Detail Metadata Kegiatan Statistik
PENDATAAN PANJANG JALAN KABUPATEN BANTAENG 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanPENDATAAN PANJANG JALAN KABUPATEN BANTAENG
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Pencacahan Lengkap
Sektor Kegiatan
Pembangunan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KABUPATEN BANTAENG
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Bonto Atu, Bissappu, Kabupaten Bantaeng
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | puprbantaeng@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bantaeng |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | - |
| Jabatan: | Kepala Bidang Jalan dan Jembatan |
| Alamat: | Jalan Hasanuddin Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng |
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | puprbantaeng@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanJalan merupakan prasarana transportasi yang penting bagi pengguna moda transportasi darat, karena jalan merupakan penghubung antara daerah satu dan lainnya. Namun, tidak semua jalan berkondisi baik melainkan ada juga kerusakan yang mengakibat pengguna jalan tidak nyaman. Kerusakan jalan yang terjadi di Indonesia terutama di daerah Kabupaten Bantaeng, merupakan salah satu permasalahan yang sangat penting dan merugikan terutama bagi pengguna jalan, karena adanya kerusakan jalan permasalahan semakin bertambah seperti kecelakan, kemacetan, waktu tempuh menjadi bertambah lebih lama, dan lain-lain. Peran pemerintah disini sangat dibutuhkan agar semua permasalahan dalam prasarana transportasi jalan dapat segera diatasi. Penyebab kerusakan, terjadi karena kurangnya kesadaran dari pengguna jalan seperti adanya beban berlebih yang berulang, umur rencana jalan yang telah direncanakan tidak sesuai, aliran air di permukaan jalan tidak berjalan baik dikarenakan drainase yang tidak memadai sehingga berpengaruh terhadap umur rencana jalan, serta pemeliharaan jalan yang kurang. Selain penyebab kerusakan dari pengguna jalan, perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan juga harus dilihat dan dipertimbangkan karena hal ini mempengaruhi terhadap umur dan kondisi jalan. Survei kondisi jalan perlu dilakukan secara struktural maupun nonstruktural agar dapat mengetahui pelayanan jalan yang ada, dengan adanya survey tersebut diharapkan diketahui jenis pemeliharaan dan perbaikan yang harus dilakukan. Karena pemeliharaan adalah salah satu usaha untuk meminimalisir umur rencana jalan lebih lama dan kerusakan berkurang, agar jalan tersebut tetap baik, aman, sehingga memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan. Untuk itu survei kondisi jalan (Road Condition Survey, RCS) ini dilakukan untuk mengetahui seberapa tingkat kerusakan yang terjadi dengan menggunakan metode Distress Index (SDI), mengingat di wilayah jalan tersebut mengalami kerusakan yang belum diperbaiki.
Tujuan Kegiatan
Maksud dan Tujuan survei kondisi jalan disingkat SKJ (Road Condition Survey, RCS) adalah untuk mendapatkan data kondisi dari bagian-bagian jalan yang mudah berubah; baik untuk jalan aspal maupun jalan tanah/kerikil, sesuai kebutuhan untuk penyusunan rencana dan program pembinaan jaringan jalan. Hasil survei kondisi jalan bersama dengan hasil survei jalan lainnya serta perhitungan lalu lintas digunakan untuk penyusunan rencana dan program pembinaan jaringan jalan, dan sebagai masukan dalam sistem perencanaan teknis jalan. Disamping itu survei kondisi jalan dimaksudkan pula untuk dapat memberikan masukan data pada leger jalan dan bank data jalan, baik ditingkat pusat, ditingkat Propinsi, serta ditingkat Kabupaten/Kota madya.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2023-01-01 s.d. 2024-03-01
Desain
2023-01-01 s.d. 2024-03-01
Pengumpulan Data
2023-04-01 s.d. 2023-06-01
Pengolahan Data
2023-07-01 s.d. 2023-10-01
Analisis
2023-07-01 s.d. 2023-10-01
Diseminasi Hasil
2023-11-01 s.d. 2023-11-01
Evaluasi
2023-11-01 s.d. 2023-12-01
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Panjang Jalan | Jalan Kabupaten/Kota | Panjang jalan lokal dalam sistem jaringan jalan primer yang tidak termasuk pada ayat (2) dan ayat (3), yang menghubungkan ibukota kabupaten dengan ibukota kecamatan, antaribukota kecamatan, ibukota kabupaten dengan pusat kegiatan lokal, antarpusat kegiatan lokal, serta jalan umum dalam sistem jaringan jalan sekunder dalam wilayah kabupaten, dan jalan strategis kabupaten | Saat pendataan |
| Kondisi Jalan | Jalan Kabupaten/Kota | kondisi permukaan jalan yang menghubungkan ibukota kabupaten dengan ibukota kecamatan, ibukota kabupaten dengan pusat desa, antaribukota kecamatan, ibukota kecamatan dengan desa, dan antardesa yang terbagi dalam kondisi baik, sedang, rusak dan rusak berat | Saat pendataan |
| Jenis Permukaan Jalan | Jalan Kabupaten/Kota | Panjang jalan berdasarkan bentuk permukaan jalan merupakan pengukuran panjang jalan yang dihitung berdasarkan bentuk permukaan jalan | Saat pendataan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SULAWESI SELATAN | BANTAENG |
Pengamatan
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, CAPI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Jalanan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 5
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Jalanan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota, Lainnya : Kecamatan
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2023-12-12;
Digital (softcopy): 2023-12-12;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Panjang jalan lokal dalam sistem jaringan jalan primer yang tidak termasuk pada ayat (2) dan ayat (3), yang menghubungkan ibukota kabupaten dengan ibukota kecamatan, antaribukota kecamatan, ibukota kabupaten dengan pusat kegiatan lokal, antarpusat kegiatan lokal, serta jalan umum dalam sistem jaringan....
-
Panjang jalan berdasarkan bentuk permukaan jalan merupakan pengukuran panjang jalan yang dihitung berdasarkan bentuk permukaan jalan
-
kondisi permukaan jalan yang menghubungkan ibukota kabupaten dengan ibukota kecamatan, ibukota kabupaten dengan pusat desa, antaribukota kecamatan, ibukota kecamatan dengan desa, dan antardesa yang terbagi dalam kondisi baik, sedang, rusak dan rusak berat
Indikator Kegiatan
-
Jalan adalah yang menghubungkan ibukota kabupaten dengan ibukota kecamatan, antaribukota kecamatan, ibukota kabupaten dengan pusat kegiatan lokal, antarpusat kegiatan lokal, serta jalan umum dalam sistem jaringan jalan sekunder dalam wilayah kabupaten, dan jalan strategis kabupaten