Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Kesehatan di Kabupaten Gianyar 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Kesehatan di Kabupaten Gianyar
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-23.5104.005
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Kesehatan Kabupaten Gianyar
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Sakura Kelurahan Abianbase Gianyar
| Telepon: | (0361)4796360 |
| Faksimile: | - |
| Email: | sunprogdikesgianyar23@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | A.A.G.B. Asmara Putra, SKM, M.Kes |
| Jabatan: | Fungsional Perencana |
| Alamat: | Jl. Sakura Keluarahan Abianbase Gianyar |
| Telepon: | 03614796360 |
| Faksimile: | - |
| Email: | sunprogdikesgianyar23@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanUndang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan menegaskan bahwa pemerintah bertanggung jawab menyediakan akses informasi, edukasi, dan pelayanan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pasal 168 juga menyebutkan pentingnya informasi kesehatan yang dikelola melalui sistem informasi dan kerja sama lintas sektor, sedangkan Pasal 169 mewajibkan pemerintah mempermudah masyarakat memperoleh akses informasi kesehatan. Sebagai salah satu keluaran sistem informasi kesehatan, Kompilasi Data Kesehatan di Kabupaten Gianyar disusun untuk menghimpun dan menyajikan data secara sistematis, terintegrasi, dan periodik. Data ini meliputi derajat kesehatan, upaya kesehatan, sumber daya kesehatan, serta informasi terkait lainnya. Kompilasi ini menjadi dasar penting dalam perumusan kebijakan, perencanaan program, serta evaluasi pembangunan kesehatan, sehingga diharapkan dapat mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang efektif, efisien, dan akuntabel di Kabupaten Gianyar.
Tujuan Kegiatan
Kegiatan Kompilasi Kesehatan Kabupaten Gianyar merupakan salah satu sarana yang dapat digunakan untuk melaporkan hasil pemantauan dan evaluasi terhadap pencapaian hasil pembangunan kesehatan, termasuk kinerja dari penyelenggaraan standar pelayanan minimal di bidang kesehatan, serta berbagai upaya terkait dengan pembangunan kesehatan.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-01-02 s.d. 2024-01-04
Desain
2024-01-02 s.d. 2024-01-04
Pengumpulan Data
2024-01-05 s.d. 2024-01-28
Pengolahan Data
2024-01-30 s.d. 2024-02-11
Analisis
2024-02-13 s.d. 2024-03-25
Diseminasi Hasil
2024-03-27 s.d. 2024-03-29
Evaluasi
2024-03-30 s.d. 2024-04-30
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah RS | Rumah Sakit | institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Berdasarkan Tipe RS dibagi menjadi Tipe A, Tipe B, Tipe C, Tipe D, Tipe E | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah penderita wabah | Jumlah penderita wabah | Jumlah orang yang menderita suatu wabah. Wabah adalah kejadian berjangkitnya suatu penyakit menular dalam masyarakat yang jumlah penderitanya meningkat secara nyata melebihi dari keadaan yang lazim pada waktu dan daerah tertentu | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Penderita Gizi Buruk | Jumlah Penderita Gizi Buruk | Jumlah orang yang memiliki keadaan kurang gizi tingkat berat pada anak berdasarkan indeks berat badan menurut tinggi badan (BB/TB) <-3 SD dan atau ditemukan tanda-tanda klinis marasmus, kwashiorkor dan marasmus-kwashiorkor.- Marasmus: adalah keadaan gizi buruk yang ditandai dengan tampak sangat kurus, iga gambang, perut cekung, wajah seperti orang tua dan kulit keriput- Kwashiorkor: adalah keadaan gizi buruk yang ditandai dengan edema seluruh tubuh terutama di punggung kaki, wajah membulat dan sembab, perut buncit, otot mengecil, pandangan mata sayu dan rambut tipis/kemerahan.- Marasmus-Kwashiorkor: adalah keadaan gizi buruk dengan tanda-tanda gabungan dari marasmus dan kwashiorkor | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Penduduk Meninggal berdasarkan penyebabnya | Jumlah Penduduk Meninggal berdasarkan penyebabnya | Jumlah orang yang meninggal akibat kejadian berjangkitnya suatu penyakit menular dalam masyarakat yang jumlah penderitanya meningkat secara nyata melebihi dari keadaan yang lazim pada Tahunan waktu dan daerah tertentu | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Ibu Yang Bersalin Di Fasilitas Kesehatan | Jumlah Ibu Yang Bersalin Di Fasilitas Kesehatan | Jumlah ibu yang bersalin di tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan baik promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif, yang dilakukan oleh Pemerintah, pemerintah daerah dan/atau masyarakat | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Ibu Yang Mendapat Pelayanan Nifas | Jumlah Ibu Yang Mendapat Pelayanan Nifas | Jumlah ibu nifas yang mendapatkan pelayanan kesehatan sedikitnya 3 kali, pada 6 jam pasca persalinan s.d 3 hari; pada minggu ke II, dan pada minggu ke VI termasuk pemberian Vitamin A 2 kali serta persiapan dan/atau pemasangan KB Pasca Persalinan. | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Ibu Hamil Penderita Kurang Darah | Jumlah Ibu Hamil Penderita Kurang Darah | Jumlah ibu hamil yang komponen di dalam darah yaitu hemoglobin (Hb) dalam darah jumlahnya kurang dari kadar normal. | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Bayi Usia Kurang Dari 6 Bulan Yang Mendapat ASI Eksklusif | Jumlah Bayi Usia Kurang Dari 6 Bulan Yang Mendapat ASI Eksklusif | Jumlah bayi usia kurang dari 6 bulan yang mendapat ASI (air susu ibu) saja tanpa makanan dan minuman lain kepada bayi dari lahir sampai berusia 6 bulan. | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Pemberian Makanan Pendamping ASI Pada Anak Usia 6-24 Bulan | Jumlah Pemberian Makanan Pendamping ASI Pada Anak Usia 6-24 Bulan | Jumlah anak usia 6-24 bulan yang mendapatkan makanan atau minuman mengandung gizi untuk memenuhi kebutuhan gizinya selain dari ASI. | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Bayi Baru Lahir Mendapat Inisiasi Menyusui Dini (IMD) | Jumlah Bayi Baru Lahir Mendapat Inisiasi Menyusui Dini (IMD) | Jumlah bayi baru lahir yang mendapat program Departemen Kesehatan Republik Indonesia, dengan memberikan rangsangan awal dimulai pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara dini, dan diharapkan berkelanjutan selama enam bulan pertama. | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Neonatus Dengan Komplikasi Yang Ditangani | Jumlah Neonatus Dengan Komplikasi Yang Ditangani | Jumlah bayi baru lahir sampai usia 28 hari (usia 0-28 hari) dengan komplikasi yang ditangani. | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Balita Kurus Yang Mendapat Makanan Tambahan | Jumlah Balita Kurus Yang Mendapat Makanan Tambahan | Jumlah anak yang berusia 0-59 bulan (usia dibawah 5 tahun) kurus yang mendapatkan makanan tambahan. | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Bayi Yang Mendapat Imunisasi | Jumlah Bayi Yang Mendapat Imunisasi | Jumlah bayi yang mendapatkan mekanisme meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila kelak ia terpapar dengan penyakit tersebut tidak akan menderita penyakit tersebut. | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Bayi Berat Badan Lahir Rendah | Jumlah Bayi Berat Badan Lahir Rendah | Jumlah bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram, yang ditimbang pada saat lahir sampai dengan 24 jam pertama setelah lahir. | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Bayi Bergizi Buruk | Jumlah Bayi Bergizi Buruk | Jumlah bayi dengan status gizi yang didasarkan pada indeks berat badan menurut umur (BB/U) yang merupakan padanan istilah underweight (gizi kurang) dan severely underweight (gizi buruk) | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Ibu Hamil | Jumlah Ibu Hamil | Jumlah ibu yang mengalami suatu proses pembuahan dalam rangka melanjutkan keturunan yang terjadi secara alami mrnghasilkan janin yang tumbuh di dalam rahim | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Kematian Ibu Akibat Melahirkan | Jumlah Kematian Ibu Akibat Melahirkan | kematian perempuan pada saat hamil atau kematian dalam kurun waktu 42 hari sejak terminasi kehamilan tanpa memandang lamanya kehamilan atau tempat persalinan, yakni kematian yang disebabkan karena kehamilannya atau pengelolaannya, tetapi bukan karena sebab-sebab lain seperti kecelakaan, terjatuh dll | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Kelahiran Hidup | Jumlah Kelahiran Hidup | jumlah ibu yang melahirkan dengan keadaan hidup setelah melahirkan | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Bayi Yang Di Lahirkan | Jumlah Bayi Yang Di Lahirkan | Jumlah bayi yang dilahirkan pada waktu tertentu | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Kematian Bayi | Jumlah Kematian Bayi | Peluang untuk meninggal antara kelahiran dan sebelum umur tepat umur satu tahun | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Puskesmas | Jumlah Puskesmas | Jumlah unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja yang tidak menyediakan fasilitas rawat inap. | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Poliklinik | Jumlah Poliklinik | Jumlah unit pelayanan masyarakat yang bergerak pada bidang kesehatan dan merupakan balai pengobatan umum (tidak untuk perawatan atau pasien menginap) | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Balai Kesehatan Masyatakat | Jumlah Balai Kesehatan Masyatakat | Jumlah unit pelaksana teknis yang menyelenggarakan upaya kesehatan strata kedua, untuk mengatasi masalah kesehatan tertentu dimasyarakat, secara terintegrasi, menyeluruh dan terpadu disuatu wilayah kerjanya. | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Pos Kesehatan Desa | Jumlah Pos Kesehatan Desa | Jumlah upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat yang dibentuk di desa dalam rangka mendekatkan/menyediakan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat desa | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Tenaga Kesehatan | Jumlah Tenaga Kesehatan | Jumlah tenaga kesehatan baik di dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan peraturan perundang-undangan | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Tenaga Kesehatan Tradisional | Jumlah Tenaga Kesehatan Tradisional | Jumlah tenaga kesehatan baik di dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan peraturan perundang-undangan | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Rumah Bersalin | Jumlah Rumah Bersalin | Jumlah tempat untuk prosedur persalinan berisiko rendah, terutama secara alami. Perawatan di rumah bersalin dilakukan oleh bidan. | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Apotek | Jumlah Apotek | Jumlah sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukannya praktik kefarmasian oleh apoteker | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Toko Obat | Jumlah Toko Obat | Jumlah tempat usaha yang berizin untuk menjual obat-obatan bebas dan obat bebas terbatas secara eceran, tetapi tidak dapat melayani resep dokter. | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah 10 Besar Penyakit | Jumlah 10 Besar Penyakit | Jumlah 10 besar penyakit yang dilaporkan oleh fasilitas kesehatan dalam periode 1 tahun | 1 tahun yang lalu |
| Target Vaksinasi BCG, DPT I, dan DPT II | Target Vaksinasi BCG, DPT I, dan DPT II | Jumlah target vaksin yang diberikan untuk melindungi diri terhadap tuberkulosis (TB), yaitu penyakit infeksi yang terutama menyerang paru-paru. Vaksin DPT adalah vaksin kombinasi yang diberikan untuk mencegah tiga penyakit, yakni difteri, pertusis (batuk rejan), dan tetanus. | 1 tahun yang lalu |
| Realisasi Vaksinasi BCG | Realisasi Vaksinasi BCG | Jumlah realisasi vaksin yang diberikan untuk melindungi diri terhadap tuberkulosis (TB), yaitu penyakit infeksi yang terutama menyerang paru-paru. | 1 tahun yang lalu |
| Realisasi Vaksinasi DPT I | Realisasi Vaksinasi DPT I | Jumlah realisasi vaksin kombinasi yang diberikan untuk mencegah tiga penyakit, yakni difteri, pertusis (batuk rejan), dan tetanus. | 1 tahun yang lalu |
| Realisasi Vaksinasi DPT II | Realisasi Vaksinasi DPT II | Jumlah realisasi vaksin kombinasi yang diberikan untuk mencegah tiga penyakit, yakni difteri, pertusis (batuk rejan), dan tetanus. | 1 tahun yang lalu |
| Target Vaksinasi Hepatitis B3 | Target Vaksinasi Hepatitis B3 | Jumlah target vaksin yang digunakan untuk mencegah infeksi hati, akibat virus hepatitis B. | 1 tahun yang lalu |
| Realisasi Vaksinasi Hepatitis B3 | Realisasi Vaksinasi Hepatitis B3 | Jumlah realiasi vaksin yang digunakan untuk mencegah infeksi hati, akibat virus hepatitis B. | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Ibu Hamil | Jumlah Ibu Hamil | Jumlah ibu yang mengalami proses yang terjadi dari pembuahan sampai kelahiran, dimulai dari prosedur sel telur yang dibuahi oleh sperma, lalu tertanam di dalam lapisan rahim, dan kemudian menjadi janin | 1 tahun yang lalu |
| jumlah ibu hamil yang melakukan kunjungan K1 | jumlah ibu hamil yang melakukan kunjungan K1 | Jumlah ibu yang malakukan kunjungan ibu hamil yang pertama kali pada masa kehamilan | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Ibu Hamil yang Melakukan Kunjungan K4 | Jumlah Ibu Hamil yang Melakukan Kunjungan K4 | Jumlah ibu yang melakukan kontak ibu hamil yang keempat atau lebih dengan petugas kesehatan untuk mendapatkan pemerisaan kehamilan dan pelayanan kesehatan pada trimester III, usia kehamilan >32 minggu, meliputi anamnese, pemeriksaan kehamilan dan pelayanan kesehatan, pemeriksaan psikologis, pemeriksaan laboratorium bila ada indikasi/diperlukan, diagnosis akhir (kehamilan normal, terdapat penyakit, terjadi komplikasi, atau tergolong kehamilan risiko tinggi), sikap dan rencana tindakan (persiapan persalinan dan rujukan). | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Ibu Hamil yang Mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) | Jumlah Ibu Hamil yang Mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) | Jumlah ibu hamil yang mengalami masalah gizi yang disebabkan karena kekurangan asupan makanan dalam waktu yang cukup lama, hitungan tahun. Kondisi kurang energi kronik (KEK) biasanya terjadi pada wanita usia subur yaitu wanita yang berusia 15-45 tahun. | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Ibu Hamil yang Mendapat Zat Besi (FE) | Jumlah Ibu Hamil yang Mendapat Zat Besi (FE) | Jumlah ibu hamil yang menerima suplementasi tablet Fe dari fasilitas pelayanan kesehatan (Puskesmas, Posyandu, Rumah Sakit, Bidan, dll) dalam periode tertentu (biasanya per bulan, triwulan, atau tahun). | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah anak dengan berat badan berdasarkan umur | Jumlah anak dengan berat badan berdasarkan umur | Jumlah anak dengan status gizi berdasarkan BB/U usia 0-60 bulan dengan berat badan yang dikategorikan sangat kurang, kurang, normal, berat lebih. | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah anak dengan tinggi badan berdasarkan umur | Jumlah anak dengan tinggi badan berdasarkan umur | Jumlah anak dengan tinggi badan berdasarkan umur anak (TB/U) yang dikategorikan menjadi sangat pendek, pendek, normal, dan tinggi | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah anak berdasarkan status gizi | Jumlah anak berdasarkan status gizi | Jumlah anak berdasarkan ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi untuk anak yang diindikasikan oleh berat badan dan tinggi badan anak. Status gizi juga didefinisikan sebagai status kesehatan yang dihasilkan oleh keseimbangan antara kebutuhan dan masukan nutrien. | 1 tahun yang lalu |
| Angka Stunting | Angka Stunting | angka yang menunjukkan gangguan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak yang membuatnya tinggi badannya terhambat sehingga tidak sesuai dengan anak seusianya. | 1 tahun yang lalu |
| Prevalensi Stunting | Prevalensi Stunting | Persentase status gizi anak stunting terhadap jumlah pantauan. | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Tempat Tidur di RS Umum | Jumlah Tempat Tidur di RS Umum | Jumlah tempat tidur yang tersedia untuk pelayanan rawat inap bagi pasien di rumah sakit tersebut, baik di ruang kelas I, II, III, VIP, ICU, maupun ruang perawatan khusus. | 1 tahun yang lalu |
| Jumlah Puskesmas Keliling | Jumlah Puskesmas Keliling | Jumlah unit pelayanan kesehatan bergerak milik Puskesmas yang berfungsi untuk menjangkau masyarakat di wilayah kerja yang sulit dijangkau oleh pelayanan tetap. | 1 tahun yang lalu |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| BALI | GIANYAR |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Individu
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 1
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataCoding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota, Kecamatan
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Ya
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2024-03-29;
Digital (softcopy): 2024-03-29;
Data Mikro: 2024-03-29;
Variabel Kegiatan
-
Jumlah bayi baru lahir yang mendapat program Departemen Kesehatan Republik Indonesia, dengan memberikan rangsangan awal dimulai pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara dini, dan diharapkan berkelanjutan selama enam bulan pertama.
-
Jumlah ibu yang bersalin di tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan baik promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif, yang dilakukan oleh Pemerintah, pemerintah daerah dan/atau masyarakat
-
Jumlah orang yang menderita suatu wabah. Wabah adalah kejadian berjangkitnya suatu penyakit menular dalam masyarakat yang jumlah penderitanya meningkat secara nyata melebihi dari keadaan yang lazim pada waktu dan daerah tertentu
-
Jumlah bayi usia kurang dari 6 bulan yang mendapat ASI (air susu ibu) saja tanpa makanan dan minuman lain kepada bayi dari lahir sampai berusia 6 bulan.
-
Jumlah anak usia 6-24 bulan yang mendapatkan makanan atau minuman mengandung gizi untuk memenuhi kebutuhan gizinya selain dari ASI.
-
Jumlah ibu hamil yang komponen di dalam darah yaitu hemoglobin (Hb) dalam darah jumlahnya kurang dari kadar normal.
-
Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Berdasarkan Tipe RS dibagi menjadi Tipe A, Tipe B, Tipe C, Tipe D, Tipe E
-
Keadaan kurang zat gizi tingkat berat yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi dan protein dalam waktu cukup lama yang ditandai dengan berat badan menurut umur (BB/U) yang berada pada <=3SD tabel baku WHO-NCHS. Gizi buruk ini meliputi marasmus, kwashiorkor, dan marasmus-kwashiorkor.
-
Jumlah ibu nifas yang mendapatkan pelayanan kesehatan sedikitnya 3 kali, pada 6 jam pasca persalinan s.d 3 hari; pada minggu ke II, dan pada minggu ke VI termasuk pemberian Vitamin A 2 kali serta persiapan dan/atau pemasangan KB Pasca Persalinan.
-
Jumlah orang yang meninggal akibat wabah. Wabah adalah kejadian berjangkitnya suatu penyakit menular dalam masyarakat yang jumlah penderitanya meningkat secara nyata melebihi dari keadaan yang lazim pada waktu dan daerah tertentu
Indikator Kegiatan
-
Jumlah ibu hamil yang komponen di dalam darah yaitu hemoglobin (Hb) dalam darah jumlahnya kurang dari kadar normal.
-
Jumlah orang yang menderita suatu wabah. Wabah adalah kejadian berjangkitnya suatu penyakit menular dalam masyarakat yang jumlah penderitanya meningkat secara nyata melebihi dari keadaan yang lazim pada waktu dan daerah tertentu
-
Jumlah bayi baru lahir yang mendapat program Departemen Kesehatan Republik Indonesia, dengan memberikan rangsangan awal dimulai pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara dini, dan diharapkan berkelanjutan selama enam bulan pertama.
-
Jumlah orang yang meninggal akibat wabah. Wabah adalah kejadian berjangkitnya suatu penyakit menular dalam masyarakat yang jumlah penderitanya meningkat secara nyata melebihi dari keadaan yang lazim pada waktu dan daerah tertentu
-
Jumlah ibu nifas yang mendapatkan pelayanan kesehatan sedikitnya 3 kali, pada 6 jam pasca persalinan s.d 3 hari; pada minggu ke II, dan pada minggu ke VI termasuk pemberian Vitamin A 2 kali serta persiapan dan/atau pemasangan KB Pasca Persalinan.
-
Jumlah anak usia 6-24 bulan yang mendapatkan makanan atau minuman mengandung gizi untuk memenuhi kebutuhan gizinya selain dari ASI.
-
Jumlah ibu yang bersalin di tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan baik promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif, yang dilakukan oleh Pemerintah, pemerintah daerah dan/atau masyarakat
-
Jumlah bayi usia kurang dari 6 bulan yang mendapat ASI (air susu ibu) saja tanpa makanan dan minuman lain kepada bayi dari lahir sampai berusia 6 bulan
-
Keadaan kurang zat gizi tingkat berat yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi dan protein dalam waktu cukup lama yang ditandai dengan berat badan menurut umur (BB/U) yang berada pada <=3SD tabel baku WHO-NCHS. Gizi buruk ini meliputi marasmus, kwashiorkor, dan marasmus-kwashiorkor.
-
Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Berdasarkan Tipe RS dibagi menjadi Tipe A, Tipe B, Tipe C, Tipe D, Tipe E