Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Kejadian Kebakaran Kota Yogyakarta 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Kejadian Kebakaran Kota Yogyakarta
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Perlindungan Sosial dan Kesejahteraan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Komplek Balaikota Yogyakarta Jl. Kenari No. 56, Muja Muju, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55165
| Telepon: | (0274) 587101 |
| Faksimile: | (0274) 587101 |
| Email: | kebakaran@jogjakota.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | TAOKHID, S.IP., M.Si |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | AVO DITO HENDRA, S.H. |
| Jabatan: | Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta |
| Alamat: | Komplek Balaikota Jl. Kenari No. 56 Yogyakarta |
| Telepon: | 0274587101 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dpkp@jogjakota.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanKebakaran merupakan salah satu jenis bencana yang cukup potensial dengan meninggalkan kerugian yang besar jika tidak mendapatkan perhatian dan penanganan yang cukup dalam upaya mitigasi bencana. Kebakaran termasuk kepada jenis bencana alam sekaligus bencana nonalam berdasarkan penyebab terjadinya. Hal tersebut mengindikasikan bahwa bencana kebakaran, selain dipengaruhi oleh kondisi fisik atau yang bersifat alamiah juga dapat terjadi akibat kelalaian manusia sebagai penyebabnya. Dalam mitigasi bencana, selain aspek fisik (alamiah) ternyata aspek manusia (sosial) pun harus mendapatkan perhatian khusus. Kota Yogyakarta merupakan salah satu region perkotaan dengan jumlah penduduk sebanyak 415.605 jiwa dengan luas wilayah 32,8 km2. Berdasarkan data tersebut, dapat diketahui bahwa tingkat kepadatan penduduk di Kota Yogyakarta cukup tinggi sehingga memiliki resiko bencana kebakaran yang cukup tinggi pula . Oleh sebab itu dibutuhkan upaya mitigasi bencana kebakaran untuk mecegah terjadinya kebakaran.
Tujuan Kegiatan
- Mendokumentasikan secara rinci setiap kejadian kebakaran yang terjadi. - Menyediakan data dan informasi akurat sebagai bahan evaluasi dan analisis.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-06-26 s.d. 2025-06-30
Desain
2025-06-26 s.d. 2025-06-30
Pengumpulan Data
2025-07-01 s.d. 2025-07-04
Pengolahan Data
2025-07-04 s.d. 2025-07-07
Analisis
2025-07-04 s.d. 2025-07-07
Diseminasi Hasil
2025-07-08 s.d. 2025-07-09
Evaluasi
2025-07-10 s.d. 2025-07-11
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Tanggal | Tanggal | Tanggal yang memuat informasi hari, bulan, dan tahun (ddmmyyyy) | Bulan Juni Tahun 2025 |
| Nama | Nama | Panggilan lengkap seseorang sesuai dengan nama yang tercantum pada kartu keluarga (KK) atau kartu tanda penduduk (KTP) | Bulan Juni Tahun 2025 |
| Lokasi Kejadian | Alamat | Informasi yang digunakan untuk mengidentifikasi lokasi fisik suatu tempat, seperti rumah, kantor, atau lokasi lainnya | Bulan Juni Tahun 2025 |
| Wilayah Kemantren | Kemantren | Nama wilayah yang dipimpin oleh seorang kepala kecamatan yang disebut camat yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada bupati/wali kota melalui sekretaris Daerah. | Bulan Juni Tahun 2025 |
| Korban Jiwa | Korban | Orang yang mengalami kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dampak psikologis, dan meninggal dunia akibat kecelakaan, bencana, dan/atau kondisi membahayakan manusia. | Bulan Juni Tahun 2025 |
| Kerugian Bencana | Kerugian | Jumlah total kerugian yang didapatkan setelah adanya bencana | Bulan Juni Tahun 2025 |
| Penyebab Kejadian Kebakaran | Penyebab | Faktor, kondisi, atau tindakan yang memicu terjadinya peristiwa kebakaran, baik yang bersumber dari alami maupun akibat ulah manusia, sehingga mengakibatkan timbulnya api yang tidak terkendali dan berpotensi menimbulkan kerusakan, korban jiwa, atau gangguan lingkungan | Bulan Juni Tahun 2025 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
BULANAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| DI YOGYAKARTA | KOTA YOGYAKARTA |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, Lainnya : MS. Excel, laporan data kejadian kebakaran
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Kejadian Kebakaran
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 1
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Kejadian Kebakaran (Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta)
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota, Lainnya : Kecamatan
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2025-07-08;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Informasi yang digunakan untuk mengidentifikasi lokasi fisik suatu tempat, seperti rumah, kantor, atau lokasi lainnya
-
Panggilan lengkap seseorang sesuai dengan nama yang tercantum pada kartu keluarga (KK) atau kartu tanda penduduk (KTP).
-
Nama wilayah yang dipimpin oleh seorang kepala kecamatan yang disebut camat yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada bupati/wali kota melalui sekretaris Daerah.
-
Tanggal yang memuat informasi hari, bulan, dan tahun (ddmmyyyy)
-
Faktor, kondisi, atau tindakan yang memicu terjadinya peristiwa kebakaran, baik yang bersumber dari alami maupun akibat ulah manusia, sehingga mengakibatkan timbulnya api yang tidak terkendali dan berpotensi menimbulkan kerusakan, korban jiwa, atau gangguan lingkungan