Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Pangan dan Pertanian Kota Salatiga 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Pangan dan Pertanian Kota Salatiga
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pangan dan Pertanian
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Menur No 27 Sidorejo Kota Salatiga
| Telepon: | (0298) 325572 |
| Faksimile: | (0298) 325572 |
| Email: | dispangtan@salatiga.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Wali Kota Salatiga |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Pangan dan Pertanian |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Sekretaris Dinas Pangan dan Pertanian |
| Jabatan: | Sekretaris Dinas Pangan dan Pertanian |
| Alamat: | Jalan Menur No 27 Sidorejo Kota Salatiga |
| Telepon: | (0298) 325572 |
| Faksimile: | (0298) 325572 |
| Email: | dispangtan@salatiga.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanSektor pertanian memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, termasuk di wilayah perkotaan seperti Kota Salatiga. Meskipun dikenal sebagai kota dengan karakteristik urban yang kuat, Salatiga tetap memiliki potensi pertanian yang signifikan, terutama di sektor hortikultura, peternakan rakyat, perikanan air tawar, dan perkebunan skala kecil. Untuk dapat merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan, pemerintah daerah membutuhkan data dan informasi yang akurat, mutakhir, dan komprehensif mengenai kondisi serta perkembangan sektor pertanian di wilayahnya. Oleh karena itu, penyusunan Buku Statistik Sektor Pertanian Kota Salatiga menjadi langkah strategis dalam mendukung perencanaan, evaluasi program, serta pengambilan keputusan yang berbasis data (evidence-based policy). Kompilasi data ini disusun dengan tujuan menyajikan data statistik yang meliputi subsektor tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perikanan, serta sarana dan prasarana pendukung pertanian. Data yang ditampilkan merupakan hasil kompilasi dari hasil survei lapangan oleh Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga.
Tujuan Kegiatan
Dengan adanya data ini, diharapkan dapat menjadi referensi yang berguna bagi para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat umum, dalam memahami potensi, tantangan, serta arah pembangunan sektor pertanian di Kota Salatiga secara lebih menyeluruh dan terukur.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-01-01 s.d. 2024-01-31
Desain
2024-01-01 s.d. 2024-01-31
Pengumpulan Data
2024-07-01 s.d. 2025-01-10
Pengolahan Data
2024-07-14 s.d. 2025-01-16
Analisis
2025-01-24 s.d. 2025-01-31
Diseminasi Hasil
2025-01-24 s.d. 2025-01-31
Evaluasi
2025-03-03 s.d. 2025-03-14
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Skor PPH Kota | Pola Pangan Harapan (PPH) | Angka yang menggambarkan jumlah dan komposisi atau ketersediaan pangan. Nilai ini diperoleh dari perkalian persentase angka kecukupan energi setiap golongan bahan pangan dengan bobotnya. Jika skor konsumsi pangan mencapai 100,maka wilayah tersebut dikatakan tahan pangan. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Curah Hujah dan Jumlah Hari Hujan | Air Hujan | Semua air yang terdapat pada, di atas, ataupun di bawah permukaan tanah, termasuk dalam pengertian ini air permukaan, air tanah, air hujan, dan air laut yang berada di darat | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Data kelas Kelompok Pokdakan | Penyuluh Kelautan dan Perikanan; | Kumpulan para pelaku utama/usaha yang terdiri dari nelayan, pembudi daya ikan, dan pengolah ikan yang terikat secara informal atas dasar keserasian dan kebutuhan bersama serta di dalam lingkungan pengaruh dan pimpinan seorang ketua kelompok pelaku utama/usaha perikanan. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Data kelas Kelompok Poklahsar | Penyuluh Kelautan dan Perikanan; | Kumpulan para pelaku utama/usaha yang terdiri dari nelayan, pembudi daya ikan, dan pengolah ikan yang terikat secara informal atas dasar keserasian dan kebutuhan bersama serta di dalam lingkungan pengaruh dan pimpinan seorang ketua kelompok pelaku utama/usaha perikanan. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Luas dan Banyaknya Pembenihan Ikan Air Tawar | Produksi Perikanan | Banyaknya seluruh hasil yang diperoleh dari kegiatan penangkapan ikan/binatang air lainnya/tanaman air yang ditangkap dari sumber perikanan alami, baik yang diusahakan oleh usaha perikanan berbadan hukum, usaha perikanan perorangan, maupun usaha perikanan lainnya | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Luas dan Banyaknya Ikan Air Tawar per Kelurahan | Produksi Perikanan | Banyaknya seluruh hasil yang diperoleh dari kegiatan penangkapan ikan/binatang air lainnya/tanaman air yang ditangkap dari sumber perikanan alami, baik yang diusahakan oleh usaha perikanan berbadan hukum, usaha perikanan perorangan, maupun usaha perikanan lainnya | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Jumlah Petani Ikan Air Tawar per Kelurahan | Pembudi Daya Ikan | Jumlahan dari setiap orang yang mata pencahariannya melakukan Pembudidayaan Ikan air tawar, Ikan air payau, dan Ikan air laut. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Jumlah Pedagang Ikan menurut Jenis Ikan yang dijual | Pelaku Usaha | Banyaknya pelaku usaha kelautan dan perikanan secara keseluruhan. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Produktivitas Tanaman Utama Padi Jagung (Ku/Ha) | Produksi Pertanian | Banyaknya hasil dari setiap tanaman tahunan menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas yang dipanen. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Data Poktan dan KWT | Kelompok Tani (Poktan) | Kumpulan petani/peternak/pekebun yang dibentuk oleh para petani atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan sosial, ekonomi, dan sumberdaya, kesamaan komoditas, dan keakraban untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha anggota. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Produksi peternakan | Produksi Pertanian; | Jenis produk yang dihasilkan dari kegiatan pemeliharaan ternak (meliputi penggemukan/pembibitan/pengemba ngbiakan/pemacekan), antara lain ternak hidup/daging, susu segar, telur konsumsi, telur tetas, mani/semen ternak, embrio, madu, liur/sarang, bulu, kepompong/kokon ulat sutera, kulit, dan lilin malam. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Kondisi Data ASN Dinas | Pegawai Negeri Sipil | Warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, diangkat sebagai Pegawai ASN secara tetap oleh pejabat pembina kepegawaian untuk menduduki jabatan pemerintahan. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Jumlah dan Lokasi Kelompok Kemandirian Pangan | Kelompok | Jumlah dan Lokasi Kelompok Kemandirian Pangan di Salatiga | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Jumlah dan Lokasi Lumbung Pangan | Kelompok | Jumlah dan Lokasi Lumbung Pangan di Salatiga | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Kelompok Pekarangan Pangan | Kelompok yang melaksanakan P2L (Pekarangan Pangan Lestari) | Jumlah kelompok yang melaksanakan P2L (Pekarangan Pangan Lestari) mengacu pada total kelompok atau masyarakat yang secara aktif terlibat dalam praktik P2L. Pekarangan Pangan Lestari adalah pendekatan pertanian berbasis masyarakat yang bertujuan untuk memanfaatkan pekarangan atau lahan kecil di sekitar rumah untuk menanam berbagai jenis tanaman produktif, termasuk sayuran, buah-buahan, dan tanaman lain yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan keluarga. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Kelompok Pengahasil Pangan Segar Asal Tumbuhan | Kelompok yang melaksanakan Pangan Segar Asal Tumbuhan | Kelompok Pengahasil Pangan Segar Asal Tumbuhan. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Luas Lahan Pertanian | Lahan Pertanian | Luas lahan pertanian adalah ukuran dari total area lahan yang digunakan untuk kegiatan pertanian, seperti penanaman tanaman, peternakan, perkebunan, dan aktivitas pertanian lainnya. Ini mencakup semua area yang dikelola oleh petani atau produsen pertanian untuk tujuan menghasilkan makanan, bahan baku pertanian, atau produk pertanian lainnya. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Pembagian Luas Lahan Sawah berdasarkan Jenis Pengairan | Lahan Pertanian | Luas lahan pertanian adalah ukuran dari total area lahan yang digunakan untuk kegiatan pertanian, seperti penanaman tanaman, peternakan, perkebunan, dan aktivitas pertanian lainnya. Ini mencakup semua area yang dikelola oleh petani atau produsen pertanian untuk tujuan menghasilkan makanan, bahan baku pertanian, atau produk pertanian lainnya. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Luas Panen dan Produksi Padi, Palawija, dan Sayuran | Palawija | Tanaman selain padi yang biasa ditanam di sawah atau di ladang/tegalan, seperti jagung, kedelai, kacang, ubi kayu, ubi jalar | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Banyaknya Petani menurut Jenis Pertanian per Kelurahan | Petani | Banyaknya orang perseorangan dan/atau keluarganya yang melakukan usaha pertanian di bidang tanaman pangan, tanaman hortikultura, tanaman perkebunan, dan/atau peternakan | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Luas Areal Tanaman Perkebunan menurut Kecamatan dan Jenis Tanaman | Lahan tanaman tahunan | Lahan yang ditanami dengan tanaman jangka panjang yang dapat tumbuh lebih dari satu atau dua tahun seperti tanaman hortikultura tahunan dan tanaman perkebunan tahunan. Lahan padang rumput tidak dikategorikan sebagai lahan untuk tanaman tahunan. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Jumlah Tanaman dan Produksi Buah-buahan | Produksi Komoditas Hortikultura | Produksi yang dihasilkan oleh tanaman buah-buahan dan sayuran tahunan, sayuran dan buah-buahan semusim, tanaman hias dan biofarmaka. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Data Penyaluran Pupuk Bersubdisi | Program Bantuan Subsidi Pupuk | Penyaluran subsidi pupuk kepada petani yang dilakukan dengan menggunakan kartu tani maupun tanpa menggunakan kartu tani. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Data Persediaan Pestisida | Insektisida | Pestisida untuk membunuh atau mengusir serangga. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Data Prasarana Pertanian (JUT) | Jumlah Pembangunan JUT (Jalan Usaha Tani) | Data Prasarana Pertanian di Salatiga berupa data praarana JUT (jalan usaha tani) yang sudah di bangun | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Data Populasi Ternak | Ternak | Banyaknya ternak yang hidup pada wilayah dan waktu tertentu, kecuali ayam ras pedaging dan ayam ras petelur. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Data Ternak yang dipotong | Pemotongan Ternak Tercatat | Jumlah Pemotongan ternak yang dilakukan di Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R), Rumah Potong Hewan Babi (RPH-B), dan Rumah Potong Unggas (RPU) baik milik pemerintah maupun swasta, serta tempat pemotongan hewan selain RPH yang dilaporkan kepada dinas atau dicatat oleh dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan setempat. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Data Hasil Inseminasi Buatan (IB) | Jasa Peternakan | Mencakup kegiatan jasa penunjang peternakan atas dasar balas jasa atau kontrak, meliputi: Kegiatan peningkatan perkembangbiakan, pertumbuhan dan hasil peternakan, pengebirian ternak, kegiatan yang berhubungan dengan inseminasi buatan, jasa pencukuran domba, kegiatan farrier (tukang tapal kuda), jasa perkawinan ternak (pemacekan), jasa penetasan telur. Jasa pemacekan ternak merupakan kegiatan transfer mani/semen ternak ke betina yang dilakukan oleh petugas inseminasi swasta. Jika kegiatan menyuntikkan mani/semen ke betina dilakukan oleh Petugas IB Pemerintah maka disebut sebagai Jasa Pemerintahan (tidak dicakup). | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Data Hasil Vaksinasi | Vaksin | Antigen berupa mikroorganisme yang sudah mati, masih hidup tapi dilemahkan, masih utuh atau bagiannya, yang telah diolah, berupa toksin mikroorganisme yang telah diolah menjadi toksoid, protein rekombinan yang bila diberikan kepada seseorang akan menimbulkan kekebalan spesifik secara aktif terhadap penyakit infeksi tertentu. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Data Surveylands Aktif (Penyakit Hewan Menular Strategis) | Hama dan Penyakit Hewan Karantina (HPHK) | Hama, Hama dan Penyakit, dan Penyakit Hewan berupa organisme yang dapat merusak, menggangu kehidupan, atau menyebabkan kematian hewan, membahayakan kesehatan manusia, menimbulkan kerugian sosial, ekonomi yang bersifat nasional dan perdagangan internasional yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat untuk dicegah masuknya ke dalam, tersebarnya di dalam, dan keluarnya dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
| Data Daging Masuk dan Daging Keluar | Produksi Pertanian; | Jenis produk yang dihasilkan dari kegiatan pemeliharaan ternak (meliputi penggemukan/pembibitan/pengemba ngbiakan/pemacekan), antara lain ternak hidup/daging, susu segar, telur konsumsi, telur tetas, mani/semen ternak, embrio, madu, liur/sarang, bulu, kepompong/kokon ulat sutera, kulit, dan lilin malam. | 1 Januari 2024 s/d 31 Desember 2024 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
SEMESTERAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TENGAH | KOTA SALATIGA |
Pengamatan, Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Usaha/perusahaan, Lainnya : Laporan Data dari bidang
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi, Lainnya : Desk per bidang
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 4
Pengumpul data/enumerator: 10
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Usaha/perusahaan, Lainnya : Wilayah Kecamatan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-01-31;
Digital (softcopy): 2025-01-31;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Tanaman selain padi yang biasa ditanam di sawah atau di ladang/tegalan, seperti jagung, kedelai, kacang, ubi kayu, ubi jalar
-
Semua air yang terdapat pada, di atas, ataupun di bawah permukaan tanah, termasuk dalam pengertian ini air permukaan, air tanah, air hujan, dan air laut yang berada di darat
-
Jenis produk yang dihasilkan dari kegiatan pemeliharaan ternak (meliputi penggemukan/pembibitan/pengemba ngbiakan/pemacekan), antara lain ternak hidup/daging, susu segar, telur konsumsi, telur tetas, mani/semen ternak, embrio, madu, liur/sarang, bulu, kepompong/kokon ulat sutera, kulit, dan lilin malam.
-
Banyaknya orang perseorangan dan/atau keluarganya yang melakukan usaha pertanian di bidang tanaman pangan, tanaman hortikultura, tanaman perkebunan, dan/atau peternakan
-
Produksi yang dihasilkan oleh tanaman buah-buahan dan sayuran tahunan, sayuran dan buah-buahan semusim, tanaman hias dan biofarmaka.
-
Jenis produk yang dihasilkan dari kegiatan pemeliharaan ternak (meliputi penggemukan/pembibitan/pengemba ngbiakan/pemacekan), antara lain ternak hidup/daging, susu segar, telur konsumsi, telur tetas, mani/semen ternak, embrio, madu, liur/sarang, bulu, kepompong/kokon ulat sutera, kulit, dan lilin malam.
-
Banyaknya hasil dari setiap tanaman tahunan menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas yang dipanen.
-
Banyaknya seluruh hasil yang diperoleh dari kegiatan penangkapan ikan/binatang air lainnya/tanaman air yang ditangkap dari sumber perikanan alami, baik yang diusahakan oleh usaha perikanan berbadan hukum, usaha perikanan perorangan, maupun usaha perikanan lainnya
-
Penyaluran subsidi pupuk kepada petani yang dilakukan dengan menggunakan kartu tani maupun tanpa menggunakan kartu tani.
-
Kumpulan petani/peternak/pekebun yang dibentuk oleh para petani atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan sosial, ekonomi, dan sumberdaya, kesamaan komoditas, dan keakraban untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha anggota.
-
Jumlah Pemotongan ternak yang tidak dilakukan di Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R), Rumah Potong Hewan Babi (RPH-B), dan Rumah Potong Unggas (RPU) baik milik pemerintah maupun swasta, serta tempat pemotongan hewan selain RPH yang dilaporkan kepada dinas atau dicatat oleh dinas yang membidangi fungsi....
-
Banyaknya seluruh hasil yang diperoleh dari kegiatan penangkapan ikan/binatang air lainnya/tanaman air yang ditangkap dari sumber perikanan alami, baik yang diusahakan oleh usaha perikanan berbadan hukum, usaha perikanan perorangan, maupun usaha perikanan lainnya
-
Kelompok masyarakat, petani, atau komunitas desa yang berpartisipasi dalam program kemandirian pangan seperti Desa Mandiri Pangan atau Kawasan Mandiri Pangan, yang diprakarsai Badan Ketahanan Pangan (sebelumnya BKP)
-
Jumlah kelompok Pengahasil Pangan Segar Asal Tumbuhan.
-
Jumlahan dari setiap orang yang mata pencahariannya melakukan Pembudidayaan Ikan air tawar, Ikan air payau, dan Ikan air laut.
-
Banyaknya ternak yang hidup pada wilayah dan waktu tertentu, kecuali ayam ras pedaging dan ayam ras petelur.
-
Lahan yang ditanami dengan tanaman jangka panjang yang dapat tumbuh lebih dari satu atau dua tahun seperti tanaman hortikultura tahunan dan tanaman perkebunan tahunan. Lahan padang rumput tidak dikategorikan sebagai lahan untuk tanaman tahunan
-
Jumlah kelompok yang melaksanakan P2L (Pekarangan Pangan Lestari) mengacu pada total kelompok atau masyarakat yang secara aktif terlibat dalam praktik P2L. Pekarangan Pangan Lestari adalah pendekatan pertanian berbasis masyarakat yang bertujuan untuk memanfaatkan pekarangan atau lahan kecil di sekitar....
-
Luas lahan pertanian adalah ukuran dari total area lahan yang digunakan untuk kegiatan pertanian, seperti penanaman tanaman, peternakan, perkebunan, dan aktivitas pertanian lainnya. Ini mencakup semua area yang dikelola oleh petani atau produsen pertanian untuk tujuan menghasilkan makanan, bahan baku....
-
Angka yang menggambarkan jumlah dan komposisi atau ketersediaan pangan. Nilai ini diperoleh dari perkalian persentase angka kecukupan energi setiap golongan bahan pangan dengan bobotnya. Jika skor konsumsi pangan mencapai 100,maka wilayah tersebut dikatakan tahan pangan.
-
Kumpulan para pelaku budi daya perikanan yang terdiri dari nelayan, pembudi daya ikan, dan pengolah ikan yang terikat secara informal atas dasar keserasian dan kebutuhan bersama serta di dalam lingkungan pengaruh dan pimpinan seorang ketua kelompok pelaku utama/usaha perikanan.
-
Banyaknya pelaku usaha kelautan dan perikanan secara keseluruhan
-
Jumlah kelembagaan penyimpanan pangan oleh komunitas, yang mencakup fasilitas fisik dan praktik adat lokal, bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal. Ini didukung oleh regulasi ketahanan pangan nasional dan berbagai inisiatif pemerintah dalam membangun dan memperkuat lembaga tersebut agar berkelanjutan....
-
Kumpulan para pelaku utama/usaha yang terdiri dari nelayan, pembudi daya ikan, dan pengolah ikan yang terikat secara informal atas dasar keserasian dan kebutuhan bersama serta di dalam lingkungan pengaruh dan pimpinan seorang ketua kelompok pelaku utama/usaha perikanan.
-
Luas lahan pertanian adalah ukuran dari total area lahan yang digunakan untuk kegiatan pertanian, seperti penanaman tanaman, peternakan, perkebunan, dan aktivitas pertanian lainnya. Ini mencakup semua area yang dikelola oleh petani atau produsen pertanian untuk tujuan menghasilkan makanan, bahan baku....
Indikator Kegiatan
-
Penyaluran subsidi pupuk kepada petani yang dilakukan dengan menggunakan kartu tani maupun tanpa menggunakan kartu tani.
-
Lahan yang ditanami dengan tanaman jangka panjang yang dapat tumbuh lebih dari satu atau dua tahun seperti tanaman hortikultura tahunan dan tanaman perkebunan tahunan. Lahan padang rumput tidak dikategorikan sebagai lahan untuk tanaman tahunan
-
Kumpulan para pelaku utama/usaha yang terdiri dari nelayan, pembudi daya ikan, dan pengolah ikan yang terikat secara informal atas dasar keserasian dan kebutuhan bersama serta di dalam lingkungan pengaruh dan pimpinan seorang ketua kelompok pelaku utama/usaha perikanan.
-
Jumlah kelompok yang melaksanakan P2L (Pekarangan Pangan Lestari) mengacu pada total kelompok atau masyarakat yang secara aktif terlibat dalam praktik P2L. Pekarangan Pangan Lestari adalah pendekatan pertanian berbasis masyarakat yang bertujuan untuk memanfaatkan pekarangan atau lahan kecil di sekitar....
-
Luas lahan pertanian adalah ukuran dari total area lahan yang digunakan untuk kegiatan pertanian, seperti penanaman tanaman, peternakan, perkebunan, dan aktivitas pertanian lainnya. Ini mencakup semua area yang dikelola oleh petani atau produsen pertanian untuk tujuan menghasilkan makanan, bahan baku....
-
Jumlah Pemotongan ternak yang tidak dilakukan di Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R), Rumah Potong Hewan Babi (RPH-B), dan Rumah Potong Unggas (RPU) baik milik pemerintah maupun swasta, serta tempat pemotongan hewan selain RPH yang dilaporkan kepada dinas atau dicatat oleh dinas yang membidangi fungsi....
-
Semua air yang terdapat pada, di atas, ataupun di bawah permukaan tanah, termasuk dalam pengertian ini air permukaan, air tanah, air hujan, dan air laut yang berada di darat
-
Jumlahan dari setiap orang yang mata pencahariannya melakukan Pembudidayaan Ikan air tawar, Ikan air payau, dan Ikan air laut.
-
Banyaknya seluruh hasil yang diperoleh dari kegiatan penangkapan ikan/binatang air lainnya/tanaman air yang ditangkap dari sumber perikanan alami, baik yang diusahakan oleh usaha perikanan berbadan hukum, usaha perikanan perorangan, maupun usaha perikanan lainnya
-
Jenis produk yang dihasilkan dari kegiatan pemeliharaan ternak (meliputi penggemukan/pembibitan/pengemba ngbiakan/pemacekan), antara lain ternak hidup/daging, susu segar, telur konsumsi, telur tetas, mani/semen ternak, embrio, madu, liur/sarang, bulu, kepompong/kokon ulat sutera, kulit, dan lilin malam.
-
Kumpulan para pelaku budi daya perikanan yang terdiri dari nelayan, pembudi daya ikan, dan pengolah ikan yang terikat secara informal atas dasar keserasian dan kebutuhan bersama serta di dalam lingkungan pengaruh dan pimpinan seorang ketua kelompok pelaku utama/usaha perikanan.
-
Produksi yang dihasilkan oleh tanaman buah-buahan dan sayuran tahunan, sayuran dan buah-buahan semusim, tanaman hias dan biofarmaka.
-
Jumlah kelembagaan penyimpanan pangan oleh komunitas, yang mencakup fasilitas fisik dan praktik adat lokal, bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal. Ini didukung oleh regulasi ketahanan pangan nasional dan berbagai inisiatif pemerintah dalam membangun dan memperkuat lembaga tersebut agar berkelanjutan....
-
Banyaknya orang perseorangan dan/atau keluarganya yang melakukan usaha pertanian di bidang tanaman pangan, tanaman hortikultura, tanaman perkebunan, dan/atau peternakan
-
Banyaknya ternak yang hidup pada wilayah dan waktu tertentu, kecuali ayam ras pedaging dan ayam ras petelur.
-
Luas lahan pertanian adalah ukuran dari total area lahan yang digunakan untuk kegiatan pertanian, seperti penanaman tanaman, peternakan, perkebunan, dan aktivitas pertanian lainnya. Ini mencakup semua area yang dikelola oleh petani atau produsen pertanian untuk tujuan menghasilkan makanan, bahan baku....
-
Jumlah kelompok Pengahasil Pangan Segar Asal Tumbuhan.
-
Banyaknya seluruh hasil yang diperoleh dari kegiatan penangkapan ikan/binatang air lainnya/tanaman air yang ditangkap dari sumber perikanan alami, baik yang diusahakan oleh usaha perikanan berbadan hukum, usaha perikanan perorangan, maupun usaha perikanan lainnya
-
Banyaknya pelaku usaha kelautan dan perikanan secara keseluruhan.
-
Banyaknya hasil dari setiap tanaman tahunan menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas yang dipanen.
-
Jenis produk yang dihasilkan dari kegiatan pemeliharaan ternak (meliputi penggemukan/pembibitan/pengemba ngbiakan/pemacekan), antara lain ternak hidup/daging, susu segar, telur konsumsi, telur tetas, mani/semen ternak, embrio, madu, liur/sarang, bulu, kepompong/kokon ulat sutera, kulit, dan lilin malam.
-
Tanaman selain padi yang biasa ditanam di sawah atau di ladang/tegalan, seperti jagung, kedelai, kacang, ubi kayu, ubi jalar
-
Angka yang menggambarkan jumlah dan komposisi atau ketersediaan pangan. Nilai ini diperoleh dari perkalian persentase angka kecukupan energi setiap golongan bahan pangan dengan bobotnya. Jika skor konsumsi pangan mencapai 100,maka wilayah tersebut dikatakan tahan pangan.
-
Kelompok masyarakat, petani, atau komunitas desa yang berpartisipasi dalam program kemandirian pangan seperti Desa Mandiri Pangan atau Kawasan Mandiri Pangan, yang diprakarsai Badan Ketahanan Pangan (sebelumnya BKP)
-
Kumpulan petani/peternak/pekebun yang dibentuk oleh para petani atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan sosial, ekonomi, dan sumberdaya, kesamaan komoditas, dan keakraban untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha anggota.