Detail Metadata Kegiatan Statistik
Pencacahan Lengkap Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Gianyar 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanPencacahan Lengkap Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Gianyar
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Pencacahan Lengkap
Sektor Kegiatan
Pembangunan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-24.5104.002
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Raya Bona Gianyar
| Telepon: | (0361) 944997 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinaspugianyar@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Gianyar |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Ir. I Dewa Gede Putra Hartawan K., ST |
| Jabatan: | Kepala Bidang Cipta Karya |
| Alamat: | Jalan Raya Bona Gianyar |
| Telepon: | (0361) 944 997 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinaspugianyar@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanAir minum merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi untuk menjamin kualitas hidup yang sehat dan layak. Pemerintah Indonesia berkomitmen mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan peningkatan jumlah penduduk yang dapat mengakses air minum yang aman dan layak. Upaya ini dilakukan melalui berbagai kebijakan, program, serta penyediaan sarana dan prasarana air minum di seluruh wilayah Indonesia. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Gianyar turut berperan aktif dalam mendukung penyediaan layanan air minum bagi masyarakat. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan mengembangkan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), khususnya di wilayah perdesaan yang belum sepenuhnya mendapatkan akses layanan air minum yang memadai. Agar program pengelolaan dan pengembangan SPAM dapat berjalan efektif, diperlukan data yang akurat, lengkap, dan mutakhir mengenai kondisi eksisting pengelolaan air minum di Kabupaten Gianyar. Oleh karena itu, kegiatan Pencacahan Lengkap Pengelolaan dan Pengembangan SPAM menjadi sangat penting untuk menghimpun informasi mengenai ketersediaan sarana, tingkat pelayanan, serta kebutuhan masyarakat terhadap air minum yang layak.
Tujuan Kegiatan
1. Menghimpun data yang akurat dan lengkap mengenai kondisi pengelolaan serta pengembangan SPAM di Kabupaten Gianyar. 2. Menyediakan informasi dasar tentang ketersediaan sarana, tingkat pelayanan, dan akses masyarakat terhadap air minum yang layak. 3. Menjadi bahan evaluasi terhadap program penyediaan air minum yang telah dilaksanakan pemerintah daerah. 4. Mendukung perencanaan pembangunan sarana dan prasarana air minum, khususnya di wilayah perdesaan yang belum terlayani. 5. Menyediakan dasar bagi penyusunan kebijakan strategis dalam rangka peningkatan akses air minum yang aman, layak, dan berkelanjutan.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-04-01 s.d. 2024-07-31
Desain
2024-05-21 s.d. 2024-08-22
Pengumpulan Data
2024-08-01 s.d. 2024-08-15
Pengolahan Data
2024-08-16 s.d. 2024-08-31
Analisis
2024-09-01 s.d. 2024-09-15
Diseminasi Hasil
2024-11-30 s.d. 2024-12-14
Evaluasi
2024-11-30 s.d. 2024-12-14
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah Rumah Tangga Menggunakan Sumur Terlindung | Sumur terlindung | Air yang digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, didapat dengan cara menggali tanah dengan kedalam tertentu, galian tersebut dilapisi buis beton atau dinding yang mengelilingi bagian dalam galian serta dinding setinggi minimal 80cm di sekeliling bagian atas galian dan dipermukaan tanah sekeliling galian disemen dengan radius 100cm | Pada saat pendataan |
| Jumlah Rumah Tangga Menggunakan Sumur Tidak Terlindung | Sumur tidak terlindung | Air yang digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, didapat dengan cara menggali tanah dengan kedalam tertentu, galian tersebut tidak dilapisi buis beton atau dinding yang mengelilingi bagian dalam galian serta tidak ada dinding setinggi minimal 80cm di sekeliling bagian atas galian dan dipermukaan tanah sekeliling galian tidak disemen dengan radius 100cm | Pada saat pendataan |
| Jumlah Rumah Tangga Menggunakan Hidran Umum | Hidran Umum | Pelayanan air bersih yang digunakan secara komunal pada suatu daerah tertentu untuk melayani 100 orang dalam setiap hidran umum | Pada saat pendataan |
| Jumlah Rumah Tangga Menggunakan Keran Umum | Keran Umum | Pelayanan air bersih yang digunakan secara komunal berupa bak penampungan air yang dengan keran sebagai pengaliran air | Pada saat pendataan |
| Jumlah Desa/Kelurahan Rawan Kering Sumber Air | Rawan kering sumber air | Daerah rawan kering sumber air adalah daerah yang mengalami kekurangan air untuk pemenuhan kebutuhan rumah tangga masyarakat di daerah tersebut, dapat juga diartikan sebagai Daerah yang memiliki sumber air dengan debit yang terbatas dan melayani banyak rumah tangga sehingga berpotensi habisnya air pada sumber tersebut | Pada saat pendataan |
| Jumlah Desa/Kelurahan yang Tidak Memiliki Sumber Air | Tidak memiliki sumber air | Daerah yang tidak memiliki sumber air berupa mata air atau air bawah tanah sehigga untuk pemenuhan kebutuhan airnya mengandalkan dari sumber air di daerah lain | Pada saat pendataan |
| Ketersediaan Sumur Bor Pompa (kurang 10m dari penampungan Kotoran) | Sumur Bor Pompa (kurang 10m dari penampungan Kotoran) | Keberadaan sumur bor yang berjarak kurang dari 10 m dari septictank setempat | Pada saat pendataan |
| Ketersediaan Sumur Gali Terlindungi (<10 m dari penampungan kotoran) | Mata air tidak terlindung | Sumber air didapat dengan cara menggali tanah dengan kedalam tertentu, galian tersebut dilapisi buis beton atau dinding yang mengelilingi bagian dalam galian serta dinding setinggi minimal 80cm di sekeliling bagian atas galian dan dipermukaan tanah sekeliling galian disemen dengan radius 100cm. Terletak kurang dari 10 m dari septictank setempat | Pada saat pendataan |
| Ketersediaan Mata Air terlindungi (<10 m dari penampungan kotoran) | Mata air terlindung | Sumber air berupa air tanah yang muncul ke permukaan sebagai arus dari aliran air tanah, memiliki barrier pelindung berupa dinding beton atau batu kali, terletak dalam radius kurang dari 10 m dari septictank | Pada saat pendataan |
| Ketersediaan Sumur Bor Pompa terlindungi | Sumur bor pompa | Sumber air yang didapat dengan cara melakukan pengeboran tanah dan air ditarik dengan tenaga pompa, permukaan tanah sekeliling pipa sumur bor dilapisi semen | Pada saat pendataan |
| Ketersediaan Penampungan Air Hujan (PAH) | Penampungan air hujan | Air yang didapat dengan cara menampung air hujan dengan tangki ataupun bak beton, untuk dimanfaatkan untuk kebutuhan harian pada saat musim kemarau atau untuk sehari hari | Pada saat pendataan |
| Ketersediaan Mata Air tidak terlindungi | Mata Air | Sumber air berupa air tanah yang muncul ke permukaan sebagai arus dari aliran air tanah, tidak memiliki barrier pelindung berupa dinding beton atau batu kali | Pada saat pendataan |
| Ketersediaan Air Permukaan (Sungai/Waduk/Danau) | Air permukaan | Semua air yang terdapat di permukaan tanah, dapat berupa genangan besar seperti danau, waduk atau mengalir seperti sungai | Pada saat pendataan |
| Ketersediaan Terminal Air | Terminal air | Terminal Air adalah sistem pelayanan air yang digunakan secara komunal berupa bak penampungan yang pengisian airnya dilakukan dengan sistem curah dari mobil tangki | Pada saat pendataan |
| Ketersediaan Mata Air Terlindungi | Mata air | Sumber air berupa air tanah yang muncul ke permukaan sebagai arus dari aliran air tanah, tidak memiliki barrier pelindung berupa dinding beton atau batu kali | Pada saat pendataan |
| Dimana Koordinat Mata Air | Koordinat | Titik koordinat lokasi mata air | Pada saat pendataan |
| Berapa Elevasi Mata Air | Elevasi | Ketinggian lokasi mata air dari permukaan laut | Pada saat pendataan |
| Berapa Debit Mata Air | Debit | Besaran volume air yang keluar tiap detiknya dari sumber air, dihitung dalam satuan L/Detik | Pada saat pendataan |
| Berapa Idle Capacity | Idle Capacity | Kapasitas air yang belum dimanfaatkan dari seluruh debit sumber, satuan L/detik | Pada saat pendataan |
| Jumlah Sambungan Rumah Eksisting | Sambungan rumah eksisting | Jumlah rumah tangga yang telah memiliki sambungan rumah untuk mengalirkan air minum | Pada saat pendataan |
| Jumlah Potensi pengembangan SR | Potensi sambungan rumah | Jumlah sambungan rumah yang masih dapat dibangun dengan mempertimbangkan kapasitas sumber air yang dimiliki | Pada saat pendataan |
| Bagaimana Skema Jaringan pipa | Skema jaringan pipa | Gambar skematik jaringan distribusi pipa air minum mulai dari hulu ke hilir | Pada saat pendataan |
| Identitas KPSPAM/Pengelola | Identitas | Identitas kelompok pengelola SPAM masing – masing desa, termasuk didalamnya struktur organisasi dan data diri pengurus, jumlah pelanggan serta biaya pelanggan | Pada saat pendataan |
| Apakah menggunakan Sistem Distribusi (Pompa/Gravitasi) | Sistem Distribusi | Jenis sistem distribusi yang digunakan untuk mengalirkan air ke masing – masing rumah tangga yang ,enjadi pelanggan | Pada saat pendataan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
LEBIH_DARI_DUA_TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| BALI | GIANYAR |
Mengisi Kuesioner Sendiri, Pengamatan
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, CAPI
Unit Pengumpulan Data
Rumah Tangga, Lainnya : Desa/Kelurahan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 8
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Rumah Tangga, Lainnya : Desa/Kelurahan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kecamatan, Lainnya : Kecamatan
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2024-12-16;
Digital (softcopy): 2024-12-16;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
identitas suatu organisasi untuk menciptakan kesan yang mudah dikenali dan diingat
-
Nama wilayah yang dipimpin oleh kepala desa/kepala kelurahan (lurah) yang berada di bawah koordinasi camat.
-
Informasi yang mendeskripsikan secara jelas dan sistematis proyek atau program terkait penyediaan air minum
-
Suatu wilayah administratif yang berada di bawah level desa
-
Kegiatan pekerjaan yang paling banyak dilakukan oleh penduduk di wilayah tersebut
-
Suatu wilayah administratif yang berada di bawah level desa
-
Nama wilayah administratif yang menjadi wilayah kerja bagi gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat dan wilayah kerja bagi gubernur dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan umum di wilayah daerah provinsi.
-
Jenis wilayah berdasarkan keadaan muka bumi pada suatu kawasan atau daerah (topografi).
-
karakteristik fisik, kimia, dan biologis tanah, yang ditentukan oleh proses pembentukan, komposisi mineral, tekstur, struktur, dan sifat-sifat lainnya.
-
bagian dari kerangka hukum yang mengatur operasional dan struktur suatu organisasi
-
individu atau kelompok yang terlibat dalam pengelolaan atau kepemimpinan di dusun (desa kecil) yang belum menerima layanan atau fasilitas tertentu
-
Nama wilayah administratif yang menjadi wilayah kerja bagi bupati/wali kota dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan umum di wilayah daerah kabupaten/kota.
-
jumlah uang yang dihabiskan oleh setiap individu atau rumah tangga dalam suatu komunitas untuk mendapatkan air minum selama satu bulan
-
Nama wilayah yang dipimpin oleh seorang kepala kecamatan yang disebut camat yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada bupati/wali kota melalui sekretaris daerah.
Indikator Kegiatan
-
Jumlah desa/kelurahan yang tidak memiliki dari mana rumah tangga memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.
-
Jumlah rumah tangga yang telah memiliki sambungan rumah untuk layangan air minum
-
Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.
-
Jumlah desa/kelurahan yang rawan kering sumber air