Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei Kondisi Jalan Dan Jembatan 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei Kondisi Jalan Dan Jembatan
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Pencacahan Lengkap
Sektor Kegiatan
Perwilayahan dan Perkotaan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Melawi
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Nanga Pinoh - Kota Baru, Km.7, Kelakik, Nanga Pinoh
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | none@none.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Tusep Eka Burang |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Edi Lukito |
| Jabatan: | Kabid Binamarga |
| Alamat: | Jalan Provinsi Nanga Pinoh - Kota Baru Km.7 Nanga Pinoh |
| Telepon: | 081345623567 |
| Faksimile: | - |
| Email: | bnpuprmelawi@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanJalan Dan Jembatan Merupakan Infrastruktur Yang Berperan Penting Di Suatu Daerah. Kondisi Jalan Dan Jembatan Yang Baik Diperlukan Untuk Mempermudah Akses Pengguna Jalan. Maka Dari Itu, Survei Kondisi Jalan Dan Jembatan Dilaksanakan Tiap Tahunnya Untuk Memantau Kondisi Jalan Dan Jembatan Khususnya Yang Ada Di Kabupaten Melawi.
Tujuan Kegiatan
Mengetahui Kondisi Jalan Dan Jembatan Di Kabupaten Melawi
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-01-06 s.d. 2024-06-28
Desain
2024-07-01 s.d. 2024-07-31
Pengumpulan Data
2024-08-01 s.d. 2024-12-13
Pengolahan Data
2024-08-05 s.d. 2024-12-20
Analisis
2024-12-23 s.d. 2024-12-27
Diseminasi Hasil
2025-01-08 s.d. 2025-01-31
Evaluasi
2025-02-03 s.d. 2025-02-28
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Susunan Permukaan Perkerasan Jalan Aspal | Susunan Permukaan Perkerasan Jalan Aspal | Permukaan perkerasan jalan aspal dinilai berdasarkan susunannya apakah rapat atau kasar | Pada saat pencacahan |
| Kondisi Permukaan Perkerasan Jalan Aspal | Kondisi Permukaan Perkerasan Jalan Aspal | Kondisi permukaan perkerasan jalan aspal perlu dicek apakah kondisinya baik atau terdapat kelainan | Pada saat pencacahan |
| Persentase Penurunan Permukaan Perkerasan Jalan Aspal dan tanah/kerikil | Persentase Penurunan Permukaan Perkerasan Jalan Aspal dan tanah/kerikil | Permukaan perkerasan jalan aspal dan tanah/kerikil dinilai berdasarkan ada tidaknya penurunan yang terjadi. Jika terjadi penurunan, perlu diukur persentase penurunan yang terjadi | Pada saat pencacahan |
| Persentase Tambalan Permukaan Perkerasan Jalan Aspal | Persentase Tambalan Permukaan Perkerasan Jalan Aspal | Permukaan perkerasan jalan aspal dinilai berdasarkan keberadaan tambalan pada jalan. Jika terdapat tambalan, perlu diukur besaran tambalan yang ada | Pada saat pencacahan |
| Jenis retak-retak jalan aspal | Jenis retak-retak jalan aspal | Kondisi jalan aspal dilihat berdasarkan keberadaan keretakan pada jalan. Jika terdapat keretakan, perlu dilihat jenis keretakannya apakah tidak berhubungan atau saling berhubungan | Pada saat pencacahan |
| Lebar retak-retak jalan aspal | Lebar retak-retak jalan aspal | Kondisi jalan aspal dilihat berdasarkan keberadaan keretakan pada jalan. Jika terdapat keretakan, perlu diukur lebar keretakannya | Pada saat pencacahan |
| Persentase luas retak-retak jalan aspal | Persentase luas retak-retak jalan aspal | Kondisi jalan aspal dilihat berdasarkan keberadaan keretakan pada jalan. Jika terdapat keretakan, perlu dihitung persentase luasan keretakannya | Pada saat pencacahan |
| Jumlah lubang pada jalan aspal dan tanah/kerikil | Jumlah lubang pada jalan aspal dan tanah/kerikil | Kondisi jalan aspal dan tanah/kerikil dinilai berdasarkan keberadaan lubang pada jalan. Jika terdapat lubang, perlu dihitung jumlah lubang per 200 meter | Pada saat pencacahan |
| Ukuran lubang pada jalan aspal dan tanah/kerikil | Ukuran lubang pada jalan aspal dan tanah/kerikil | Kondisi jalan aspal dan tanah/kerikil dinilai berdasarkan keberadaan lubang pada jalan. Jika terdapat lubang, perlu dilihat ukuran lubangnya apakah termasuk lubang kecil atau besar | Pada saat pencacahan |
| Bekas roda pada jalan aspal dan tanah/kerikil | Bekas roda pada jalan aspal dan tanah/kerikil | Kondisi jalan aspal dan tanah/kerikil dinilai berdasarkan ada tidaknya bekas roda pada jalan aspal. Jika terdapat bekas roda, perlu dicek kedalaman bekas roda tersebut | Pada saat pencacahan |
| Kerusakan tepi jalan aspal | Kerusakan tepi jalan aspal | Kondisi jalan aspal dinilai apakah terdapat kerusakan pada tepi jalan, baik sisi kiri maupun kanan jalan. Jika terdapat kerusakan pada tepi jalan, perlu dilakukan pengecekan apakah kerusakan tersebut termasuk kerusakan yang ringan atau berat | Pada saat pencacahan |
| Kondisi bahu jalan aspal | Kondisi bahu jalan aspal | Kondisi jalan aspal dinilai berdasarkan keberadaan bahu jalan, baik pada sisi kiri maupun kanan jalan. Jika terdapat bahu jalan, perlu dilakukan pengecekan kondisi bahu jalan tersebut apakah dalam kondisi baik atau terdapat bekas roda/erosi | Pada saat pencacahan |
| Permukaan bahu jalan aspal | Permukaan bahu jalan aspal | Kondisi jalan aspal dinilai berdasarkan keberadaan bahu jalan, baik pada sisi kiri maupun kanan jalan. Jika terdapat bahu jalan, perlu dilakukan pengecekan permukaan bahu jalan tersebut apakah di atas/rata/di bawah permukaan jalan | Pada saat pencacahan |
| Kondisi saluran samping jalan aspal | Kondisi saluran samping jalan aspal | Kondisi jalan aspal dinilai berdasarkan keberadaan saluran samping, baik pada sisi kiri maupun kanan jalan. Jika terdapat saluran samping, perlu dilakukan pengecekan kondisi saluran samping tersebut apakah bersih/tertutup/erosi | Pada saat pencacahan |
| Kerusakan lereng jalan aspal | Kerusakan lereng jalan aspal | Kondisi jalan aspal dinilai apakah terjadi kerusakan lereng, baik pada sisi kiri maupun kanan jalan | Pada saat pencacahan |
| Trotoar jalan aspal | Trotoar jalan aspal | Kondisi jalan aspal dinilai berdasarkan keberadaan trotoar, baik pada sisi kiri maupun kanan jalan. Jika terdapat trotoar, perlu dilakukan pengecekan apakah trotoar tersebut aman atau berbahaya | Pada saat pencacahan |
| Kemiringan melintang jalan tanah/kerikil | Kemiringan melintang jalan tanah/kerikil | Kemiringan melintang adalah persentase perubahan ketinggian sepanjang permukaan perkerasan jalan tanah/kerikil. | Pada saat pencacahan |
| Erosi permukaan perkerasan jalan tanah/kerikil | Erosi permukaan perkerasan jalan tanah/kerikil | Erosi permukaan perkerasan jalan tanah/kerikil adalah pengangkutan lapisan tanah yang merata tebalnya dari permukaan perkerasan jalan tanah/kerikil. | Pada saat pencacahan |
| Ukuran terbanyak kerikil/batu pada jalan tanah/kerikil | Ukuran terbanyak kerikil/batu pada jalan tanah/kerikil | Kondisi jalan tanah/kerikil dilihat berdasarkan keberadaan kerikil/batu pada jalan. Jika terdapat kerikil/batu, perlu dilakukan pengecekan ukuran terbanyak dari kerikil/batu tersebut. | Pada saat pencacahan |
| Tebal lapisan kerikil/batu pada jalan tanah/kerikil | Tebal lapisan kerikil/batu pada jalan tanah/kerikil | Kondisi jalan tanah/kerikil dilihat berdasarkan keberadaan kerikil/batu pada jalan. Jika terdapat kerikil/batu, perlu dilakukan pengecekan tebal lapisan kerikil/batu tersebut. | Pada saat pencacahan |
| Distribusi kerikil/batu pada jalan tanah/kerikil | Distribusi kerikil/batu pada jalan tanah/kerikil | Kondisi jalan tanah/kerikil dilihat berdasarkan keberadaan kerikil/batu pada jalan. Jika terdapat kerikil/batu, perlu dilakukan pengecekan distribusi dari keriki/batu tersebut. | Pada saat pencacahan |
| Jalan tanah/kerikil yang bergelombang | Jalan tanah/kerikil yang bergelombang | Kondisi jalan tanah/kerikil perlu dilakukan pengecekan apakah terdapat jalan yang bergelombang. Jika terdapat jalan yang bergelombang, perlu diukur berapa persentase luasan jalan yang bergelombang | Pada saat pencacahan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| KALIMANTAN BARAT | MELAWI |
Wawancara, Pengamatan
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Individu, Lainnya : Jalan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 4
Pengumpul data/enumerator: 16
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan Data-
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Jalan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-04-01;
Digital (softcopy): 2025-03-03;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Kondisi jalan tanah/kerikil dilihat berdasarkan keberadaan kerikil/batu pada jalan. Jika terdapat kerikil/batu, perlu dilakukan pengecekan tebal lapisan kerikil/batu tersebut.
-
Kondisi jalan aspal dan tanah/kerikil dinilai berdasarkan keberadaan lubang pada jalan. Jika terdapat lubang, perlu dihitung jumlah lubang per 200 meter
-
Kemiringan melintang adalah persentase perubahan ketinggian sepanjang permukaan perkerasan jalan tanah/kerikil
-
Permukaan perkerasan jalan aspal dinilai berdasarkan keberadaan tambalan pada jalan. Jika terdapat tambalan, perlu diukur besaran tambalan yang ada
-
Kondisi jalan aspal dinilai berdasarkan keberadaan trotoar, baik pada sisi kiri maupun kanan jalan. Jika terdapat trotoar, perlu dilakukan pengecekan apakah trotoar tersebut aman atau berbahaya
-
Permukaan perkerasan jalan aspal dinilai berdasarkan susunannya apakah rapat atau kasar
-
Kondisi jalan aspal dilihat berdasarkan keberadaan keretakan pada jalan. Jika terdapat keretakan, perlu dihitung persentase luasan keretakannya
-
Kondisi jalan tanah/kerikil dilihat berdasarkan keberadaan kerikil/batu pada jalan. Jika terdapat kerikil/batu, perlu dilakukan pengecekan ukuran terbanyak dari kerikil/batu tersebut.
-
Kondisi jalan aspal dinilai apakah terdapat kerusakan pada tepi jalan, baik sisi kiri maupun kanan jalan. Jika terdapat kerusakan pada tepi jalan, perlu dilakukan pengecekan apakah kerusakan tersebut termasuk kerusakan yang ringan atau berat
-
Kondisi jalan aspal dilihat berdasarkan keberadaan keretakan pada jalan. Jika terdapat keretakan, perlu dilihat jenis keretakannya apakah tidak berhubungan atau saling berhubungan
-
Kondisi jalan aspal dinilai berdasarkan keberadaan bahu jalan, baik pada sisi kiri maupun kanan jalan. Jika terdapat bahu jalan, perlu dilakukan pengecekan permukaan bahu jalan tersebut apakah di atas/rata/di bawah permukaan jalan
-
Kondisi jalan aspal dan tanah/kerikil dinilai berdasarkan keberadaan lubang pada jalan. Jika terdapat lubang, perlu dilihat ukuran lubangnya apakah termasuk lubang kecil atau besar
-
Kondisi jalan aspal dinilai berdasarkan keberadaan saluran samping, baik pada sisi kiri maupun kanan jalan. Jika terdapat saluran samping, perlu dilakukan pengecekan kondisi saluran samping tersebut apakah bersih/tertutup/erosi
-
Kondisi jalan aspal dan tanah/kerikil dinilai berdasarkan ada tidaknya bekas roda pada jalan aspal. Jika terdapat bekas roda, perlu dicek kedalaman bekas roda tersebut
-
Kondisi jalan aspal dinilai apakah terjadi kerusakan lereng, baik pada sisi kiri maupun kanan jalan
-
Kondisi jalan tanah/kerikil dilihat berdasarkan keberadaan kerikil/batu pada jalan. Jika terdapat kerikil/batu, perlu dilakukan pengecekan distribusi dari kerikil/batu tersebut.
-
Kondisi jalan aspal dinilai berdasarkan keberadaan bahu jalan, baik pada sisi kiri maupun kanan jalan. Jika terdapat bahu jalan, perlu dilakukan pengecekan kondisi bahu jalan tersebut apakah dalam kondisi baik atau terdapat bekas roda/erosi
-
Kondisi permukaan perkerasan jalan aspal perlu dicek apakah kondisinya baik atau terdapat kelainan
-
Kondisi jalan aspal dilihat berdasarkan keberadaan keretakan pada jalan. Jika terdapat keretakan, perlu diukur lebar keretakannya
-
Permukaan perkerasan jalan aspal dan tanah/kerikil dinilai berdasarkan ada tidaknya penurunan yang terjadi. Jika terjadi penurunan, perlu diukur persentase penurunan yang terjadi
-
Erosi permukaan perkerasan jalan tanah/kerikil adalah pengangkutan lapisan tanah yang merata tebalnya dari permukaan perkerasan jalan tanah/kerikil.
-
Kondisi jalan tanah/kerikil perlu dilakukan pengecekan apakah terdapat jalan yang bergelombang. Jika terdapat jalan yang bergelombang, perlu diukur berapa persentase luasan jalan yang bergelombang
Indikator Kegiatan
-
Panjang jalan Kabupaten diukur berdasarkan kondisi jalan (baik, sedang, rusak, rusak berat)
-
Panjang jalan Kabupaten diukur berdasarkan jenis permukaannya (aspal, kerikil, tanah, dan lainnya)