Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei Harga Properti Perumahan di Indonesia 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei Harga Properti Perumahan di Indonesia
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Harga dan Paritas Daya Beli
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Dasar
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDirektorat Statistik Harga
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Dr. Sutomo 6-8 Jakarta 10710 Indonesia
| Telepon: | Telp (62-21) 3841195, 3842508, 3810291 |
| Faksimile: | Faks (62-21) 3857046 |
| Email: | dsh@bps.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa |
| Eselon 2: | Direktorat Statistik Harga |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Diah Daniaty |
| Jabatan: | Ketua Tim Bidang Statistik Harga Konstruksi |
| Alamat: | Jl. Dr. Sutomo No.6-8, Gedung 2 Lantai 5, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710 |
| Telepon: | 62213841195 |
| Faksimile: | (62-21) 3857046 |
| Email: | diahdaniaty@bps.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPeningkatan jumlah rumah tangga di Indonesia sejak tahun 2007 menyebabkan kebutuhan papan di Indonesia juga meningkat. Data Kementerian PUPR memperlihatkan jumlah backlog kepemilikan rumah di Indonesia mencapai 12,75 juta unit. Hal itu masih ditambah data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2022 yang menyatakan hanya 60,66 persen keluarga menghuni rumah yang layak huni. Proyek penyediaan sejuta rumah dari pemerintah ikut mendorong kebutuhan ketersediaan data backlog yang diiringi tuntutan untuk menjaga stabilitas pasar properti. Stabilitas pasar properti dapat dilihat dari daya serap pasar, peningkatan tingkat hunian, serta terkendalinya harga properti. Semakin banyaknya permintaan perumahan mendorong developer membangun perumahan di berbagai wilayah dengan berbagai pilihan spesifikasi rumah dengan kisaran harga tertentu. Jika ketersediaan penawaran rumah tidak sebanding dengan permintaan rumah, maka akan mendorong kenaikan harga antar periode waktu. Harga properti dapat dipengaruhi beberapa variabel, misalnya: lokasi, tipe bangunan, harga bahan kontruksi, dan lainnya. Harga rumah yang beragam dan cenderung meningkat tersebut menarik untuk dipantau secara periodik dan dihitung indeks harganya. Pada Tahun 2024, Badan Pusat Statistik melaksanakan Survei Harga Properti Perumahan (SHPP) dengan cakupan 58 kabupaten/kota pada 36 provinsi. Hasil survei digunakan untuk menghitung Indeks Harga Properti Perumahan (IHPP) yang merupakan salah satu indikator untuk melihat pertumbuhan ekonomi khususnya di bidang properti. Selain itu, IHPP dapat digunakan sebagai deflatorpembentukan modal tetap bruto dalam neraca nasional.
Tujuan Kegiatan
1. Menghasilkan Indeks Harga Properti Perumahan (IHPP) untuk memantau perkembangan harga rumah dan apartemen di kabupaten/kota terpilih 2. Untuk mengetahui karakteristik perumahan/ apartemen 3. Untuk mengetahui karakteristik perusahaan pengembang di beberapa kabupaten/kota di Indonesia
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-01-15 s.d. 2025-01-31
Desain
2025-02-01 s.d. 2025-02-28
Pengumpulan Data
2025-03-01 s.d. 2025-03-15
Pengolahan Data
2025-03-02 s.d. 2025-06-14
Analisis
2025-06-15 s.d. 2025-08-31
Diseminasi Hasil
2025-09-01 s.d. 2025-12-30
Evaluasi
2026-01-01 s.d. 2026-01-15
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jenis Properti yang dicacah | Jenis Properti | Jenis bangunan tempat tinggal yang diamati yaitu perumahan atau apartemen | Maret 2025 |
| Tahun Perusahaan Mulai Beroperasi | Perusahaan | Waktu perusahaan mulai mengoperasikan usahanya | Maret 2025 |
| Jaringan Usaha atau Perusahaan | Jaringan Usaha atau Perusahaan | rincian yang menjelaskan apakah usaha/perusahaan yang menangani perumahan/apartemen yang sedang diobservasi, memiliki kelembagaan organisasi secara vertikal dengan perusahaan lain | Maret 2025 |
| Jumlah Tenaga Kerja | Tenaga Kerja | rata-rata jumlah orang yang bekerja pada perusahaan pengembang (developer) dalam periode setahun terakhir | Setahun terakhir |
| Jumlah proyek hunian yang sudah dalam proses penjualan | Jumlah proyek hunian | banyaknya hunian yang sudah dalam proses penjualan, baik yang sudah dalam proses pembangunan ataupun belum | Selama Maret 2024 – Maret 2025 |
| Luas lahan secara keseluruhan pada proyek perumahan atau apartemen yang bersangkutan | Luas lahan | Luas lahan termasuk yang sudah dibangun dan yang belum dibangun perumahan/apartemen. Catatan: Jika pada suatu perumahan terdapat pembangunan lanjutan dengan kondisi semua unit pada perumahan lama tersebut sudah terjual, maka luas area adalah area pembangunan rumah yang baru. | Maret 2025 |
| Persentase luas lahan yang sudah dibangun untuk perumahan atau apartemen | Luas lahan | Luas lahan yang sudah dibangun dibanding luas lahan yang tersedia untuk perumahan atau apartemen | Maret 2025 |
| Harga kelebihan tanah atau luas lantai per meter persegi | Harga kelebihan tanah atau luas lantai per meter persegi | Kelebihan tanah yang dimaksud adalah tanah di luar dari tipe yang disediakan dikarenakan letak (hook) atau lainnya. Sedangkan kelebihan luas lantai dijumpai pada unit apartemen yang memiliki kelebihan luas lantai dibanding unit dengan tipe yang sama. | Maret 2025 |
| Harga tanah tanpa bangunan | Harga tanah | Harga tanah yang dimaksud pada rincian ini adalah harga tanah tanpa bangunan pada lahan proyek perumahan. | Maret 2025 dan Maret 2024 |
| Harga rumah atau apartemen pada bulan Maret 2024 dibanding Maret 2023 | Perbandingan harga | Jenis kondisi secara umum perubahan harga rumah/apartemen pada bulan Maret 2025 dibanding Maret 2024 | Maret 2025 dibanding Maret 2024 |
| Alasan harga naik atau turun | Alasan perubahan harga | Alasan perubahan harga Maret 2025 dibanding Maret 2024 | Maret 2025 dibanding Maret 2024 |
| Aksesibilitas Perumahan atau Apartemen | Aksesibilitas | Tingkat kemudahan lokasi perumahan/apartemen untuk dicapai oleh masyarakat. Aksesibilitas pada perumahan/apartemen ditunjukkan dengan kondisi jalan menuju lokasi proyek perumahan/apartemen yang memadai, lebar jalan utama perumahan, ketersediaan angkutan umum, dan jarak perumahan/apartemen ke sarana umum. | Maret 2025 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| ACEH | ACEH BESAR |
| SUMATERA UTARA | KOTA PEMATANGSIANTAR |
| SUMATERA UTARA | KOTA MEDAN |
| SUMATERA BARAT | KOTA PADANG |
| RIAU | KOTA PEKANBARU |
| JAMBI | BUNGO |
| JAMBI | KOTA JAMBI |
| SUMATERA SELATAN | KOTA PALEMBANG |
| BENGKULU | REJANG LEBONG |
| BENGKULU | KOTA BENGKULU |
| LAMPUNG | KOTA BANDAR LAMPUNG |
| KEPULAUAN BANGKA BELITUNG | KOTA PANGKALPINANG |
| KEPULAUAN RIAU | KOTA B A T A M |
| KEPULAUAN RIAU | KOTA TANJUNG PINANG |
| DKI JAKARTA | KOTA JAKARTA SELATAN |
| DKI JAKARTA | KOTA JAKARTA TIMUR |
| DKI JAKARTA | KOTA JAKARTA PUSAT |
| DKI JAKARTA | KOTA JAKARTA BARAT |
| DKI JAKARTA | KOTA JAKARTA UTARA |
| JAWA BARAT | BANDUNG |
| JAWA BARAT | KOTA BEKASI |
| JAWA BARAT | KOTA DEPOK |
| JAWA TENGAH | SUKOHARJO |
| JAWA TENGAH | KOTA MAGELANG |
| JAWA TENGAH | KOTA SEMARANG |
| JAWA TENGAH | KOTA TEGAL |
| DI YOGYAKARTA | SLEMAN |
| JAWA TIMUR | SIDOARJO |
| JAWA TIMUR | KOTA MALANG |
| JAWA TIMUR | KOTA SURABAYA |
| BANTEN | TANGERANG |
| BANTEN | SERANG |
| BANTEN | KOTA TANGERANG |
| BANTEN | KOTA SERANG |
| BALI | KOTA DENPASAR |
| NUSA TENGGARA BARAT | LOMBOK BARAT |
| NUSA TENGGARA TIMUR | KOTA KUPANG |
| KALIMANTAN BARAT | KOTA PONTIANAK |
| KALIMANTAN BARAT | KOTA SINGKAWANG |
| KALIMANTAN TENGAH | KOTA PALANGKA RAYA |
| KALIMANTAN SELATAN | KOTA BANJAR BARU |
| KALIMANTAN TIMUR | KOTA BALIKPAPAN |
| KALIMANTAN TIMUR | KOTA SAMARINDA |
| KALIMANTAN UTARA | BULUNGAN |
| SULAWESI UTARA | KOTA MANADO |
| SULAWESI TENGAH | KOTA PALU |
| SULAWESI SELATAN | GOWA |
| SULAWESI SELATAN | KOTA MAKASSAR |
| SULAWESI TENGGARA | KOTA KENDARI |
| GORONTALO | KOTA GORONTALO |
| SULAWESI BARAT | MAMUJU |
| MALUKU | KOTA AMBON |
| MALUKU UTARA | KOTA TERNATE |
| MALUKU UTARA | KOTA TIDORE KEPULAUAN |
| PAPUA BARAT | MANOKWARI |
| PAPUA | MERAUKE |
| PAPUA | MIMIKA |
| PAPUA | KOTA JAYAPURA |
Wawancara, Lainnya : internet
Sarana Pengumpulan Data
CAPI
Unit Pengumpulan Data
Usaha/perusahaan
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelSINGLE_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
PURPOSIVE_SAMPLING
Unit Sampel
Perumahan/apartemen
Unit Observasi
Perumahan/apartemen
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit), Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
≤ SMP
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 36
Pengumpul data/enumerator: 58
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Usaha/perusahaan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2025-12-30;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Rincian yang menjelaskan apakah usaha/perusahaan yang menangani perumahan/apartemen yang sedang diobservasi, memiliki kelembagaan organisasi secara vertikal dengan perusahaan lain
-
Jenis kondisi secara umum perubahan harga rumah/apartemen pada bulan Maret 2025 dibanding Maret 2024
-
Waktu perusahaan mulai mengoperasikan usahanya
-
Kondisi yang menyebabkan perubahan harga
-
Luas lahan yang sudah dibangun dibanding luas lahan yang tersedia untuk perumahan atau apartemen
-
Kelebihan tanah yang dimaksud adalah tanah di luar dari tipe yang disediakan dikarenakan letak (hook) atau lainnya. Sedangkan kelebihan luas lantai dijumpai pada unit apartemen yang memiliki kelebihan luas lantai dibanding unit dengan tipe yang sama.
-
Harga tanah yang dimaksud pada rincian ini adalah harga tanah tanpa bangunan pada lahan proyek perumahan.
-
rata-rata jumlah orang yang bekerja pada perusahaan pengembang (developer) dalam periode setahun terakhir
-
Jenis bangunan tempat tinggal yang diamati yaitu perumahan atau apartemen
-
Banyaknya hunian yang sudah dalam proses penjualan, baik yang sudah dalam proses pembangunan ataupun belum
-
Tingkat kemudahan lokasi perumahan/apartemen untuk dicapai oleh masyarakat. Aksesibilitas pada perumahan/apartemen ditunjukkan dengan kondisi jalan menuju lokasi proyek perumahan/apartemen yang memadai, lebar jalan utama perumahan, ketersediaan angkutan umum, dan jarak perumahan/apartemen ke sarana umum.
-
Luas lahan termasuk yang sudah dibangun dan yang belum dibangun perumahan/apartemen. Catatan: Jika pada suatu perumahan terdapat pembangunan lanjutan dengan kondisi semua unit pada perumahan lama tersebut sudah terjual, maka luas area adalah area pembangunan rumah yang baru.
Indikator Kegiatan
-
Angka yang menggambarkan perkembangan harga rumah/apartemen antar periode waktu