Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Laporan Kinerja RSUD Gambiran Kota Kediri 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Laporan Kinerja RSUD Gambiran Kota Kediri
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-25.3571.013
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraRumah Sakit Umum Daerah Gambiran
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Kapten Pierre Tendean
| Telepon: | 081234350888 |
| Faksimile: | - |
| Email: | rsud.gambiran@kediri.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | RSUD Gambiran Kota Kediri |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Binti Sa'adah, S.Si |
| Jabatan: | Kepala Bagian Perencanaan |
| Alamat: | Jl. Kapten Pierre Tendean |
| Telepon: | 03542810000 |
| Faksimile: | - |
| Email: | rsud.gambiran@kedirikota.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanAkuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah adalah perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan visi dan misi organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan melalui alat pertanggungjawaban secara periodik. Untuk mencapai Akuntabilitas Instansi Pemerintah yang baik, RSUD Gambiran Kota Kediri selaku unsur organisasi perangkat daerah, dituntut selalu melakukan pembenahan kinerja. Pembenahan kinerja diharapkan mampu meningkatkan peran serta fungsi RSUD Gambiran Kota Kediri sebagai sub sistem dari system Pemerintahan Kota Kediri dalam pelayanan di bidang kesehatan di Kota Kediri. Sejalan dengan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 tahun 1999 tentang penyelenggaran negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Dalam salah satu pasal dalam undang-undang tersebut menyatakan bahwa azas-azas umum penyelenggaraan negara meliputi kepastian hukum, azas tertib penyelenggaraan negara, azas kepentingan umum, azas keterbukaan, azas proporsionalitas dan profesionalitas serta akuntabilitas. Azas akuntabilitas adalah setiap kegiatan dan hasil akhir dari kegiatan penyelenggara negara harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat atau rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sehubungan dengan hal tersebut RSUD Gambiran Kota Kediri tahun 2023 diwajibkan untuk menyusun Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP), sebagai perwujudan akuntabilitas penyelenggaraan kegiatan yang dicerminkan dari pencapaian kinerja, visi, misi, realisasi pencapaian indikator kinerja utama dan sasaran dengan target yang telah ditetapkan.
Tujuan Kegiatan
Tujuan dari Penyusunan Laporan Kinerja ini adalah untuk memberikan kontribusi dalam pengambilan keputusan manajemen dalam upaya peningkatan kinerja (performance improvement) baik dalam bentuk regulasi, distribusi dan alokasi sumberdaya yang dimiliki Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kediri.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-01-07 s.d. 2025-01-20
Desain
2025-01-14 s.d. 2025-01-20
Pengumpulan Data
2025-01-21 s.d. 2025-01-31
Pengolahan Data
2025-01-21 s.d. 2025-01-31
Analisis
2025-02-03 s.d. 2025-02-14
Diseminasi Hasil
2025-02-17 s.d. 2025-02-19
Evaluasi
2025-02-20 s.d. 2025-02-21
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah hari pelayanan dokter spesialis di klinik rawat jalan yang dimulai pukul 08.00 | Hari Pelayanan dokter spesialis, Rawat Jalan | Banyaknya hari pelayanan rawat jalan yang dilakukan oleh dokter spesialis di klinik rawat jalan yang dimulai pukul 08.00 | Tahunan |
| Jumlah hari pelayanan klinik rawat jalan | Hari Pelayanan, Rawat Jalan | Banyaknya hari pelayanan yang dilakukan di klinik rawat jalan | Tahunan |
| Jumlah hari pelayanan di kamar operasi yang pelayanan operasi elektif yang dimulai pukul 08.00 | Hari Pelayanan, Kamar Operasi | Banyaknya hari pelayanan di kamar operasi yang pelayanan operasi elektif dimulai pukul 08.00 | Tahunan |
| Jumlah hari pelayanan operasi elektif di kamar operasi | Hari Pelayanan, Kamar Operasi | Banyaknya hari pelayanan operasi elektif di kamar operasi | Tahunan |
| Jumlah pasien meninggal = 48 jam | Pasien, Meninggal | Banyaknya pasien meninggal di rumah sakit dalam kurun waktu = 48 jam sejak pasien dirawat di rumah sakit | Tahunan |
| Jumlah pasien yang dirawat | Pasien, Rawat | Banyaknya pasien yang mendapatkan perawatan rawat inap (pelayanan terhadap pasien yang masuk ke rumah sakit dengan menggunakan tempat tidur untuk keperluan observasi, diagnosis, terapi, rehabilitasi medik dan penunjang medik lainnya) | Tahunan |
| Jumlah pasien meninggal | Pasien, Meninggal | Banyaknya pasien yang meninggal di rumah sakit | Tahunan |
| Jumlah kunjungan poliklinik per hari | Kunjungan Poliklinik | Jumlah orang yang berkunjung ke fasilitas pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjut untuk mendapatkan pelayanan kesehatan perseorangan yang meliputi observasi, diagnosa, pengobatan, rehabilitasi medik tanpa tinggal di ruang rawat inap | Tahunan |
| Jumlah hari perawatan | Perawatan | Jumlah pasien yang menggunakan tempat tidur dalam periode waktu 24 jam | Tahunan |
| Jumlah hari dikali tempat tidur | Hari Tempat Tidur | Jumlah hari dikali tempat tidur perawatan adalah rumus untuk menghitung Bed Occupancy Rate (BOR) | Tahunan |
| Jumlah pelayanan yang terintegrasi SIM RS | Pelayanan Terintegrasi SIM RS | Alur proses pelayanan rumah sakit yang terintegrasikan dengan system teknologi informasi komunikasi di rumah sakit, mulai dari pasien daftar, datang ke rumah sakit, menunggu antrean dokter, melakukan pemeriksaan, serta mengambil obat. | Tahunan |
| Jumlah pelayanan di rumah sakit | Pelayanan, Rumah sakit | Jumlah pelayanan di rumah sakit meliputi pelayanan medis, penunjang medis, dan penunjang umum | Tahunan |
| Pendapatan rumah sakit dalam satu tahun | Pendapatan, Rumah sakit | Pendapatan utama rumah sakit berasal dari kegiatan operasionalnya | Tahunan |
| Jumlah pasien rawat darurat yang MRS | Pasien, Rawat Darurat MRS | Jumlah pasien yang mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan kemudian MRS (Masuk Rumah Sakit) ke Ruang Rawat Inap | Tahunan |
| Jumlah pasien dari rawat darurat | Pasien, Rawat Darurat | Jumlah pasien yang mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) | Tahunan |
| Jumlah pasien rawat jalan yang MRS | Pasien, Rawat Jalan MRS | Jumlah pasien yang mendapatkan perawatan di Rawat Jalan dan kemudian MRS (Masuk Rumah Sakit) ke Ruang Rawat Inap | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | KOTA KEDIRI |
Lainnya : Dokumentasi dan wawancara
Sarana Pengumpulan Data
CAPI, CATI, Lainnya : Dokumentasi
Unit Pengumpulan Data
Individu
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit), Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 3
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu, Usaha/perusahaan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Tidak
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-02-28;
Digital (softcopy): -
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Banyaknya pelayanan di rumah sakit yang meliputi pelayanan medis, penunjang medis, dan penunjang umum.
-
Pendapatan utama rumah sakit berasal dari kegiatan operasionalnya.
-
Banyaknya pasien yang meninggal di rumah sakit
-
Jumlah orang yang berkunjung ke fasilitas pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjut untuk mendapatkan pelayanan kesehatan perseorangan yang meliputi observasi, diagnosa, pengobatan, rehabilitasi medik tanpa tinggal di ruang rawat inap
-
Jumlah pasien yang mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan kemudian MRS (Masuk Rumah Sakit) ke Ruang Rawat Inap.
-
Jumlah pasien yang menggunakan tempat tidur dalam periode waktu 24 jam.
-
Banyaknya pasien meninggal di rumah sakit dalam kurun waktu >= 48 jam sejak pasien dirawat di rumah sakit
-
Banyaknya hari pelayanan di kamar operasi yang pelayanan operasi elektif dimulai pukul 08.00
-
Banyaknya hari pelayanan operasi elektif di kamar operasi
-
Jumlah pasien yang mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
-
Banyaknya hari pelayanan rawat jalan yang dilakukan oleh dokter spesialis di klinik rawat jalan yang dimulai pukul 08.00
-
Jumlah pasien yang mendapatkan perawatan di Rawat Jalan dan kemudian MRS (Masuk Rumah Sakit) ke Ruang Rawat Inap.
-
Banyaknya hari pelayanan yang dilakukan di klinik rawat jalan
-
Alur proses pelayanan rumah sakit yang terintegrasikan dengan system teknologi informasi komunikasi di rumah sakit, mulai dari pasien daftar, datang ke rumah sakit, menunggu antrean dokter, melakukan pemeriksaan, serta mengambil obat.
-
Banyaknya tempat tidur yang digunakan dalam perawatan pasien.
Indikator Kegiatan
-
Proporsi hari pelayanan kamar operasi di mana prosedur operasi elektif dimulai tepat pukul 08.00 dibandingkan dengan seluruh hari pelayanan operasi elektif yang dijadwalkan.
-
Proporsi Pasien Rawat Darurat yang MRS dibandingkan dengan pasien dari rawat darurat pada periode tertentu.
-
Proporsi jenis pelayanan di rumah sakit yang telah terhubung dalam Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM RS) dibandingkan dengan seluruh jenis pelayanan di rumah sakit.
-
Proporsi hari pelayanan klinik rawat jalan di mana dokter spesialis memulai pelayanan tepat pukul 08.00 dibandingkan dengan seluruh hari pelayanan yang dijadwalkan.
-
Proporsi pasien meninggal di rumah sakit dalam kurun waktu >= 48 jam sejak pasien dirawat di rumah sakit dibandingkan dengan seluruh pasien meninggal pada periode tertentu.
-
Proporsi pasien rawat jalan yang diputuskan untuk masuk rumah sakit (MRS)/ ruang rawat inap dibandingkan dengan seluruh pasien rawat jalan pada periode tersebut.
-
Bagian dari seluruh tempat tidur yang tersedia, yang terpakai untuk pasien perawatan dalam periode waktu tertentu.