▤ METADATA INDIKATOR STATISTIK
Skor Pola Pangan Harapan (PPH)
Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Penajam Paser Utara
Skor Pola Pangan Harapan (PPH)
Konsep, Definisi & Interpretasi
Substansi dan pemaknaan angka indikator
Konsep
Pola Pangan Harapan (PPH)
Definisi Indikator
Angka yang menggambarkan jumlah dan komposisi atau ketersediaan pangan yang diperoleh dari perkalian persentase angka kecukupan energi setiap golongan bahan pangan dengan bobotnya.
Interpretasi & Cara Membaca
Semakin tinggi skor Pola Pangan Harapan (PPH) konsumsi, konsumsi pangan semakin beragam dan bergizi seimbang (ideal).
Variabel Disagregasi
Wilayah
Metodologi & Rumus Perhitungan
Formula matematis dan metode kalkulasi indikator
Metode Perhitungan
1. Mengelompokkan pangan menjadi 9 kelompok pangan ( Padi-padian, umbi-umbian, pangan hewani, minyak dan lemak, buah/ biji berminyak, kacang-kacangan, gula, sayur dan buah, aneka bumbu dan bahan minuman)
2. Mengkonversi ke dalam bentuk, jenis, dan satuan yang sama.
3. Menghitung kandungan energi setiap komoditas pangan yang dikonsumsi dengan bantuan Daftar Komposisi Bahan Makanan (DKBM). Kolom energi dalam DKBM menunjukkan kandungan energi (kkal)per 100 gram bagian yang dapat dimakan. Selanjutnya besaran energi setiap jenis pangan dijumlahkan menurut kelompok pangannya
4. Menjumlahkan total energi dari masing-masing kelompok pangan sehingga akan diketahui total energi dari seluruh kelompok pangan
5. Menghitung kontribusi energi dari setiap kelompok pangan terhadap total energi aktual.
6. Menghitung kontribusi energi dari setiap kelompok pangan terhadap Angka kecukupan Energi ideal.
7. Menghitung skor aktual berdasarkan kontribusi aktual dikalikan bobot masing-masing kelompok pangan.
8. Menghitung skor AKE setiap kelompok pangan dengan bobotnya masing-masing.
9. Menghitung shor PPH setiap kelompok pangan.
10. Menghitung Total Skor PPH
2. Mengkonversi ke dalam bentuk, jenis, dan satuan yang sama.
3. Menghitung kandungan energi setiap komoditas pangan yang dikonsumsi dengan bantuan Daftar Komposisi Bahan Makanan (DKBM). Kolom energi dalam DKBM menunjukkan kandungan energi (kkal)per 100 gram bagian yang dapat dimakan. Selanjutnya besaran energi setiap jenis pangan dijumlahkan menurut kelompok pangannya
4. Menjumlahkan total energi dari masing-masing kelompok pangan sehingga akan diketahui total energi dari seluruh kelompok pangan
5. Menghitung kontribusi energi dari setiap kelompok pangan terhadap total energi aktual.
6. Menghitung kontribusi energi dari setiap kelompok pangan terhadap Angka kecukupan Energi ideal.
7. Menghitung skor aktual berdasarkan kontribusi aktual dikalikan bobot masing-masing kelompok pangan.
8. Menghitung skor AKE setiap kelompok pangan dengan bobotnya masing-masing.
9. Menghitung shor PPH setiap kelompok pangan.
10. Menghitung Total Skor PPH
Rumus / Formula Matematika
$$-$$
Level Estimasi
kabupaten
Struktur Indikator Pembangun
Komponen indikator dan variabel penyusun
Indikator Komposit
Tidak (Tunggal)
Indikator Pembangun
-
Variabel Pembangun
-
Kegiatan Statistik Terkait
Kegiatan penghasil indikator
Kompilasi Data Neraca Bahan Makanan (NBM) Kabupaten Penajam Paser Utara
Buka Metadata Kegiatan →
Produsen Data & Administrasi
Instansi penanggung jawab dan riwayat data
Produsen Data
Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Penajam Paser Utara
Dapat Diakses Umum
Tidak
Status Verifikasi
APPROVED
Dibuat Pada
29 Januari 2026