Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Pokok Kesehatan Masyarakat Kabupaten Malang 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Pokok Kesehatan Masyarakat Kabupaten Malang
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-24.3507.004
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Kesehatan Kabupaten Malang
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jln Panji 120 Kepanjen
| Telepon: | (0341) 391621 |
| Faksimile: | (0341) 393731 |
| Email: | dinkes.malangkab@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | dr. Nur Syamsu Dhuha |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Gunawan Djoko Untoro, SKM. M.Si. |
| Jabatan: | Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat |
| Alamat: | Jl. Panji No. 120 Kepanjen |
| Telepon: | 0341 393730 |
| Faksimile: | 0341 393731 |
| Email: | dinkes@malangkab.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang Kegiatan1. Berdasarkan Perbup No. 11 Tahun 2022 tentang RKPD 2. Berdasarkan PMK No. 13 Tahun 2022 atas Perubahan PMK No. 21 Tahun 2020 tentang Renstra Kemenkes 3. Berdasarkan PMK no 43 tahun 2019 tentang SPM
Tujuan Kegiatan
Monitoring dan evaluasi untuk menilai keberhasilan dan merumuskan kebijakan
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-04-10 s.d. 2024-04-11
Desain
2024-04-11 s.d. 2024-04-14
Pengumpulan Data
2024-04-16 s.d. 2024-12-31
Pengolahan Data
2025-02-24 s.d. 2025-03-24
Analisis
2025-03-25 s.d. 2025-05-25
Diseminasi Hasil
2025-05-26 s.d. 2025-05-31
Evaluasi
2025-06-01 s.d. 2025-06-07
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| stunting | prevalensi stunting | gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan | Tahunan |
| ibu bersalin yang di tolong oleh tenaga kesehatan | ibu bersalin | Ibu bersalin yang mendapatkan pertolongan persalinan oleh tim penolong persalinan minimal 2 (dua) orang terdiri dari: Dokter dan bidan atau 2 orang bidan, atau Bidan dan perawat | Tahunan |
| Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) | BBLR | bayi lahir hidup dengan berat badan <2500 gram | Tahunan |
| gizi buruk | balita gizi buruk | keadaan gizi balita yang ditandai dengan kondisi sangat kurus, disertai atau tidak edema pada kedua punggung kaki, berat badan menurut panjang badan atau berat badan dibanding tinggi badan kurang dari -3 standar deviasi dan/atau lingkar lengan atas kurang dari 11,5 cm pada Anak usia 6-59 bulan. | Tahunan |
| ibu hamil yang melakukan Kunjungan yang pertama kali pada masa kehamilan (K1) | K1 | Kunjungan antenatal pertama dengan tidak melihat usia kehamilan dibagi seluruh sasaran ibu hamil di suatu wilayah kerja dengan kurun waktu dalam 1 tahun yang sama | Tahunan |
| ibu hamil yang melakukan Kunjungan antenatal paling sedikit 4 kali selama masa kehamilan (K4) | K4 | Jumlah ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal (K4) sesuai standar di suatu wilayah pada kurun waktu tertentu. Antenatal (K4) sesuai standar adalah Ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal sebanyak 4 kali selama periode kehamilan (K4) dengan ketentuan: Satu kali pada trimester pertama Satu kali pada trimester kedua Dua kali pada trimester ketiga | Tahunan |
| ibu hamil yang mendapatkan FE/ TABLET TAMBAH DARAH | TABLET TAMBAH DARAH | Jumlah ibu hamil yang mendapatkan TTD sesuai standar(minimal 90 tablet) selama kehamilan dibagi seluruh sasaran ibu hamil di suatu wilayah kerja dalam 1 tahun yang sama. Mendapatkan TTD sesuai standar adalah TTD mengandung zat besi setara dengan 60 mg besi elemental dan 0,4 mg asam folat atau TTD lainnya dengan kandungan yang sesuai dengan standar WHO. | Tahunan |
| ibu hamil dengan KEK | KEK | Ibu hamil dengan risiko Kurang Energi Kronik (KEK) yang ditandai dengan ukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) kurang dari 23,5 cm | Tahunan |
| bu hamil yang mengalami anemia | anemia | Ibu hamil anemia adalah ibu hamil dengan kadar Hemoglobin (Hb) kurang dari 11 g/dl yag diketahui dari pemeriksaan hb | Tahunan |
| ibu nifas yang mendapatkan pelayanan | ibu nifas | ibu bersalin yang mendapat pemeriksaan nifas sesuai standar oleh tenaga kesehatan dengan ketentuan: Minimal 1 kali pada 6-48 jam setelah melahirkan Minimal 1 kali pada hari ke 3-7 setelah melahirkan Minimal 1 kali pada hari ke 8-28 setelah melahirkan Minimal 1 kali pada hari 29-42 setelah melahirkan | Tahunan |
| Bayi Baru Lahir yang Mendapatkan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) | Bayi Baru Lahir | proses menyusu yang dimulai segera setelah lahir dengan cara kontak kulit ke kulit antara bayi dengan ibunya dan berlangsung minimal 1 (satu) jam | Tahunan |
| Bayi Usia Kurang dari 6 Bulan yang Mendapatkan ASI Eksklusif | ASI Eksklusif | bayi usia 0 bulan sampai 5 bulan 29 hari yang diberi ASI saja tanpa makanan atau cairan lain kecuali obat, vitamin dan mineral berdasarkan recall 24 jam | Tahunan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_PANEL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | MALANG |
Pengamatan, Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : download dari aplikasi, dan pengisian google spreadsheet
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Puskemas
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 1
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Puskesmas
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-08-01;
Digital (softcopy): 2025-08-01;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Jumlah ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal (K4) sesuai standar di suatu wilayah pada kurun waktu tertentu. Antenatal (K4) sesuai standar adalah Ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal sebanyak 4 kali selama periode kehamilan (K4) dengan ketentuan: Satu kali pada trimester pertama....
-
bayi usia 0 bulan sampai 5 bulan 29 hari yang diberi ASI saja tanpa makanan atau cairan lain kecuali obat, vitamin dan mineral berdasarkan recall 24 jam
-
Ibu hamil dengan risiko Kurang Energi Kronik (KEK) yang ditandai dengan ukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) kurang dari 23,5 cm
-
bayi lahir hidup dengan berat badan kurang dari;2500 gram
-
Ibu bersalin yang mendapatkan pertolongan persalinan oleh tim penolong persalinan minimal 2 (dua) orang terdiri dari: Dokter dan bidan atau 2 orang bidan, atau Bidan dan perawat
-
Ibu hamil anemia adalah ibu hamil dengan kadar Hemoglobin (Hb) kurang dari 11 g/dl yag diketahui dari pemeriksaan hb
-
ibu bersalin yang mendapat pemeriksaan nifas sesuai standar oleh tenaga kesehatan dengan ketentuan: Minimal 1 kali pada 6-48 jam setelah melahirkan Minimal 1 kali pada hari ke 3-7 setelah melahirkan Minimal 1 kali pada hari ke 8-28 setelah melahirkan Minimal 1 kali pada hari 29-42 setelah melahirkan
-
keadaan gizi balita yang ditandai dengan kondisi sangat kurus, disertai atau tidak edema pada kedua punggung kaki, berat badan menurut panjang badan atau berat badan dibanding tinggi badan kurang dari -3 standar deviasi dan/atau lingkar lengan atas kurang dari 11,5 cm pada Anak usia 6-59 bulan.
-
proses menyusui yang dimulai segera setelah lahir dengan cara kontak kulit ke kulit antara bayi dengan ibunya dan berlangsung minimal 1 (satu) jam
-
Jumlah ibu hamil yang mendapatkan TTD sesuai standar(minimal 90 tablet) selama kehamilan dibagi seluruh sasaran ibu hamil di suatu wilayah kerja dalam 1 tahun yang sama. Mendapatkan TTD sesuai standar adalah TTD mengandung zat besi setara dengan 60 mg besi elemental dan 0,4 mg asam folat atau TTD lainnya....
-
Jumlah ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal (K4) sesuai standar di suatu wilayah pada kurun waktu tertentu. Antenatal (K4) sesuai standar adalah Ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal sebanyak 4 kali selama periode kehamilan (K4) dengan ketentuan: Satu kali pada trimester pertama....
-
Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan
Indikator Kegiatan
-
Jumlah bayi lahir hidup dengan berat badan kurang dari;2500 gram
-
Jumlah ibu bersalin yang mendapat pemeriksaan nifas sesuai standar oleh tenaga kesehatan dengan ketentuan: Minimal 1 kali pada 6-48 jam setelah melahirkan Minimal 1 kali pada hari ke 3-7 setelah melahirkan Minimal 1 kali pada hari ke 8-28 setelah melahirkan Minimal 1 kali pada hari 29-42 setelah melahirkan
-
Jumlah bayi dengan proses menyusui yang dimulai segera setelah lahir dengan cara kontak kulit ke kulit antara bayi dengan ibunya dan berlangsung minimal 1 (satu) jam
-
Jumlah bayi usia 0 bulan sampai 5 bulan 29 hari yang diberi ASI saja tanpa makanan atau cairan lain kecuali obat, vitamin dan mineral berdasarkan recall 24 jam
-
Jumlah keadaan gizi balita yang ditandai dengan kondisi sangat kurus, disertai atau tidak edema pada kedua punggung kaki, berat badan menurut panjang badan atau berat badan dibanding tinggi badan kurang dari -3 standar deviasi dan/atau lingkar lengan atas kurang dari 11,5 cm pada Anak usia 6-59 bulan.
-
Jumlah Ibu bersalin yang mendapatkan pertolongan persalinan oleh tim penolong persalinan minimal 2 (dua) orang terdiri dari: Dokter dan bidan atau 2 orang bidan, atau Bidan dan perawat
-
Bagian dari populasi anak balita pada waktu tertentu, yang bertubuh pendek dan sangat pendek ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar.