Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survei Kondisi Jalan Kabupaten Pohuwato 2023
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvei Kondisi Jalan Kabupaten Pohuwato
Tahun Kegiatan
2023
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Pembangunan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Blok Plan Marisa, Pohuwato Tim., Kec. Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | rira.kings.2703@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia |
| Eselon 2: | Kantor Dinas PUPR Provinsi |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Syarif Sutrisno Idrus, ST |
| Jabatan: | Kepala Bidang Bina Marga |
| Alamat: | Jl. Saripa Hala No 1 Marisa |
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | syarifsutrisnoidrus@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanInfrastruktur jalan merupakan salah satu faktor penentu daya saing dan peningkatan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan karena infrastruktur jalan yang baik dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi bagi dunia usaha dan bagi sosial kemasyarakatan. Selain itu, hal tersebut mewujudkan pemerataan dan keadilan, menciptakan katalisator pertumbuhan ekonomi, mengurangi kesenjangan antarwilayah, dan meningkatan kualitas hidup masyarakat. Infrastruktur jalan yang baik akan memperlancar dan meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mempercepat pergerakan orang dan barang sehingga menurunkan biaya logistik, menaikkan pendapatan daerah dan masyarakat, serta meningkatkan daya saing bangsa. Sebaliknya, kondisi jalan yang buruk akan berkebalikan dari yang diharapkan. Untuk menyelenggarakan layanan dibidang jalan diperlukan suatu parameter yang bisa diandalkan untuk mengetahui kondisi infrastruktur jalan. Kondisi suatu ruas jalan dapat dilihat berdasarkan nilai IRI (international roughness index), yang merupakan besaran nilai ketidakrataan permukaan jalan, yang diperoleh dari panjang kumulatif turun-naiknya permukaan per satuan panjang. Secara matematis, IRI ialah perbandingan antara kumulatif panjang jalan rusak atau berlubang (dalam satuan meter) dan panjang jalan total (dalam satuan kilometer) sehingga semakin besar nilai IRI (dalam satuan meter/kilometer) semakin buruk keadaan permukaan jalannya. Oleh karena itu, untuk membantu pemerintah dalam pelaksanaan penyelenggaraan jalan, kegiatan ini akan memberikan input terkini kondisi jalan daerah.
Tujuan Kegiatan
1. Menyediakan data dan informasi terkait kondisi jalan kabupaten 2. Mempermudah Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato dalam membuat program kegiatan yang tepat untuk meningkatkan kinerja layanan jalan kabupaten
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2023-01-22 s.d. 2023-03-01
Desain
2023-01-22 s.d. 2023-03-01
Pengumpulan Data
2023-04-01 s.d. 2023-11-29
Pengolahan Data
2023-12-02 s.d. 2023-12-09
Analisis
2023-12-16 s.d. 2023-12-17
Diseminasi Hasil
2023-12-16 s.d. 2023-12-31
Evaluasi
2023-12-16 s.d. 2023-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Panjang Jalan Dengan Permukaan Aspal | Permukaan Aspal | Aspal adalah material perekat berwarna hitam atau coklat tua dengan unsur utama bitumen yang diperoleh dari residu hasil pengilangan minyak bumi berfungsi sebagai pengikat agregat dalam pembuatan jalan. | tahunan |
| Panjang Jalan Dengan Permukaan Kerikil | Permukaan Kerikil | Jalan Kerikil adalah Jalan yang dilapisi partikel batuan yang berukuran 5 mm sampai dengan 150 mm. Jalan kerikil merupakan salah satu alternatif konstruksi jalan untuk ruas-ruas jalan yang dikategorikan sebagai jalan bervolume lalu lintas rendah | tahunan |
| Panjang Jalan Dengan Permukaan Tanah | Permukaan Tanah | Jalan tanah adalah Jalan yang dilapisi campuran butiran mineral tanah berbentuk tidak teratur dari berbagai ukuran yang mengandung pori-pori di antaranya. | tahunan |
| Panjang Jalan Dengan Kondisi Baik | Kondisi Baik | Kondisi jalan dikatakan Baik adalah jalan dengan permukaan pekerasan yang benar-benar rata, tidak ada gelombang, dan tidak ada kerusakan permukaan. | tahunan |
| Panjang Jalan Dengan Kondisi Sedang | Kondisi Sedang | Kondisi jalan dikatakan Sedang adalah jalan dengan kerataan permukaan perkerasan sedang (IRI=6 m/km), mulai ada gelombang tetapi tidak ada kerusakan. | tahunan |
| Panjang Jalan Dengan Kondisi Rusak | Kondisi Rusak | Kondisi jalan dikatakan Rusak adalah jalan dengan permukaan perkerasan sudah mulai bergelombang (IRI=12 m/km), mulai ada kerusakan permukaan dan penambalan (kurang dari 20% dari luas jalan yang ditinjau) | tahunan |
| Panjang Jalan Dengan Kondisi Rusak Berat | Kondisi Rusak Berat | Kondisi jalan dikatakan Rusak Berat adalah jalan dengan permukaan perkerasan sudah banyak kerusakan seperti bergelombang, retak-retak buaya, dan terkelupas yang cukup besar (20-60% dari luas jalan yang ditinjau), disertai dengan kerusakan lapis pondasi seperti ambles, sungkur, dsb. | tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| GORONTALO | GORONTALO |
Pengamatan
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : observasi lapangan
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : ruas jalan
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelSINGLE_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
SATURATION_SAMPLING
Unit Sampel
ruas jalan
Unit Observasi
ruas jalan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : ruas jalan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota, Lainnya : kecamatan
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2024-02-28;
Digital (softcopy): 2024-02-28;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
alinyemen vertikal disebut juga sebagai penampang memanjang jalan adalah perpotongan bidang vertikal dengan bidang permukaan perkerasan jalan melalui sumbu jalan untuk jalan dengan 2 lajur 2 arah.
-
Jenis bahu jalan yang ada di ruas jalan tersebut
-
Chainage dari titik awal ruas jalan hingga akhir ruas jalan
-
Penggunaan ahan di sekitar ruas jalan
-
Titik ikat atau acuan yang tetap di seoanjang ruas jalan, mulai dari awal sampai akhir ruas, titik refrensi ini berfungsi untuk penanda/pengenal ruas jalan dari awal sampai akhir
-
Nama ruas jalan sesuai dengan peraturan bupati yang dirujuk
-
Kedalaman atau ketebalan dari bahu jalan
-
ukuran jalan yang menunjukan ruas jalan yang akan disruvei dari km suatu jalan
-
Lebar ukuran permukaan jalan (tidak dihitung bahu jalan)
Indikator Kegiatan
-
Besaran nilai ketidakrataan permukaan jalan, yang diperoleh dari panjang kumulatif turun naiknya permukaan per satuan panjang