Detail Metadata Kegiatan Statistik
Pendataan Lengkap Kondisi Jalan Kota Singkawang 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanPendataan Lengkap Kondisi Jalan Kota Singkawang
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Pencacahan Lengkap
Sektor Kegiatan
Pembangunan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-25.6172.002
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Ahmad Yani Kelurahan Pasiran
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | dis_pupr@singkawangkota.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Pemerintah Kota Singkawang |
| Eselon 2: | Pemerintah Kota Singkawang |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Arfani, S.T., M.T. |
| Jabatan: | Kepala Bidang Bina Marga dan Jasa Konstruksi |
| Alamat: | A, Yani No 3 Kel. Pasiran Kec. Singkawang Barat Kota Singkawang |
| Telepon: | 0895323501501 |
| Faksimile: | - |
| Email: | puprbm.singkawang@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanSecara administratif Kota Singkawang terbagi menjadi 5 (lima) Kecamatan, yaitu : Kecamatan Singkawang Timur, Kecamatan Singkawang Barat, Kecamatan Singkawang Tengah, Kecamatan Singkawang Utara dan Kecamatan Singkawang Selatan dengan jumlah penduduk mencapai 237.891 jiwa. Bidang Infrastruktur / transportasi yang ada di wilayah Kota Singkawang dirasakan masih kurang mendukung dalam kegiatan pembangunan regional, baik dilihat dari panjang jalan maupun kondisi permukaan jalan. Panjang jalan yang ada saat ini masih belum menjangkau ke seluruh wilayah kecamatan dan desa. Sedangkan dilihat dari kondisi permukaan jalan sebagian besar masih dalam kondisi kurang baik. Meskipun bidang transportasi telah dijadikan prioritas dalam pembangunan daerah baik melalui program pembangunan, rehabilitasi, pemeliharaan dan peningkatan jalan di seluruh wilayah Kota tapi upaya ini masih belum dapat dilakukan secara optimal. Diantara penyebabnya adalah faktor alam seperti banjir atau kondisi tanah yang labil dan faktor teknis pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang belum berjalan secara profesional serta dana yang sangat terbatas. Data mengenai kondisi infrastruktur khususnya jalan di Kota Singkawang sangat penting untuk diketahui, mulai dari panjang, lebar, fungsi, jenis, kelas, kondisi jalan dan data lain mengenai jalan. Dengan adanya data ini, penyusunan perencanaan berkesinambungan dapat dilkakuan dengan baik dan terkontrol.Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Singkawang khususnya Bidang Bina Marga dan Jasa Konstruksi adalah perangkat dari Pemerintah Kota Singkawang yang mempunyai wewenang dan tanggungjawab dalam mengatasi masalah yang berkaitan dengan sarana dan prasarana jalan serta merupakan salah satu bidang pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Singkawang yang bertanggung jawab atas pembangunan, peningkatan maupun pemeliharaan seluruh jaringan jalan yang ada di Kota Singkawang. Sehubungan dengan hal tersebut, untuk mendapatkan data terbaru mengenai kondisi jalan, Pemerintah Kota Singkawang melalui Bidang Bina Marga dan Jasa Konstruksi akan melaksanakan Pekerjaan Survey Kondisi Jalan yang dibiayai dengan Dana APBD Tahun Anggaran 2025. Untuk melaksanakan pekerjaan ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Singkawang akan menugaskan pihak ketiga yaitu Konsultan sebagai Penyedia Jasa Perencanaan/Survey. Konsultan yang ditugaskan harus merupakan penyedia jasa perencanaan yang kompeten dan dilakukan secara penuh dengan menempatkan tenaga- tenaga ahli di lapangan sesuai kebutuhan dan kompleksitas pekerjaan.
Tujuan Kegiatan
Pekerjaan Survey Kondisi Jalan ini dimaksudkan untuk mendapatkan data dasar yang dapat mendukung perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta arah penyusunan strategi dan kebijakan dalam pembangunan infrastruktur jalan Kota Singkawang. Pembangunan infratruktur secara terencana diharapkan akan dapat menjadi pemicu bagi pengembangan wilayah.Tujuan yang ingin dicapai dari Survey Kondisi Jalan ini adalah :Tersedianya data akurat mengenai kondisi ruas jalan di Kota Singkawang yang akan digunakan sebagai dasar perencanaan dan pelaksanaan fisik di lapangan serta sebagai dasar evaluasi dan pengawasan sehingga menghasilkan produk yang dapat dipertanggungjawabkan.Tersusunnya data pokok kondisi jalan di Kota Singkawang sesuai dengan formulir yang ditetapkan.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-08-18 s.d. 2025-09-02
Desain
2025-08-18 s.d. 2025-09-02
Pengumpulan Data
2025-09-20 s.d. 2025-10-04
Pengolahan Data
2025-10-05 s.d. 2025-11-02
Analisis
2025-10-05 s.d. 2025-11-02
Diseminasi Hasil
2025-12-01 s.d. 2026-01-31
Evaluasi
2025-12-01 s.d. 2026-01-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Nomor Ruas | Ruas | Kode numerik (bisa dikombinasikan dengan huruf) yang diberikan oleh otoritas jalan raya untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan sebuah ruas jalan agar mudah dikenali dan dibedakan dari rute lainnya | Pada saat pengambilan data dilakukan |
| Nama Ruas Jalan | Ruas | Sebutan atau identitas yang diberikan kepada suatu segmen jalan untuk memudahkan pengenalan dan pengelolaan, yang biasanya terdiri dari nama jalan | Pada saat pengambilan data dilakukan |
| Kecamatan | Kecamatan | : Bagian wilayah dari kabupaten atau kota yang dipimpin oleh seorang camat | Pada saat pengambilan data dilakukan |
| Kelurahan | Kelurahan | Unit pemerintahan terkecil dalam struktur administrasi kota atau kabupaten di Indonesia, yang merupakan bagian dari kecamatan dan dipimpin oleh seorang lurah | Pada saat pengambilan data dilakukan |
| Titik Pengenal Pangkal | Titik Pengenal Pangkal | Lokasi titik awal ruas jalan (apa yang dihubungkan oleh jalan dimulai dari mana nama tempat (Persimpangan, Pasar, Kota, dsb) | Pada saat pengambilan data dilakukan |
| Titik Pengenal Ujung | Titik Pengenal Ujung | Lokasi titik akhir ruas jalan chainage dari titik awal ruas jalan (dimana jalan berakhir nama tempat (Persimpangan, Pasar, Kota, dsb) | Pada saat pengambilan data dilakukan |
| Panjang Ruas | Ruas | Panjang bagian atau segmen dari suatu jalan yang terletak di antara dua persimpangan (simpul) atau titik akhir tertentu | Pada saat pengambilan data dilakukan |
| Panjang Jalan Perbagian | Jalan | Penentuan jarak dalam mengukur panjang jalan, di mana setiap titik diukur dari titik nol (STA 0+000) sebagai titik referensi awal. Digunakan untuk menunjukkan posisi atau Lokasi tertentu di sepanjang jalur jalan. Misalnya, (STA 0+100) berarti 100 meter dari titik awal jalan | Pada saat pengambilan data dilakukan |
| KM Awal Panjang Jalan | Jalan | Lokasi titik awal panjang jalan pembagian dalam satuan KM | Pada saat pengambilan data dilakukan |
| KM Akhir Panjang Jalan | Jalan | Lokasi titik akhir panjang jalan pembagian dalam satuan KM | Pada saat pengambilan data dilakukan |
| Lebar Permukaan Jalan | Jalan | Ukuran lebar dari badan jalan | Pada saat pengambilan data dilakukan |
| Tipe Permukaan Jalan | Jalan | Merujuk pada jenis material dan konstruksi lapisan teratas jalan, yang umumnya terbagi menjadi perkerasan lentur (aspal) dan perkerasan kaku (beton). Selain itu, terdapat juga permukaan non-permeabel yang kedap air dan permukaan permeabel yang memungkinkan air meresap ke lapisan bawah. Jenis permukaan lainnya termasuk jalan paving blok, kerikil, dan tanah alami | Pada saat pengambilan data dilakukan |
| . Kondisi RCI Permukaan Jalan | RCI | Penilaian kondisi permukaan jalan berdasarkan kekasaran dan jenis kerusakannya, dengan skala 0-10 di mana 0 berarti paling buruk dan 10 adalah kondisi paling baik | Pada saat pengambilan data dilakukan |
| Kondisi IRI Permukaan Jalan | IRI | Tingkat ketidarataan atau kehalusan permukaan jalan, diukur dalam satuan meter per kilometer (m/km) (Jumlah kumulatif naik turunnya permukaan jalan pada arah memanjang, dibagi dengan panjang jalan total yang diukur). | Pada saat pengambilan data dilakukan |
| Kondisi Klasifikasi Permukaan Jalan | Jalan | umumnya dibagi menjadi empat kategori: Baik (mulus dan nyaman), Sedang (relatif mulus dengan sedikit gelombang atau tambalan), Rusak (tidak rata, bergelombang, atau banyak lubang), dan Rusak Berat (rusak parah, banyak lubang besar, dan amblas). Penilaian ini didasarkan pada kondisi permukaan perkerasan, seperti mulus, retak, bergelombang, atau berlubang | Pada saat pengambilan data dilakukan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| KALIMANTAN BARAT | KOTA SINGKAWANG |
Pengamatan
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Jalan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 5
Pengumpul data/enumerator: 5
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF_DAN_INFERENSIA
Unit Analisis
Lainnya : Jalan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Provinsi, Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Ya
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2026-01-31;
Data Mikro: 2026-01-31;
Variabel Kegiatan
-
panjang jalan umum dalam sistem jaringan jalan sekunder yang menghubungkan antar pusat pelayanan dalam kota, menghubungkan pusat pelayanan dengan persil, menghubungkan antar persil, serta menghubungkan antar pusat permukiman yang berada di dalam kota
Indikator Kegiatan
-
Perbandingan antara jalan kondisi baik dan sedang terhadap total jalan kota