Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Produk Administrasi Kunjungan RSUD Tapan 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Produk Administrasi Kunjungan RSUD Tapan
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraRSUD Tapan
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jln. Tapan-Padang Kec. Basa Ampek Balai Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (kode pos 25673)
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | rsudpratamatapan@pesisirselatankab.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | - |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | - |
| Jabatan: | Direktur RSUD Tapan |
| Alamat: | Jln. Tapan-Padang Kec. Basa Ampek Balai Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (kode pos 25673) |
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | rsudpratamatapan@pesisirselatankab.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPeraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 24 Tahun 2014 tentang Mendirikan Rumah Sakit Umum Pratama. Sesuai dengan kondisi geografis Kabupaten Selatan yang memanjang di pesisir pantai Sumatera sehingga menyebabkan akses yang cukup jauh antar wilayah. Kondisi ini sangat mempengaruhi pelayanan kesehatan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat disebabkan keberadaan Rumah Sakit Kabupaten berada di wilayah Kota Painan yaitu RSUD Dr. Muhammad Zein Painan berdasarkan keadaan tersebut RSUD Tapan didirikan. Rumah Sakit Umum Daerah Tapan, diresmikan pada bulan Maret 2017 dan beroperasi pada tanggal 1 Agustus 2017. Rumah Sakit Umum Daerah Tapan dikukuhkan sebagai pusat rujukan kesehatan di Kabupaten Pesisir Selatan di Daerah bagian Selatan, dengan status demikian Rumah Sakit Umum Daerah Tapan harus berbenah diri memperluas wawasan agar dapat menjalankan fungsi dan tugas pokok dengan baik. Salah satu upaya adalah memasyarakatkan keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah Tapan berikut dengan program-program pembinaannya yang telah dan akan dilaksanakan. Adanya asumsi pimpinan lembaga kesehatan bahwa, untuk memudahkan pencapaian tujuan pelayanan kesehatan maka daya dukung sember daya harus disesuaikan dengan prosedur teknis, guna memperkecil kemungkinan hambatan yang terjadi saat produktifitas. Konsep pelayanan kesehatan oleh salah satu pakar yaitu Levey dan Loomba (1973), beliau mengatakan bahwa pelayanan kesehatan ialah setiap upaya yang diselenggarakan sendiri atau secara bersama-sama dalam suatu organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan , mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan perseorangan, kelurga, kelompok dan ataupun masyarakat. Tiga faktor yang mempengaruhi pelayanan kesehatan menurut azwar (1996) diantaranya : Unsur masukan, meliputi tenaga medis, dana dan sarana yang tersedia sesuai kebutuhan Unsur lingkungan, meliputi kebijakan, organisasi dan manajemen Unsur proses, meliputi tindakan medis dan tindakan non medis sesuai standar profesi yang telah ditetapkan. Selain konsep layanan yang harus dibenahi, juga harus melengkapi sarana, prasarana dan alat ksehatan di fasilitas pelayanan kesehatan seperti RSUD Tapan ini. Ketika sarana, prasarana dan alat kesehatan lengkap, maka kita juga dapat melihat data kunjungan pasien ke RSUD Tapan. Kunjungan pasien dapat didefinisikan sebagai interaksi pasien terhadap suatu layanan fasilitas Pelayanankesehatan. Kunjungan yaitu setiap kedatangan pengunjung (pasien) ke rumah sakit untuk mendapatkan layanan yang tersedia di rumah sakit tersebut. Kunjungan pasien bisa dilihat dari Kunjungan di Instalasi Gawat Darurat, kunjungan di Rawat Jalan, Kunjungan di Rawat Inap, Kunjungan pasien berdasarkan nama poliklinik, Kunjungan Rawat Jalan Berdasarkan Cara Pembayaran, Kunjungan berdasarkan Sepuluh Penyakit Terbanyak Rawat Jalan, kunjungan berdasarakan sepuluh Penyakit Terbanyak Kegiatan Rawat Inap.
Tujuan Kegiatan
Tujuan kegiatan ini adalah mengetahui data Kunjungan di Instalasi Gawat Darurat, kunjungan di Rawat Jalan, Kunjungan di Rawat Inap, Kunjungan pasien berdasarkan poliklinik, Kunjungan Rawat Jalan Berdasarkan Cara Pembayaran, Kunjungan berdasarkan Sepuluh Penyakit Terbanyak Rawat Jalan, kunjungan berdasarakan sepuluh Penyakit Terbanyak Kegiatan Rawat Inap.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-01-01 s.d. 2024-01-01
Desain
2024-01-01 s.d. 2024-01-01
Pengumpulan Data
2024-01-01 s.d. 2024-12-31
Pengolahan Data
2025-01-02 s.d. 2025-02-02
Analisis
2025-02-03 s.d. 2025-02-10
Diseminasi Hasil
2025-02-11 s.d. 2025-02-13
Evaluasi
2025-02-14 s.d. 2025-02-16
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jenis Kunjungan | kunjungan pasien ke rumah sakit | Tipe atau jenis kunjungan pasien untuk menerima layanan, seperti kunjungan ke instalasi gawat darurat, kunjungan rawat jalan atau kunjungan rawat inap | Bulanan |
| Jenis Poliklinik | Kunjungan bardasarkan nama poliklinik | Poliklinik tujuan pasien untuk menerim layanan | Bulanan |
| Cara Pembayaran | Kunjungan Rawat Jalan berdasarkan cara pembayaran | setiap kedatangan pengunjung (pasien) ke rumah sakit untuk mendapatkan layanan berdasarkan cara pembayaran | Bulanan |
| Jenis penyakit Pasien | Jenis Penyakit | Kategori penyakit hasil diagnosis dokter kepada pasien | Bulanan |
| Jenis Kelamin Pasien | Jenis Kelamin | Pembedaan makhluk hidup secara fisiologis menurut jenis dan kemampuan organ reproduksi | Bulanan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
BULANAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SUMATERA BARAT | PESISIR SELATAN |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Unit Pengumpulan Data
Individu
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataCoding, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-07-31;
Digital (softcopy): 2025-03-31;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Kategori penyakit hasil diagnosis dokter
-
Jenis cara pembayaran layanan
-
Penggolongan seseorang secara fisiologis yang ditandai dengan ciri-ciri fisik tertentu.
-
Bentuk pelayanan kesehatan perorangan yang diselenggarakan secara menyeluruh, mencakup layanan rawat inap, rawat jalan, dan penanganan gawat darurat
-
Lama waktu hidup sejak dilahirkan yang dihitung dalam tahun menurut sistem kalender Masehi dengan pembulatan ke bawah atau umur ulang tahun yang terakhir. Dalam pengumpulan data direkomendasikan menggunakan kelompok umur tunggal, sedangkan untuk penyajian data direkomendasikan menggunakan kelompok umur....
Indikator Kegiatan
-
Banyaknya kunjungan berdasarkan 10 jenis penyakit terbanyak hasil diagnosis dokter
-
Banyaknya kunjungan orang yang melakukan konsultasi masalah kesehatannya untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan baik secara langsung maupun tidak langsung di Fasilitas Pelayanan Kesehatan