Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei Pengukuran Kota Layak Huni Kota Kediri 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei Pengukuran Kota Layak Huni Kota Kediri
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Pembangunan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-24.3571.012
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraBadan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Kediri
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Jend. Basuki Rahmat no 15 Kota Kediri
| Telepon: | 0354773238 |
| Faksimile: | - |
| Email: | barenlitbang.kdr@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Chevy Ning Suyudi, ST, MT |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Salim Darmawan |
| Jabatan: | Kepala Bidang Perekonomian dan Infrastruktur |
| Alamat: | Jl. Basuki Rahmat No 15 |
| Telepon: | 0354 688377 |
| Faksimile: | 688377 |
| Email: | bappedakotakediri.pi@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanKota layak huni atau livable city merupakan gambaran sebuah lingkungan dan suasana kota yang nyaman sebagai tempat tinggal dan sebagai tempat untuk beraktifitas yang dilihat dari berbagai variabel baik fisik maupun non-fisik (Wheeler, 2004). Variabel fisik dapat berbagai penyediaan sarana prasarana yang lengkap di kota. Struktur ruang yang dapat menghubungkan berbagai lokasi dengan mudah. Pola ruang yang ditata sesuai dengan kemampuan dan potensi lahannya. Sedangkan variabel non-fisik dapat dilihat dari segi sosial dan budaya masyarakat kota. Menciptakan kota yang layak huni menjadi tantangan bagi pemerintah, masyarakat dan pihak swasta.Konsep livable city memiliki indikator-indikator dari berbagai lingkup wilayah, baik di tingkat dunia maupun Indonesia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) indikator adalah sesuatu yang dapat menjadi petunjuk tau keterangan. Indikator livable city menjadi petunjuk dan tolak ukur dalam menilai suatu kota yang layak huni. Indikator livable city di Indonesia dapat dilihat dari Most Livable city Index (MLCI) dari IAP tahun 2009, 2011, dan 2014. Indikator-indikator tersebut digunakan untuk mengukur kelayakan huni kota- kota di Indonesia. Dalam rangka mewujudkan tujuan nomor 6 Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kota Kediri tahun 2020 – 2024 yakni Terwujudnya kota yang nyaman, indah dan ramah lingkungan yang merupakan perwujudan misi 4 yakni Kota Kediri yang aman, nyaman, dan berwawasan lingkungan yang berkelanjutan, Indeks Kota Layak Huni menjadi salah satu indikator utama dalam pengukuran keberhasilan pembangunan. Sejak tahun 2020 – 2023 Kota Kediri telah melakukan pengukuran terhadap ketercapaian kota layak huni. Pada tahun 2021 sebesar 77,80 kategori cukup) atau mengalami peningkatan sebesar 5,2 point dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2022 meningkat 1,67 point menjadi 79,37. dan pada tahun 2023 sebesar 79,83 atau naik sebesar 0,46 dari tahun 2022. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan persepsi masyarakat terhadap pembangunan yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kota Kediri.Penilaian layak huni didasarkan pada persepsi masyarakat. Hal tersebut didasarkan pada pandangan bahwa setiap masyarakat memiliki hak dalam melaksanakan pembangunan di wilayah tempat tinggalnya. Mengingat pula bahwa tujuan dari pembangunan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karenanya, agar tujuan pembangunan sesuai dengan yang diharapkan oleh masyarakat dan juga pemerintah, maka diperlukan persepsi yang sama antarindividu yang terlibat dalam pembangunan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan keruangan. Pendekatan keruangan merupakan pendekatan yang menekankan pada eksistensi ruang (Yunus, 2010). Penelitian ini akan mengkaji keberagaman pemahaman atau persepsi masyarakat terkait pola dan proses yang berlangsung di ruang tempatnya berada atau tinggal.
Tujuan Kegiatan
Kegiatan survey indeks kota layak huni bertujuan untuk mendapatkan respon masyarakat atas kinerja/kualitas pelayanan yang diberikan pemerintah daerah kepada masyarakat guna perbaikan/peningkatan kinerja/kualitas pelayanan secara berkesinambungan.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-06-03 s.d. 2024-06-14
Desain
2024-06-03 s.d. 2024-06-14
Pengumpulan Data
2024-06-19 s.d. 2024-07-26
Pengolahan Data
2024-07-29 s.d. 2024-08-16
Analisis
2024-08-19 s.d. 2024-08-30
Diseminasi Hasil
2024-09-02 s.d. 2024-09-13
Evaluasi
2024-09-17 s.d. 2024-09-18
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Keamanan Kota | Keamanan Kota | tingkat layanan daerah terhadap kondisi lingkungan yang meliputi kriminalitas, pelanggaran peraturan daerah, demo, pencegahan Pelanggaran dan respon aduan masyarakat | 4 bulan |
| Fasilitas Keamanan | Fasilitas Keamanan | tingkat layanan daerah terhadap fasilitas Kesehatan yang meliputi poskamling, pos polisi, Kantor polisi | 4 bulan |
| Politik Kota | Politik Kota | tingkat layanan daerah dalam kebebasan menyampaikan hak dan pendapat | 4 bulan |
| Keselamatan Kota | Keselamatan Kota | tingkat layanan daerah terhadap kesiapsiagaan bencana yang meliputi informasi bencana, kecepatan penanganan bencana dan simulasi penanganan bencana. | 4 bulan |
| Kesehatan Kota | Kesehatan Kota | tingkat layanan daerah terhadap kesehatan kota yang meliputi pengelolaan limbah, air bersih dan PHBS | 4 bulan |
| Fasilitas Kesehatan | Fasilitas Kesehatan | tingkat layanan daerah dalam penyediaan fasilitas Kesehatan yang meliputi kuantitas dan kualitas layanan | 4 bulan |
| Kebersihan Kota | Kebersihan Kota | tingkat layanan daerah terhadap kaulitas lingkungan Sungai, jalan dan udara | 4 bulan |
| Persampahan | Persampahan | tingkat layanan daerah terhadap pengelolaan sampah perkotaan yang meliputi pengambilan sampah, sararana dan prasarana persampahan dan pengaduan persampahan. | 4 bulan |
| Pengelolaan Air Bersih | Pengelolaan Air Bersih | tingkat layanan daerah terhadap pengelolaan air bersih yang meliputi ketersediaan air bersih (kualitas dan kuantitas) | 4 bulan |
| Perekonomian Kota | Perekonomian Kota | tingkat layanan daerah terhadap Tingkat perekonomian kota yang meliputi kemudahan mendapatkan pekerjaan, layanan perbankan/bantuan modal, pelatihan usaha dan informasi harga bahan pokok penting. | 4 bulan |
| Fasilitas Ekonomi | Fasilitas Ekonomi | tingkat layanan daerah terhadap fasilitas perekonomian perkotaan yang meliputi kualitas dan kuantitas pasar tradisional, dan sarana perdagangan. | 4 bulan |
| Sektor Informal Kota | Sektor Informal Kota | tingkat layanan daerah terhadap penataan sektor informal kota | 4 bulan |
| Ketercukupan Pangan | Ketercukupan Pangan | tingkat layanan daerah terhadap kemudahan mendapatkan Bahan Pangan Pokok | 4 bulan |
| Informasi Pembangunan dan Partisipasi Masyarakat | Informasi Pembangunan dan Partisipasi Masyarakat | tingkat layanan daerah dalam mendapatkan informasi dan kontribusi pembangunan | 4 bulan |
| Fasilitas Administrasi Pemerintahan dan Pelayanan Publik | Fasilitas Administrasi Pemerintahan dan Pelayanan Publik | tingkat layanan daerah dalam administrasi pemerintahan (kualitas dan kuantitas) | 4 bulan |
| Perumahan | Perumahan | tingkat layanan daerah dalam penyediaan perumahan perkotaan (kualitas dan kuantitas) | 4 bulan |
| Fasilitas Peribadatan/Pelayanan Keagamaan | Fasilitas Peribadatan/Pelayanan Keagamaan | tingkat layanan daerah dalam penyediaan fasilitas peribadatan | 4 bulan |
| Fasilitas Pendidikan | Fasilitas Pendidikan | tingkat layanan daerah dalam penyediaan fasilitas pendidikan (kualitas dan kuantitas) | 4 bulan |
| Fasilitas Taman Kota | Fasilitas Taman Kota | tingkat layanan daerah dalam penyediaan ruang terbuka hijau publik (kualitas dan kuantitas) | 4 bulan |
| Fasilitas Olahraga | Fasilitas Olahraga | tingkat layanan daerah dalam penyediaan fasilitas olahraga (kaulitas dan kuantitas) | 4 bulan |
| Fasilitas Kesenian dan Budaya | Fasilitas Kesenian dan Budaya | tingkat layanan daerah dana penyediaan fasilitas kesenian dan budaya (kualitas dan kuantitas) | 4 bulan |
| Pelestarian Cagar Budaya | Pelestarian Cagar Budaya | tingkat layanan daerah dalam upaya pelestrian cagar budaya | 4 bulan |
| Fasilitas Rekreasi | Fasilitas Rekreasi | tingkat layanan daerah dalam penyediaan fasilitas rekreasi (kaulitas dna kuantitas) | 4 bulan |
| Fasilitas Pejalan Kaki | Fasilitas Pejalan Kaki | tingkat layanan daerah dalam penyediaan fasilitas pejalan kaki | 4 bulan |
| Transportasi | Transportasi | tingkat layanan daerah dalam penyediaan sarana trasnportasi (jalan, jembatan dan fasilitas keselamatan jalan) | 4 bulan |
| Pengelolaan Drainase | Pengelolaan Drainase | tingkat layanan daerah dalam pengelolaan jaringan drainase perkotaan (kualitas dan kuantitas) | 4 bulan |
| Jaringan Telekomunikasi | Jaringan Telekomunikasi | tingkat layanan daerah dalam penyediaan jaringan telekomunikasi (akses internet dan kualitas koneksi) | 4 bulan |
| Kelistrikan | Kelistrikan | tingkat layanan daerah dalam penyediaan jaringan ketenagalistrikan (kualitas dan kuantitas) | 4 bulan |
| Penataan Kota | Penataan Kota | tingkat layanan daerah dalam penataan perkotaan | 4 bulan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | KOTA KEDIRI |
Mengisi Kuesioner Sendiri, Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, CATI
Unit Pengumpulan Data
Individu
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelSINGLE_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_PROBABILITAS
Metode yang Digunakan
SIMPLE_RANDOM_SAMPLING
Kerangka Sampel Tahap Terakhir
LIST_FRAME
Fraksi Sampel Keseluruhan
384/286796
Nilai Perkiraan Sampling Error Variabel Utama
5%
Unit Sampel
Warga Di Kota Kediri Di 46 Kelurahan
Unit Observasi
Warga Kota Kediri
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Ya
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2
Pengumpul data/enumerator: 4
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2024-09-19;
Digital (softcopy): 2024-09-19;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Tingkat layanan daerah dalam upaya pelestrian cagar budaya
-
Tingkat layanan daerah dalam penyediaan fasilitas rekreasi (kaulitas dna kuantitas)
-
Tingkat layanan daerah dalam penyediaan fasilitas olahraga (kaulitas dan kuantitas)
-
Tingkat layanan daerah dalam pengelolaan jaringan drainase perkotaan (kualitas dan kuantitas)
-
Tingkat layanan daerah dalam kebebasan menyampaikan hak dan pendapat
-
Tingkat layanan daerah dalam penyediaan fasilitas peribadatan
-
Tingkat layanan daerah dalam penataan perkotaan
-
Tingkat layanan daerah terhadap penataan sektor informal kota
-
Tingkat layanan daerah terhadap pengelolaan air bersih yang meliputi ketersediaan air bersih (kualitas dan kuantitas)
-
Tingkat layanan daerah terhadap kesiapsiagaan bencana yang meliputi informasi bencana, kecepatan penanganan bencana dan simulasi penanganan bencana.
-
Tingkat layanan daerah terhadap fasilitas perekonomian perkotaan yang meliputi kualitas dan kuantitas pasar tradisional, dan sarana perdagangan.
-
Tingkat layanan daerah terhadap kesehatan kota yang meliputi pengelolaan limbah, air bersih dan PHBS
-
Tingkat layanan daerah terhadap kemudahan mendapatkan Bahan Pangan Pokok
-
Tingkat layanan daerah dalam penyediaan ruang terbuka hijau publik (kualitas dan kuantitas)
-
Tingkat layanan daerah dalam penyediaan sarana trasnportasi (jalan, jembatan dan fasilitas keselamatan jalan)
-
Tingkat layanan daerah terhadap fasilitas Kesehatan yang meliputi poskamling, pos polisi, Kantor polisi
-
Tingkat layanan daerah dalam administrasi pemerintahan (kualitas dan kuantitas)
-
Tingkat layanan daerah dalam penyediaan jaringan telekomunikasi (akses internet dan kualitas koneksi)
-
Jenis sarana/fasilitas yang disediakan oleh pemerintah atau swasta untuk kemudahan masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya.
-
Tingkat layanan daerah dalam penyediaan jaringan ketenagalistrikan (kualitas dan kuantitas)
-
Tingkat layanan daerah dalam penyediaan fasilitas pendidikan (kualitas dan kuantitas)
-
Tingkat layanan daerah terhadap kondisi lingkungan yang meliputi kriminalitas, pelanggaran peraturan daerah, demo, pencegahan Pelanggaran dan respon aduan masyarakat
-
Tingkat layanan daerah dalam penyediaan fasilitas pejalan kaki
-
Tingkat layanan daerah dalam penyediaan fasilitas Kesehatan yang meliputi kuantitas dan kualitas layanan
-
Tingkat layanan daerah terhadap pengelolaan sampah perkotaan yang meliputi pengambilan sampah, sararana dan prasarana persampahan dan pengaduan persampahan.
-
Tingkat layanan daerah dana penyediaan fasilitas kesenian dan budaya (kualitas dan kuantitas)
-
Tingkat layanan daerah terhadap Tingkat perekonomian kota yang meliputi kemudahan mendapatkan pekerjaan, layanan perbankan/bantuan modal, pelatihan usaha dan informasi harga bahan pokok penting.
-
Tingkat layanan daerah dalam penyediaan perumahan perkotaan (kualitas dan kuantitas)
-
Tingkat layanan daerah terhadap kaulitas lingkungan Sungai, jalan dan udara
-
Tingkat layanan daerah dalam mendapatkan informasi dan kontribusi pembangunan
Indikator Kegiatan
-
Indeks Kota Layak Huni merupakan sebuah upaya untuk mengenali tingkat kenyamanan kota. Indeks ini didasarkan atas indikator subyektif warga kota terhadap kotanya, mengenai kelayakhunian kota tempat tinggalnya. Tindak lanjut dari indeks ini dapat dimanfaatkan bagi stakeholders dalam proses perencanaan....