Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Penanganan Serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Perkebunan di Jawa Barat 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Penanganan Serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Perkebunan di Jawa Barat
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Surapati No. 67 Kelurahan Sadang Serang Kecamatan Coblong Kota Bandung 40133
| Telepon: | (022) 2506156 |
| Faksimile: | - |
| Email: | disbun@jabarprov.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Dr. Drs. Herman Suryatman, M.Si. |
| Eselon 2: | Gandjar Yudniarsa, S.T., M.T., CRMP., QRMP |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Mochamad Sopian Ansori, SP., MP. |
| Jabatan: | Kepala UPTD Balai Perlindungan Perkebunan |
| Alamat: | Jl. Pasir Jati, Jatiendah, Kec. Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40616 |
| Telepon: | (022) 87836168 |
| Faksimile: | - |
| Email: | bptp.disbunjabar@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPerpaduan antara orang, fasilitas, teknologi media, prosedur dan pengendalian yang bertujuan untuk mengolah data menjadi informasi yang berguna sebagai dasar bagi pengambilan keputusan yang tepat, disebut dengan sistem informasi. Sistem informasi yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam suatu perusahaan harus berkualitas. Salah satu permasalahan ketersediaan data dalam proses perencanaan pembangunan selama ini, termasuk di UPTD Balai Perlindungan Tanaman Perkebunan, adalah masih terbatasnya ketersediaan data dan informasi serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan yang akurat serta up to date. Hal ini akan menyebabkan proses perencanaan perlindungan tanaman perkebunan itu sendiri terkadang dilakukan dengan menggunakan data yang tidak up to date. Kendala lain adalah, masih kurangnya koordinasi dan sinkronisasi data yang ada pada berbagai lembaga terkait, sehingga data-data yang seharusnya saling berhubungan banyak terpisah-pisah dan sulit untuk diakses. Data dan informasi yang akurat dan valid merupakan hal pokok yang harus tersedia demi perlindungan tanaman perkebunan yang berkualitas. Oleh karena itu untuk mewujudkan data SIMAKIT (Sistem Informasi Hama dan Penyakit) Perkebunan yang memenuhi kriteria ideal, maka diperlukan sistem pengelolaan data/informasi serangan hama dan penyakit pada tanaman perkebunan yang handal, dengan indikator keberhasilannya adalah: Tersedianya Data yang valid dan akurat dengan sumber data yang jelas Tersedianya Data yang sesuai waktunya (terbaru) Terfasilitasinya ketersediaan aspek Teknik dan Perangkat Pengolahan data yang baik Tersedianya SDM yang berkompeten untuk mengolah data
Tujuan Kegiatan
Tujuannya adalah untuk mengetahui keberadaan OPT sasaran sehingga dapat ditetapkan (diramalkan) kerapatan populasi sebaran dan dinamikanya/gejala serangan OPT sasaran pada kesehatan yang paling dini, sebagai dasar pengambilan keputusan (early warning system). Data pemantauan dapat juga digunakan sebagai alat evaluasi keberhasilan pengendalian yang telah dilakukan.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2023-12-01 s.d. 2023-12-31
Desain
2023-12-01 s.d. 2023-12-31
Pengumpulan Data
2024-01-01 s.d. 2024-12-31
Pengolahan Data
2024-02-01 s.d. 2025-01-05
Analisis
2024-02-01 s.d. 2025-02-07
Diseminasi Hasil
2024-02-13 s.d. 2025-02-15
Evaluasi
2024-02-13 s.d. 2025-02-20
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Kabupaten/Kota | Nama Kabupaten/Kota | Nama Kabupaten/Kota sesuai dengan kode wilayah kerja BPS | Bulanan |
| Lahan | Luas Lahan | Luas lahan merupakan luas areal yang ditanami tanaman perkebunan | Bulanan |
| Serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) | Luas Serangan | Luas serangan adalah luas tanaman yang terserang hama dan penyakit | Bulanan |
| Komoditas | Nama Komoditas | Nama Komoditas sesuai Surat Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 104/KPTS/HK.140/M/2/2020 | Bulanan |
| Pengendalian Serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) | Luas Pengendalian | Luas pengendalian adalah luas tanaman yang dilakukan pengendalian terhadap serangan hama dan penyakit | Bulanan |
| Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) | Nama Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) | jenis Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) berdasarkan Buku Pedoman Perlindungan Perkebunan Direktorat Perlindungan Perkebunan Ditjenbun Kementan | Bulanan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
BULANAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA BARAT | BOGOR |
| JAWA BARAT | SUKABUMI |
| JAWA BARAT | CIANJUR |
| JAWA BARAT | BANDUNG |
| JAWA BARAT | GARUT |
| JAWA BARAT | TASIKMALAYA |
| JAWA BARAT | CIAMIS |
| JAWA BARAT | KUNINGAN |
| JAWA BARAT | CIREBON |
| JAWA BARAT | MAJALENGKA |
| JAWA BARAT | SUMEDANG |
| JAWA BARAT | INDRAMAYU |
| JAWA BARAT | SUBANG |
| JAWA BARAT | PURWAKARTA |
| JAWA BARAT | KARAWANG |
| JAWA BARAT | BEKASI |
| JAWA BARAT | BANDUNG BARAT |
| JAWA BARAT | PANGANDARAN |
| JAWA BARAT | KOTA BOGOR |
| JAWA BARAT | KOTA SUKABUMI |
| JAWA BARAT | KOTA BANDUNG |
| JAWA BARAT | KOTA CIREBON |
| JAWA BARAT | KOTA BEKASI |
| JAWA BARAT | KOTA DEPOK |
| JAWA BARAT | KOTA CIMAHI |
| JAWA BARAT | KOTA TASIKMALAYA |
| JAWA BARAT | KOTA BANJAR |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Mail, Lainnya : Whatsapp
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Kabupaten/Kota
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit), Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Kabupaten/Kota, Komoditas
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Provinsi
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2025-01-31;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) berdasarkab Buku Pedoman Perlindungan Perkebunan Direktorat Perlindungan Perkebunan, Ditjenbun, Kementan
-
Luas tanaman perkebunan yang dilakukan pengendalian terhadap serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang terjadi
-
Nama komoditas tanaman perkebunan berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 591/KPTS/HK.140/M/9/2020
-
Luas tanaman perkebunan yang terserang hama dan penyakit tanaman
-
Luas lahan yang ditanami tanaman perkebunan
-
Nama wilayah administratif yang menjadi wilayah kerja bagi bupati/wali kota dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan umum di wilayah daerah kabupaten/kota.
Indikator Kegiatan
-
Indikator ini menunjukan perbandingan penanganan luas serangan OPT