Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Neraca Bahan Makanan Dan Ketersediaan Pola Pangan Harapan Kabupaten Grobogan 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Neraca Bahan Makanan Dan Ketersediaan Pola Pangan Harapan Kabupaten Grobogan
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pangan Kabupaten Grobogan
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Dr Sutomo No.3 Purwodadi Grobogan 58114
| Telepon: | (0292) 424507 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dkpd@grobogan.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Dinas Pangan |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Yakub Prihatiningsih, S.T., M.Si. |
| Jabatan: | Kepala Bidang Ketersediaan Dan Kerawanan Pangan |
| Alamat: | Jl. Dr Sutomo No. 3, Purwodadi 58114 |
| Telepon: | 0292424507 |
| Faksimile: | 0292424507 |
| Email: | bkpgrobogan@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanMenurut Undang - Undang Nomor 18 Tahun 2012, Pangan Adalah Segala Sesuatu Yang Berasal Dari Sumber Hayati Produk Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Perikanan, Dan Peternakan, Baik Yang Diolah Maupun Tidak Diolah Yang Diperuntukkan Sebagai Makanan Atau Minuman Bagi Konsumsi Manusia, Termasuk Bahan Tambahan Pangan, Bahan Baku Pangan, Dan Bahan Lainnya Yang Digunakan Dalam Proses Penyiapan, Pengolahan, Dan Pembuatan Makanan Dan Minuman. Sedangkan Ketahanan Pangan Menurut Undang -undang Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan Adalah Kondisi Terpenuhinya Pangan Bagi Negara Sampai Dengan Perseorangan, Yang Tercermin Dari Tersedianya Pangan Yang Cukup, Baik Jumlah Maupun Mutunya, Aman, Beragam, Bergizi, Merata, Dan Terjangkau Serta Tidak Bertentangan Dengan Agama, Keyakinan, Dan Budaya Masyarakat, Untuk Dapat Hidup Sehat, Aktif, Dan Produktif Secara Berkelanjutan.
Tujuan Kegiatan
1. Mengetahui Gambaran Pengadaan (produksi, Impor, Stok) Dan Penggunaan Serta Ketersediaan Pangan Untuk Konsumsi Penduduk Di Wilayah Kabupaten Grobogan ; 2. Mengetahui Angka Kecukupan Gizi (akg) Dan Skor Pola Pangan Harapan (pph) Kabupaten Grobogan Tahun 2025 Pada Tingkat Ketersediaan ; 3. Tersediannya Data Dan Informasi Tentang Ketersediaan Pangan Kabupaten Grobogan Sehingga Dapat Dijadikan Acuan Dalam Perencanaan Dan Pengambilan Kebijakan Yang Menyangkut Ketahanan Pangan.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-01-01 s.d. 2025-01-31
Desain
2025-02-01 s.d. 2025-03-31
Pengumpulan Data
2025-04-01 s.d. 2025-07-31
Pengolahan Data
2025-08-01 s.d. 2025-09-30
Analisis
2025-11-01 s.d. 2025-11-30
Diseminasi Hasil
2026-01-01 s.d. 2026-01-31
Evaluasi
2026-02-01 s.d. 2026-02-28
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Produksi | Produksi | Produksi adalah jumlah keseluruhan masing-masing bahan makanan yang dihasilkan dalam bentuk pangan segar yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat. | 1 Tahun |
| Perubahan Stok | Perubahan Stok | Perubahan stok adalah selisih antara stok pada akhir tahun dengan stok pada awal tahun | 1 Tahun |
| Ekspor | Ekspor | Kegiatan mengeluarkan Pangan dari daerah pabean negara Republik Indonesia yang meliputi wilayah darat, perairan, dan ruang udara di atasnya, tempat-tempat tertentu di Zona Ekonomi Eksklusif, dan landas kontinen. | 1 Tahun |
| Impor | Impor | Kegiatan memasukkan Pangan ke dalam daerah pabean negara Republik Indonesia yang meliputi wilayah darat, perairan, dan ruang udara di atasnya, tempat-tempat tertentu di Zona Ekonomi Eksklusif, dan landas kontinen. | 1 Tahun |
| Pakan | Pakan | Pakan merupakan sejumlah bahan makanan yang langsung diberikan kepada ternak peliharaan baik ternak besar, ternak kecil, unggas, maupun ikan. | 1 Tahun |
| Penggunaan Industri Makanan | Food Processed | Penggunaan Industri Makanan merupakan besarnya jumlah bahan pangan yang diolah menjadi produk pangan turunan | 1 Tahun |
| Penggunaan Lain | Penggunaan Lain | Penggunaan Lain adalah jumlah komoditas yang digunakan untuk industri non-pangan, misalnya industri minyak untuk sabun, biofuel, dll | 1 Tahun |
| Benih/Bibit | Benih/Bibit | Benih adalah istilah yang dipakai untuk bahan dasar pemeliharaan tanaman dan bibit adalah istilah yang dipakai untuk bahan dasar pemeliharaan hewan | 1 Tahun |
| Tececer | Tececer | Tercecer (Loss) adalah sejumlah bahan makanan yang hilang atau rusak sehingga tidak dapat dimakan oleh manusia, yang terjadi secara tidak sengaja mulai dari panen, pengolahan pasca panen, penyimpanan, pendistribusian hingga tersedia di pasar, sehingga mengurangi ketersediaan bahan pangan untuk dikonsumsi. | 1 Tahun |
| Bahan Makanan | Bahan Makanan | Bahan Makanan | 1 Tahun |
| Ketersediaan perkapita | Ketersediaan pangan | Kondisi tersedianya Pangan dari hasil produksi dalam negeri dan Cadangan Pangan Nasional serta impor apabila kedua sumber utama tidak dapat memenuhi kebutuhan | 1 Tahun |
| Jenis Bahan Makanan | Jenis Bahan Makanan | Jenis Bahan Makanan | 1 Tahun |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TENGAH | GROBOGAN |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : Ms. Excel
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Kabupaten
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : monitoring
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Kabupaten
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2026-01-31;
Digital (softcopy): 2026-01-27;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Perubahan stok adalah selisih antara stok pada akhir tahun dengan stok pada awal tahun
-
Bahan Makanan
-
Penggunaan Lain adalah jumlah komoditas yang digunakan untuk industri non-pangan, misalnya industri minyak untuk sabun, biofuel, dll
-
Produksi adalah jumlah keseluruhan masing-masing bahan makanan yang dihasilkan dalam bentuk pangan segar yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat.
-
Benih adalah istilah yang dipakai untuk bahan dasar pemeliharaan tanaman dan bibit adalah istilah yang dipakai untuk bahan dasar pemeliharaan hewan
-
Kegiatan memasukkan Pangan ke dalam daerah pabean negara Republik Indonesia yang meliputi wilayah darat, perairan, dan ruang udara di atasnya, tempat-tempat tertentu di Zona Ekonomi Eksklusif, dan landas kontinen.
-
Kegiatan memasukkan Pangan ke dalam daerah pabean negara Republik Indonesia yang meliputi wilayah darat, perairan, dan ruang udara di atasnya, tempat-tempat tertentu di Zona Ekonomi Eksklusif, dan landas kontinen.
-
Penggunaan Industri Makanan merupakan besarnya jumlah bahan pangan yang diolah menjadi produk pangan turunan
-
Pakan merupakan sejumlah bahan makanan yang langsung diberikan kepada ternak peliharaan baik ternak besar, ternak kecil, unggas, maupun ikan.
-
Tercecer (Loss) adalah sejumlah bahan makanan yang hilang atau rusak sehingga tidak dapat dimakan oleh manusia, yang terjadi secara tidak sengaja mulai dari panen, pengolahan pasca panen, penyimpanan, pendistribusian hingga tersedia di pasar, sehingga mengurangi ketersediaan bahan pangan untuk dikonsumsi.
-
Jenis Bahan Makanan
-
Kondisi tersedianya Pangan dari hasil produksi dalam negeri dan Cadangan Pangan Nasional serta impor apabila kedua sumber utama tidak dapat memenuhi kebutuhan
Indikator Kegiatan
-
Ketersediaan per kapita adalah sejumlah bahan makanan yang tersedia untuk dikonsumsi penduduk Kabupaten Grobogan dalam suatu kurun waktu 1 tahun, baik dalam bentuk natura maupun dalam bentuk unsur gizinya.
-
Merupakan total kebutuhan pangan suatu wilayah dalam periode tertentu, yang dihitung dari penjumlahan penggunaan untuk pakan, bibit, industri (makanan dan non-makanan), tercecer, dan bahan makanan yang tersedia untuk dikonsumsi manusia.
-
Penyediaan (supply) suatu komoditas bahan makanan diperoleh dari produksi dikurangi perubahan stok, ditambah dengan impor dan dikurangi ekspor.