Detail Metadata Kegiatan Statistik
SURVEY SKOR POLA PANGAN HARAPAN KABUPATEN TULUNGAGUNG 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanSURVEY SKOR POLA PANGAN HARAPAN KABUPATEN TULUNGAGUNG
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-25.3504.002
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Raya Wonorejo, Sumbergempol, Tulungagung
| Telepon: | (0355) 326459 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dketahananpanganta@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | TRI WAHYUNINGTYAS, SP., M.Agr |
| Jabatan: | KEPALA BIDANG KONSUMSI DAN KEAMANAN PANGAN |
| Alamat: | Jalan Wonorejo Kecamatan Sumbergempol |
| Telepon: | 081335704441 |
| Faksimile: | - |
| Email: | triwahyuningtyas070@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPola konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman (B2SA) merupakan pola konsumsi pangan ideal, yang dicerminkan oleh skor Pola Pangan Harapan (PPH). Nilai/skor mutu PPH ini dapat memberikan informasi mengenai pencapaian kuantitas dan kualitas konsumsi, yang menggambarkan pencapaian ragam (diversifikasi) konsumsi pangan. Semakin besar skor PPH maka kualitas konsumsi pangan dalam artian jumlah dan keragaman konsumsi dinilai semakin baik. Skor PPH merupakan indikator mutu gizi dan keragaman konsumsi pangan sehingga dapat digunakan untuk merencanakan kebutuhan konsumsi pangan pada tahun-tahun mendatang. Dengan pendekatan PPH, maka perencanaan produksi dan penyediaan pangan dapat didasarkan pada patokan imbangan komoditas seperti yang telah dirumuskan dalam PPH untuk mencapai sasaran kecukupan pangan dan gizi penduduk.Capaian skor PPH konsumsi mencerminkan gambaran pola konsumsi pangan masyarakat berbasis 9 kelompok pangan. Dari pola konsumsi pangan tersebut dapat diketahui kelompok pangan yang dikonsumsi berlebih dan kelimpok pangan yang masih kurang dikonsumsi sehingga dapat dipetakan jumlah komoditas yang dikonsumsi oleh masyarakat Kabupaten Tulungagung seperti jumlah konsumsi beras, terigu, daging, ikan, sayuran, dan buah-buahan, dan lainnya. Dengan demikian pengukuran skor PPH ini dapat dijadikan acuan dalam penentuan kebijakan atau langkah untuk mencapai skor PPH ideal sesuai target atau mempertahankan skor PPH yang sudah dicapai. Melalui pengukuran skor PPH juga akan tergambar kecukupan konsumsi energi di Kabupaten Tulungagung dan juga protein yang telah ditargetkan oleh pemerintah selalu meningkat setiap tahun.
Tujuan Kegiatan
Tujuan dilaksanakannya kegiatan Penyusunan Skor Pola Konsumsi Pangan (PPH) adalah:Mengukur skor PPH di Kabupaten Tulungagung dan menganalisis keragaman skor PPH antar wilayah agroekologi di Kabupaten Tulungagung.Memetakan tingkatn konsumsi pangan masyarakat berbasis 9 kelompok pangan dan melakukan analisis kesenjangan konsumsi dengan konsumsi ideal berdasarkan kelompok pangan.Mengidentifikasi penyebab kesenjangan konsumsi antara konsumsi pangan aktual dengan proyeksi konsumsi pangan.Merumuskan kebijakan dan program aksi untuk meningkatkan capaian skor PPH di tahun mendatang.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-07-01 s.d. 2025-07-31
Desain
2025-08-01 s.d. 2025-08-23
Pengumpulan Data
2025-08-24 s.d. 2025-09-20
Pengolahan Data
2025-09-21 s.d. 2025-10-03
Analisis
2025-10-03 s.d. 2025-10-19
Diseminasi Hasil
2025-10-19 s.d. 2025-10-20
Evaluasi
2025-10-21 s.d. 2025-10-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Identitas ART | Identitas | Keterangan identitas anggota (nama status, KK) | Saat pencacahan |
| Pengeluaran pangan | Pengeluaran | Pengeluaran pangan yang dimaksud adalah seluruh pengeluaran utama dan pengeluaran lainnya yang terkait dengan komoditas yang tergolong untuk memenuhi kebutuhan pangan | Sebulan terakhir |
| Pengeluaran non pangan | Pengeluaran | Pengeluaran nonpangan yang dimaksud adalah seluruh pengeluaran utama dan pengeluaran lainnya yang terkait dengan komoditas yang bukan untuk memenuhi kebutuhan pangan | Sebulan terakhir |
| Konsumsi pangan rumah tangga | Konsumsi | Konsumsi pangan rumah tangga adalah jumlah pangan yang dikonsumsi oleh anggota keluarga yang dinyatakan dalam satuan kg, ons, butir, liter, bungkus, potong, porsi | 7 hari terakhir selama periode pencatatan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | TULUNGAGUNG |
Wawancara
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Rumah Tangga
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelMULTI_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
PURPOSIVE_SAMPLING
Unit Sampel
Rumah Tangga
Unit Observasi
Rumah Tangga
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 3
Pengumpul data/enumerator: 7
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2025-10-20;
Data Mikro: -