Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Penyakit Menular Kabupaten Rejang Lebong 2022
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Penyakit Menular Kabupaten Rejang Lebong
Tahun Kegiatan
2022
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Kelurahan Cawang Baru Kecamatan Selupu Rejang
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | dakdinkesrl@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Titin Julita,skm |
| Jabatan: | Sub Koordinator Pencegahan Dan Penanggulangan Penyakit Menular (p2pm) |
| Alamat: | Kelurahan Cawang Baru Kecamatan Selupu Rejang |
| Telepon: | 085216284472 |
| Faksimile: | - |
| Email: | titinjulita75@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPenyakit Menular Masih Merupakan Masalah Kesehatan Masyarakat Dan Menjadi Tantangan Global, Sementara Beban Penyakit Tidak Menular Semakin Meningkat. Indonesia Merupakan Negara Penyumbang Kasus Penyakit Menular Terbesar Kedua Di Dunia Setelah India. Kabupaten Rejang Lebong Berdasarkan Capaian Indikator Kinerja Program Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Menular Tahun 2020 Diketahui Dari 3 (tiga) Indikator Utama Yaitu Angka Deteksi Dini Dan Tatalaksana Kasus, Dan Angka Prevalensi Kasus, Belum Satupun Yang Mencapai Target Yang Ditetapkan. Hal Ini Menunjukkan Bahwa Program Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Menular Dikabupaten Rejang Lebong Masih Merupakan Masalah Kesehatan Masyarakat Yang Memerlukan Perhatian Semua Pihak. Berbagai Terobosan Telah Dilakukan Oleh Pemerintah Daerah Melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong Dalam Menunjang Program Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Menular, Salah Satunya Membuat Kegiatan Inovasi Dimasing-masing Program. Dalam Pelaksanaannya Pemberdayaan Masyarakat Adalah Yang Paling Utama Dalam Hal Ini Peran Kader Kesehatan (kader 211). Kegiatan Ini Merupakan Bagian Dari Upaya Yang Akan Dilakukan Pemda Dan Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong Pada Dak Reguler Tahun Anggaran 2021 Dalam Rangka Mendukung Program Indonesia Sehat Adalah Penataan Ketersediaan Dan Peningkatan Obat Dan Bahan Habis Pakai Program Penyakit Menular Bagi Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas
Tujuan Kegiatan
1. Tersedianya Data Penyakit Menular 2. Meningkatkan Deteksi Dini Penemuan Kasus Penyakit Menular 3. Memutuskan Mata Rantai Penularan Penyakit
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2021-03-01 s.d. 2021-12-31
Desain
2021-03-01 s.d. 2021-12-31
Pengumpulan Data
2022-03-01 s.d. 2022-12-31
Pengolahan Data
2022-03-03 s.d. 2022-12-31
Analisis
2022-04-01 s.d. 2022-12-31
Diseminasi Hasil
2022-04-01 s.d. 2022-12-31
Evaluasi
2022-04-01 s.d. 2022-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah Penderita TBC | Penderita TBC | Penderita TBC adalah orang yang dilakukan srinning TBC yang memiliki gejala batuk lebih dari 2 minggu,berkeringat di malam hari dan penurunan berat badan tanpa sebab | Selama Tahun 2022 |
| Jumlah Penderita DBD | Penderita DBD | Penderita DBD adalah usia Bayi 0 Tahun - Lansia yang mengalami Demam akibat gigitan nyamuk Aedes Agypti yang sudah dicek laboratorium yang mendapat pengobatan di Fasyankes | Selama Tahun 2022 |
| Jumlah Penderita Diare | Penderita Diare | Penderita Diare adalah Orang 0 Tahun – Lansia yang mendapat pengobatan Diare | Selama Tahun 2022 |
| Jumlah Penderita Pneumonia | Penderita Pneumonia | Penderita Pneumonia adalah Orang 0 – 59 Bulan yang mendapat pengobatan Pneumonia | Selama Tahun 2022 |
| Jumlah Penderita HIV | Penderita HIV | Penderita HIV adalah orang 0 - lansia yang mendapat pelayanan deteksi dini HIV sesuai standar | Selama Tahun 2022 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| BENGKULU | REJANG LEBONG |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Kabupaten
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 2
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF_DAN_INFERENSIA
Unit Analisis
Lainnya : desa/kelurahan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Tidak
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): -
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
orang 0 - lansia yang mendapat pelayanan deteksi dini HIV sesuai standar
-
Orang 0 Tahun – Lansia yang mendapat pengobatan Diare
-
Orang 0 – 59 Bulan yang mendapat pengobatan Pneumonia
-
Seluruh usia Bayi 0 Tahun - Lansia yang mengalami Demam akibat gigitan nyamuk Aedes Agypti yang sudah dicek laboratorium yang mendapat pengobatan di Fasyankes
-
Sekelompok orang yang dilakukan srinning TBC yang memiliki gejala batuk lebih dari 2 minggu,berkeringat di malam hari dan penurunan berat badan tanpa sebab
Indikator Kegiatan
-
Orang 0 – 59 Bulan yang mendapat pengobatan Pneumonia
-
orang 0 - lansia yang mendapat pelayanan deteksi dini HIV sesuai standar
-
Penemuan kasus TB dengan mendeteksi dini dan sistematis terhadap orang yang terpajan dengan sumber terinfeksi TB, daerah sekitar rumah penderita 5 s.d 10 rumah di lakukan skrinning sehingga di harapkan menemukan TBC yang terjangkit pada anak atau melakukan terapi obat pencegahan pada anak
-
Seluruh usia Bayi 0 Tahun - Lansia yang mengalami Demam akibat gigitan nyamuk Aedes Agypti yang sudah dicek laboratorium yang mendapat pengobatan di Fasyankes
-
Orang 0 Tahun – Lansia yang mendapat pengobatan Diare