← Kembali ke Daftar Indikator
● Indikator Tunggal ● Akses Umum: Ya
▤
Indeks Ketahanan Pangan
Satuan: Poin Ukuran: Indeks Level Estimasi: Kabupaten/kota
📖
Konsep, Definisi & Interpretasi
Substansi dan pemaknaan angka indikator
Konsep
Indeks Ketahanan Pangan
Definisi Indikator
Indeks Ketahanan Pangan (IKP) adalah ukuran dari beberapa indikator yang digunakan untuk menghasilkan skor komposit kondisi ketahanan pangan di suatu wilayah.
Ketahanan Pangan adalah ketersediaan pangan dan kemampuan seseorang untuk mengaksesnya. Ketahanan pangan merupakan ukuran kelentingan terhadap gangguan pada masa depan atau ketiadaan suplai pangan penting akibat berbgai faktor seperti kekeringan, gangguan perkapalan, kelangkaanbahan bakar. ketidakstabilanekonomi, peperangan, dan sebagainya.
Interpretasi & Cara Membaca
Indeks Ketahanan Pangan Nasional (IKP) disusun berdasarkan tiga aspek ketahanan pangan, yaitu ketersediaan, keterjangkauan dan pemanfaatan pangan dengan mempertimbangkan ketersediaan data sampai dengan tingkat kabupaten/. IKP dikelompokkan lebih lanjut ke dalam 6 kelompok ketahanan pangan dengan kelompok 1 sebagai wilayah yang paling rentan pangan. IKP yang disusun merupakan bagian dari Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (FSVA), sehingga hasil IKP sejalan dengan hasil peta FSVA. IKP dapat digunakan sebagai bahan perumusan kebijakan dan penyusunan program dan intervensi kegiatan oleh para pemangku kepentingan baik di level nasional maupun daerah.
Variabel Disagregasi
kabupaten/kota
📐
Metodologi & Rumus Perhitungan
Formula matematis dan metode kalkulasi indikator
Metode Perhitungan
1. Standarisasi nilai indikator dengan menggunakan z-score dan distance to scale (0 – 100)
2. Menjumlahkan hasil perkalian antara masing-masing nilai indikator yang sudah distandarisasi dengan bobot indikator, dengan rumus: Indeks Ketahanan Pangan = penjumlahan dari Bobot masing-masing indikator dikalikan dengan Nilai standarisasi masing-masing indikator
3. Mengelompokan wilayah ke dalam 6 kelompok berdasarkan cut off point IKP

Keterangan Rumus:
i = Indikator 1-9
j = Kab/kota
a = Bobot masing-masing indikator ke-i
X = Nilai standarisasi masing-masing indikator ke-i pada kab/kota ke-j
Rumus / Formula Matematika
$$Y(j)=\sum^9_{n\mathop{=}1}a_iX_{ij}$$
Level Estimasi
Kabupaten/kota
🧩
Struktur Indikator Pembangun
Komponen indikator dan variabel penyusun
Indikator Komposit
Tidak (Tunggal)
Indikator Pembangun
-
Variabel Pembangun
Rasio konsumsi normatif terhadap ketersediaan bersi per kapita per hari
Persentase penduduk di bawah garis kemiskinan
Persentase rumah tangga dengan proporsi pengeluaran untuk pangan lebih dari 65% terhadap total pengeluaran
Persentase rumah tangga tanpa akses listrik
Rata-rata lama sekolah perempuan di atas 15 tahun
Persentase rumah tangga tanpa akses air bersih
Rasio jumlah penduduk per tenaga kesehatan terhadap tingkat kepadatan penduduk
Prevalensi balita Stunting
Angka harapan hidup pada saat lahir
📁
Kegiatan Statistik Terkait
Kegiatan penghasil indikator
Kompilasi Produk Administrasi Data Pangan Aceh
Tahun: 2023 • Cara: KOMPILASI_PRODUK_ADMINISTRASI
Buka Metadata Kegiatan →
🏛
Produsen Data & Administrasi
Instansi penanggung jawab dan riwayat data
Produsen Data
Dinas Pangan Aceh
Dapat Diakses Umum
Ya
Status Verifikasi
APPROVED
Dibuat Pada
17 Mei 2024