Detail Metadata Kegiatan Statistik
Survey Rawan Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Provinsi Kalimantan Barat 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanSurvey Rawan Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Provinsi Kalimantan Barat
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Transportasi
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Adi Sucipto km 9,2 Sungai Raya
| Telepon: | 0561722844 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dishub@kalbarprov.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Darmadi Utomo, S.STP, M.A.P |
| Jabatan: | Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat |
| Alamat: | Jalan Adi Sucipto km 9,2 Sungai Raya, Kubu Raya 78391 |
| Telepon: | 0561-722844 |
| Faksimile: | 0561-722844 |
| Email: | dishub@kalbarprov.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanSemakin meningkatnya pertumbuhan pemakaian kendaraan bermotor saat ini menimbulkan semakin maraknya berbagai kejadian kecelakaan yang melibatkan moda transportasi darat, laut, maupun udara yang telah mencapai titik yang mengkhawatirkan. Hal ini terbukti dari survey dari World Health Organization (WHO) milik PBB yang menyebutkan bahwa di Indonesia, jumlah korban tewas tiap harinya akibat kecelakaan lalu lintas mencapai 120 jiwa dan WHO juga telah mempublikasikan bahwa kematian akibat kecelakaan di jalan diperlakukan sebagai salah satu penyakit menular dengan jumlah kematian tertinggi. Pada tahun 2030, kecelakaan lalu lintas di jalan diperkirakan akan menjadi penyebab kematian nomor 5 (lima) di dunia setelah penyakit jantung, stroke, paru-paru, dan infeksi saluran pernafasan. Kecelakaan lalu lintas menurut UU RI No 22 Tahun 2009 adalah suatu peristiwa di jalan raya tidak diduga dan tidak disengaja melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain yang mengakibatkan korban manusia dan/atau kerugian harta benda. Kecelakaan lalu lintas dapat digolongkan atas kecelakaan ringan (yang mengakibatkan kerusakan kendaraan dan/atau barang), kecelakaan sedang (yang mengakibatkan luka ringan dan kerusakan kendaraan dan/atau barang) dan luka berat (yang mengakibatkan korban meninggal dunia atau luka berat). Untuk mencegah kecelakaan lalu lintas dilaksanakan melalui : partisipasi para pemangku kepentingan, pemberdayaan masyarakat, penegakan hukum dan kemitraan global. Secara umum terdapat 4 faktor penyebab kecelakaan yaitu faktor pemakai jalan (manusia), kendaraan, jalan dan lingkungan. Untuk melakukan upaya pencegahan terhadap terjadinya kecelakaan, diperlukan untuk mengidentifikasi daerah rawan kecelakaan. Daerah rawan kecelakaan adalah daerah yang mempunyai angka kecelakaan tinggi, risiko dan potensi kecelakaan yang tinggi pada suatu ruas jalan. Identifikasi daerah rawan kecelakaan lalu lintas meliputi dua tahapan diantaranya sejarah kecelakaan (accident history) dari seluruh wilayah studi dipelajari untuk memilih beberapa lokasi yang rawan terhadap kecelakaan dan lokasi terpilih dipelajari secara detail untuk menemukan penanganan yang dilakukan. Dalam Pusdiklat Perhubungan Darat (1998), daerah rawan kecelakaan dikelompokkan menjadi tiga diantaranya lokasi rawan kecelakaan (hazardous sites), rute rawan kecelakaan (hazardous routes) dan wilayah rawan kecelakaan (hazardous area). Lokasi rawan kecelakaan meliputi Black site/section (ruas rawan kecelakaan) dan Black spot (titik pada ruas rawan kecelakaan lalu lintas). Kemudian, mengingat masih cukup tinggi tingkat kecelakaan lalu lintas di wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Dimana berdasarkan data dan Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menyebutkan bahwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di tahun 2022 mengalami peningkatan 18% dibandingkan tahun 2021 yaitu tercatat 1111 kasus kecelakaan lalu lintas pada tahun 2022 (Tribrata News, 01/06). Akibat dari tingginya angka kecelakaan tersebut berdampak pula terhadap peningkatan kemiskinan karena menimbulkan biaya perawatan, kehilangan produktivitas, kehilangan pencari nafkah dalam keluarga yang menyebabkan trauma, stress dan penderitaan yang berkepanjangan. Oleh karena itu, upaya penanganan lokasi rawan kecelakaan lalu lintas di jalan raya memerlukan perhatian yang serius guna mengurangi angka korban kecelakaan dan kerugian materi yang ditimbulkan
Tujuan Kegiatan
Mengetahui kondisi perlengkapan jalan pada ruas jalan Provinsi Kalimantan Barat Menganalisis lokasi titik rawan kecelakaan lalu lintas pada ruas jalan Provinsi Kalimantan Barat
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-03-27 s.d. 2024-04-02
Desain
2024-03-31 s.d. 2024-04-04
Pengumpulan Data
2024-04-03 s.d. 2024-04-16
Pengolahan Data
2024-04-17 s.d. 2024-05-19
Analisis
2024-06-20 s.d. 2024-07-20
Diseminasi Hasil
2024-07-22 s.d. 2024-07-27
Evaluasi
2024-07-28 s.d. 2024-07-30
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Daerah Rawan Kecelakaan | Melaksanakan kegiatan Studi Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas pada jalan Provinsi Kalimantan Barat | Menganalisis lokasi titik rawan kecelakaan lalu lintas pada ruas jalan Provinsi di Kalimantan Barat | Tahunan |
| Nilai Rasio Kecelakaan | Konteks keselamatan kerja, asuransi atau analisis risiko untuk mengukur seberapa sering kecelakaan atau insiden terjadi dalam suatu periode waktu atau dalam suatu kelompok | Ukuran yang digunakan untuk menilai frekuensi atau tingkat kecelakaan dalam suatu organisasi atau sistem | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanHANYA_SEKALI
Frekuensi Penyelenggaraan
-
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| KALIMANTAN BARAT | SANGGAU |
| KALIMANTAN BARAT | SINTANG |
| KALIMANTAN BARAT | SEKADAU |
Pengamatan
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Individu
Desain Sampel
Jenis Rancangan SampelSINGLE_STAGE_ATAU_PHASE
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
SAMPEL_NONPROBABILITAS
Metode yang Digunakan
ACCIDENTAL_SAMPLING
Unit Sampel
Bus dan Oplet, Kendaraan Pribadi
Unit Observasi
Kendaraan/Angkutan Umum
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit)
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 2
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF_DAN_INFERENSIA
Unit Analisis
Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Ya
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2024-07-27;
Digital (softcopy): 2024-07-27;
Data Mikro: 2024-07-27;
Variabel Kegiatan
-
Jumlah kecelakaan yang terjadi pada suatu ruas jalan dalam periode waktu tertentu
-
Kecepatan kendaraan yang melintasi suatu ruas jalan (km/jam)
Indikator Kegiatan
-
Menganalisis lokasi titik rawan kecelakaan lalu lintas pada ruas jalan provinsi
-
Ukuran yang digunakan untuk menilai frekuensi atau tingkat kecelakaan dalam suatu organisasi atau sistem