Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei Usaha Garam Rakyat Nasional 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei Usaha Garam Rakyat Nasional
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-25.0000.002
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraKementerian Kelautan dan Perikanan
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
JL. Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat
| Telepon: | (021) 3519133 |
| Faksimile: | (021) 3519133 |
| Email: | statistik@kkp.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan |
| Eselon 2: | Direktorat Sumber Daya Kelautan |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Mohamad Zaki Mahasin, S.Pi, M.Pi |
| Jabatan: | Ketua Tim Kerja Garam |
| Alamat: | Gedung Mina Bahari II Lantai II, Jl. Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat |
| Telepon: | 0213519070 |
| Faksimile: | - |
| Email: | mohamad.mahasin@kkp.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanGaram adalah salah satu komoditas pangan yang menjadi salah satu komoditas strategis bahan pangan masyarakat. Garam tidak hanya digunakan untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga, tetapi juga digunakan sebagai bahan baku industri, seperti industri aneka pangan, industri petrokimia, industri pulp dan kertas, industri farmasi, dan industri pertambangan. Kebutuhan garam dari tahun ke tahun terus meningkat seiring pertambahan jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi. Oleh karenanya tidak berlebihan apabila produksi garam nasional menjadi salah satu sasaran pokok pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional.Pendataan usaha garam rakyat telah dilakukan sejak tahun 2013 melalui kegiatan Pilot Project di tujuh kabupaten/ kota sentra garam di Provinsi Jawa Timur. Kegiatan pendataan usaha garam rakyat secara lengkap dilakukan pada tahun 2016, sementara pada tahun-tahun setelahnya dilakukan secara sampel. Pada tahun 2019 selain dilakukan survei secara sampel juga telah dilakukan kegiatan updating data petambak di seluruh provinsi produsen garam. Pendataan Usaha Garam Tahun 2025 merupakan kelanjutan dari survei-survei tahun sebelumnya. Kegiatan ini dilakukan dengan melakukan kunjungan ke petambak terpilih, dimulai pada awal bulan Agustus 2025 dan selanjutnya akan dikunjungi secara berkala di setiap awal bulan berikutnya hingga Desember 2025. Diharapkan kegiatan Pendataan Usaha Garam ini dapat menghasilkan data produksi usaha garam rakyat beserta karakteristik petambak yang dapat digunakan oleh pemerintah untuk mengambil kebijakan yang tepat sasaran. Selain itu, hasil pendataan ini diharapkan pula dapat bermanfaat bagi para pemangku kepentingan garam lainnya.
Tujuan Kegiatan
Menghasilkan data dan karakteristik usaha garamsebagai berikut: - Volume dan Nilai Produksi garam nasional menurutkualitas dan penggunaan teknologi; - Luas lahan garam rakyat pada lahan integrasi dannon integrasi; - Harga perolehan dan harga penjualan garam; - Stok garam pada awal dan akhir periode; dan - Lamanya periode yang diperlukan dalam menghasilkan garam.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-01-01 s.d. 2025-05-31
Desain
2025-01-01 s.d. 2025-05-31
Pengumpulan Data
2025-06-01 s.d. 2025-12-31
Pengolahan Data
2025-07-01 s.d. 2025-12-31
Analisis
2025-08-01 s.d. 2026-01-31
Diseminasi Hasil
2025-08-01 s.d. 2026-02-28
Evaluasi
2026-03-01 s.d. 2026-03-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Media Utama | Media; Garam | Lingkungan atau sumber utama tempat garam terbentuk, tersimpan, dan diekstraksi. | Januari - Desember 2025 |
| Status Penggarap | Penggarap | Kedudukan seseorang yang mengelola atau menggarap tanah atau sumber daya alam tertentu | Januari - Desember 2025 |
| Luas Tambak Garam | Lahan; Garam | Luas tempat usaha produksi garam secara keseluruhan dalam satu hamparan, terdiri dari Kolam Air Muda (Bozem), Lahan Peminihan, dan Meja Garam/Kristalisasi | Januari - Desember 2025 |
| Teknologi | Teknologi | Suatu metode yang digunakan dalam produksi garam. Media Tambak : Tradisional, Geomembran, Metode Prisma, Metode Tunnel. Media Non Tambak : Perebusan Tradisional, Perebusan Tunnel, Palung | Januari - Desember 2025 |
| Lamanya Pengkristalan | Kristal | Waktu yang diperlukanmulai dari air tua masukke meja kristalisasihingga garam dipanen,biasanya 3-14 hari | Januari - Desember 2025 |
| Produksi Garam | Produksi; Garam | Banyaknya garam yang dihasilkan penggarap dari lahan tambak atau non tambak | Januari - Desember 2025 |
| Stok Garam | Stok; Garam | Banyaknya garam yang belum dijual pada kondisi akhir bulan. Stok garam yang dimaksud adalah stok dari hasil produksi di lahan, bukan pembelian dari tempat lain | Januari - Desember 2025 |
| Kualitas | Kualitas | Jenis kualitas garam merujuk pada SNI 4435:2017 | Januari - Desember 2025 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| ACEH | ACEH SELATAN |
| ACEH | ACEH TIMUR |
| ACEH | ACEH BESAR |
| ACEH | PIDIE |
| ACEH | BIREUEN |
| ACEH | ACEH UTARA |
| ACEH | ACEH BARAT DAYA |
| ACEH | PIDIE JAYA |
| JAWA BARAT | CIREBON |
| JAWA BARAT | INDRAMAYU |
| JAWA BARAT | KARAWANG |
| JAWA TENGAH | GROBOGAN |
| JAWA TENGAH | REMBANG |
| JAWA TENGAH | PATI |
| JAWA TENGAH | JEPARA |
| JAWA TENGAH | DEMAK |
| JAWA TENGAH | BREBES |
| JAWA TIMUR | PROBOLINGGO |
| JAWA TIMUR | PASURUAN |
| JAWA TIMUR | SIDOARJO |
| JAWA TIMUR | TUBAN |
| JAWA TIMUR | LAMONGAN |
| JAWA TIMUR | GRESIK |
| JAWA TIMUR | BANGKALAN |
| JAWA TIMUR | SAMPANG |
| JAWA TIMUR | PAMEKASAN |
| JAWA TIMUR | SUMENEP |
| JAWA TIMUR | KOTA PASURUAN |
| JAWA TIMUR | KOTA SURABAYA |
| BALI | KLUNGKUNG |
| BALI | KARANGASEM |
| BALI | BULELENG |
| NUSA TENGGARA BARAT | LOMBOK BARAT |
| NUSA TENGGARA BARAT | LOMBOK TENGAH |
| NUSA TENGGARA BARAT | LOMBOK TIMUR |
| NUSA TENGGARA BARAT | SUMBAWA |
| NUSA TENGGARA BARAT | BIMA |
| NUSA TENGGARA BARAT | KOTA BIMA |
| NUSA TENGGARA TIMUR | SUMBA TIMUR |
| NUSA TENGGARA TIMUR | KUPANG |
| NUSA TENGGARA TIMUR | TIMOR TENGAH SELATAN |
| NUSA TENGGARA TIMUR | TIMOR TENGAH UTARA |
| NUSA TENGGARA TIMUR | BELU |
| NUSA TENGGARA TIMUR | LEMBATA |
| NUSA TENGGARA TIMUR | FLORES TIMUR |
| NUSA TENGGARA TIMUR | ENDE |
| NUSA TENGGARA TIMUR | MANGGARAI |
| NUSA TENGGARA TIMUR | ROTE NDAO |
| NUSA TENGGARA TIMUR | NAGEKEO |
| NUSA TENGGARA TIMUR | SABU RAIJUA |
| NUSA TENGGARA TIMUR | MALAKA |
| SULAWESI TENGAH | KOTA PALU |
| SULAWESI SELATAN | KEPULAUAN SELAYAR |
| SULAWESI SELATAN | JENEPONTO |
| SULAWESI SELATAN | TAKALAR |
| SULAWESI SELATAN | PANGKAJENE DAN KEPULAUAN |
| GORONTALO | POHUWATO |
Wawancara
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Usaha/perusahaan
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelMULTI_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_PROBABILITAS
Metode yang Digunakan
STRATIFIED_RANDOM_SAMPLING
Kerangka Sampel Tahap Terakhir
AREA_FRAME
Fraksi Sampel Keseluruhan
n/N = 0,1184 dengan jumlah sampel 2.953 dari jumlah populasi 24.929
Nilai Perkiraan Sampling Error Variabel Utama
5%
Unit Sampel
Lahan garam terpilih
Unit Observasi
Usaha/Petambak garam pada lahan garam terpilih
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Ya
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi, Lainnya : Monitoring kualitas
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 67
Pengumpul data/enumerator: 145
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Usaha/perusahaan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Nasional
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2026-05-31;
Digital (softcopy): 2026-02-28;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Banyaknya garam yang dihasilkan penggarap dari lahan tambak atau non tambak
-
Kedudukan seseorang yang mengelola atau menggarap tanah atau sumber daya alam tertentu
-
Nama wilayah administratif yang menjadi wilayah kerja bagi bupati/wali kota dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan umum di wilayah daerah kabupaten/kota.
-
Suatu metode atau cara penerapan dan pemanfaatan pengetahuan yang digunakan dalam produksi garam yang bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen
-
Nama wilayah administratif yang menjadi wilayah kerja bagi gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat dan wilayah kerja bagi gubernur dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan umum di wilayah daerah provinsi.
-
Lingkungan atau sumber utama tempat garam terbentuk, tersimpan, dan diekstraksi.
-
luas tempat usaha produksi garam secara keseluruhan dalam satu hamparan
Indikator Kegiatan
-
Luas kolam dalam satu hamparan di tepi laut yang diberi pematang dan digunakan untuk menghasilkan garam.
-
Garam yang dihasilkan oleh petambak garam dan PT. Garam dalam satu periode waktu berjalan.
-
Jumlah garam yang dihasilkan oleh petambak garam tradisional atau masyarakat yang mengelola tambak garam secara mandiri
-
Rata-rata jumlah garam yang dihasilkan oleh petambak garam tradisional atau masyarakat yang mengelola tambak garam secara mandiri setiap 1 (satu) hektar lahan.