Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Capaian Indikator Pelayanan RSUD Ciawi di Kabupaten Bogor 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Capaian Indikator Pelayanan RSUD Ciawi di Kabupaten Bogor
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraRSUD Ciawi
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Raya Puncak Gadog No. 479, Bendungan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16720
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | rsudciawi@bogorkab.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | dr. Fusia Meidiawaty |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | H. Mardani |
| Jabatan: | Kepala Bagian Tata Usaha |
| Alamat: | Jl. Raya Puncak No 479 Ciawi - Bogor |
| Telepon: | 0251-840727 |
| Faksimile: | - |
| Email: | rsudciawi@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanRSUD Ciawi sebagai salah satu rumah sakit umum daerah di Kabupaten Bogor memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan mencapai visi rumah sakit sebagai pusat rujukan kesehatan yang unggul, diperlukan suatu sistem evaluasi yang komprehensif. Kompilasi data capaian indikator pelayanan merupakan langkah strategis untuk mengukur kinerja rumah sakit, mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, serta mendukung pengambilan keputusan yang berbasis data. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang jelas mengenai sejauh mana RSUD Ciawi telah mencapai target-target yang ditetapkan, serta dapat merumuskan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat. Capaian Indikator Pelayanan Rumah Sakit Adalah Ukuran Yang Digunakan Untuk Menilai Dan Memantau Kualitas Dan Efektivitas Layanan Yang Diberikan Oleh Rumah Sakit. Indikator Ini Membantu Manajemen Rumah Sakit Dalam Mengevaluasi Kinerja, Mengidentifikasi Area Yang Memerlukan Perbaikan, Dan Memastikan Bahwa Standar Layanan Kesehatan Dipenuhi. Capaian Indikator Pelayanan Berkaitan Dengan Pemanfaatan Tempat Tidur Yang Tersedia Di Rumah Sakit. Penilaian Tersebut Didapatkan Melalui Perhitungan Indikator Rawat Inap Sesuai Dengan Nilai Efisien Barber Johsnon. Indikator Rawat Inap Yang Dimaksud Yaitu Bor, Los, Toi, Bto, Gdr Dan Ndr. Berdasarkan Nilai Efisien Dari Parameter Indikator Barber Johnson Secara Internasional Adalah Bed Occupancy Rate (bor) 75-85%, Length Of Stay (los) 3-12 Hari, Turn Over Interval (toi) 1-3 Hari, Bed Turn Over (bto) 30 Kali Dalam Setiap Periode, Gross Death Rate (gdr) <45/1000 Penderita Keluar Dan Net Death Rate (ndr) <25/1000 Penderita Keluar.
Tujuan Kegiatan
Untuk mengetahui tingkat pelayanan
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2022-12-01 s.d. 2022-12-31
Desain
2022-12-01 s.d. 2022-12-31
Pengumpulan Data
2023-01-01 s.d. 2023-12-31
Pengolahan Data
2023-01-01 s.d. 2023-12-31
Analisis
2024-01-01 s.d. 2024-01-31
Diseminasi Hasil
2024-02-01 s.d. 2024-02-28
Evaluasi
2024-03-01 s.d. 2024-03-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Bed Occupancy Ratio (BOR) | Bed Occupancy Ratio (BOR) | BOR adalah angka penggunaan tempat tidur, yaitu persentase pemakaian tempat tidur pada satuan waktu tertentu. BOR memberikan gambaran tinggi rendahnya tingkat pemanfaatan tempat tidur rumah sakit. Nilai parameter BOR yang ideal adalah antara 60- 85% | selama setahun 2023 |
| Average Lengt Of Stay (ALOS) | Average Lengt Of Stay (ALOS) | AVLOS adalah rata-rata lama rawat seorang pasien yang dapat memberikan gambaran tingkat efisiensi, juga dapat memberikan gambaran mutu pelayanan, apabila diterapkan pada diagnosis tertentu dapat dijadikan hal yang perlu pengamatan yang lebih lanjut. AVLOS memberikan gambaran tingkat efisiensi, juga dapat memberikan gambaran mutu pelayanan, apabila diterapkan pada diagnosis tertentu dapat dijadikan hal yang perlu pengamatan yang lebih lanjut. Secara umum nilai AVLOS yang ideal antara 6-9 har | selama setahun 2023 |
| Turn Over Interval (TOI) | Turn Over Interval (TOI) | TOI adalah rata-rata hari dimana tempat tidur tidak ditempati dari telah diisi ke saat terisi berikutnya untuk memberikan gambaran tingkat efisiensi penggunaan tempat tidur. TOI memberikan gambaran tingkat efisiensi penggunaan tempat tidur. Idealnya tempat tidur kosong tidak terisi pada kisaran 1-3 hari | selama setahun 2023 |
| Bed Turn Over (BTO) | Bed Turn Over (BTO) | BTO adalah angka perputaran tempat tidur, yaitu frekuensi pemakaian tempat tidur pada satu periode, berapa kali tempat tidur dipakai dalam satu satuan waktu tertentu. BTO merupakan angka perputaran tempat tidur. Idealnya dalam satu tahun, satu tempat tidur rata-rata dipakai 40-50 kali | selama setahun 2023 |
| Gross Death Rate (GDR) | Gross Death Rate (GDR) | GDR adalah angka kematian umum untuk setiap 1000 penderita keluar rumah sakit. GDR adalah angka kematian umum untuk setiap 1000 penderita keluar rumah sakit. Nilai GDR idealnya tidak lebih dari 45 per 1000 penderita keluar | selama setahun 2023 |
| Net Death Rate (NDR) | Net Death Rate (NDR) | NDR adalah angka kematian 48 jam setelah dirawat untuk tiap-tiap 1000 penderita keluar rumah sakit yang memberikan gambaran mutu pelayanan di rumah sakit. NDR memberikan gambaran mutu pelayanan di rumah sakit. Nilai NDR yang dianggap masih dapat ditolerir adalah kurang dari 25 per 1000 | selama setahun 2023 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA BARAT | BOGOR |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : unit layanan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 18
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : unit layanan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2024-03-31;
Digital (softcopy): 2024-03-31;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
TOI adalah rata-rata hari dimana tempat tidur tidak ditempati dari telah diisi ke saat terisi berikutnya untuk memberikan gambaran tingkat efisiensi penggunaan tempat tidur. TOI memberikan gambaran tingkat efisiensi penggunaan tempat tidur. Idealnya tempat tidur kosong tidak terisi pada kisaran 1-3 hari
-
BOR adalah angka penggunaan tempat tidur, yaitu persentase pemakaian tempat tidur pada satuan waktu tertentu. BOR memberikan gambaran tinggi rendahnya tingkat pemanfaatan tempat tidur rumah sakit. Nilai parameter BOR yang ideal adalah antara 60-85%
-
BTO adalah angka perputaran tempat tidur, yaitu frekuensi pemakaian tempat tidur pada satu periode, berapa kali tempat tidur dipakai dalam satu satuan waktu tertentu. BTO merupakan angka perputaran tempat tidur. Idealnya dalam satu tahun, satu tempat tidur rata-rata dipakai 40-50 kali
-
NDR adalah angka kematian 48 jam setelah dirawat untuk tiap-tiap 1000 penderita keluar rumah sakit yang memberikan gambaran mutu pelayanan di rumah sakit. NDR memberikan gambaran mutu pelayanan di rumah sakit. Nilai NDR yang dianggap masih dapat ditolerir adalah kurang dari 25 per 1000
-
AVLOS adalah rata-rata lama rawat seorang pasien dirawat yang dapat memberikan gambaran tingkat efisiensi, juga dapat memberikan gambaran mutu pelayanan, apabila diterapkan pada diagnosis tertentu dapat dijadikan hal yang perlu pengamatan yang lebih lanjut. Secara umum nilai AVLOS yang ideal antara 6-9 harI.
-
GDR adalah angka kematian umum untuk setiap 1000 penderita keluar rumah sakit. GDR adalah angka kematian umum untuk setiap 1000 penderita keluar rumah sakit. Nilai GDR idealnya tidak lebih dari 45 per 1000 penderita keluar
Indikator Kegiatan
-
BTO adalah angka perputaran tempat tidur, yaitu frekuensi pemakaian tempat tidur pada satu periode, berapa kali tempat tidur dipakai dalam satu satuan waktu tertentu.
-
GDR adalah angka kematian umum untuk setiap 1000 penderita keluar rumah sakit.
-
NDR adalah angka kematian 48 jam setelah dirawat untuk tiap-tiap 1000 penderita keluar rumah sakit yang memberikan gambaran mutu pelayanan di rumah sakit.
-
AVLOS adalah rata-rata lama rawat seorang pasien dirawat yang dapat memberikan gambaran tingkat efisiensi, juga dapat memberikan gambaran mutu pelayanan, apabila diterapkan pada diagnosis tertentu dapat dijadikan hal yang perlu pengamatan yang lebih lanjut.