Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Neraca Nasional
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Dasar
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDirektorat Neraca Produksi
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Dr. Sutomo 6-8 Jakarta
| Telepon: | Telp (62-21) 3841195, 3842508, 3810291 |
| Faksimile: | (62-21) 3857046 |
| Email: | bpshq@bps.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik |
| Eselon 2: | Direktorat Neraca Produksi |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Endah Riawati, SST., MM |
| Jabatan: | Statistisi Ahli Madya |
| Alamat: | Jl. Dr. Sutomo 6-8 Jakarta 10710 Indonesia |
| Telepon: | 0213841135 |
| Faksimile: | 021 - 3857046 |
| Email: | endahria@bps.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanSemakin meningkatnya pembangunan, baik lingkup nasional maupun regional, mendorong masing-masing daerah tingkat I untuk melakukan penghitungan pendapatan regionalnya. Penghitungan pendapatan regional di Indonesia dimulai pada tahun 1968 oleh Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Selanjutnya, pada tahun-tahun berikutnya diikuti oleh Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan beberapa provinsi lainnya. Perhatian terhadap penghitungan pendapatan regional ternyata semakin besar, sehingga pada bulan Agustus 1970 telah dibentuk kelompok penelitian pendapatan regional Indonesia (Regional Income Research Group - RIRG). Kelompok tersebut bertujuan untuk membahas, menganalisis, serta membandingkan hasil-hasil penelitian pendapatan regional. Pada tahun 1972, RIRG bekerja sama dengan departemen dalam negeri/direktorat jenderal PMD mencoba melakukan penghitungan pendapatan wilayah pada 15 desa di Indonesia. Selanjutnya pada tahun 1974, kelompok ini membuat suatu penghitungan pendapatan regional 26 provinsi di Indonesia yang didasarkan pada alokasi angka pendapatan nasional indonesia meliputi seri tahun 1968-1972. Pada tahun 1976, kelompok tersebut melanjutkan usaha yang sama meliputi seri tahun 1968-1976. Saat ini, seluruh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi di Indonesia telah melakukan penghitungan pendapatan regional provinsi hingga ke tingkat kabupaten/kotanya masing-masing. Publikasi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) provinsi dan publikasi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kabupaten/kota di Indonesia secara rutin (tahunan) diterbitkan oleh BPS provinsi. Sementara itu, publikasi PDRB 34 provinsi dan publikasi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) seluruh kabupaten kota di Indonesia secara rutin (tahunan) diterbitkan oleh BPS RI.
Tujuan Kegiatan
Menyediakan kompilasi data PDRB provinsi dan kabupaten/kota tahunan (menurut 17 lapangan usaha) yang dirinci atas: (1) PDRB atas dasar harga berlaku dan konstan menurut lapangan usaha; (2) distribusi PDRB atas dasar harga berlaku menurut lapangan usaha; (3) laju pertumbuhan PDRB atas dasar harga konstan menurut lapangan usaha; (4) PDRB perkapita (5) laju pertumbuhan PDRB perkapita atas dasar harga konstan; (6) indeks implisit PDRB menurut lapangan usaha.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-01-01 s.d. 2025-01-31
Desain
2025-01-01 s.d. 2025-01-31
Pengumpulan Data
2025-01-16 s.d. 2025-02-28
Pengolahan Data
2025-02-01 s.d. 2025-04-30
Analisis
2025-03-01 s.d. 2025-08-31
Diseminasi Hasil
2025-04-01 s.d. 2025-09-30
Evaluasi
2025-04-16 s.d. 2025-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Nilai Tambah Bruto menurut Lapangan Usaha | Nilai Tambah Bruto | Output bruto dikurangi semua pengeluaran yang berhubungan dengan proses produksi, dengan total nilai pengeluaran tersebut disebut sebagai konsumsi antara. NTB sama dengan output (tingkat produksi) bersih. | 2020-2024 |
| Lapangan Usaha | Lapangan Usaha | Penggolongan bidang kegiatan suatu usaha/pekerjaan atau tempat seseorang bekerja. | 2020-2024 |
| Provinsi | Provinsi | Nama wilayah administratif yang menjadi wilayah kerja bagi gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat dan wilayah kerja bagi gubernur dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan umum di wilayah daerah provinsi. | 2020-2024 |
| Kabupaten/Kota | Kabupaten/Kota | Nama wilayah administratif yang menjadi wilayah kerja bagi bupati/wali kota dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan umum di wilayah daerah kabupaten/kota | 2020-2024 |
| Jumlah Penduduk | Penduduk | Semua orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap | 2020-2024 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SELURUH_WILAYAH_INDONESIA
Metode Pengumpulan Data
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Provinsi, Kabupaten/Kota
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi, Lainnya : Rekonsiliasi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataData Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Provinsi, Kabupaten/Kota, Lapangan Usaha
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Provinsi, Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2025-04-11; 2026-06-10;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Jumlah penduduk pertengahan tahun adalah jumlah penduduk pada pertengahan tahun (bulan juni) dengan asumsi bawah jumlah penduduk di pertengahan tahun mewakili rata-rata jumlah penduduk di suatu wilayah
-
Nama wilayah administratif yang menjadi wilayah kerja bagi bupati/wali kota dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan umum di wilayah daerah kabupaten/kota.
-
Output bruto dikurangi semua pengeluaran yang berhubungan dengan proses produksi, dengan total nilai pengeluaran tersebut disebut sebagai konsumsi antara. NTB sama dengan output (tingkat produksi) bersih.
-
Penggolongan bidang kegiatan suatu usaha/pekerjaan atau tempat seseorang bekerja.
-
Nama wilayah administratif yang menjadi wilayah kerja bagi gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat dan wilayah kerja bagi gubernur dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan umum di wilayah daerah provinsi.
Indikator Kegiatan
-
Perkembangan indeks implisit pada periode tertentu terhadap indeks implisit periode sebelumnya.
-
Nilai tambah bruto barang dan jasa yang diproduksi di suatu wilayah (provinsi/kabupaten/kota), di mana barang dan jasa dihitung pada harga tahun dasar. Saat ini, penghitungan PDRB atas dasar harga konstan menggunakan harga tahun 2010 sebagai tahun dasar.
-
Nilai tambah bruto atas barang dan jasa yang diproduksi di suatu wilayah (provinsi/kabupaten/kota), di mana barang dan jasa dihitung menggunakan harga yang berlaku pada waktu itu.
-
Suatu indikator ekonomi makro yang digunakan untuk melihat perubahan produktivitas berdasarkan pada perkembangan volume produksi barang ataupun jasa. Pengukurannya menggunakan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan.
-
Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku dibagi jumlah penduduk dalam suatu wilayah per periode tertentu
-
Persentase besaran PDRB atas dasar Harga Berlaku suatu provinsi terhadap total PDRB seluruh provinsi.