Detail Metadata Kegiatan Statistik
Pendataan Lengkap Kejadian Bencana di Kabupaten Banyumas 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanPendataan Lengkap Kejadian Bencana di Kabupaten Banyumas
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Pencacahan Lengkap
Sektor Kegiatan
Lingkungan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraBadan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Banyumas
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. HM Bahrun, Berkoh, Kec. Purwokerto Sel., Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53146
| Telepon: | (0281)6570790 |
| Faksimile: | (0281)6841931 |
| Email: | bpbd.banyumas@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Banyumas |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | BARKAH. ST |
| Jabatan: | Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan |
| Alamat: | Jl. HM Bahrun Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan |
| Telepon: | 081548808886 |
| Faksimile: | 02816841931 |
| Email: | bpbd.banyumas@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanBPBD adalah sebagai badan pemerintah daerah yang memiliki tugas bidang penanggulangan bencana daerah. Fungsi BPBD yaitu sebagai penentu pedoman dan arahan jika terjadi bencana daerah, menentukan standar keselamatan dan penanggulangan bencana, merumuskan peta daerah rawan bencana di wilayah kerjanya, pengendalikan pengumpulan sumbangan dana dan bantuan lainnya jika ada bencana. Jika terjadi bencana pada wilayahh kerjanya, BPBD bekerjasama dengan SAR dan BNPB untuk penanggulangan, pertolongan, dan penyaluran bantuan kemanusiaan baik relawan, makanan, tenda, selimut dan lainnya. Banyaknya jumlah kejadian bencana yang terjadi di Kabupaten Banyumas dan banyaknya korban dari kejadian bencana tersebut maka harus melihat bagaimana keadaan daerah tersebut, apa yang harus dikaji dari daerah rawan bencana tersebut sehingga dapat meminimalisir terjadinya bencana atau meminimalisir jumlah korban bencana. Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan menyusun Desa dan Kecamatan rawan bencana. Proses penghitungan tersebut dengan melihat suatu Desa yang sudah 5 Kali atau lebih terjadi bencana dalam jangka waktu 1 tahun. Oleh karena itu, pendataan lengkap kejadian bencana di Kabupaten Banyumas menjadi sangat urgen sebagai dasar penetapan prioritas mitigasi, alokasi sumber daya, dan evaluasi kebijakan penanggulangan bencana yang transparan dan akuntabel.
Tujuan Kegiatan
1 Memberikan informasi tentang kejadian bencana di Kabupaten Banyumas 2 Sebagai pedoman dan arahan jika terjadi bencana daerah 3 Sebagai perumusan peta daerah rawan bencana desa dan kecamatan di Kabupaten Banyumas
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-01-03 s.d. 2024-01-14
Desain
2024-01-03 s.d. 2024-01-14
Pengumpulan Data
2024-01-17 s.d. 2024-12-31
Pengolahan Data
2025-01-01 s.d. 2025-01-30
Analisis
2025-02-01 s.d. 2025-03-31
Diseminasi Hasil
2025-04-03 s.d. 2025-04-26
Evaluasi
2025-04-26 s.d. 2025-04-27
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Kejadian bencana | Bencana | Peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan menggangu kehidupapn dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbuknya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. | Tahunan |
| Kerusakan bangunan / fasum | Kerusakan bangunan / fasum | Orang atau sekelompok orang yang menderita atau meninggal dunia akibat bencana. | Tahunan |
| Korban bencana | Korban, Bencana | Tidak berfungsinya / berubahnya sebuah struktur bangunan / fasum akibat adanya dampak dari sebuah bencana yang terjadi atau sebab lainya. | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TENGAH | BANYUMAS |
Wawancara, Pengamatan
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : Laporan Penanganan Kejadian Bencana Melalui Whatapps Grup Internal
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Kejadian Bencana
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit), Lainnya : Verifikasi oleh supervisor kepada petugas lapangan (pengumpul data)
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataData Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Kejadian Bencana
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2025-04-26;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Orang atau sekelompok orang menderita atau meninggal dunia akibat bencana.
-
Tidak berfungsinya / berubahnya sebuah struktur bangunan / fasum akibat adanya dampak dari sebuah bencana yang terjadi atau sebab lainya.
-
Peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.
Indikator Kegiatan
-
Banyaknya kejadian peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia, sehingga mengakibatkan timbulnya korban manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.
-
Banyaknya orang yang mengalami kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dampak psikologis, dan meninggal dunia akibat kecelakaan, bencana, dan/atau kondisi membahayakan manusia.
-
Jumlah kerusakan bangunan / fasum yang diakibatkan oleh bencana maupun dampak dari bencana