan keseimbangannya), perilaku konsumsi pangan dan kebutuhan konsumsi pangan

Penilaian konsumsi pangan secara regional ditinjau berdasarkan aspek kuantitatif dan kualitatif, melalui penghitungan konsumsi energi dan protein berdasarkan angka kecukupan zat gizi yang dianjurkan bagi penduduk Indonesia. Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dianjurkan bagi penduduk Indonesia merupakan kecukupan rata-rata zat gizi sehari bagi hampir semua orang sehat menurut golongan umur, jenis kelamin, ukuran tubuh, aktifitas fisik dan keadaan fisiologis untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal. Dalam buku ini, AKG yang digunakan merupakan asupan rata-rata sehari yang dikonsumsi oleh populasi dan bukan merupakan kecukupan gizi perorangan/individu.

Saat ini, skor PPH telah menjadi indikator yang cukup strategis dan merupakan indikator kinerja di bidang ketahanan pangan yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mukomuko Tahun 2021-2026. Pentingnya pencapaian skor PPH tersebut juga diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi. Dalam pasal 60 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 disebutkan bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah berkewajiban mewujudkan penganekaragaman konsumsi pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Tercapainya penganekaragaman konsumsi pangan tersebut diukur melalui pencapaian nilai, komposisi, pola pangan dan gizi seimbang dengan indikator yang ada saat ini adalah Pola Pangan Harapan.
Tujuan Kegiatan
Tujuan dari Analisis Penyusunan Buku Pola Pangan Harapan (PPH) Kabupaten Mukomuko adalah : -Untuk mengetahui keragaman kontribusi energi dari masing-masing kelompok pangan terhadap total energi yang dikonsumsi penduduk Kabupaten Mukomuko Tahun 2024; -Untuk mengetahui keragaman komoditas pangan yang dikonsumsi masyarakat Kabupaten Mukomuko Tahun 2024; -Untuk menghasilkan suatu komposisi norma (standar) pangan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi penduduk Kabupaten Mukomuko; -Untuk mengetahui kualitas konsumsi pangan Kabupaten Mukomuko Tahun 2024.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
2 Januari 2025 - 31 Juli 2025
Desain
2 Januari 2025 - 31 Juli 2025
Pengumpulan Data
1 Agustus 2025 - 31 Agustus 2025
Pengolahan Data
1 September 2025 - 30 September 2025
Analisis
1 Oktober 2025 - 31 Oktober 2025
Diseminasi
1 November 2025 - 15 Desember 2025
Evaluasi
1 Desember 2025 - 15 Desember 2025
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 1 var
Nama VariabelKonsepDefinisiReferensi Waktu
Konsumsi Padi-Padian Perkapita SemingguKonsumsi Padi-Padian Perkapita SemingguTotal konsumsi perkapita seminggu untuk pangan sumber karbohidrat yang terdiri dari : beras, jagung, dan tepung terigu.Satu Minggu Tahun Berjalan
Konsumsi Umbi-Umbian Perkapita SemingguKonsumsi Umbi-Umbian Perkapita SemingguTotal konsumsi perkapita seminggu untuk pangan sumber karbohidrat dari jenis umbi-umbian.Satu Minggu Tahun Berjalan
Konsumsi Ikan Perkapita SemingguKonsumsi Ikan Perkapita SemingguTotal konsumsi perkapita seminggu untuk pangan sumber protein yaitu ikan.Satu Minggu Tahun Berjalan
Konsumsi Daging Perkapita SemingguKonsumsi Daging Perkapita SemingguTotal konsumsi perkapita seminggu untuk daging.Satu Minggu Tahun Berjalan
Konsumsi Telur dan Susu Perkapita SemingguKonsumsi Telur dan Susu Perkapita SemingguTotal konsumsi perkapita seminggu untuk telur dan susu.Satu Minggu Tahun Berjalan
Konsumsi Sayur-Sayuran Perkapita SemingguKonsumsi Sayur-Sayuran Perkapita SemingguTotal konsumsi perkapita seminggu untuk sayur-sayuran.Satu Minggu Tahun Berjalan
Konsumsi Kacang-Kacangan Perkapita SemingguKonsumsi Kacang-Kacangan Perkapita SemingguTotal konsumsi perkapita seminggu untuk kacang-kacangan.Satu Minggu Tahun Berjalan
Konsumsi Buah-Buahan Perkapita SemingguKonsumsi Buah-Buahan Perkapita SemingguTotal konsumsi perkapita seminggu untuk buah-buahan.Satu Minggu Tahun Berjalan
Konsumsi Minyak dan Kelapa Perkapita SemingguKonsumsi Minyak dan Kelapa Perkapita SemingguTotal konsumsi perkapita seminggu untuk minyak dan kelapa.Satu Minggu Tahun Berjalan
Konsumsi Bahan Minuman Perkapita SemingguKonsumsi Bahan Minuman Perkapita SemingguTotal konsumsi perkapita untuk bahan minuman.Satu Minggu Tahun Berjalan
Konsumsi Bumbu-Bumbuan Perkapita SemingguKonsumsi Bumbu-Bumbuan Perkapita SemingguTotal konsumsi perkapita untuk bumbu-bumbuan.Satu Minggu Tahun Berjalan
Konsumsi Makanan dan Minuman Jadi Perkapita SemingguKonsumsi Makanan dan Minuman Jadi Perkapita SemingguTotal konsumsi perkapita untuk makanan dan minuman jadiSatu Minggu Tahun Berjalan
jumlah pendudukjumlah pendudukBanyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.satu tahun berjalan
Pola Pangan HarapanPola Pangan HarapanAngka yang menggambarkan jumlah dan komposisi atau ketersediaan pangan. Nilai ini diperoleh dari perkalian persentase angka kecukupan energi setiap golongan bahan pangan dengan bobotnya. Jika skor konsumsi pangan mencapai 100, maka wilayah tersebut dikatakan tahan pangan.Angka yang menggambarkan jumlah dan komposisi atau ketersediaan pangan. Nilai ini diperoleh dari perkalian persentase angka kecukupan energi setiap golongan bahan pangan dengan bobotnya. Jika skor konsumsi pangan mencapai 100, maka wilayah tersebut dikatakan tahan pangan.Satu Tahun Berjalan
Angka Kecukupan EnergiAngka Kecukupan Energijumlah energi yang dibutuhkan oleh tubuh setiap hari untuk menjalankan fungsi-fungsi tubuh dan aktivitas fisik, yang diukur dalam satuan kalori (kkal). Total konsumsi energi penduduk diperoleh dari penjumlahan konsumsi energi dari sembilan kelompok pangan. Konsumsi energi setiap kelompok pangan diperoleh dari penjumlahan konsumsi energi dari jenis pangan pada kelompok tersebut. Penghitungan konsumsi energi masing-masing jenis pangan diperoleh dari perkalian antara jumlah (gram) pangan yang dikonsumsi dengan kandungan energi setiap jenis pangan tersebutSatu Tahun berjalan
Angka Kecukupan ProteinAngka Kecukupan ProteinAngka Kecukupan Protein adalah angka yang menunjukkan jumlah protein yang direkomendasikan untuk dikonsumsi setiap hari untuk memenuhi kebutuhan gizi seseorang. Total konsumsi protein penduduk diperoleh dari penjumlahan konsumsi protein dari sembilan kelompok pangan. Konsumsi protein setiap kelompok pangan diperoleh dari penjumlahan konsumsi protein dari jenis pangan pada kelompok tersebut.Satu Tahun berjalan
⬡
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
No Nama Provinsi Kabupaten/Kota
1. BENGKULU MUKOMUKO
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Lainnya, Drive
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, Kabupaten Mukomuko
◎
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Kunjungan kembali (revisit)
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
⬣
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Produk Ketersediaan Tanggal Rilis
Tercetak (Hardcopy) Ya 30 Desember 2025
Digital (Softcopy) Ya 30 Desember 2025
Data Mikro Tidak -