Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Profil Kesehatan Provinsi Jambi 2020
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Profil Kesehatan Provinsi Jambi
Tahun Kegiatan
2020
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDINAS KESEHATAN PROVINSI JAMBI
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Rm Noor Admadibrata No.8, Telanaipura, Kec. Telanaipura, Kota Jambi, Jambi 36100
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | -@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | DINAS KESEHATAN PROVINSI JAMBI |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | MHD. Darwis Rambe, SKM., MPH. |
| Jabatan: | Sekretaris |
| Alamat: | - |
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | -@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanProvinsi Jambi adalah salah satu Provinsi di Indonesia yang berada di Pulau Sumatera, yang memiliki luas wilayah 50.160,05 km2 terdiri dari 11 kabupaten/kota dengan jumlah penduduk 3.624.579 jiwa. Persebaran penduduk Provinsi Jambi masih terpusat di Kota Jambi yaitu sebesar 17 persen, Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Merangin, Kabupaten Tebo dan Kabupaten Tanjab Barat dengan sebaran penduduk berkisar antara 9 – 12 persen, sedangkan kabupaten lainnya dengan persebaran penduduk kurang dari 10 persen. Kependudukan merupakan faktor yang sangat strategis dalam kerangka pembangunan nasional. Keberhasilan penduduk dalam mencapai kualitas hidup merupakan indikator penting Indeks Pembangunan Manusia (IPM), juga sebagai data strategis karena dapat mengukur kinerja pemerintah serta sebagai salah satu penentuan Dana Alokasi Umum (DAU). Derajat kesehatan masyarakat banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor, bukan hanya dilakukan oleh sektor kesehatan saja seperti pelayanan kesehatan, sarana, dan prasarana namun juga dipengaruhi oleh faktor ekonomi, lingkungan sosial, keturunan, dan faktor lainnya. Sebagai komponen yang tidak terpisahkan dari masyarakat, keluarga memiliki signi?kan dalam status kesehatan. Keluarga berperan terhadap optimalisasi pertumbuhan, perkembangan, dan produktivitas seluruh anggotanya melalui pemenuahan kebutuhan gizi dan menjamin kesehatan anggota keluarga. Didalam komponen keluarga, ibu dan anak merupakan kelompok rentan. Hal ini terkait dengan fase kehamilan, persalinan dan nifas pada ibu dan fase tumbuh kembang pada anak. Hal ini yang menjadi alasan pentingnya upaya kesehatan ibu dan anak menjadi salah satu prioritas pembangunan di Indonesia. Keberhasilan upaya kesehatan diantaranya dapat dilihat dari indikator Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Balita (AKABA). Upaya yang dilakukan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dilakukan dengan pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif), dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif) yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu, dan berkesinambungan. Dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, salah satu faktor pendukungnya adalah sumber daya kesehatan. Sumber daya kesehatan dapat digambarkan dengan keadaan sarana kesehatan, tenaga kesehatan, dan pembiayaan. kesehatan. Sarana kesehatan meliputi puskesmas, rumah sakit, sarana upaya kesehatan bersumber daya masyarakat, sarana produksi dan diatribusi kefarmasian dan alat kesehatan, serta institusi pendidikan kesehatan. Sedangkan tenaga kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan.
Tujuan Kegiatan
- Mewujudkan mutu Lingkungan hidup yang lebih sehat agar dapat melindungi masyarakat baik masyarakat umum maupun masyarakat institusi dari ancaman bahaya yang berasal dari lingkungan sehingga tercapai derajat kesehatan individu, keluarga dan masyarakat yang optimal. - Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, untuk itu dilakukan berbagai upaya pelayanan kesehatan masyarakat. - Agar tercapai derajat kesehatan masyarakat yang optimal secara efektif dan efisien.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
Jan 1, 2020, 7:00:00 AM s.d. Jan 31, 2020, 7:00:00 AM
Desain
Jan 1, 2020, 7:00:00 AM s.d. Jan 31, 2020, 7:00:00 AM
Pengumpulan Data
Jan 31, 2020, 7:00:00 AM s.d. Mar 31, 2020, 7:00:00 AM
Pengolahan Data
Feb 1, 2020, 7:00:00 AM s.d. Mar 31, 2020, 7:00:00 AM
Analisis
Feb 1, 2020, 7:00:00 AM s.d. Apr 30, 2020, 7:00:00 AM
Diseminasi Hasil
May 1, 2020, 7:00:00 AM s.d. May 31, 2021, 7:00:00 AM
Evaluasi
May 1, 2020, 7:00:00 AM s.d. May 31, 2021, 7:00:00 AM
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah Rumah Sakit | Rumah sakit | Rumah sakit merupakan pelayanan kesehatan pada masyarakat yang bergerak dalam lingkup kegiatan kuratif dan rehabilitatif. Rumah sakit umum atau swasta atas kepemilikan kemenkes, pemprov, pem kab/kota, TNI/Polri, BUMN, Swasta | - |
| Jumlah Puskesmas dan Jaringannya | puskesmas | Unit pelayanan kesehatan tingkat pertama dan terdepan dalam sistem pelayanan kesehatan Mencakup puskesmas rawat inap, puskesmas non rawat inap, puskesmas keliling, puskesmas pembantu | - |
| Jumlah Sarana Pelayanan Lain | sarana pelayanan lain | Jumlah sarana pelayanan kesehatan selain rumah sakit dan puskesmas (jaringannya) Mencakup rumah bersalin, klinik, balai pengobatan, praktik dokter, bank darah rumah sakit, unit transfusi darah, lab. Kesehatan | - |
| Jumlah Sarana Produksi dan Distribusi Kefarmasian | sarana produksi dan distribusi kefarmasian | Sarana produksi alat, obat dan segala hal yang menyangkut kefarmasian dan pendistribusiannyaMencakup industri farmasi, industri obat tradisional, usaha mikro obat tradisional, produksi alat kesehatan, pedagang besar farmasi, apotek, apotek prb, toko obat, dan penyalur alat kesehatan | - |
| Jumlah Kunjungan | kunjungan | Jumlah pasien baru yang datang (kunjungan) dapat berupa rawat jalan, rawat inap, dan kunjungan gangguan jiwa. Dengan catatan: puskesmas non rawat inap hanya melayani kunjungan rawat jalan | - |
| Persentase Puskesmas dengan ketersediaan obat dan vaksin esensial provinsi Jambi | Ppuskesmas yang menyediakan obat dan vaksin esensial | Jumlah puskesmas yang menyediakan obat dan vaksin esensial dibandingkan dengan jumlah puskesmas seluruhnya | - |
| Jumlah posyandu dan posbindu | posyandu dan posbindu | Posyandu adalah wadah pemeliharaan kesehatan yang dilakukan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibimbing petugas terkait. Posbindu adalah kegiatan monitoring dan deteksi dini faktor resiko penyakit tidak menular terintegrasi serta gangguan akibat kecelakaan dan tindakan kekerasan dalam rumah tangga yang dikelola oleh masyarakat melalui pembinaan terpadu. | - |
| Jumlah tenaga medis di faskes | Tenaga medis | Jumlah tenaga medis yang dibedakan menjadi okter spesialis, dokter umum, dokter gigi, dan dokter spesialis gigi | - |
| Jumlah tenaga keperawatan dan kebidanan di faskes | Tenaga keperawatan dan kebidanan | Perawat adalah suatu profesi yang difokuskan pada perawatan individu, keluarga, dan komunitas dalam mencapai, memelihara, dan menyembuhkan kesehatan yang optimal dan berfungsi. Bidan adalah seseorang yang telah mengikuti program pendidikan bidan yang diakui di negaranya dan telah lulus dari pendidikan tersebut, serta memenuhi kualifikasi untuk didaftarkan dan atau memiliki izin yang sah untuk melakukan praktik bidan. | - |
| Jumlah tenaga kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan dan gizi | Tenaga kesehatan | Tenaga kesehatan adalah setiap orang yang mengabdi diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan/atau keterampilan melalui pendidikan dibidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan | - |
| Jumlah ahli laboratorium medik | Laboratorium Medik | Orang yang telah lulus pendidikan Teknologi Laboratorium Medik atau analis kesehatan atau analis medis | - |
| Jumlah tenaga teknik biomedik lainnya | Tenaga biomedika | Tenaga teknik biomedik adalah suatu bidang yang menerapkan berbagai metode rekayasa, sains, dan teknologi dalam menyelesaikan persoalan kedokteran dan meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. | - |
| Jumlah Keterapian Fisik | Keterapian Fisik | Tenaga keterapian fisik adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang keterapian fisik yang terdiri dari fisioterapis, okupasi terapis, terapis wicara, dan akupunktur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. | - |
| Jumlah Keteknisan Medis | Keteknisan Medis | Tenaga keteknisan medik adalah setiap orang yang telah lulus pendidikan teknologi laboratorium medik atau analis kesehatan atau analis medis dan memiliki kompetensi melakukan analisis terhadap cairan dan jaringan tubuh manusia untuk menghasilkan informasi tentang kesehatan perseorangan dan masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. | - |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAMBI | KERINCI |
| JAMBI | MERANGIN |
| JAMBI | SAROLANGUN |
| JAMBI | BATANG HARI |
| JAMBI | MUARO JAMBI |
| JAMBI | TANJUNG JABUNG TIMUR |
| JAMBI | TANJUNG JABUNG BARAT |
| JAMBI | TEBO |
| JAMBI | BUNGO |
| JAMBI | KOTA JAMBI |
| JAMBI | KOTA SUNGAI PENUH |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Mail, Lainnya : Messenger
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan Data-
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : OPD
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Provinsi
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): Jun 1, 2020, 7:00:00 AM;
Digital (softcopy): Jun 1, 2020, 7:00:00 AM;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Orang yang telah lulus pendidikan Teknologi Laboratorium Medik atau analis kesehatan atau analis medis
-
Jumlah sarana pelayanan kesehatan selain rumah sakit dan puskesmas (jaringannya). Mencakup rumah bersalin, klinik, balai pengobatan, praktik dokter, bank darah rumah sakit, unit transfusi darah, lab. Kesehatan
-
Sarana produksi alat, obat dan segala hal yang menyangkut kefarmasian dan pendistribusiannya. Ketersediaan Sarana Produksi dan Distribusi Kefarmasian mencakup industri farmasi, industri obat tradisional, usaha mikro obat tradisional, produksi alat kesehatan, pedagang besar farmasi, apotek, apotek prb,....
-
Tenaga keteknisan medik adalah setiap orang yang telah lulus pendidikan teknologi laboratorium medik atau analis kesehatan atau analis medis dan memiliki kompetensi melakukan analisis terhadap cairan dan jaringan tubuh manusia untuk menghasilkan informasi tentang kesehatan perseorangan dan masyarakat....
-
Unit pelayanan kesehatan tingkat pertama dan terdepan dalam sistem pelayanan kesehatan . Mencakup puskesmas rawat inap, puskesmas non rawat inap, puskesmas keliling, puskesmas pembantu
-
Jumlah puskesmas yang menyediakan obat dan vaksin esensial dibandingkan dengan jumlah puskesmas seluruhnya
-
Tenaga keterapian fisik adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang keterapian fisik yang terdiri dari fisioterapis, okupasi terapis, terapis wicara, dan akupunktur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
-
Tenaga kesehatan adalah setiap orang yang mengabdi diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan/atau keterampilan melalui pendidikan dibidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan