Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Situasi Keamanan Pangan Dan Gizi (SKPG) Kabupaten Sragen 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Situasi Keamanan Pangan Dan Gizi (SKPG) Kabupaten Sragen
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sragen
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Mayor Suharto No. 6 Sragen
| Telepon: | 0271891051 |
| Faksimile: | 0271891051 |
| Email: | disnakan_sragen@yahoo.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen |
| Eselon 2: | Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sragen |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Ir. Suparno, SH., M.Si |
| Jabatan: | kepala Bidang Ketahanan Pangan |
| Alamat: | Jl. Mayor Suharto Nomor 6-7 Sragen |
| Telepon: | 0271895779 |
| Faksimile: | (0271) 893580 |
| Email: | distankabsragen@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanBerbagai permasalahan tentang pangan dapat dipahami sebagai keadaan yang meliputi kelebihan, kekurangan pangan, ketidakmampuan rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan pangan. Penanganan masalah pangan perlu menjadi fokus perhatian, karena sangat terkait dengan upaya-upaya pemenuhan hak asasi akan pangan bagi masyarakat dan pembentukan sumberdaya manusia. Pangan merupakan satu bagian terpenting dari kelangsungan hidup manusia. Terwujudnya ketahanan pangan dihasilkan oleh keterkaitan beberapa aspek yaitu: (1) aspek ketersediaan, (2) aspek distribusi, (3) aspek konsumsi. Kondisi pemenuhan ketersediaan pangan dapat memberikan gambaran yang komprehensif ada tidaknya masalah pangan yang harus di deteksi sedini mungkin dan diketahui penyebabnya, antara lain: 1. Besarnya kemampuan atau potensi suatu wilayah untuk menyediakan pangan dari wilayah sendiri atau adanya pasokan dari luar tanpa memperhatikan ketersediaan pangan yang sudah ada, sehingga ketersediaan pangan menjadi berlebih. 2. Rendahnya kemampuan atau potensi sumberdaya suatu wilayah untuk menyediakan pangan dari wilayahnya maupun memenuhi ketersediaan pangan melalui pasokan, sehingga ketersediaan pangan wilayah tidak dapat memenuhi kebutuhan produk pangan yang dapat mengakibatkan timbulnya kerawanan pangan. 3. Rendahnya akses fisik atau akses ekonomi di rumah tangga/individu untuk memenuhi pangan yang cukup (ketidakmampuan rumah tangga/individu) dalam memenuhi kebutuhan pangannya sehingga dapat dimungkinkan terjadi kerawanan pangan. Penyelenggaraan Sistem Peringatan Dini Kerawanan Pangan dan Gizi dilaksanakan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi, yang mengamanatkan tentang pentingnya penyediaan Sistem Informasi Pangan dan Gizi yang terintegrasi oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah untuk keperluan perencanaan dan evaluasi program sekaligus sebagai sistem peringatan dini terhadap masalah rawan Pangan dan Gizi.
Tujuan Kegiatan
Tujuan Kegiatan SKPG adalah menyediakan informasi secara berkesinambungan tentang situasi Pangan dan Gizi suatu wilayah untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan di bidang Pangan sebagai upaya Kewaspadaan Pangan dan Gizi untuk mengantisipasi terjadinya Kerawanan Pangan dan Gizi.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-01-05 s.d. 2025-01-08
Desain
2024-01-09 s.d. 2025-12-10
Pengumpulan Data
2025-01-12 s.d. 2025-12-11
Pengolahan Data
2025-01-12 s.d. 2025-12-11
Analisis
2025-01-12 s.d. 2025-12-11
Diseminasi Hasil
2025-12-16 s.d. 2025-12-18
Evaluasi
2025-12-16 s.d. 2025-12-18
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Luas tanam padi | Luas tanam padi | Total area lahan yang digunakan untuk menanam padi dalam suatu periode tertentu, biasanya satu musim atau tahun pertanian di setiap kecamatan | setiap bulan |
| Luas puso padi | Luas puso pad | Luas lahan yang ditanami padi tetapi tidak menghasilkan atau mengalami kerusakan sehingga hasilnya kurang dari 11% dari keadaan normal. Kerusakan ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), dampak fenomena iklim (DFI), atau sebab lainnya di setiap kecamatan | setiap bulan |
| Harga tingkat konsumen | Harga tingkat konsumen | Harga yang dibayar oleh konsumen akhir untuk barang atau jasa yang mereka beli, setelah melalui semua tahap distribusi dan pemasaran (bahan pokok berupa beras, minyak goreng dan telur), sumber data dari Diskumindag | setiap bulan |
| Berat badan balita | Berat badan balita | Data digunakan untuk menilai status gizi balita berdasarkan berat badan dibandingkan dengan usia, dengan kategori berat badan balita sangat kurang, kurang dan normal, sumber data dari Dinas Kesehatan | setiap bulan |
| Kejadian bencana | Kejadian bencana | Peristiwa bencana yang terjadi dan dicatat berdasarkan tanggal kejadian, lokasi, jenis bencana, korban dan/atau kerusakan, sumber data dari BPBD | setiap bulan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TENGAH | SRAGEN |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : Data diperoleh dari tim yang telah ditetapkan
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Merekap dan menganalisis data yang sudah terkumpul
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Lainnya : Merekap dan menganalisis data yang sudah terkumpul
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Data dari masing-masing variabel yang dikumpulkan oleh tim kemudian di analisis
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-12-16;
Digital (softcopy): 2025-12-16;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
rata-rata berat badan bayi dicatat
Indikator Kegiatan
-
Berat badan bayi dibandingkan dengan usia dengan status sangat kurang, kurang, dan normal