Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Indikator Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Riset, dan Inovasi Indonesia 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Indikator Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Riset, dan Inovasi Indonesia
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Ilmu Pengetahuan dan Hak Paten
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraBadan Riset dan Inovasi Nasional
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Gedung B.J. Habibie, Jl. M.H. Thamrin No. 8, Jakarta Pusat 10340
| Telepon: | +62811-1933-3639 |
| Faksimile: | - |
| Email: | ppid@brin.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Kedeputian Bidang Kebijakan Riset dan Inovasi |
| Eselon 2: | Direktorat Pengukuran dan Indikator Riset, Teknologi dan Inovasi |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Yudi Widayanto |
| Jabatan: | Ketua Tim Fungsi Penelitian Indikator Dan Pengukuran Riset Dan Inovasi |
| Alamat: | Gedung B.j. Habibie Jalan M.h. Thamrin Nomor 8 Jakarta Pusat 10340 |
| Telepon: | 081318233312 |
| Faksimile: | - |
| Email: | yudi007@brin.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanBerdasarkan World Competitiveness Ranking (WCR) 2024 yang dirilis oleh International Institute for Management Development (IMD), Indonesia menempati peringkat ke-27 dari 67 negara, naik 7 peringkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di posisi ke-34. Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia berada pada peringkat ketiga, setelah Singapura (1) dan Thailand (25). Secara keseluruhan, skor Indonesia mengalami peningkatan sebesar 0,77 poin, dengan total nilai 71,52 poin. Meskipun performa Indonesia secara umum relatif stabil, posisi ini menunjukkan bahwa Indonesia masih unggul dibandingkan Malaysia (34) dan Filipina (52). WCR–IMD setiap tahunnya melakukan penilaian berdasarkan empat indikator utama, yaitu: Performa ekonomi, Efisiensi pemerintah, Efisiensi bisnis, dan Infrastruktur. Dalam indikator infrastruktur, khususnya pada aspek infrastruktur teknologi dan sains, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berperan penting dalam meningkatkan daya saing nasional. Hal serupa juga ditunjukkan oleh Global Innovation Index (GII) 2024, yang diterbitkan oleh Cornell University, INSEAD, dan WIPO, di mana Indonesia menempati peringkat ke-54 dari 133 negara, naik 7 peringkat dari posisi sebelumnya di peringkat ke-61 pada tahun 2023. Meski mengalami peningkatan, Indonesia masih berada di bawah negara-negara Asia Tenggara lainnya, seperti Singapura (4), Malaysia (33), Thailand (41), Vietnam (44), dan Filipina (53). Indonesia hanya unggul dibandingkan Brunei Darussalam (88), Laos (111), dan Myanmar (125). Secara skor keseluruhan, Indonesia mencatat kenaikan 0,3 poin, dari 30,3 menjadi 30,6 poin. Capaian tersebut mencerminkan bahwa posisi daya saing dan inovasi Indonesia terus meningkat, baik secara global maupun regional. Peningkatan peringkat dan skor tersebut mengindikasikan bahwa kinerja pemerintah, termasuk BRIN, dalam memperkuat ekosistem riset, teknologi, dan inovasi semakin diakui secara internasional. Namun demikian, substansi pembangunan tidak berhenti hanya pada perbaikan skor atau peringkat, melainkan juga mencakup upaya membangun standar tinggi dalam persaingan global dan inovasi yang berdaya saing internasional. Sebagai lembaga pemerintah yang memiliki mandat pengembangan riset dan inovasi, BRIN dituntut untuk lebih mendalam dalam mengembangkan dan memanfaatkan hasil riset yang berdampak langsung bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, serta dengan memperhatikan kondisi nasional dan aspirasi masyarakat. Berdasarkan hal tersebut, perlu disusun kerangka kerja logis untuk memperkuat daya saing nasional, mengoptimalkan potensi BRIN, dan merumuskan tujuan strategis (strategic goals) yang lebih terarah dan operasional. Selain itu, misi Presiden dan Wakil Presiden yang tertuang dalam Asta Cita, khususnya pada misi “Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas”, menegaskan bahwa pembangunan SDM, sains, teknologi, dan pendidikan merupakan bagian integral dari upaya peningkatan daya saing nasional dan adopsi teknologi global. Dalam konteks tersebut, penyusunan Indikator Iptek, Riset, dan Inovasi (IIRI) menjadi sangat strategis. Variabel-variabel dalam IIRI akan menjadi basis data dan informasi penting untuk mendukung pembangunan SDM, sains, teknologi, dan pendidikan. Indikator ini juga menjadi tolok ukur pencapaian yang dapat diukur secara obyektif dan mengacu pada standar internasional. Oleh karena itu, IIRI menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pencapaian Asta Cita, khususnya pada misi keempat.
Tujuan Kegiatan
Tujuan dari kegiatan ini, terutama: Tersusunnya IIRI yang dapat menggambarkan kondisi perkembangan Iptek, Riset dan Inovasi di Indonesia; Tersedianya data dan informasi untuk kegiatan penelitian dan penyusunan rekomendasi kebijakan di bidang Iptek, Riset, dan Inovasi; dan Terbangunnya kolaborasi dan sinergitas antar produsen data di dalam penyediaan data dan informasi Iptek, Riset, dan Inovasi.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-01-02 s.d. 2025-05-31
Desain
2025-01-02 s.d. 2025-05-31
Pengumpulan Data
2025-06-15 s.d. 2025-08-05
Pengolahan Data
2025-07-15 s.d. 2025-08-08
Analisis
2025-08-01 s.d. 2025-08-09
Diseminasi Hasil
2025-12-09 s.d. 2025-12-09
Evaluasi
2026-01-27 s.d. 2026-01-27
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jenis Kekayaan Intelektual | kekayaan intelektual | Hak yang timbul dari hasil olah pikir yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna untuk manusiahak yang timbul dari hasil olah pikir yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna untuk manusia. Kekayaan Intelektual terdiri dari: Paten , Hak Cipta, Merek, Desain industri dan Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) | 2024 |
| Jumlah Kekayaan Intelektual (KI) | kekayaan intelektual | Banyaknya Kekayaan Intelektual yang di hasilkan dalam masa waktu satu tahun | 2024 |
| Rasio per 100 Periset | [K00798] Penelitian/Riset | Banyaknya Kekayaan intelektual yang dihasilkan 100 periset dalan kegiatan yang dilakukan menurut metodologi ilmiah untuk memperoleh data dan informasi yang berkaitan dengan pemahaman tentang fenomena alam dan/atau sosial, pembuktian kebenaran atau ketidakbenaran suatu asumsi dan/atau hipotesis, dan penarikan kesimpulan ilmiah | 2024 |
| Sektor | sektor | Pengelompokkan kelembagaan riset dan inovasi yang terdiri dari Pemerintah, Badan Usaha/Industri, Pendidikan Tinggi, dan Lembaga Swasta Nirlaba | 2024 |
| Belanja Riset | [K00798] Penelitian/Riset | Anggaran yang digunakan untuk kegiatan yang dilakukan menurut metodologi ilmiah untuk memperoleh data dan informasi yang berkaitan dengan pemahaman tentang fenomena alam dan/atau sosial, pembuktian kebenaran atau ketidakbenaran suatu asumsi dan/atau hipotesis, dan penarikan kesimpulan ilmiah | 2024 |
| Prosentase Pengeluaran Tiap Sektor per PDB | [K01536] pengeluaran | Metrik yang mengukur proporsi total belanja/pengeluaran kegiatan riset dan inovasi yang digunakan ke berbagai bidang spesifik seperti lembaga pemerintah, perguruan tinggi, sektor swasta, atau organisasi nirlaba. Ini mengevaluasi arah prioritas pembangunan dan kontribusi dana terhadap ekonomi nasional | 2024 |
| Bidang Keilmuan | bidang ilmu | Cabang utama dalam ilmu pengetahuan yang Cabang utama dalam ilmu pengetahuan yang digunakan untuk mengklasifikasikan disiplin akademik, riset, dan profesi yang dikalsifikasikan dalam indeks Publikasi Internasional (Scopus) | 2024 |
| Jumlah Publikasi | [K01829]publikasi ilmiah | Banyaknya penerbitan hasil karya pemikiran sesorang/sekelompok orang dalam bentuk karya tulis ilmiah yang ditulis berdasarkan data dan fakta (observasi, eksperimen, kajian pustaka) | 2024 |
| Jumlah Sumber Daya Manusia Indonesia berdasarkan bidang Ilmu | [K02077] Sumber Daya Manusia (SDM) | Banyaknya potensi manusia yang melakukan penerbitan hasil karya dalam bentuk karya tulis ilmiah pada bidang ilmu tertentu | 2024 |
| Jumlah Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi | [K02077] Sumber Daya Manusia (SDM) | Banyaknya Sumber Daya Manusia (SDM) pada aktivitas riset kedalam kelembagaan riset yang terdiri dari Pemerintah, Badan Usaha/Industri, Pendidikan Tinggi, dan Lembaga Swasta Nirlaba | 2024 |
| Rasio SDM Iptek Per 1 Juta Penduduk tiap Sekto | [K02077] Sumber Daya Manusia (SDM) | Banyaknya sumber daya manusia iptek untuk setiap 1 juta penduduk.berdasarkan sektor, yaitu pemerintah, badan usaha/Industri, pendidikan tinggi, dan lembaga swasta nirlaba | 2024 |
| Komponen | Komponen | Pengelompokan atau pembagian Sumber Daya Manusia (SDM) dari sektor SDM Iptek | 2024 |
| Jumlah Sumber Daya Manuasia Ilmu Pengetahuan Teknologi per komponen | [K02077] Sumber Daya Manusia (SDM) | Banyaknya Sumber Daya Manusia (SDM) pada Pengelompokan atau pembagian Sumber Daya Manusia (SDM)dari sektor SDM Iptek per komponen | 2024 |
| Jumlah S3 | [K02077] Sumber Daya Manusia (SDM) | Banyaknya SDM Iptek yang mempunyai gelar doktoral (S3) | 2024 |
| Prosentase S3 | [K02077] Sumber Daya Manusia (SDM) | Persentase SDM Iptek yang bergelar doktor dari keseluruhan SDM Iptek | 2024 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SELURUH_WILAYAH_INDONESIA
Metode Pengumpulan Data
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Mail, Lainnya : FGD
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Kementrian/Lembaga
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Taskforce
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Usaha/perusahaan, Lainnya : Kementrian/Lembaga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Nasional
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-12-09;
Digital (softcopy): 2025-12-09;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Banyaknya Sumber Daya Manusia (SDM) pada Pengelompokan atau pembagian Sumber Daya Manusia (SDM)dari sektor SDM Iptek per komponen
-
Pengelompokan atau pembagian Sumber Daya Manusia (SDM) dari sektor SDM Iptek
-
Banyaknya potensi manusia yang melakukan penerbitan hasil karya dalam bentuk karya tulis ilmiah pada bidang ilmu tertentu
-
Banyaknya Sumber Daya Manusia (SDM) pada aktivitas riset kedalam kelembagaan riset yang terdiri dari Pemerintah, Badan Usaha/Industri, Pendidikan Tinggi, dan Lembaga Swasta Nirlaba
-
Banyaknya SDM Iptek yang mempunyai gelar doktoral (S3)
-
Banyaknya sumber daya manusia iptek untuk setiap 1 juta penduduk.berdasarkan sektor, yaitu pemerintah, badan usaha/Industri, pendidikan tinggi, dan lembaga swasta nirlaba
-
Banyaknya penerbitan hasil karya pemikiran sesorang/sekelompok orang dalam bentuk karya tulis ilmiah yang ditulis berdasarkan data dan fakta (observasi, eksperimen, kajian pustaka).
-
Cabang ilmu pengetahuan yang dikalsifikasikan dalam indeks Publikasi Internasional (Scopus)
-
Anggaran yang digunakan untuk kegiatan yang dilakukan menurut metodologi ilmiah untuk memperoleh data dan informasi yang berkaitan dengan pemahaman tentang fenomena alam dan/atau sosial, pembuktian kebenaran atau ketidakbenaran suatu asumsi dan/atau hipotesis, dan penarikan kesimpulan ilmiah
-
Pengelompokkan kelembagaan riset dan inovasi yang terdiri dari Pemerintah, Badan Usaha/Industri, Pendidikan Tinggi, dan Lembaga Swasta Nirlaba
-
Hak yang timbul dari hasil olah pikir yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna untuk manusiahak yang timbul dari hasil olah pikir yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna untuk manusia. Kekayaan Intelektual terdiri dari:Paten , Hak Cipta, Merek, Desain industri dan Perlindungan....
-
Banyaknya Kekayaan Intelektual yang di hasilkan dalam masa waktu satu tahun
Indikator Kegiatan
-
Perbandingan jumlah SDM Iptek terhadap jumlah penduduk yang dinvatakan per 1.000.000 penduduk