Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Irigasi Provinsi Nusa Tenggara Timur 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Irigasi Provinsi Nusa Tenggara Timur
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pembangunan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDInas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Nusa Tenggara TImur
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Basuki Rahmat No 01 A Naikolan Kota Kupang
| Telepon: | 081239533443 |
| Faksimile: | - |
| Email: | pdepuprprovntt@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Kementrian PU |
| Eselon 2: | Direktorat Sumber Daya Air |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Ir. Frumensius Alamsyah Paju, ST., M.Si |
| Jabatan: | Kepala Bidang Sumber Daya Air |
| Alamat: | Jalan Basuki Rahmat No. 3 Naikolan |
| Telepon: | 081337508897 |
| Faksimile: | - |
| Email: | pdepuprntt2023@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanKetersediaan data irigasi yang akurat dan mutakhir diperlukan untuk mendukung perencanaan, penganggaran, serta evaluasi pengelolaan jaringan irigasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2024
Tujuan Kegiatan
Menghimpun dan memutakhirkan data luas serta kondisi jaringan irigasi kewenangan provinsi sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan di bidang sumber daya air.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-04-01 s.d. 2025-04-30
Desain
2025-05-01 s.d. 2025-05-30
Pengumpulan Data
2025-10-01 s.d. 2025-11-30
Pengolahan Data
2026-01-01 s.d. 2026-02-28
Analisis
2026-02-01 s.d. 2026-02-28
Diseminasi Hasil
2026-03-01 s.d. 2026-03-15
Evaluasi
2026-03-16 s.d. 2026-03-30
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah Embung | Jumlah Embung | Banyaknya bangunan penampung air buatan berukuran kecil hingga menengah yang dibangun untuk menyimpan air hujan atau aliran permukaan guna mendukung ketersediaan air di musim kemarau. | Tahunan |
| Luas Daerah Irigasi | Luas Daerah Irigasi | Luas lahan pertanian (dalam hektare) yang mendapatkan layanan irigasi dari suatu jaringan irigasi, baik primer, sekunder, maupun tersier, sesuai dengan kewenangan pengelolaannya. | Tahunan |
| Luas Daerah Irigasi dalam keadaan rusak | Luas Daerah Irigasi dalam keadaan rusak | Luas lahan pertanian (dalam hektare) yang seharusnya mendapatkan layanan irigasi dari suatu jaringan irigasi, namun tidak optimal terairi karena jaringan irigasinya mengalami kerusakan sehingga fungsi distribusi air terganggu. | Tahunan |
| Panjang Saluran Irigasi/Pengairan Primer | Panjang Saluran Irigasi/Pengairan Primer | Saluran irigasi/pengairan primer adalah saluran utama yang menyalurkan air dari sumber air (sungai, waduk, bendung, embung) menuju ke saluran sekunder, tersier, hingga sampai ke lahan pertanian. Panjang saluran primer biasanya diukur dari titik pengambilan air (intake) sampai batas percabangan ke saluran sekunder. | Tahunan |
| Panjang Saluran Irigasi/Pengairan Sekunder | Panjang Saluran Irigasi/Pengairan Sekunder | si Saluran irigasi sekunder adalah saluran cabang dari saluran primer yang berfungsi untuk menyalurkan air ke saluran tersier dan selanjutnya ke petak-petak sawah. Panjang saluran sekunder diukur dari titik percabangan primer hingga batas percabangan ke saluran tersier terakhir. | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| NUSA TENGGARA TIMUR | SUMBA BARAT |
| NUSA TENGGARA TIMUR | SUMBA TIMUR |
| NUSA TENGGARA TIMUR | KUPANG |
| NUSA TENGGARA TIMUR | TIMOR TENGAH SELATAN |
| NUSA TENGGARA TIMUR | TIMOR TENGAH UTARA |
| NUSA TENGGARA TIMUR | BELU |
| NUSA TENGGARA TIMUR | ALOR |
| NUSA TENGGARA TIMUR | LEMBATA |
| NUSA TENGGARA TIMUR | FLORES TIMUR |
| NUSA TENGGARA TIMUR | SIKKA |
| NUSA TENGGARA TIMUR | ENDE |
| NUSA TENGGARA TIMUR | NGADA |
| NUSA TENGGARA TIMUR | MANGGARAI |
| NUSA TENGGARA TIMUR | ROTE NDAO |
| NUSA TENGGARA TIMUR | MANGGARAI BARAT |
| NUSA TENGGARA TIMUR | SUMBA TENGAH |
| NUSA TENGGARA TIMUR | SUMBA BARAT DAYA |
| NUSA TENGGARA TIMUR | NAGEKEO |
| NUSA TENGGARA TIMUR | MANGGARAI TIMUR |
| NUSA TENGGARA TIMUR | SABU RAIJUA |
| NUSA TENGGARA TIMUR | MALAKA |
| NUSA TENGGARA TIMUR | KOTA KUPANG |
Lainnya : Kompilasi data
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : Dokumen
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Luas Daerah Irigasi dan Banyak Embung
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : Dokumen
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Kabupaten/Kota
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Provinsi
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2026-03-20;
Digital (softcopy): 2026-03-20;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
total ukuran panjang saluran yang berfungsi menyalurkan air dari saluran primer ke saluran tersier atau langsung ke petak-petak sawah dalam suatu daerah irigas
-
saluran utama dalam jaringan irigasi yang berfungsi menyalurkan air dari bangunan pengambilan (intake) atau bendung menuju saluran sekunder
-
Luas kesatuan lahan yang mendapat air dari satu jaringan irigasi dalam keadaan rusak
-
Luas kesatuan lahan yang mendapat air dari satu jaringan irigasi.
-
Banyaknya bangunan penampung air buatan berukuran kecil hingga menengah yang dibangun untuk menyimpan air
Indikator Kegiatan
-
Jumlah infrastruktur waduk berukuran mikro di lahan pertanian yang dibangun untuk menampung kelebihan air hujan di musim hujan untuk digunakan pada saat musim kemarau di suatu wilayah.
-
Panjang saluran irigasi adalah total ukuran panjang jaringan saluran pembawa air, baik saluran primer, sekunder, yang berfungsi mengalirkan air dari sumber air ke lahan pertanian dalam satu daerah irigasi, biasanya dinyatakan dalam satuan meter atau kilometer.
-
Luas kesatuan lahan yang mendapat air dari satu jaringan irigasi.