Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Laporan Evaluasi Kegiatan Smart City Kabupaten Sidoarjo 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Laporan Evaluasi Kegiatan Smart City Kabupaten Sidoarjo
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Teknologi Informasi dan Komunikasi
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-24.3515.109
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Diponegoro 139 Sidoarjo
| Telepon: | 081553665616 |
| Faksimile: | 0318073915 |
| Email: | statistikkominfo@sidoarjokab.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Bupati Sidoarjo |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | FARKHAN, SH, MM |
| Jabatan: | Kepala Bidang Tata Kelola Informatika |
| Alamat: | Jl. DIPONEGORO 139 SIDOARJO |
| Telepon: | (031) 8071604 |
| Faksimile: | - |
| Email: | bidangstatistikkominfosda@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPersaingan global kini beralih dari tingkat negara ke tingkat kota atau daerah. Kota-kota seperti Jakarta dan Surabaya bersaing dengan kota-kota internasional seperti Singapura dan Tokyo untuk menarik investasi, perdagangan, dan wisata, sambil memenuhi harapan masyarakat akan lingkungan yang nyaman, inovatif, dan berkelanjutan.Tren urbanisasi global menunjukkan bahwa lebih dari separuh populasi dunia kini tinggal di daerah urban, dan angka ini diperkirakan akan terus meningkat hingga 66% pada tahun 2050. Urbanisasi kini tidak hanya melibatkan migrasi fisik tetapi juga perubahan gaya hidup dan interaksi sosial.Digitalisasi telah memperluas arti urbanisasi dan mempercepat proses perubahan, menciptakan kota-kota dengan tantangan baru seperti kemacetan dan polusi. Untuk mengatasi tantangan ini, pembangunan Smart City yang mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sebagai enabler menjadi solusi yang semakin penting. Contoh sukses Smart City di berbagai kota global menunjukkan bahwa solusi harus disesuaikan dengan masalah spesifik kota tersebut.Pembangunan Smart City perlu diintegrasikan dengan perencanaan kawasan yang memperhatikan kriteria Tematik, Holistik, Integratif, dan Spasial (T-H-I-S) untuk menciptakan kolaborasi yang efektif antara daerah.
Tujuan Kegiatan
a. Menciptakan integrasi, sinkronisasi, dan sinergi antara perencanaan pengembangan Smart City di tingkat pusat dan daerah;b. Menyediakan landasan materi dan implementasi praktis rencana pengembangan daerah berdasarkan konsep Smart City;c. Menjamin terakomodasinya sasaran pembangunan di dalam RPJMN dalam dokumen perencanaan Smart City daerah;d. Mendorong proses pengembangan Smart City yang efektif, efisien, inklusif, dan partisipatif.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-08-21 s.d. 2024-08-30
Desain
2024-08-23 s.d. 2024-08-30
Pengumpulan Data
2024-09-01 s.d. 2024-09-07
Pengolahan Data
2024-09-08 s.d. 2024-09-14
Analisis
2024-09-15 s.d. 2024-09-30
Diseminasi Hasil
2024-11-20 s.d. 2024-11-28
Evaluasi
2024-12-02 s.d. 2024-12-10
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Smart Governance | Smart Governance dapat diartikan sebagai tata kelola kota yang pintar, dimana komponen tata kelola ini umumnya menyoroti tata kelola dari pemerintah daerah sebagai institusi yang mengendalikan sendi-sendi kehidupan kota. | Smart Governance dapat diartikan sebagai tata kelola kota yang pintar, dimana komponen tata kelola ini umumnya menyoroti tata kelola dari pemerintah daerah sebagai institusi yang mengendalikan sendi-sendi kehidupan kota. | 2024 |
| Smart Branding | Smart Branding adalah inovasi dalam memasarkan daerahnya sehingga mampu meningkatkan daya saing daerah dengan mengembankan tiga elemen, yaitu pariwisata, bisnis, dan wajah kota. | Smart Branding adalah inovasi dalam memasarkan daerahnya sehingga mampu meningkatkan daya saing daerah dengan mengembankan tiga elemen, yaitu pariwisata, bisnis, dan wajah kota. | 2024 |
| Smart Economy | Smart economy dalam dalam Smart City dimaksudkan untuk mewujudkan ekosistem perekonomian di daerah yang mampu memenuhi tantangan di era informasi yang disruptif dan menuntut tingkat adaptasi yang cepat seperti saat ini. | Smart economy dalam dalam Smart City dimaksudkan untuk mewujudkan ekosistem perekonomian di daerah yang mampu memenuhi tantangan di era informasi yang disruptif dan menuntut tingkat adaptasi yang cepat seperti saat ini. | 2024 |
| Smart Living | Smart living menjadi salah satu dimensi dalam Smart City untuk menjamin kelayakan taraf hidup masyarakat di dalamnya. Kelayakan taraf hidup ini dapat dinilai dari tiga elemen, yaitu kelayakan pola hidup, kelayakan kualitas kesehatan, dan kelayakan moda transportasi untuk mendukung mobilitas orang dan barang di dalam sebuah Smart City. | Smart living menjadi salah satu dimensi dalam Smart City untuk menjamin kelayakan taraf hidup masyarakat di dalamnya. Kelayakan taraf hidup ini dapat dinilai dari tiga elemen, yaitu kelayakan pola hidup, kelayakan kualitas kesehatan, dan kelayakan moda transportasi untuk mendukung mobilitas orang dan barang di dalam sebuah Smart City. | 2024 |
| Smart Society | Smart society sebagai bagian dari Smart City merupakan dimensi yang banyak membahas tentang manusia sebagai unsur utama sebuah kota. | Smart society sebagai bagian dari Smart City merupakan dimensi yang banyak membahas tentang manusia sebagai unsur utama sebuah kota. | 2024 |
| Smart Environment | Dimensi keenam dalam sebuah Smart City adalah pengelolaan lingkungan yang pintar, dimana yang dimaksud dengan pintar adalah adanya perhatian bagi lingkungan hidup dalam pembangunan kota yang sama besarnya dengan perhatian yang diberikan terhadap pembangunan infrastruktur fisik maupun pembangunan bagi sarana dan prasarana bagi warga. | Dimensi keenam dalam sebuah Smart City adalah pengelolaan lingkungan yang pintar, dimana yang dimaksud dengan pintar adalah adanya perhatian bagi lingkungan hidup dalam pembangunan kota yang sama besarnya dengan perhatian yang diberikan terhadap pembangunan infrastruktur fisik maupun pembangunan bagi sarana dan prasarana bagi warga. | 2024 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
SEMESTERAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | SIDOARJO |
Pengamatan
Sarana Pengumpulan Data
CAPI, Lainnya : Spreadsheet
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Perangkat Daerah
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit)
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2
Pengumpul data/enumerator: 3
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Perangkat Daerah
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2024-12-10;
Digital (softcopy): 2024-12-10;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Mencakup pelaksanaan rencana yang ada di masterplan smartcity untuk menilai sejauh mana setiap rencana dijalankan oleh pemerintah daerah.
-
Terbentuknya pondasi untuk pelaksanaan program smart city, untuk menilai sejauh mana pemerintah Kabupaten/Kota menyiapkan kebijakan, kelembagaan serta anggaran untuk program smartcity
-
Manfaat yang dirasakan masyarakat atas implementasi program smarcity untuk mengukur manfaat dari pelayanan publik bagi masyarakat, keterlibatan masyarakat serta keberlanjutan program yang telah berjalan.
-
Tingkat inovasi program percepatan smartcity untuk menilai kreativitas dan daya inovasi pada program percepatan(quick win)
-
Menggambarkan penilaian terhadap peraturan untuk menetapkan dokumen masterplan kota cerdas (smart city) di Kabupaten/Kota, aktivitas dewan smart city dan tim pelaksana smart city dan realisasi program dan rencana aksi smartcity di tahun sebelumnya.
Indikator Kegiatan
-
Tingkat Perbaikan yang terjadi pada tiap daerah setelah mengikuti Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City)
-
Tingkat pembangunan smart city dari masing-masing daerah yang diperoleh dari rata-rata bobot (performance).