Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Produk Administrasi Kunjungan RSUD Dr. Muhammad Zein Painan 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Produk Administrasi Kunjungan RSUD Dr. Muhammad Zein Painan
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraRSUD M. Zein Painan
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Dr. A. Rivai Painan
| Telepon: | (0756) 21428 |
| Faksimile: | - |
| Email: | rsudpainan@ymail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | - |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Direktur RSUD Dr. Muhammad Zein Painan |
| Jabatan: | Kepala Bagian Tata Usaha |
| Alamat: | Jl. Dr. A. Rivai Painan (kode pos 25611) |
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | rsudmzein@pesisirselatankab.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanRSUD Dr. Muhammad Zein Painan merupakan unit organisasi bersifat khusus dalam penyelenggaraan layanan kesehatan secara Profesional, memiliki otonomi dalam pengelolaan keuangan, pengelolaan-pengelolaan barang milik daerah dan pengelolaan bidang kepegawaian serta menerapkan pola pengelolaan keuangan BLUD sesuai ketentuan perundang-undangan. Struktur Organisasi RSUD Dr. Muhammad Zein Painan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Pesisir Selatan Nomor 2 Tahun 2021 tentang perubahan atas Peraturan Daerah No.8 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan Perangkat Daerah dan Peraturan Bupati Pesisir Selatan Nomor 142 Tahun 2021 tentang Pembentukan Kedudukan susunan Organisasi tugas dan fungsi serta tata kerja unit Pelaksana teknis Daerah RSUD Dr. Muhammad Zein Painan yang menyatakan bahwa RSUD Dr.Muhammad Zein Painan merupakan RSUD Kelas C sebagai organisasi bersifat khusus pada Dinas Kesehatan. Dalam kerangka Reformasi Birokrasi dalam mewujudkan good governance, pelayanan publik dituntut untuk mengarah pada pelayanan yang berkualitas. Oleh karenanya sangatlah tepat konsep kualitas pelayanan publik yang hendaknya dijadikan sandaran bagi aparatur birokrat dalam memberikan pelayanan, seperti pada konsep Pelayanan Sepenuh Hati (Patton, 1997). Layanan Sepenuh Hati merupakan layanan yang berasal dari diri sendiri yang mencerminkan emosi, watak, keyakinan, nilai, sudut pandang, dan perasaan (Patton, 1998). Konsep layanan inipun lebih berorientasi pada pengembangan dan penataan kembali individu aparatur yang berinteraksi langsung dengan masyarakat sebagai pengguna jasa layanan. Konsep layanan ini difokuskan pada bagaimana menciptakan aparatur yang mampu menjadikan tugas melayani masyarakat, tidak lagi sebagai kewajiban melainkan sebagai kebutuhan individu aparatur negara yang harus dipenuhi. Adapun nilai yang diusung Patton dalam konsep Layanan Sepenuh Hati ini sebagai berikut: 1.Passionate (gairah), ini menghasilkan semangat yang besar terhadap pekerjaan, diri sendiri, dan orang lain. Antusiasme dan perhatian yang dibawakan pada 1layanan sepenuh hati akan membedakan bagaimana memandang diri sendiri dan pekerjaan dari tingkah laku dan cara memberikan layanan kepada konsumen. Gairah berarti menghadirkan kehidupan dan vitalitas dalam pekerjaan. 2.Progressive (progresif), penciptaan cara baru dan menarik untuk meningkatkan layanan dan gaya pribadi. Pekerjaan apapun yang kita tekuni, jika memiliki gairah dan pola pikir yang progresif akan menjadikan pekerjaan lebih menarik. Bersikap kreatif dimulai dari berfikir, bukannya membatasi diri sendiri terhadap cara memberi layanan. 3.Proactive (proaktif), supaya aktif harus melibatkan pekerjaan. Banyak orang yang berdiam diri dan menunggu disuruh melakukan sesuatu bila diperlukan. Untuk mencapai kualitas layanan yang lebih bagus diperlukan inisiatif yang tepat. Nilai tambah layanan sepenuh hati merupakan alasan yang mendasari mengapa melakukan sesuatu bagi orang lain. 4.Positive (positif), senyum merupakan bahasa isyarat universal yang dipahami semua orang di muka bumi. Berlaku positif itu sangat menarik. Sikap ini dapat merubah suasana dan kegairahan pada hampir semua interaksi konsumen. Berlaku positif berarti seyogyanya berlaku hangat dalam menyambut para konsumen dan tidak ada pertanyaan atau permintaan yang tidak pada tempatnya. Selain konsep layanan yang harus dibenahi, juga harus melengkapi sarana, prasarana dan alat ksehatan di fasilitas pelayanan kesehatan seperti RSUD Dr. Muhammad Zein Painan ini. Ketika sarana, prasarana dan alat kesehatan lengkap, maka kita juga dapat melihat data kunjungan pasien ke RSUD Dr.Muhammad Zein Painan. Kunjungan pasien dapat didefinisikan sebagai interaksi pasien terhadap suatu layanan fasilitas Pelayanankesehatan. Kunjungan yaitu setiap kedatangan pengunjung (pasien) ke rumah sakit untuk mendapatkan layanan yang tersedia di rumah sakit tersebut. Kunjungan pasien bisa dilihat dari Kunjungan di Instalasi Gawat Darurat, kunjungan di Rawat Jalan, Kunjungan di Rawat Inap, Kunjungan pasien berdasarkan nama poliklinik, Kunjungan Rawat Jalan Berdasarkan Cara Pembayaran, Kunjungan berdasarkan Sepuluh Penyakit Terbanyak Rawat Jalan, kunjungan berdasarakan sepuluh Penyakit Terbanyak Kegiatan Rawat Inap.
Tujuan Kegiatan
Tujuan kegiatan ini adalah mengetahui data Kunjungan di Instalasi Gawat Darurat, kunjungan di Rawat Jalan, Kunjungan di Rawat Inap, Kunjungan pasien berdasarkan poliklinik, Kunjungan Rawat Jalan Berdasarkan Cara Pembayaran, Kunjungan berdasarkan Sepuluh Penyakit Terbanyak Rawat Jalan, kunjungan berdasarakan sepuluh Penyakit Terbanyak Kegiatan Rawat Inap.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-01-01 s.d. 2024-01-01
Desain
2024-01-01 s.d. 2024-01-01
Pengumpulan Data
2024-01-01 s.d. 2025-01-10
Pengolahan Data
2025-01-13 s.d. 2025-01-31
Analisis
2025-02-01 s.d. 2025-02-28
Diseminasi Hasil
2025-03-01 s.d. 2025-03-31
Evaluasi
2025-05-01 s.d. 2025-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jenis Kunjungan | kunjungan pasien ke rumah sakit | Tipe atau jenis kunjungan pasien untuk menerima layanan, seperti kunjungan ke instalasi gawat darurat, kunjungan rawat jalan atau kunjungan rawat inap | Bulanan |
| jenis poliklinik | Kunjungan bardasarkan nama poliklinik | poliklinik tujuan pasien untuk menerim layanan | Bulanan |
| Cara Pembayaran | Kunjungan Rawat Jalan berdasarkan cara pembayaran | setiap kedatangan pengunjung (pasien) ke rumah sakit untuk mendapatkan layanan berdasarkan cara pembayaran | Bulanan |
| Jenis penyakit Pasien | Jenis Penyakit | Kategori penyakit hasil diagnosis dokter kepada pasien | Bulanan |
| Jenis Kelamin Pasien | Jenis Kelamin | Pembedaan makhluk hidup secara fisiologis menurut jenis dan kemampuan organ reproduksi | Bulanan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
BULANAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| SUMATERA BARAT | PESISIR SELATAN |
Lainnya : Pencacatan administrasi
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : Pencacatan administrasi
Unit Pengumpulan Data
Individu
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataCoding, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-06-30;
Digital (softcopy): 2025-03-31;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Jenis cara pembayaran layanan
-
Lama waktu hidup sejak dilahirkan yang dihitung dalam tahun menurut sistem kalender Masehi dengan pembulatan ke bawah atau umur ulang tahun yang terakhir. Dalam pengumpulan data direkomendasikan menggunakan kelompok umur tunggal, sedangkan untuk penyajian data direkomendasikan menggunakan kelompok umur....
-
Bentuk pelayanan kesehatan perorangan yang diselenggarakan secara menyeluruh, mencakup layanan rawat inap, rawat jalan, dan penanganan gawat darurat
-
Kategori penyakit hasil diagnosis dokter
-
Perbedaan antara perempuan dengan laki-laki secara fisiologis yang ditandai dengan ciri-ciri fisik tertentu. Jenis kelamin terbagi atas perempuan dan laki-laki.
Indikator Kegiatan
-
Banyaknya kunjungan orang yang melakukan konsultasi masalah kesehatannya untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan baik secara langsung maupun tidak langsung di Fasilitas Pelayanan Kesehatan
-
Banyaknya kunjungan berdasarkan 10 jenis penyakit terbanyak hasil diagnosis dokter