Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Penghitungan dan Analisis Kemiskinan Makro di Indonesia 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Penghitungan dan Analisis Kemiskinan Makro di Indonesia
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Demografi dan Kependudukan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Dasar
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDirektorat Statistik Ketahanan Sosial
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Dr. Sutomo 6-8 Jakarta 10710 Indonesia
| Telepon: | Telp (62-21) 3841195, 3842508, 3810291 |
| Faksimile: | Faks (62-21) 3857046 |
| Email: | dithansos@bps.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Deputi Bidang Statistik Sosial |
| Eselon 2: | Direktur Statistik Ketahanan Sosial |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Nur Sahrizal S.si, M.si |
| Jabatan: | Statistisi Ahli Madya |
| Alamat: | Badan Pusat Statistik Jl. Dr Sutomo 6 - 8 |
| Telepon: | 0000 |
| Faksimile: | - |
| Email: | Rizal@bps.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanKemiskinan merupakan isu global maupun nasional sehingga masih menjadi perhatian banyak pihak. Untuk keperluan perencanaan, monitoring, dan evaluasi berbagai program penanggulangan kemiskinan maka diperlukan sejumlah indikator yang menunjukkan status dan perkembangan penduduk miskin di Indonesia.
Tujuan Kegiatan
Mendukung penyediaan data kemiskinan
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-01-02 s.d. 2024-02-28
Desain
2024-01-02 s.d. 2024-02-28
Pengumpulan Data
2024-03-01 s.d. 2024-03-31
Pengolahan Data
2024-06-14 s.d. 2024-10-17
Analisis
2024-07-15 s.d. 2024-10-31
Diseminasi Hasil
2024-10-01 s.d. 2024-11-15
Evaluasi
2024-11-15 s.d. 2024-11-30
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Penduduk Miskin | Penduduk Miskin | Penduduk yang memiliki rata- rata pengeluaran perkapita perbulan dibawah garis kemiskinan | 2024 |
| Garis Kemiskinan | Garis Kemiskinan | Representase dari jumlah rupiah minimum yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pokok minimun makanan yang setara dengan 2100 kkal/kapita/hari dan kebutuhan pokok bukan makanan. | 2024 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SELURUH_WILAYAH_INDONESIA
Metode Pengumpulan Data
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : Silastik
Unit Pengumpulan Data
Individu, Rumah Tangga
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : Pengolahan Kelengkapan Data
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataCoding, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu, Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Nasional
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2024-11-15;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Seluruh pengeluaran rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan konsumsi makanan dan non makanan
Indikator Kegiatan
-
Banyaknya penduduk yang tidak mampu memenuhi hak dasar (hak atas pangan, sandang, layanan kesehatan, layanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, dan/atau perumahan) secara layak dan mandiri; atau penduduk yang memiliki rata- rata pengeluaran per kapita sebulan di bawah garis kemiskinan.
-
Ukuran rata-rata kesenjangan pengeluaran masing-masing penduduk miskin terhadap garis kemiskinan. Indeks ini dapat menunjukan sejauh mana penduduk miskin berada di bawah garis kemiskinan.
-
Bagian dari populasi penduduk, yang tidak mampu memenuhi hak dasar (hak atas pangan, sandang, layanan kesehatan, layanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, dan/atau perumahan) secara layak dan mandiri, dan rata-rata pengeluaran per kapita di bawah garis kemiskinan.
-
Gambaran mengenai penyebaran pengeluaran di antara penduduk miskin.