Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Produk Administrasi Penyusunan Peta Ketahanan Pangan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas - FSVA) Kota Banda Aceh 2021
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Produk Administrasi Penyusunan Peta Ketahanan Pangan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas - FSVA) Kota Banda Aceh
Tahun Kegiatan
2021
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Banda Aceh
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jln. Tgk. Dikandang No.31A Gp.Pande Kota Banda Aceh
| Telepon: | 0651-22441 |
| Faksimile: | 0651-22441 |
| Email: | dkpp.skpk@bandaacehkota.web.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Ir. Zulkifli Syahbuddin, MM |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | - |
| Jabatan: | - |
| Alamat: | - |
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | xx@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanDalam rangka mengantisipasi, mencegah dan menangani persoalan rawan pangan dan gizi buruk diperlukan data dan informasi ketahanan pangan yang akurat, komprehensif, dan tertata dengan baik. Informasi ketahanan pangan dapat dimanfaatkan sebagai instrumen untuk mengelola krisis pangan dalam rangka upaya perlindungan/pencegahan dari krisis pangan dan gizi baik jangka pendek, menengah maupun panjang. Undang-undang No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan Pasal 114 dan Peraturan Pemerintah No. 17 tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi Pasal 75 mengamanatkan Pemerintah dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya berkewajiban membangun, menyusun, dan mengembangkan Sistem Informasi Pangan dan Gizi yang terintegrasi, yang dapat digunakan untuk perencanaan, pemantauan dan evaluasi, stabilisasi pasokan dan harga pangan serta sebagai sistem peringatan dini terhadap masalah pangan dan kerawanan pangan dan gizi. Data dan informasi tentang ketahanan dan kerentanan pangan yang terupdate menjadi salah satu dasar para pembuat keputusan dalam penetapan kebijakan dan program intervensi serta lokus program, baik di tingkat pusat maupun tingkat wilayah. Penetapan lokus dan intervensi program akan lebih tepat dan sesuai dengan yang diperlukan di daerah rentan rawan pangan. Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability AtlasāFSVA) disusun sebagai instrumen analisis monitoring ketahanan pangan wilayah.
Tujuan Kegiatan
Menyediakan informasi status kerentanan pangan wilayah untuk perencanaan pengentasan kerentanan pangan.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
Mar 1, 2021, 7:00:00 AM s.d. Mar 31, 2021, 7:00:00 AM
Desain
Mar 1, 2021, 7:00:00 AM s.d. Mar 31, 2021, 7:00:00 AM
Pengumpulan Data
Apr 1, 2021, 7:00:00 AM s.d. Apr 30, 2021, 7:00:00 AM
Pengolahan Data
Jun 1, 2021, 7:00:00 AM s.d. Sep 30, 2021, 7:00:00 AM
Analisis
Sep 1, 2021, 7:00:00 AM s.d. Nov 30, 2021, 7:00:00 AM
Diseminasi Hasil
Dec 1, 2021, 7:00:00 AM s.d. Dec 31, 2021, 7:00:00 AM
Evaluasi
Dec 1, 2021, 7:00:00 AM s.d. Dec 31, 2021, 7:00:00 AM
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Luas Lahan Baku Sawah | Luas lahan baku | Luas lahan yang digunakan untuk penanaman padi sawah | - |
| Jumlah rumah tangga tanpa air bersih | Jumlah rumah tangga yang tidak memiliki akses terhadap air bersih | Jumlah rumah tangga yang tidak memiliki akses terhadap air bersih dan layak untuk minum dan kegiatan mandi/cuci/dll. | - |
| Jumlah Penduduk | Jumlah Penduduk | Jumlah penduduk yang menetap di Kabupaten Aceh Jaya dalam kurun waktu setahun terakhir. | - |
| Jumlah tenaga kesehatan | Jumlah tenaga kesehatan | Jumlah tenaga kesehatan (mantri, bidan, dokter) yang bertugas/praktek di desa, baik berstatus PNS, honor, maupun bakti. | - |
| Jumlah sarana dan prasarana penyedia pangan | Akses terhadap penyedia pangan | Jumlah sarana dan prasarana/toko yang menjual bahan pangan (sembako) | - |
| Jumlah penduduk tingkat kesejahteraan terendah | Jumlah penduduk miskin | Jumlah penduduk yang termasuk tingkat kesejahteraan terendah (desil 1), sesuai daftar di Bappeda | - |
| Desa tanpa akses penghubung memadai | Desa sulit dijangkau | Aksesibilitas jalan darat antar desa untuk dilalui kendaraan bermotor roda 4 atau lebih. | - |
| Luas wilayah desa | Luas wilayah desa | Luas seluruh wilayah desa menurut data Pusdatin-Kementan | - |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| ACEH | KOTA BANDA ACEH |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, Mail
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : dinas
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit)
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
SMA/SMK
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 9
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan Data-
Metode Analisis
DESKRIPTIF_DAN_INFERENSIA
Unit Analisis
Lainnya : desa
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Lainnya :
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): Dec 31, 2021, 7:00:00 AM;
Digital (softcopy): Dec 31, 2021, 7:00:00 AM;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Aksesibilitas jalan darat antar desa untuk dilalui kendaraan bermotor roda 4 atau lebih.
-
Jumlah rumah tangga yang tidak memiliki akses terhadap air bersih dan layak untuk minum dan kegiatan mandi/cuci/dll.
-
Luas seluruh wilayah desa menurut data Pusdatin-Kementan
-
Luas lahan yang digunakan untuk penanaman padi sawah
-
Jumlah tenaga kesehatan (mantri, bidan, dokter) yang bertugas/praktek di desa, baik berstatus PNS, honor, maupun bakti.
-
Jumlah penduduk yang menetap di Kota Banda Aceh dalam kurun waktu setahun terakhir.