Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Izin Pertambangan Di Provinsi Jawa Timur 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Izin Pertambangan Di Provinsi Jawa Timur
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pembangunan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-23.3500.056
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Timur
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Jagir Sidoresmo V, Sidosermo, Kec. Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur 60239
| Telepon: | (031)5319338 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinasesdm@jatimprov.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur |
| Eselon 2: | Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Oni Setiawan, ST., MT. |
| Jabatan: | Kepala Bidang Pertambangan |
| Alamat: | Jl. Tidar No. 123, Petemon, Kecamatan Sawahan. Surabaya, Jawa Timur 60252 |
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinasesdm@jatimprov.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanBerdasarkan Undang-undang Pertambangan Mineral Dan Batubara Nomor 4 Tahun 2009, Pertambangan Adalah Sebagian Atau Seluruh Tahapan Kegiatan Dalam Rangka Penelitian, Pengelolaan Dan Pengusahaan Mineral Atau Batu Bara Yang Meliputi Penyelidikan Umum, Eksploitasi, Studi Kelayakan, Kontruksi, Penambangan, Pengelolahan Dan Pemurnian, Pengangkutan Dan Penjualan Serta Kegiatan Pasca Tambang. Hukum Pertambangan Merupakan Bagian Dari Hukum Yang Mengatur Lingkungan Hidup.beberapa Isu-isu Penting Permasalahan, Yakni Ketidakpastian Kebijakan, Penambangan Liar, Konflik Dengan Masyarakat Lokal, Konflik Sektor Pertambangan Dengan Sektor Lainnya Seperti Penambangan Tanpa Izin Yang Mengakibatkan Kerugian Baik Bagi Masyarakat Maupun Negara. Perbuatan Penambangan Tanpa Izin Pada Hakikatnya Telah Memenuhi Unsur Yang Dapat Diancam Dengan Hukum Pidana. Oleh Karena Itu, Diadakan Kegiatan Statistik Izin Pertambangan Berkaitan Dengan Kepentingan Untuk Memahami Dan Mengelola Sektor Pertambangan Dengan Lebih Efektif.
Tujuan Kegiatan
1. Memantau Aktivitas Pertambangan Dan Mengidentifikasi Potensi Risiko Lingkungan, Keamanan, Dan Sosial Yang Terkait Dengan Masing-masing Jenis Izin. 2. Membantu Pemerintah, Pengambilan Keputusan, Dan Pemangku Kepentingan Lainnya Dalam Merancang Kebijakan Dan Program Pengelolaan Yang Lebih Efektif Dan Berkelanjutan Dalam Sektor Pertambangan.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-05-15 s.d. 2025-05-26
Desain
2025-06-02 s.d. 2025-06-20
Pengumpulan Data
2025-06-23 s.d. 2025-10-31
Pengolahan Data
2025-11-03 s.d. 2025-11-17
Analisis
2025-11-18 s.d. 2025-11-28
Diseminasi Hasil
2025-12-01 s.d. 2025-12-10
Evaluasi
2025-12-11 s.d. 2025-12-22
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Penerbit Izin | Penerbit izin merujuk pada entitas atau individu yang bertanggung jawab untuk menerbitkan izin resmi atau lisensi kepada pihak lain untuk melakukan suatu kegiatan atau mendapatkan hak istimewa tertentu | Penerbit izin merujuk pada entitas atau individu yang bertanggung jawab untuk menerbitkan izin resmi atau lisensi kepada pihak lain untuk melakukan suatu kegiatan atau mendapatkan hak istimewa tertentu. | Bulanan |
| Luas Wilayah | Luasan pertambangan yang disetujui | Luas tambang yang ada di dokumen RKAB dan ditercantum di dalam surat izin operasi atau dokumen izin yang telah diterbitkan | Bulanan |
| Provinsi | Provinsi adalah unit administratif tingkat kedua dalam suatu negara yang memiliki otonomi pemerintahan dalam batas tertentu dimana pada variabel ini mengacu pada provinsi dimana aktivitas pertambangan dilakukan | Provinsi merujuk pada wilayah administratif yang memiliki pemerintahan sendiri dan memiliki yurisdiksi dalam berbagai bidang, termasuk dalam penerbitan izin pertambangan | Bulanan |
| Kabupaten | Kabupaten dimana aktivitas pertambangan berlangsung | Kabupaten merujuk pada wilayah administratif yang lebih besar dari kecamatan dan lebih kecil dari provinsi. Kabupaten memiliki pemerintahan sendiri dan otonomi dalam beberapa bidang, termasuk dalam penerbitan izin pertambangan | Bulanan |
| Pulau | Area geografis dimana aktivitas pertambangan berlangsung, baik penambang mineral, batu bara, atau sumber daya alam lainnya | Pulau merujuk pada area daratan yang dikelilingi oleh air dan memiliki ciri geografis yang khas. Pulau memiliki keanekaragaman geologis dan sumber daya alam. | Bulanan |
| Lokasi Tambang | Area geografis dimana aktivitas pertambangan berlangsung, baik penambang mineral, batu bara, atau sumber daya alam lainnya | Wilayah tertentu dimana dilakukan kegiatan penambangan atau ekstraksi sumber daya mineral atau alam lainnya, sesuai dengan izin yang diberikan | Bulanan |
| Desa | Merujuk pada desa dimana aktivitas pertambangan terjadi | Desa merujuk pada wilayah administratif yang lebih kecil dari kecamatan dan memiliki pemerintahan sendiri dalam beberapa bidang, termasuk penerbitan izin pertambangan | Bulanan |
| Kecamatan | Merujuk pada kecamatan dimana aktivitas pertambangan terjadi | Kecamatan merujuk pada wilayah administratif yang lebih kecil dari kabupaten dan memiliki pemerintahan sendiri dalam beberapa bidang, termasuk penerbitan izin pertambangan | Bulanan |
| Badan Usaha | Badan usaha mengacu pada entitas hukum atau perusahaan yang diberikan izin untuk melakukan aktivitas pertambangan | Badan usaha adalah entitas hukum atau perusahaan yang memiliki legalitas untuk menjalankan usaha pertambangan dan diberikan izin oleh otoritas yang berwenang | Bulanan |
| Nama Perusahaan | Nama perusahaan mengacu pada nama entitas atau badan usaha yang telah diberikan izin untuk melakukan aktivitas pertambangan | Nama resmi entitas atau badan usaha yang beroperasi dalam industri pertambangan dan memiliki izin otoritas yang berwenang | Bulanan |
| Nomor Surat Keputusan (SK) | Nomor SK merujuk pada nomor identifikasi dari surat keputusan atau izin yang diberikan kepada perusahaan atau entitas untuk melakukan aktivitas pertambangan | Nomor SK adalah nomor unik yang diberikan oleh otoritas yang berwenang sebagai identifikasi resmi untuk surat keputusan atau izin yang mengizinkan kegiatan pertambangan | Bulanan |
| Tanggal Berlaku | Tanggal dimana izin pertambangan resmi mulai berlaku | Tanggal dimana izin pertambangan yang diberikan kepada perusahaan atau entitas resmi mulai berlaku, sesuai dengan surat keputusan atau dokumen izin | Harian |
| Tanggal Berakhir | Tanggal dimana izin pertambangan resmi berakhir atau kadaluarsa | Tanggal dimana izin pertambangan yang diberikan kepada perusahaan atau entitas resmi mulai berlaku, sesuai dengan surat keputusan atau dokumen izin | Harian |
| Jenis Izin | Kategori izin yang diberikan kepada perusahaan atau entitas untuk melakukan aktivitas pertambangan | Kategori yang mencerminkan jenis kegiatan pertambangan yang diizinkan | - |
| Tahap Kegiatan | Fase atau langkah tertentu dalam proses pertambangan yang diizinkan oleh izin yang diberikan | Fase atau langkah dalam proses pertambangan yang memiliki izin resmi | - |
| Komoditas | Jenis sumber daya atau bahan tambang yang diizinkan untuk di eksploitasi dalam aktivitas pertambangan | Jenis sumber daya alam atau mineral yang diperoleh melalui kegiatan pertambangan | - |
| Status Masa | Tahap waktu saat ini dari izin pertambangan, apakah izin tersebut masih berlaku, berakhir, atau proses perpanjangan | Kondisi izin pertambangan pada suatu titik waktu tertentu, misalnya berlaku, berakhir atau dalam proses perpanjangan | - |
| Sisa Waktu | Periode yang tersisa sebelum izin pertambangan berakhir | Jumlah waktu yang masih tersisa dalam masa berlaku izin pertambangan sebelum izin tersebut berakhir | - |
| Jaminan Reklamasi | Nilai atau bentuk jaminan yang diajukan perusahaan kepada pemerintah sebagai tanggung jawab untuk melakukan reklamasi lahan setelah berakhirnya izin pertambangan | Bentuk jaminan finansial atau jaminan lainnya yang diberikan oleh perusahaan pertambangan kepada pemerintah sebagai jaminan pemulihan lingkungan dan lahan setelah aktivitas pertambangan selesai | - |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
BULANAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | PACITAN |
| JAWA TIMUR | PONOROGO |
| JAWA TIMUR | TRENGGALEK |
| JAWA TIMUR | TULUNGAGUNG |
| JAWA TIMUR | BLITAR |
| JAWA TIMUR | KEDIRI |
| JAWA TIMUR | MALANG |
| JAWA TIMUR | LUMAJANG |
| JAWA TIMUR | JEMBER |
| JAWA TIMUR | BANYUWANGI |
| JAWA TIMUR | BONDOWOSO |
| JAWA TIMUR | SITUBONDO |
| JAWA TIMUR | PROBOLINGGO |
| JAWA TIMUR | PASURUAN |
| JAWA TIMUR | SIDOARJO |
| JAWA TIMUR | MOJOKERTO |
| JAWA TIMUR | JOMBANG |
| JAWA TIMUR | NGANJUK |
| JAWA TIMUR | MADIUN |
| JAWA TIMUR | MAGETAN |
| JAWA TIMUR | NGAWI |
| JAWA TIMUR | BOJONEGORO |
| JAWA TIMUR | TUBAN |
| JAWA TIMUR | LAMONGAN |
| JAWA TIMUR | GRESIK |
| JAWA TIMUR | BANGKALAN |
| JAWA TIMUR | SAMPANG |
| JAWA TIMUR | PAMEKASAN |
| JAWA TIMUR | SUMENEP |
| JAWA TIMUR | KOTA KEDIRI |
| JAWA TIMUR | KOTA BLITAR |
| JAWA TIMUR | KOTA MALANG |
| JAWA TIMUR | KOTA PROBOLINGGO |
| JAWA TIMUR | KOTA PASURUAN |
| JAWA TIMUR | KOTA MOJOKERTO |
| JAWA TIMUR | KOTA MADIUN |
| JAWA TIMUR | KOTA SURABAYA |
| JAWA TIMUR | KOTA BATU |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : Data Administrasi, OSS
Unit Pengumpulan Data
Usaha/perusahaan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 20
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan Data-
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Usaha/perusahaan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2025-12-22;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Nama wilayah administratif yang menjadi wilayah kerja bagi bupati/wali kota dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan umum di wilayah daerah kabupaten/kota.
-
luas wilayah darat daerah provinsi dan kabupaten/kota berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
-
Penerbit izin merujuk pada entitas atau individu yang bertanggung jawab untuk menerbitkan izin resmi atau lisensi kepada pihak lain untuk melakukan suatu kegiatan atau mendapatkan hak istimewa tertentu.
-
Nama wilayah administratif yang menjadi wilayah kerja bagi gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat dan wilayah kerja bagi gubernur dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan umum di Wilayah daerah provinsi.
-
Letak geografis pulau/kepulauan Indonesia yang dimulai dari barat ke timur
-
Bentuk badan usaha, baik usaha berbadan hukum atau tidak berbadan hukum yang didirikan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan melakukan usaha dan/atau kegiatan pada bidang tertentu.
-
Wilayah tertentu dimana dilakukan kegiatan penambangan atau ekstraksi sumber daya mineral atau alam lainnya, sesuai dengan izin yang diberikan
Indikator Kegiatan
-
Jumlah perizinan yang diterbitkan untuk perusahaan pertambangan dan penggalian yang beroperasi di wilayah provinsi jawa timur.