Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Pelayanan Kesehatan Orang penderita HIV Kabupaten Gresik 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Pelayanan Kesehatan Orang penderita HIV Kabupaten Gresik
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-25.3525.022
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Kesehatan Kabupaten Gresik
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Dr. Wahidin S.H. No.245 Kembangan Kebomas Kab. Gresik Jawa Timur 61124
| Telepon: | (031) 3951395 |
| Faksimile: | - |
| Email: | rengram.dinkes.gresik@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | dr. PUSPITASARI WHARDANI |
| Jabatan: | Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit |
| Alamat: | Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 245 |
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | rengram.dinkes.gresik@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanSesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2022 Tentang Penanggulangan Human Immunodeficiency Virus, Acquires Immuno Deficiency Syndrome, dan Infeksi Menular Seksual menyatakan bahwa human immunodeficiency virus, acquired immunodeficiency syndrome, dan infeksi menular seksual masih menjadi masalah kesehatan yang berdampak pada penurunan kualitas sumber daya manusia yang dapat menimbulkan berbagai masalah sosial ekonomi, sehingga diperlukan upaya penanggulangan. dalam rangka melaksanakan penanggulangan human immunodeficiency virus, acquired immunodeficiency syndrome, dan infeksi menular seksual diperlukan dukungan lintas sektor dan masyarakat untuk mencapai eliminasi human immunodeficiency virus, acquired immuno-deficiency syndrome, dan infeksi menular seksual.
Tujuan Kegiatan
1. Meningkatkan penyelenggaraan pelayanan kesehatan pada orang penderita HIV di Kabupaten Gresik2. Menjadi bahan penyedia data kesehatan yang digunakan sebagai dasar penentuan kebijakan
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-01-02 s.d. 2025-01-19
Desain
2025-01-20 s.d. 2025-01-31
Pengumpulan Data
2025-02-01 s.d. 2025-12-31
Pengolahan Data
2026-01-02 s.d. 2026-03-18
Analisis
2026-03-19 s.d. 2026-04-30
Diseminasi Hasil
2026-03-19 s.d. 2026-04-17
Evaluasi
2026-04-20 s.d. 2026-04-30
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Persentase orang yang terkena Infeksi Menular Seksual (IMS) | IMS | Infeksi Menular Seksual yang selanjutnya disingkat IMS adalah infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual secara vaginal, anal/lewat anus dan oral/dengan mulut. | 2025 |
| Prevalensi HIV/AIDS (persen) dari total populasi | HIV/AIDS | Human Immunodeficiency Virus yang selanjutnya disingkat HIV adalah Virus yang menyebabkan Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS). Acquired Immuno Deficiency Syndrome yang selanjutnya disingkat AIDS adalah suatu kumpulan gejala berkurangnya kemampuan pertahanan diri yang disebabkan oleh masuknya virus HIV dalam tubuh seseorang. | 2025 |
| Jumlah Kasus HIV Menurut Jenis Kelamin dan Kelompok Umur di Kabupaten Gresik | HIV | Human Immunodeficiency Virus yang selanjutnya disingkat HIV adalah Virus yang menyebabkan Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS). Acquired Immuno Deficiency Syndrome yang selanjutnya disingkat AIDS adalah suatu kumpulan gejala berkurangnya kemampuan pertahanan diri yang disebabkan oleh masuknya virus HIV dalam tubuh seseorang. | 2025 |
| ODHA yang mendapatkan pengobatan (on ARV) | ODHA | Orang Dengan HIV dan AIDS yang selanjutnya disingkat ODHA adalah orang yang telah terinfeksi virus HIV. Pengobatan AIDS bertujuan untuk menurunkan sampai tidak terdeteksi jumlah virus (viral load) HIV dalam darah dengan menggunakan kombinasi obat ARV. Pengobatan ARV diberikan setelah mendapatkan konseling, mempunyai pengingat minum obat (PMO) dan pasien setuju patuh terhadap pengobatan seumur hidup. Pengobatan ARV diindikasikan bagi: a. penderita HIV yang telah menunjukkan stadium klinis 3 atau 4 atau jumlah sel Limfosit T CD4 kurang dari atau sama dengan 350 sel/mm3; b. ibu hamil dengan HIV; dan c. penderita HIV dengan tuberkulosis. | 2025 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | GRESIK |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : Google Sheets
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Puskesmas
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : Validasi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Puskesmas
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): -
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Jumlah absolut ODHA yang telah didiagnosis HIV positif dan tercatat menerima dan aktif mengonsumsi obat ARV sesuai pedoman nasional dalam periode pelaporan.
-
Jumlah estimasi total populasi kunci (seperti pekerja seks, pengguna napza suntik, dll.) yang beresiko terinveksi Human Immunodeficiency Virus, sebuah virus yang menyerang dan merusak sistem kekebalan tubuh manusia, terutama sel darah putih (sel T/CD4) di wilayah kerja
-
Jumlah orang dengan risiko terinfeksi Human Immunodeficiency Virus, sebuah virus yang menyerang dan merusak sistem kekebalan tubuh manusia, terutama sel darah putih (sel T/CD4) (populasi kunci) yang telah mendapatkan pelayanan konseling dan tes HIV/IMS sesuai standar
-
Jumlah absolut individu yang pada periode pelaporan pertama kali didiagnosis terinfeksi HIV (tes serologis positif) dan dicatat serta dilaporkan ke Dinas Kesehatan setempat melalui Sistem Informasi HIV/AIDS dan IMS (SIHA).
-
Angka total ODHA yang hidup (belum meninggal) di suatu wilayah
Indikator Kegiatan
-
Pelayanan kesehatan yang diberikan pada orang dengan risiko terinfeksi HIV, meliputi edukasi, konseling, dan pemeriksaan HIV (tes) yang ditargetkan dalam 1 tahun.
-
Angka absolut kasus HIV yang baru didiagnosis sebagai HIV positif dan dilaporkan secara resmi ke sistem surveilans kesehatan dalam kurun waktu dan wilayah tertentu.
-
Proporsi ODHA yang telah menerima dan terdaftar dalam regimen pengobatan ARV terhadap seluruh ODHA yang diperkirakan hidup (Estimasi) di wilayah kerja tertentu pada kurun waktu yang sama.