Detail Metadata Kegiatan Statistik
KOMPILASI DATA PENGGUNAAN ALAT DAN OBAT KONTRASEPSI MODERN KOTA SAMARINDA 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKOMPILASI DATA PENGGUNAAN ALAT DAN OBAT KONTRASEPSI MODERN KOTA SAMARINDA
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-25.6472.009
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Samarinda
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Milono Nomor 1 Kelurahan Bugis Kecamatan Samarinda Kota, Provinsi Kalimantan Timur 73122
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | dppkb.samarinda2020@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Sekretaris Daerah Kota Samarinda |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Samarinda |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Abida Lepong SKM, M.Kes |
| Jabatan: | Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Bidang Keluarga Berencana |
| Alamat: | Jalan Milono nomor 1 |
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | dppkb.kotasamarinda2020@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanBerdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah bahwa Pembagian Urusan Pemerintahan Bidang Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana menjadi urusan Pemerintahan wajib yang harus dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.Pengendalian jumlah penduduk merupakan salah satu prioritas dalam kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Salah satu cara yang efektif untuk mencapai pengendalian jumlah penduduk adalah melalui program keluarga berencana (KB), yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dengan memberikan kontrol terhadap kelahiran. Penggunaan alat dan obat kontrasepsi modern yang efektif dapat membantu mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dengan mengatur jarak kelahiran, menurunkan angka kematian ibu dan bayi, memberikan kesempatan bagi perempuan dan pasangan untuk merencanakan keluarga sesuai dengan keinginan mereka, serta meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak. Pengaturan jarak kelahiran melalui penggunaan alat kontrasepsi modern menjadi salah satu upaya strategis dalam pengendalian jumlah penduduk. Alat dan obat kontrasepsi modern memiliki berbagai jenis, mulai dari pil kontrasepsi, suntikan kondom, IUD (Intra Uterine Device), implan, hingga metode kontrasepsi mantap MOP (Metode Operasi Pria) dan MOW (Metode Operasi Wanita). Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan individu. Oleh karena itu, pemahaman yang baik mengenai penggunaan kontrasepsi modern dan bagaimana implementasinya di masyarakat sangatlah penting untuk memastikan keberhasilan program KB.Meskipun program KB telah berjalan cukup lama, data terkait penggunaan alat dan obat kontrasepsi modern di masyarakat masih terbatas dan sering kali tidak terperinci. Padahal, data yang akurat mengenai tingkat penggunaan kontrasepsi, preferensi masyarakat terhadap berbagai metode kontrasepsi, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya sangat penting untuk merumuskan kebijakan dan program yang lebih efektif dan tepat sasaran.Dalam konteks tersebut, kompilasi data penggunaan alat dan obat kontrasepsi modern menjadi suatu langkah yang sangat strategis. Pengumpulan data ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang pola penggunaan kontrasepsi di masyarakat, serta mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang dihadapi oleh masyarakat dalam mengakses dan menggunakan metode kontrasepsi modern. Selain itu, data yang diperoleh juga dapat digunakan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai jenis kontrasepsi dalam meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi dan mencapai tujuan program KB di Indonesia.Oleh karena itu, kerangka acuan kerja ini disusun untuk memberikan panduan yang jelas mengenai bagaimana proses pengumpulan, pengolahan, dan analisis data penggunaan alat dan obat kontrasepsi modern dapat dilakukan dengan efektif. Dengan adanya data yang valid dan terpercaya, diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang tren dan praktik penggunaan kontrasepsi, serta membantu para pembuat kebijakan, tenaga medis, dan peneliti dalam merumuskan strategi yang efektif untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kontrasepsi.Dengan adanya kerangka acuan kerja ini, diharapkan dapat tercipta sistem yang komprehensif dan berkelanjutan dalam mengumpulkan dan mengolah data, sehingga memberikan manfaat yang maksimal bagi pengembangan program KB dan peningkatan kesehatan reproduksi. Kompilasi data yang akurat dan relevan akan menjadi dasar yang kuat untuk pengambilan keputusan yang tepat dalam program-program kesehatan reproduksi di masa mendatang.
Tujuan Kegiatan
mengetahui data masyarakat pengguna alat dan obat kontrasepsi modern, mengetahui pola penggunaan kontrasepsi modern, mendukung pengambilan kebijakan kesehatan yang tepat sasaran, dan menilai efektivitas program keluarga berencana (KB).
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-01-02 s.d. 2025-02-28
Desain
2025-02-03 s.d. 2025-02-28
Pengumpulan Data
2025-06-05 s.d. 2025-12-31
Pengolahan Data
2025-06-16 s.d. 2025-12-31
Analisis
2025-06-30 s.d. 2025-12-31
Diseminasi Hasil
2026-04-01 s.d. 2026-04-30
Evaluasi
2026-05-04 s.d. 2026-05-08
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Peserta Keluarga Berencana (KB) Aktif Intrauterine Device (IUD) | Kontrasepsi | Akseptor KB aktif yang menggunakan alat dan obat kontrasepsi IUD | Tahunan |
| Peserta Keluarga Berencana (KB) Aktif Metode Operasi Wanita (MOW) | Kontrasepsi | Akseptor KB aktif yang menggunakan alat dan obat kontrasepsi MOW | Tahunan |
| Peserta Keluarga Berencana (KB) Aktif Metode Operasi Pria (MOP) | Kontrasepsi | Akseptor KB aktif yang menggunakan alat dan obat kontrasepsi MOP | Tahunan |
| Peserta Keluarga Berencana (KB) Aktif menggunakan Kondom | Kontrasepsi | Akseptor KB aktif yang menggunakan alat dan obat kontrasepsi Kondom | Tahunan |
| Peserta Keluarga Berencana (KB) Aktif Implant | Kontrasepsi | Akseptor KB aktif yang menggunakan alat dan obat kontrasepsi Implant | Tahunan |
| Peserta Keluarga Berencana (KB) Aktif Suntikan | Kontrasepsi | Akseptor KB aktif yang menggunakan alat dan obat kontrasepsi Suntikan | Tahunan |
| Peserta Keluarga Berencana (KB) Aktif Pil | Kontrasepsi | Akseptor KB aktif yang menggunakan alat dan obat kontrasepsi PIL | Tahunan |
| Peserta Keluarga Berencana (KB) Aktif MAL | Kontrasepsi | Akseptor KB aktif yang menggunakan alat dan obat kontrasepsi MAL | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| KALIMANTAN TIMUR | KOTA SAMARINDA |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : Aplikasi SIGA
Unit Pengumpulan Data
Individu
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 1
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota, Kecamatan
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2026-04-30;
Digital (softcopy): 2026-04-30;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Akseptor KB aktif yang menggunakan alat dan obat kontrasepsi PIL
-
Akseptor KB aktif yang menggunakan alat dan obat kontrasepsi MOW
-
Akseptor KB aktif yang menggunakan alat dan obat kontrasepsi Suntikan
-
Akseptor KB aktif yang menggunakan alat dan obat kontrasepsi IUD
-
Akseptor KB aktif yang menggunakan alat dan obat kontrasepsi Kondom
-
Akseptor KB aktif yang menggunakan alat dan obat kontrasepsi MOP
-
Akseptor KB aktif yang menggunakan alat dan obat kontrasepsi MAL
-
Akseptor KB aktif yang menggunakan alat dan obat kontrasepsi Implant
Indikator Kegiatan
-
Bagian dari populasi pasangan Usia Subur (PUS), yang menjadi peserta KB aktif (peserta KB yang saat ini menggunakan salah satu alat kontrasepsi).