Detail Metadata Kegiatan Statistik
Pendataan Keluarga Berisiko Stunting Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Selayar 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanPendataan Keluarga Berisiko Stunting Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Selayar
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Pencacahan Lengkap
Sektor Kegiatan
Demografi dan Kependudukan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Siswomiharjo
| Telepon: | 085242694257 |
| Faksimile: | - |
| Email: | bppkbkep.selayar@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Drs. Andi Massaile |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Marlina, S.E. |
| Jabatan: | Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan |
| Alamat: | Jl. Ahmad Yani, Benteng |
| Telepon: | 081242402403 |
| Faksimile: | - |
| Email: | Bppkbkep.selayar@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang Kegiatan1. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting 2. Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Berencana dan SIstem Informasi Keluarga (SIGA).
Tujuan Kegiatan
Untuk mengidentifikasi keluarga yang memiliki faktor risiko terjadinya stunting pada anak, sehingga pemerintah dan pihak terkait dapat memberikan intervensi yang tepat sasaran
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-01-02 s.d. 2025-12-31
Desain
2025-01-02 s.d. 2025-02-27
Pengumpulan Data
2025-01-04 s.d. 2025-12-31
Pengolahan Data
2025-01-04 s.d. 2025-12-31
Analisis
2026-02-03 s.d. 2026-04-02
Diseminasi Hasil
2026-05-05 s.d. 2026-05-23
Evaluasi
2026-05-26 s.d. 2026-05-30
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Keluarga Berisiko Stunting | Keluarga Berisiko Stunting | Keluarga Berisiko Stunting adalah Keluarga yang memiliki satu atau lebih faktor risiko stunting yang terdiri dari Keluarga yang memiliki anak remaja puteri/calon pengantin/Ibu Hamil/Anak usia 0 (nol)- 23 (dua puluh tiga) bulan/anak usia 24 (dua puluh empat)-59 (lima puluh sembilan) bulan berasal dari Keluarga miskin, pendidikan orang tua rendah, sanitasi lingkungan buruk dan air bersih yang tidak layak | Saat Pendataan |
| Data Jumlah Balita Berisiko Stunting | Balita Berisiko Stunting | Balita dapat dikatakan stunting apabila anak usia 0-59Bulan yang tinggi badannya berada di bawah kisaran normal dari standar tinggi badan anak berdasarkan usia pada dua kali pemeriksaan berturut-turut. Selain perawakan tubuhnya yang pendek, adapun ciri-ciri lain dari stunting adalah sebagai berikut: Tumbuh kembangnya lambat | Saat Pendataan |
| Data Jumlah Baduta Keluarga Berisiko Stunting | Baduta Berisiko Stunting | Baduta Berisiko Stunting adalah anak usia 0-23 Bulan yang tinggi badannya berada di bawah kisaran normal dari standar tinggi badan anak berdasarkan usia pada dua kali pemeriksaan berturut-turut. Selain perawakan tubuhnya yang pendek, adapun ciri-ciri lain dari stunting adalah sebagai berikut: Tumbuh kembangnya lambat | Saat Pendataan |
| Data Jumlah Jamban tidak Layak | Jamban Tidak Layak | Jamban Tidak Layak merupakan penggunaan fasilitas sanitasi rumah tangga sendiri atau digunakan bersama dengan Rumah Tangga lain tertentu yaitu: 1). Kloset menggunakan leher angsa dengan lubang tanah/cubluk. 2). Menggunakan plengsengan dengan tutup dengan menggunakan lubang tanah/cubluk. | Saat Pendataan |
| Data Jumlah Sumber Air Tidak Layak | Sumber Air Tidak Layak | Sumber Air Minum Tidak Layak merupakan sumber air dari Sumur tidak terlindungi, mata air tidak terlindungi dan Air yang sudah terkontaminasi. | Saat Pendataan |
| Data Bukan Peserta KB Modern | Tidak Menggunakan KB Modern | Tidak Menggunakan KB Modern Merupakan PUS yang tidak menggunakan metode Kontrasepsi yang memerlukan alat maupun bahan kimia, serta tidak memerlukan obat-obatan | Saat Pendataan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SULAWESI SELATAN | KEPULAUAN SELAYAR |
Wawancara
Sarana Pengumpulan Data
CAPI
Unit Pengumpulan Data
Rumah Tangga
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 11
Pengumpul data/enumerator: 315
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataData Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF_DAN_INFERENSIA
Unit Analisis
Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2026-06-09;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Keluarga Berisiko Stunting adalah Keluarga yang memiliki satu atau lebih faktor risiko Stunting yang terdiri dari Keluarga yang memiliki anak remaja puteri/calon pengantin/Ibu Hamil/Anak usia 0 (nol)- 23 (dua puluh tiga) bulan/anak usia 24 (dua puluh empat)-59 (lima puluh sembilan) bulan berasal dari....
-
Sumber Air Minum Tidak Layak merupakan sumber air dari Sumur tidak terlindungi, mata air tidak terlindungi dan Air yang sudah terkontaminasi.
-
Jamban Tidak Layak merupakan penggunaan fasilitas sanitasi rumah tangga sendiri atau digunakan bersama dengan Rumah Tangga lain tertentu yaitu: 1). Kloset menggunakan leher angsa dengan lubang tanah/cubluk. 2). Menggunakan plengsengan dengan tutup dengan menggunakan lubang tanah/cubluk.
-
Baduta Berisiko Stunting adalah anak usia 0-23 Bulan yang tinggi badannya berada di bawah kisaran normal dari standar tinggi badan anak berdasarkan usia pada dua kali pemeriksaan berturut-turut. Selain perawakan tubuhnya yang pendek, adapun ciri-ciri lain dari stunting adalah sebagai berikut: Tumbuh....
-
Tidak Menggunakan KB Modern Merupakan PUS yang tidak menggunakan metode Kontrasepsi yang memerlukan alat maupun bahan kimia, serta tidak memerlukan obat-obatan
-
Balita dapat dikatakan stunting apabila anak usia 0-59Bulan yang tinggi badannya berada di bawah kisaran normal dari standar tinggi badan anak berdasarkan usia pada dua kali pemeriksaan berturut-turut. Selain perawakan tubuhnya yang pendek, adapun ciri-ciri lain dari stunting adalah sebagai berikut:....
Indikator Kegiatan
-
Keluarga Beresiko Stunting adalah keluarga yang memiliki satu atau lebih faktor resiko stunting yang memiliki anak remaja puteri/calon pengantin/ibu hamil/anak usia 0.23 bulan/anak usia 24-59 bulan berasal dari keluarga miskin, pendidikan orang tua rendah, sanitasi lingkungan buruk dan air bersih yang....