Detail Metadata Kegiatan Statistik
KOMPILASI KEJADIAN BENCANA DAN NON-BENCANA KABUPATEN LUWU 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKOMPILASI KEJADIAN BENCANA DAN NON-BENCANA KABUPATEN LUWU
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Lingkungan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraBadan Penanggulangan Bencana Daerah
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jln. Merdeka Selatan (Jalur Dua) Kel. Senga Kec. Belopa Kab. Luwu Kode Poss 91994
| Telepon: | 081355723261 |
| Faksimile: | - |
| Email: | kabluwu.bpbd@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Pelaksana |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Harmin Suyatna, SH |
| Jabatan: | Penata Penanggulangan Bencana |
| Alamat: | Jln. Merdeka Selatan (Jalur Dua) Kel. Senga Kec. Belopa Kab. Luwu Kode Pos 91994 |
| Telepon: | 085343680023 |
| Faksimile: | - |
| Email: | kabluwu.bpbd@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanTren kejadian bencana menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun, adapun kejadian non bencana yang terjadi di daerah. Pencatatan data bencana dan non bencana yang sistematis dapat mempermudah pengolahan data. Dapat membantu dalam perencanaan pengurangan risiko bencana dan non bencana, pengambilan keputusan yang tepat saat tanggap darurat bencana maupun non bencana, serta program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Penanganan bencana dan non bencana perlu didukung oleh ketersedian data yang akurat. Kompilasi data kejadian dan dampak bencana ini disusun berdasarkan laporan dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Kabupaten Luwu untuk direkapitulasi sesuai dengan standar data yang ditetapkan.
Tujuan Kegiatan
Memberikan data dan informasi kejadian bencana dan nonbencana serta dampak bencana di BPBD Provinsi dan BNPB
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-12-01 s.d. 2024-12-20
Desain
2024-12-21 s.d. 2024-12-31
Pengumpulan Data
2025-01-01 s.d. 2025-12-31
Pengolahan Data
2026-01-01 s.d. 2026-01-31
Analisis
2026-01-01 s.d. 2026-01-31
Diseminasi Hasil
2026-02-01 s.d. 2026-02-01
Evaluasi
2026-02-02 s.d. 2026-02-28
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Banjir | Banjir | Banjir adalah peristiwa atau keadaan dimana terendamnya suatu daerah atau daratan karena volume air yang meningkat, ancaman bencana banjir berdasarkan kajian atau analisis terhadap curah hujan. Dikatakan banjir apabila terdapat aliran air yang tidk dapat ditampung lagi oleh sungai dan saluran irigasi lainnya sehingga menyebabkan luapan. | Sepanjang Tahun 2025 |
| Tanah Longsor | Tanah Longsor | Tanah Longsor merupakan salah satu jenis gerakan massa tanah atau batuan ataupun pencampuran keduanya, menuruni atau keluar lereng akibat terganggunya kestabilan tanah atau batuan penyusun lereng. Dikatakan tanah longsor apabila air yang meresap kedalam tanah menambah bobot tanah dan air tersebut menembus tanah kedap air yang menjadi bidang gelincir akibatnya tanahpun menjadi licin dan akhirnya bergerak keluar dari lereng. | Sepanjang Tahun 2025 |
| Banjir Bandang | Banjir Bandang | Banjir bandang adalah banjir yang datang secara tiba-tiba dengan debit air yag besar yang disebabkan terbendungnya aliran sungai pada alur sungai. Dikatakan banjir banding ketika secara tiba-tiba didaerah permukaan rendah akibat hujan yang turun terus menerus dan terjadi penjernihan air terhadap tanah akan berlangsung dengan cepat hingga tidak dapat diserap lagi. | Sepanjang Tahun 2025 |
| Cuaca Ekstrem | Cuaca Ekstrem | Cuaca ekstrem adalah kejadian cuaca yang tidak normal, tidak lazim yang dapat mengakibatkan kerugian terutama keselamatan jiwa dan harta. Dikatakan cuaca ekstrem karena munculnya dinamika atmosfer terkini yang menunjukkan adanya potensi belokan dan perlambatan angin yang meningkatkan pola konektivitas | Sepanjang Tahun 2025 |
| Abrasi | Abrasi | abrasi adalah proses pengkisan pantai oleh tenaga gelombang laut dan arus lat yang bersifat merusak. Abrasi biasanya disebut juga erosi pantai. Kerusakan garis pantai akibat abrasi ini dipicu oleh terganggunya keseimbangan alam daerah pantai tersebut | Sepanjang Tahun 2025 |
| Gempa Bumi | Gempa Bumi | Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, patahan aktif, aktivasi gunung merapi atau runtuhan batuan. Dikatakan gempa bumi ketika bumi bergetar akibat pelepsan energi di dalam bumi secara tiba-tiba yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi. | Sepanjang Tahun 2025 |
| Angin Puting Beliung | Angin Puting Beliung | Angin puting beliung adalah angin yang berputar dengan kecepatan tinggi (biasanya lebih dari 63 km/jam) dan bergerak secara garis lurus, seringkali dengan pusaran yang menyerupai corong atau kerucut. Angin ini biasanya terjadi secara tiba-tiba dan dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan. | Sepanjang Tahun 2025 |
| Orang Hilang | Orang Hilang | Orang hilang adalah seseorang yang keberadaannya tidak diketahui dan status hidup atau matinya tidak dapat dipastikan. Seseorang dianggap hilang jika tidak berada di tempat yang biasa dikunjungi, tidak dapat dihubungi, dan tidak ada kabar berita. Dapat karena bencana alam/ yang lainnya. | Sepanjang Tahun 2025 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
BULANAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SULAWESI SELATAN | LUWU |
Lainnya : Daerah Terdampak Bencana
Sarana Pengumpulan Data
CATI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Daerah/ Individu Yang Terdampak Bencana/Non Bencana
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 2
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Tidak
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2026-03-01;
Digital (softcopy): -
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Banjir adalah peristiwa atau keadaan dimana terendamnya suatu daerah atau daratan karena volume air yang meningkat, ancaman bencana banjir berdasarkan kajian atau analisis terhadap curah hujan. Dikatakan banjir apabila terdapat aliran air yang tidk dapat ditampung lagi oleh sungai dan saluran irigasi....
-
abrasi adalah proses pengkisan pantai oleh tenaga gelombang laut dan arus lat yang bersifat merusak. Abrasi biasanya disebut juga erosi pantai. Kerusakan garis pantai akibat abrasi ini dipicu oleh terganggunya keseimbangan alam daerah pantai tersebut
-
Banjir bandang adalah banjir yang datang secara tiba-tiba dengan debit air yag besar yang disebabkan terbendungnya aliran sungai pada alur sungai. Dikatakan banjir banding ketika secara tiba-tiba didaerah permukaan rendah akibat hujan yang turun terus menerus dan terjadi penjernihan air terhadap tanah....
-
Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, patahan aktif, aktivasi gunung merapi atau runtuhan batuan. Dikatakan gempa bumi ketika bumi bergetar akibat pelepsan energi di dalam bumi secara tiba-tiba yang ditandai dengan patahnya....
-
Angin puting beliung adalah angin yang berputar dengan kecepatan tinggi (biasanya lebih dari 63 km/jam) dan bergerak secara garis lurus, seringkali dengan pusaran yang menyerupai corong atau kerucut. Angin ini biasanya terjadi secara tiba-tiba dan dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan.
-
Cuaca ekstrem adalah kejadian cuaca yang tidak normal, tidak lazim yang dapat mengakibatkan kerugian terutama keselamatan jiwa dan harta. Dikatakan cuaca ekstrem karena munculnya dinamika atmosfer terkini yang menunjukkan adanya potensi belokan dan perlambatan angin yang meningkatkan pola konektivitas
-
Tanah Longsor merupakan salah satu jenis gerakan massa tanah atau batuan ataupun pencampuran keduanya, menuruni atau keluar lereng akibat terganggunya kestabilan tanah atau batuan penyusun lereng. Dikatakan tanah longsor apabila air yang meresap kedalam tanah menambah bobot tanah dan air tersebut menembus....
-
Orang hilang adalah seseorang yang keberadaannya tidak diketahui dan status hidup atau matinya tidak dapat dipastikan. Seseorang dianggap hilang jika tidak berada di tempat yang biasa dikunjungi, tidak dapat dihubungi, dan tidak ada kabar berita. Dapat karena bencana alam/ yang lainnya.
Indikator Kegiatan
-
Banyaknya kejadian peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia, sehingga mengakibatkan timbulnya korban manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.
-
Banyaknya orang yang mengalami kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dampak psikologis, dan meninggal dunia akibat kecelakaan, bencana, dan/atau kondisi membahayakan manusia.