Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Perizinan Berusaha Penanaman Modal Kulon Progo 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Perizinan Berusaha Penanaman Modal Kulon Progo
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Sektor Publik Perpajakan dan Regulasi Pasar
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-22.3401.001
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan KH. Ahmad Dahlan Km 1, Dipan, Wates
| Telepon: | 0274 774402 |
| Faksimile: | 0274 775208 |
| Email: | dpmpt@kulonprogokab.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | R. HERIYANTO, SH., M.M. |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | AGUS SURYANTO, S.E., M.M |
| Jabatan: | Sekretaris Dinas |
| Alamat: | Jl. KH Ahmad Dahlan Km. 1, Wates, Kulon Progo |
| Telepon: | 0274774402 |
| Faksimile: | 0274775208 |
| Email: | dpmpt@kulonprogokab.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPenyelenggaraan Perizinan di Kabupaten Kulon Progo sesuai dengan Peraturan Bupati Kulon Progo Nomor 16 Tahun 2022 tentang Pendelegasian Kewenangan Penyelenggaraan Perizinan Kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kulon Progo. Pelaksanaan pelayanan perizinan menggunakan aplikasi Online Single Submission (OSS), SiCantik, dan SimBG.
Tujuan Kegiatan
Tersedianya data pelaku usaha berdasarkan tingkat resiko kegiatan usaha
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-12-01 s.d. 2024-12-31
Desain
2024-12-01 s.d. 2024-12-31
Pengumpulan Data
2025-01-01 s.d. 2025-12-31
Pengolahan Data
2025-12-31 s.d. 2026-01-31
Analisis
2026-02-01 s.d. 2026-03-01
Diseminasi Hasil
2026-03-01 s.d. 2026-03-31
Evaluasi
2026-03-01 s.d. 2026-03-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| NIB | NIB | Identitas yang wajib dimiliki oleh para pelaku usaha. Adanya NIB memungkinkan perizinan usaha menjadi lebih mudah dan aman. | 2025 |
| Nama Perusahaan | Perusahaan | Identitas diri dari bisnis yang dilakukan oleh pelaku usaha | 2025 |
| Uraian Status Penanaman Modal | Penanaman Modal | Untuk menunjukkan bahwa modal kegiatan usaha tersebut berasal dari modal asing atau dalam negeri | 2025 |
| Uraian Risiko Proyek | Proyek | Tingkat Risiko suatu kegiatan usaha ditetapkan dengan menerapkan konsep Risiko maksimum (maximum Risk) atas seluruh kriteria yang digunakan dalam proses analisis Risiko, sehingga tidak ada Risiko yang terabaikan pada saat menetapkan jenis Perizinan Berusaha | 2025 |
| Uraian Jenis Perusahaan | Perusahaan | Menjelaskan tentang jenis perusahaan berdasarkan kepemilikannya | 2025 |
| Uraian Skala Usaha | Skala usaha | Tolok ukur atau pembanding yang menjadi penentu besar kecilnya sebuah usaha, perusahaan, atau industri. | 2025 |
| Alamat Usaha | Usaha | Tempat kegiatan usaha | 2025 |
| Kecamatan usaha | usaha | Kecamatan tempat usaha | 2025 |
| kelurahan usaha | usaha | Kelurahan tempat usaha | 2025 |
| KBLI | KBLI | Pengklasifikasian aktivitas/kegiatan ekonomi Indonesia yang menghasilkan produk/output, baik berupa barang maupun jasa, berdasarkan lapangan usaha untuk memberikan keseragaman konsep, definisi, dan klasifikasi lapangan usaha dalam perkembangan dan pergeseran kegiatan ekonomi di Indonesia. | 2025 |
| Judul KBLI | KBLI | Uraian dari angka KBLI | 2025 |
| KL/Sektor Pembina | Sektor Pembina | K/L/D pembina dari kegiatan usaha berdasarkan sektor usah | 2025 |
| Nama User | User | Nama Pemohon izin kegiatan usaha | 2025 |
| Alamat email yang terdaftar sebagai salah satu identitas kegiatan usaha | 2025 | ||
| Nomor Telp | Telepon | No tlp yang terdaftar sebagai salah satu identitas kegiatan usaha | 2025 |
| Jumlah Investasi | Investasi | Nilai rencana investasi kegiatan usaha yang akan dilaksanakan | 2025 |
| Tenaga Kerja Indonesia (TKI) | TKI | Jumlah rencana kebutuhan tenaga kerja | 2025 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| DI YOGYAKARTA | KULON PROGO |
Lainnya : Lainnya Download data dari OSS.go.id
Sarana Pengumpulan Data
Mail, Lainnya : https://OSS.go.id/
Unit Pengumpulan Data
Usaha/perusahaan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Ya
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : pemeriksaan berjenjang
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Usaha/perusahaan yang terdaftar di database OSS
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2026-03-31;
Digital (softcopy): 2026-03-31;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Kelurahan tempat usaha
-
Alamat email yang terdaftar sebagai salah satu identitas kegiatan usaha
-
Untuk menunjukkan bahwa modal kegiatan usaha tersebut berasal dari modal asing atau dalam negeri
-
Menjelaskan tentang jenis perusahaan berdasarkan kepemilikannya
-
No tlp yang terdaftar sebagai salah satu identitas kegiatan usaha
-
Identitas yang wajib dimiliki oleh para pelaku usaha. Adanya NIB memungkinkan perizinan usaha menjadi lebih mudah dan aman.
-
Pengklasifikasian aktivitas/kegiatan ekonomi Indonesia yang menghasilkan produk/output, baik berupa barang maupun jasa, berdasarkan lapangan usaha untuk memberikan keseragaman konsep, definisi, dan klasifikasi lapangan usaha dalam perkembangan dan pergeseran kegiatan ekonomi di Indonesia.
-
Uraian dari angka KBLI
-
Nama Pemohon izin kegiatan usaha
-
Tolok ukur atau pembanding yang menjadi penentu besar kecilnya sebuah usaha, perusahaan, atau industri.
-
Tingkat Risiko suatu kegiatan usaha ditetapkan dengan menerapkan konsep Risiko maksimum (maximum Risk) atas seluruh kriteria yang digunakan dalam proses analisis Risiko, sehingga tidak ada Risiko yang terabaikan pada saat menetapkan jenis Perizinan Berusaha.
-
K/L/D pembina dari kegiatan usaha berdasarkan sektor usaha
-
Jumlah rencana kebutuhan tenaga kerja
-
Tempat kegiatan usaha
-
Identitas diri dari bisnis yang dilakukan oleh pelaku usaha
-
Nilai rencana investasi kegiatan usaha yang akan dilaksanakan
-
Kecamatan tempat usaha
Indikator Kegiatan
-
Data jumlah perizinan berusaha yang bersumber dari OSS RBA (oss.go.id)