Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Statistik Kemiskinan dan Ketimpangan Indonesia 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Statistik Kemiskinan dan Ketimpangan Indonesia
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Perlindungan Sosial dan Kesejahteraan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Dasar
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDirektorat Statistik Ketahanan Sosial
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Dr. Sutomo 6-8 Jakarta 10710 Indonesia
| Telepon: | Telp (62-21) 3841195, 3842508, 3810291 |
| Faksimile: | Faks (62-21) 3857046 |
| Email: | dithansos@bps.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Deputi Bidang Statistik Sosial |
| Eselon 2: | Direktur Statistik Ketahanan Sosial |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Nur Sahrizal |
| Jabatan: | Statistisi Ahli Madya |
| Alamat: | Jl. Dr. Sutomo 6-8 |
| Telepon: | 0213841195 |
| Faksimile: | (021)3857046 |
| Email: | rizal@bps.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanMasalah Kemiskinan dan Ketimpangan masih menjadi prioritas global yang tertuang dalam SDGs 1 (mengakhiri kemiskinan dalam segala bentuk di mana pun) dan SDGs 10 (mengurangi ketimpangan di dalam negara dan di antara negara-negara di dunia). Selain itu, kemiskinan dan ketimpangan juga menjadi prioritas nasional ke-6 seperti yang tertuang dalam RPJMN 2025-2029 yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pertumbuhan ekonomi, pemerataan ekonomi, dan pemberantasan kemiskinan. Bahkan, penurunan tingkat kemiskinan merupakan salah satu sasaran utama pembangunan nasional dalam Rencana pembangunan 2025-2029.
Tujuan Kegiatan
Menyediakan data statistik kemiskinan dan ketimpangan
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-01-16 s.d. 2025-05-15
Desain
2025-01-20 s.d. 2025-05-15
Pengumpulan Data
2025-05-16 s.d. 2025-05-23
Pengolahan Data
2025-05-24 s.d. 2025-06-30
Analisis
2025-06-02 s.d. 2025-07-24
Diseminasi Hasil
2025-07-25 s.d. 2025-11-28
Evaluasi
2025-12-01 s.d. 2025-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Pengeluaran konsumsi rumah tangga | Pengeluaran konsumsi rumah tangga | Seluruh pengeluaran rumah tangga yang digunakan untuk konsumsi makanan dan nonmakanan | Seminggu, sebulan, tiga bulan, setahun |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
SEMESTERAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SELURUH_WILAYAH_INDONESIA
Metode Pengumpulan Data
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Unit Pengumpulan Data
Individu, Rumah Tangga
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : Konsistensi data
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu, Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2025-07-25; 2025-11-28; 2026-01-15;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Seluruh pengeluaran rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan konsumsi makanan dan non makanan
Indikator Kegiatan
-
Bagian dari populasi penduduk, yang tidak mampu memenuhi hak dasar (hak atas pangan, sandang, layanan kesehatan, layanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, dan/atau perumahan) secara layak dan mandiri, dan rata-rata pengeluaran per kapita di bawah garis kemiskinan.
-
Gambaran mengenai penyebaran pengeluaran di antara penduduk miskin yang mengindikasikan besarnya ketimpangan yang terjadi antar-penduduk miskin.
-
Ukuran rata-rata kesenjangan pengeluaran masing-masing penduduk miskin terhadap garis kemiskinan. Indeks ini dapat menunjukan sejauh mana penduduk miskin berada di bawah garis kemiskinan.
-
Banyaknya penduduk yang tidak mampu memenuhi hak dasar (hak atas pangan, sandang, layanan kesehatan, layanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, dan/atau perumahan) secara layak dan mandiri; atau penduduk yang memiliki rata- rata pengeluaran per kapita sebulan di bawah garis kemiskinan.