Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei Pengeluaran Wisatawan Kabupaten Lamongan 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei Pengeluaran Wisatawan Kabupaten Lamongan
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Industri dan Jasa
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-24.3524.024
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pariwisata & Kebudayaan Lamongan
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Sunan Giri No.1, Tumenggungan, Kec. Lamongan
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | disparbud@lamongankab.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Siti Rubikah SE., M.Si |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Noerhayati Asadah, SE. M.Si |
| Jabatan: | Kepala bidang pengembangan pariwisata |
| Alamat: | Jalan Merpati 75, Sidokumpul, Lamongan |
| Telepon: | 085186073339 |
| Faksimile: | 0322311919 |
| Email: | disparbud@lamongankab.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPada tahun 2024 Indonesia berada pada peringkat 22 dari 119 Negara dimana pada tahun sebelumnya berada pada peringkat 32 mengalahkan Malaysia di peringkat 35, Thailand 47 dan Vietnam di peringkat 59. Dimensi travel and tourism policy and enabling condition memiliki nilai tertinggi dibandingkan dengan 4 dimensi lainnya, khususnya berkaitan dengan prioritization of Travel and Tourism (6,03) serta price competitiveness (5,44). Hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah Indonesia proaktif dalam melakukan kegiatan promosi, serta investasi dalam pengembangan sektor pariwisata selain itu juga menjelaskan bahwa biaya yang dikeluarkan oleh wisatawan ketika berkunjung ke Indonesia cukup bersaing dan terjangkau bagi wisatawan. Dengan meningkatkan setiap elemen 5A secara seimbang, destinasi wisata dapat menciptakan pengalaman yang lebih lengkap dan menarik bagi wisatawan. Aksesibilitas yang baik memungkinkan wisatawan mengunjungi lebih banyak tempat dengan mudah, daya Tarik yang kuat membuat wisatawan terkesan, akomodasi yang nyaman memberikan tempat tinggal yang menyenangkan, aktivitas yang bervariasi menambah keseruan kunjungan, dan fasilitas pendukung yang lengkap menjamin kenyamanan wisatawan selama berada di destinasi. Semua ini akan mendorong wisatawan untuk tinggal lebih lama dan mengeluarkan lebih banyak uang, yang berdampak positif pada ekonomi lokal dan keberlanjutan destinasi. Dengan mengadopsi elemen-elemen dari gambar di samping (Pariwisata Alam, Pariwisata Berkelanjutan, Ekowisata, dan Pariwisata Berbasis Masyarakat), Kabupaten Lamongan dapat mengembangkan pariwisata yang bukan hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian alam dan budaya serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat lokal. Implementasi pendekatan 5A dalam setiap jenis pariwisata akan membantu meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan, mendorong mereka untuk tinggal lebih lama, dan berkontribusi lebih banyak pada perekonomian daerah.Kajian ini dimaksudkan untuk mengetahui dan mengukur rata-rata pengeluaran wisatawan saat berkunjung ke Lamongan. serta untuk mengukur lama tinggal wisatawan saat berkunjung ke Lamongan.
Tujuan Kegiatan
Meningkatkan Jumlah Kunjungan Wisatawan, Belanja Wisatawan dan Lama Tinggal.Mengetahui faktor yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap lama tinggal wisatawan.Mendiskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap lama tinggal wisatawan.Mengetahui alternatif strategi peningkatan angka lama tinggal wisatawan
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-09-05 s.d. 2024-10-05
Desain
2024-09-05 s.d. 2024-09-05
Pengumpulan Data
2024-11-21 s.d. 2024-11-27
Pengolahan Data
2024-11-21 s.d. 2024-11-27
Analisis
2024-11-21 s.d. 2024-11-27
Diseminasi Hasil
2024-12-02 s.d. 2024-12-19
Evaluasi
2024-12-20 s.d. 2024-12-24
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Pengeluaran wisatawan | Pengeluaran, Biaya | Semua biaya atau uang yang dikeluarkan oleh wisatawan selama mereka melakukan perjalanan atau berkunjung ke suatu tempat. Pengeluaran ini mencakup berbagai aspek yang berhubungan dengan perjalanan, baik itu di dalam negeri maupun luar negeri, yang meliputi biaya untuk akomodasi, transportasi, makan, hiburan, belanja, dan aktivitas lainnya yang dilakukan selama wisatawan berada di destinasi wisata. | 1 bulan |
| Faktor yang mempengaruhi lama tinggal wisatawan | Lama tinggal wisatawan, Sebab, Alasan | Berbagai elemen atau kondisi yang dapat mempengaruhi keputusan wisatawan dalam menentukan berapa lama mereka akan tinggal di suatu destinasi wisata. Faktor-faktor ini dapat bersifat internal (berasal dari keinginan atau kebutuhan pribadi wisatawan) atau eksternal (berkaitan dengan kondisi dan penawaran dari destinasi itu sendiri). | 1 bulan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | LAMONGAN |
Mengisi Kuesioner Sendiri, Pengamatan, Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
CAPI, CAWI, Mail
Unit Pengumpulan Data
Individu, Usaha/perusahaan
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelSINGLE_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_PROBABILITAS
Metode yang Digunakan
CLUSTER_SAMPLING
Kerangka Sampel Tahap Terakhir
AREA_FRAME
Fraksi Sampel Keseluruhan
Jumlah sampling yang akan digunakan dalam perhitungan pengeluaran wisatawan kabupaten lamongan 2024 ini menggunakan teknik sampling isaac dan michael di mana syarat utama dalam penghitungan ini adalah diketahui jumlah total populasi yang ada berdasarkan data statistik jumlah wisatawan kabupaten Lamongan jumlah total populasi diketahui sebanyak 4.807.781 jiwa dengan rata rata populasi 0,05 sampel yang digunakan dalam perhitungan pengeluaran wisatawan Kabupaten Lamongan berdasarkan penarikan sampel melalui isaac dan michael maka sejumlah 664 sampel merupakan sampel minimum yang diambil dengan teknik sampling probabilitas terminologi minimum mengindikasikan bahwa data dapat dinyatakan valid apabila sampel tercukupi pada ambang batas tersebut. Disisi lain kondisi lapangan yang fleksibel dan dinamis memiliki kecenderungan pola ketidaksesuaian jawaban antar individu.
Nilai Perkiraan Sampling Error Variabel Utama
5%
Unit Sampel
Sampel yang digunakan dalam perhitungan pengeluaran wisatawan Kabupaten Lamongan berdasarkan penarikan sampel melalui Isaac dan Michael maka sejumlah 664 sampel merupakan sampel minimum yang diambil dengan teknik sampling probability.
Unit Observasi
Unit observasi mencakup wisata pantai, wisata laut, wisata museum, wisata candi, wisata taman, wisata monument, wisata seni, wisata adat, wisata tempat bersejarah, wisata situs, dan kebun binatang.
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 15
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2024-12-30;
Digital (softcopy): 2024-12-30;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Seluruh biaya yang dikeluarkan oleh wisatawan selama mereka melakukan perjalanan atau berkunjung ke suatu destinasi. Ini mencakup berbagai jenis pengeluaran yang berkaitan dengan aktivitas wisata, baik itu di dalam negeri maupun luar negeri.
-
Berbagai elemen atau kondisi yang dapat mempengaruhi keputusan wisatawan mengenai durasi mereka tinggal di suatu destinasi wisata. Faktor-faktor ini mencakup berbagai aspek yang bersifat pribadi, sosial, ekonomi, maupun terkait dengan kondisi tempat wisata itu sendiri.
Indikator Kegiatan
-
Jumlah rata-rata uang yang dikeluarkan oleh wisatawan untuk berbagai kebutuhan selama melakukan perjalanan wisata
-
Tingkat keberadaan dan kemudahan akses terhadap berbagai fasilitas tambahan di kawasan wisata yang menunjang kenyamanan, mobilitas, dan pengalaman wisatawan secara keseluruhan
-
Fasilitas dan layanan yang disediakan oleh tempat penginapan (seperti hotel, guest house, homestay) untuk memenuhi kebutuhan wisatawan selama menginap
-
Tingkat kemudahan yang dirasakan wisatawan dalam mencapai lokasi wisata
-
Tingkat kelengkapan dan kemudahan akses terhadap fasilitas umum dan khusus yang diperlukan oleh wisatawan dalam menjalankan berbagai aktivitas wisata
-
Tingkat kemudahan yang dirasakan wisatawan dalam mengakses dan menyaksikan atraksi wisata yang menjadi ciri khas atau keunikan suatu daerah