Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Melawi 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Melawi
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pemberdayaan Perempuan, Anak, Pengendalian Penduduk dan KB
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Provinsi Nanga Pinoh-Kotabaru KM 7, Nanga Pinoh
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | seksitkamelawi@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Dra. Hj. Marniyati |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Hj. Khairunnisa, S.Sos., Map. |
| Jabatan: | Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Dan Keluarga Sejahtera |
| Alamat: | - |
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | seksitkamelawi@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPemerintah Telah Menunjukkan Komitmennya Untuk Menurunkan Angka Prevalensi Stunting Di Indonesia Dengan Menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Prevalensi Stunting. Tugas Tersebut Diamanahkan Kepada Kepala Bkkbn Sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Angka Prevalensi Stunting Indonesia (ran Pasti), Sebagaimana Tercantum Dalam Peraturan Kepala Bkkbn Nomor 12 Tahun 2021. Mewujudkan Generasi Emas 2045 Adalah Impian Indonesia. Diharapkan, Pada Usia 100 Tahun, Indonesia Mampu Memanfaatkan Peluang Bonus Demografi Dengan Tersedianya Sumber Daya Manusia Berkualitas, Yaitu Sumber Daya Manusia Yang Sehat, Cerdas, Kreatif, Dan Berdaya Saing. Kunci Utama Mewujudkan Impian Ini Adalah Menyiapkan Generasi Penerus Bangsa Yang Berkualitas. Salah Satu Tantangan Pembangunan Manusia Indonesia Yang Berkualitas Adalah Stunting. Stunting Adalah Kondisi Gagal Tumbuh Pada Anak Akibat Kekurangan Asupan Gizi Dalam Jangka Waktu Yang Lama. Dampak Jangka Pendek Stunting Mencakup Terganggunya Perkembangan Otak, Kecerdasan, Pertumbuhan Fisik, Serta Metabolisme. Dampak Jangka Panjangnya Meliputi Menurunnya Kemampuan Kognitif, Kesulitan Belajar, Lemahnya Kekebalan Tubuh Yang Membuat Anak Rentan Sakit, Serta Risiko Tinggi Terkena Penyakit Metabolik. Ketika Dewasa, Anak Yang Mengalami Stunting Akan Memiliki Tubuh Pendek, Produktivitas Rendah, Dan Daya Saing Yang Lemah Di Dunia Kerja. Stunting Merupakan Ancaman Utama Bagi Terwujudnya Sumber Daya Manusia Berkualitas Di Indonesia. Hasil Survei Status Gizi Balita Indonesia (ssgbi) Menunjukkan Bahwa Prevalensi Stunting Di Indonesia Pada Tahun 2019 Berhasil Ditekan Menjadi 27,67 Persen Dari 37,8 Persen Pada Tahun 2013. Namun, Angka Ini Masih Lebih Tinggi Dari Batas Toleransi Maksimal Yang Ditetapkan Oleh Who. Untuk Mempercepat Penurunan Prevalensi Stunting, Presiden Republik Indonesia Telah Mencanangkan Target Optimis 14 Persen Pada Tahun 2023. Percepatan Penurunan Stunting Membutuhkan Strategi Dan Metode Baru Yang Lebih Kolaboratif Dan Berkesinambungan, Dari Hulu Hingga Hilir. Salah Satu Strategi Baru Dalam Percepatan Penurunan Stunting Adalah Pendekatan Keluarga Melalui Pendampingan Keluarga Berisiko Stunting. Sasaran Utamanya Adalah Calon Pengantin (catin), Calon Pasangan Usia Subur (pus), Ibu Hamil, Ibu Menyusui, Hingga Anak Usia 0-59 Bulan. Dalam Pelaksanaan Pendampingan Keluarga Berisiko Stunting, Dibutuhkan Kolaborasi Di Tingkat Lapangan Antara Bidan, Kader Tim Penggerak Pemberdayaan Dan Kesejahteraan Keluarga, Serta Kader Keluarga Berencana. Tim Pendamping Keluarga Akan Menjadi Ujung Tombak Percepatan Penurunan Stunting, Dengan Fokus Utama Pada Pencegahan Sejak Proses Inkubasi Hingga Penanganan Faktor-faktor Langsung Penyebab Stunting. Mengingat Pentingnya Peran Pendamping Keluarga Berisiko Stunting Dalam Percepatan Penurunan Stunting, Diperlukan Sumber Daya Pendampingan Yang Berkualitas. Panduan Ini Menjadi Dasar Pelaksanaan Pendampingan Keluarga Serta Pembentukan Tim Pendamping Keluarga Oleh Tim Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting Di Tingkat Provinsi, Kabupaten/kota, Kecamatan, Dan Desa/kelurahan.
Tujuan Kegiatan
Tujuan Strategi Nasional Penurunan Stunting Pada Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021. Mempunyai Tujuan Sebagai Berikut: (a) Menurunkan Prevalensi Stunting, (b) Meningkatkan Kualitas Penyiapan Kehidupan Berkeluarga, ( C ) Menjamin Pemenuhan Asupan Gizi; (d) Memperbaiki Pola Asuh; (e) Meningkatkan Akses Dan Mutu Pelayanan Kesehatan; Dan (f) Meningkatkan Akses Air Minum Dan Sanitasi. Dengan Menyasar Kelompok Sasaran Yaitu Remaja, Calon Pengantin, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, Dan Anak Berusia 0 - 59 Bulan.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-01-02 s.d. 2024-02-28
Desain
2024-01-02 s.d. 2024-02-28
Pengumpulan Data
2024-03-01 s.d. 2024-11-29
Pengolahan Data
2024-04-01 s.d. 2024-11-29
Analisis
2024-10-01 s.d. 2024-12-30
Diseminasi Hasil
2025-01-01 s.d. 2025-01-31
Evaluasi
2025-01-02 s.d. 2025-02-28
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Tempat Tinggal | Tempat Tinggal | Tempat Tinggal | Saat Pendataan |
| Jumlah Anggota Keluarga | Jumlah Anggota Keluarga | Banyaknya anggota keluarga | Saat Pendataan |
| Umur Bayi | Umur Bayi | Umur Bayi | Saat Pendataan |
| Kondisi Jamban Keluarga | Kondisi Jamban Keluarga | Kondisi kelayakan Jamban Keluarga | Saat Pendataan |
| Umur Ibu | Umur Ibu | Umur Ibu | Saat Pendataan |
| Jenis KB | Jenis KB | Jenis KB yang digunakan | Saat Pendataan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| KALIMANTAN BARAT | MELAWI |
Wawancara
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Rumah Tangga
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 11
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataData Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Tidak
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-01-01;
Digital (softcopy): -
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Umur Bayi dalam bulan
-
Umur Ibu
-
Kondisi Jamban Keluarga
-
Jumlah Anggota Keluarga
-
Alamat lengkap tempat tinggal sekarang yang mencakup nama jalan, nomor rumah, lingkungan, dan keterangan lainnya seperti kode pos
-
Jenis KB yang digunakan oleh ibu
Indikator Kegiatan
-
Bagian dari populasi anak balita pada waktu tertentu, yang bertubuh pendek dan sangat pendek ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar.