Detail Metadata Kegiatan Statistik
SURVEI INDEKS KETENTERAMAN KOTA MADIUN 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanSURVEI INDEKS KETENTERAMAN KOTA MADIUN
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Perlindungan Sosial dan Kesejahteraan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-25.3577.005
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraBadan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Kota Madiun
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
JL DI Panjaitan No 17 Kota Madiun
| Telepon: | 0351 471535 |
| Faksimile: | 0351 471535 |
| Email: | litbang.madiunkota@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Madiun |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Tjutjun Soendari, S.E. |
| Jabatan: | Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan |
| Alamat: | Jl. Mayjend. DI. Panjaitan No. 17 Lantai 2 |
| Telepon: | (0351) 471535 |
| Faksimile: | (0351) 471535 |
| Email: | litbang.madiunkota@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPenyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat (Tribumtranmas) adalah upaya dan kegiatan yang diselenggarakan Satpol PP yang memungkinkan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan masyarakat dapat melakukan kegiatannya dalam situasi dan kondisi yang tenteram, tertib dan teratur sesuai dengan kewenangannya untuk penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah. Untuk mengetahui sejauh mana dinamika kegiatan pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat madiun dapat dilakukan, dilaksanakan, dan diselenggarakan dalam rangka pemenuhan hajat hidupnya dengan tentram, tertib dan teratur. (Dasar : Permendagri SPM, kemendagri No 100.4.3-669 Th 2022 tentang Indkes Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum dan perlindungan masyarakat).
Tujuan Kegiatan
1. Untuk mengetahui tingkat kerukunan umat beragama di Kota Madiun; 2. Untuk mengetahui peta variasi kerukunan yang terjadi pada masyarakat dan wilayah kerja Pemerintah Kota Madiun;3. Menjadi bahan kebijakan bagi Pemerintah Kota Madiun dalam rangka membangun iklim/kondisi kerukunan umat beragama yang lebih kondusif;4. Manfaat akademiknya, menyediakan referensi bagi akademisi, pakar, dan para pemerhati kerukunan dan sosial keagamaan sebagai bahan kajian lebih lanjut.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2025-04-14 s.d. 2025-04-17
Desain
2025-04-14 s.d. 2025-04-17
Pengumpulan Data
2025-04-18 s.d. 2025-04-30
Pengolahan Data
2025-05-01 s.d. 2025-05-14
Analisis
2025-05-15 s.d. 2025-06-04
Diseminasi Hasil
2025-06-25 s.d. 2025-06-30
Evaluasi
2025-07-01 s.d. 2025-07-03
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Persepsi Aman | Persepsi Aman | ketiadaan ancaman dari nilai-nilai yang dibutuhkan manusia dalam menjalani kehidupannya | 1 Tahun |
| Persepsi Suasana Tenang | Persepsi Suasana Tenang | adanya keharmonisan fungsi-fungsi jiwa serta kesanggupan untuk menghadapi problem-problem biasa | 1 Tahun |
| Persepsi Bebas dari Gangguan atau Kekacauan | Persepsi Bebas dari Gangguan atau Kekacauan | Ketiadaan konflik maupun bencana alam dan non alam, serta wabah virus/ penyakit juga tetap tersedianya kebutuhan pokok, air dan bahanbakar. | 1 Tahun |
| Persepsi Keteraturan sesuai Hukum yang berlaku dan Norma-norma yang ada (Ketertiban Umum) | Persepsi Keteraturan sesuai Hukum yang berlaku dan Norma-norma yang ada (Ketertiban Umum) | produk interaksi sosial yang berjalan harmonis dan selaras dengan nilai dan norma yang berlaku. Di paragraf awal kita sudah mengonotasikan antara keteraturan dengan stabilitas. Kondisi yang stabil artinya kondisi yang teratur. Stabilitas sosial dengan demikian memiliki asosiasi yang dekat dengan keteraturan sosial. Selain itu, keteraturan juga memiliki konotasi dengan regularitas. Kondisi sosial yang berpola, ajeg, dan terjadi secara rutin dapat terjadi bila ditopang oleh adanya keteraturan sosial. Dalam kondisi masyarakat yang kacau-balau, rutinitas akan absen | 1 Tahun |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | KOTA MADIUN |
Wawancara
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Usaha/perusahaan
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelSINGLE_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_PROBABILITAS
Metode yang Digunakan
SIMPLE_RANDOM_SAMPLING
Kerangka Sampel Tahap Terakhir
LIST_FRAME
Fraksi Sampel Keseluruhan
_CAMAT_A_S_N_KECAMATAN_KETUA_PENGURUS_P_K_K_TOKOH_WANITA_TOKOH_MASYARAKAT_TOKOH_AGAMA_DI_WILAYAH_KECAMATAN_LURAH_A_S_N_KELURAHAN_PERANGKAT_KELURAHAN_KETUA_PENGURUS_L_P_M_K_KETUA_PENGURUS_KARANG_TARUNA_TOKOH_PEMUDA_KETUA_PENGURUS_P_K_K_TOKOH_WANITA_TOKOH_MASYARAKAT_TOKOH_AGAMA_DI_WILAYAH_KELURAHAN_PERGURUAN_TINGGI_DOSEN_DANRAMIL_ANGGOTA_DANRAMIL_DAN_BABINSA_KAPOLSEK_ANGGOTA_POLSEK_DAN_BABINKAMTIBMAS_
Nilai Perkiraan Sampling Error Variabel Utama
Sampling error atau taraf kesalahan bisa 1% sampai 5%
Unit Sampel
- Camat/ASN Kecamatan; - Ketua/Pengurus PKK/Tokoh Wanita; - Tokoh Masyarakat/Tokoh Agama di wilayah kecamatan; - Lurah/ASN Kelurahan/Perangkat Kelurahan; - Ketua/Pengurus LPMK; - Ketua/ Pengurus Karang Taruna/Tokoh Pemuda; - Ketua Pengurus PKK/Tokoh Wanita; - Tokoh Masyarakat /Tokoh Agama di wilayah kelurahan; - Perguruan Tinggi (Dosen) - Danramil/Anggota Danramil dan Babinsa; Kapolsek/Anggota Polsek dan Babinkamtibmas. - Jumlah responden sebanyak 260 (dua ratus enam puluh) responden.
Unit Observasi
- Personal/masyarakat yang memiliki kapasitas, kemampuan dan pengetahuan yang cukup untuk menjawab kuesioner, mereka meliputi (personal) unsur Camat/ASN Kecamatan; - Ketua/Pengurus PKK/Tokoh Wanita; - Tokoh Masyarakat/Tokoh Agama di wilayah kecamatan; - Lurah/ASN Kelurahan /Perangkat Kelurahan; - Ketua/Pengurus LPMK; - Ketua/Pengurus Karang Taruna/Tokoh Pemuda; - Ketua Pengurus PKK/Tokoh Wanita; - Tokoh Masyarakat/Tokoh Agama di wilayah kelurahan; - Perguruan Tinggi (Dosen); - Danramil/Anggota Danramil dan Babinsa; - Kapolsek/Anggota Polsek dan Babinkamtibmas. - Jumlah responden sebanyak 260 (dua ratus enam puluh) responden.
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 4
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Ya
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-06-25;
Digital (softcopy): 2025-06-25;
Data Mikro: 2025-06-25;
Variabel Kegiatan
-
Adanya keharmonisan fungsi-fungsi jiwa serta kesanggupan untuk menghadapi problem-problem biasa
-
Produk interaksi sosial yang berjalan harmonis dan selaras dengan nilai dan norma yang berlaku. Di paragraf awal kita sudah mengonotasikan antara keteraturan dengan stabilitas. Kondisi yang stabil artinya kondisi yang teratur. Stabilitas sosial dengan demikian memiliki asosiasi yang dekat dengan keteraturan....
-
Ketiadaan konflik maupun bencana alam dan non alam, serta wabah virus/ penyakit juga tetap tersedianya kebutuhan pokok, air dan bahan bakar.
-
Adanya keharmonisan fungsi-fungsi jiwa serta kesanggupan untuk menghadapi problem-problem biasa
-
Ketiadaan ancaman dari nilai-nilai yang dibutuhkan manusia dalam menjalani kehidupannya
-
Ketiadaan konflik maupun bencana alam dan non alam, serta wabah virus/ penyakit juga tetap tersedianya kebutuhan pokok, air dan bahan bakar.
-
Adanya keharmonisan fungsi-fungsi jiwa serta kesanggupan untuk menghadapi problem-problem biasa
-
Adanya keharmonisan fungsi-fungsi jiwa serta kesanggupan untuk menghadapi problem-problem biasa
-
Ketiadaan konflik maupun bencana alam dan non alam, serta wabah virus/ penyakit juga tetap tersedianya kebutuhan pokok, air dan bahan bakar.
-
Ketiadaan ancaman dari nilai-nilai yang dibutuhkan manusia dalam menjalani kehidupannya
-
Ketiadaan ancaman dari nilai-nilai yang dibutuhkan manusia dalam menjalani kehidupannya
-
Adanya keharmonisan fungsi-fungsi jiwa serta kesanggupan untuk menghadapi problem-problem biasa
-
Produk interaksi sosial yang berjalan harmonis dan selaras dengan nilai dan norma yang berlaku. Di paragraf awal kita sudah mengonotasikan antara keteraturan dengan stabilitas. Kondisi yang stabil artinya kondisi yang teratur. Stabilitas sosial dengan demikian memiliki asosiasi yang dekat dengan keteraturan....
-
Adanya keharmonisan fungsi-fungsi jiwa serta kesanggupan untuk menghadapi problem-problem biasa
-
Produk interaksi sosial yang berjalan harmonis dan selaras dengan nilai dan norma yang berlaku. Di paragraf awal kita sudah mengonotasikan antara keteraturan dengan stabilitas. Kondisi yang stabil artinya kondisi yang teratur. Stabilitas sosial dengan demikian memiliki asosiasi yang dekat dengan keteraturan....
-
Ketiadaan konflik maupun bencana alam dan non alam, serta wabah virus/ penyakit juga tetap tersedianya kebutuhan pokok, air dan bahan bakar.
-
Ketiadaan konflik maupun bencana alam dan non alam, serta wabah virus/ penyakit juga tetap tersedianya kebutuhan pokok, air dan bahan bakar.
-
Adanya keharmonisan fungsi-fungsi jiwa serta kesanggupan untuk menghadapi problem-problem biasa
-
Ketiadaan konflik maupun bencana alam dan non alam, serta wabah virus/ penyakit juga tetap tersedianya kebutuhan pokok, air dan bahan bakar.
-
Ketiadaan konflik maupun bencana alam dan non alam, serta wabah virus/ penyakit juga tetap tersedianya kebutuhan pokok, air dan bahan bakar.
Indikator Kegiatan
-
Angka indeks (0–100) yang menunjukkan kondisi ketenteraman masyarakat di suatu daerah.