▤ METADATA INDIKATOR STATISTIK
Rasio jumlah penduduk desa per tenaga kesehatan terhadap kepadatan penduduk
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan
Rasio jumlah penduduk desa per tenaga kesehatan terhadap kepadatan penduduk
Konsep, Definisi & Interpretasi
Substansi dan pemaknaan angka indikator
Konsep
pemanfaatan pangan
Definisi Indikator
Jumlah penduduk desa per tenaga kesehatan yang terdiri dari: (1) tenaga medis (dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis, dokter sub spesialis, dokter gigi spesialis dan sub spesialis); (2) tenaga keperawatan (perawat non ners, perawat ners, perawat kesehatan anak, perawat maternitas, perawat medical bedah, perawat geriatri, perawat kesehatan jiwa, perawat komunitas, perawat lainnya, asisten tenaga Kesehatan perawat); (3) tenaga kebidanan (bidan klinis, bidan desa, bidan pendidik, bidan lainnya, asisten tenaga kesehatan-bidan); dan (4) tenaga gizi (nutrisionist, dietisien, tenaga sisten tenaga kesehatan-gizi), dibandingkan dengan kepadatan penduduk.
Interpretasi & Cara Membaca
Rasio jumlah penduduk desa per tenaga kesehatan terhadap kepadatan penduduk adalah jumlah penduduk desa per tenaga kesehatan yang terdiri dari: (1) Dokter umum/spesialis; (2) Dokter gigi; (3) Bidan; dan (4) Tenaga kesehatan lainnya (perawat, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga gizi, apoteker/asisten apoteker) dibandingkan dengan kepadatan penduduk. Tenaga kesehatan berperan penting dalam menurunkan angka kesakitan penduduk (morbiditas) dan meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya makanan yang beragam bergizi seimbang dan aman.
Rasio jumlah penduduk desa per tenaga kesehatan terhadap kepadatan penduduk menunjukkan kemampuan jumlah tenaga kesehatan yang ada di wilayah desa untuk melayani masyarakat. Jumlah tenaga kesehatan yang memadai akan meningkatkan status pemanfaatan pangan masyarakat. Sosialisasi dan edukasi terkait dengan gizi dan perilaku hidup sehat juga menjadi tugas pelayanan tenaga kesehatan. Kesehatan masyarakat yang baik akan menunjang fungsi pemanfaatan pangan yang baik. Oleh karena itu, pembangunan dan peningkatan kualitas sektor kesehatan harus terus diupayakan untuk meningkatkan status kesehatan setiap individu.
Rasio jumlah penduduk desa per tenaga kesehatan terhadap kepadatan penduduk menunjukkan kemampuan jumlah tenaga kesehatan yang ada di wilayah desa untuk melayani masyarakat. Jumlah tenaga kesehatan yang memadai akan meningkatkan status pemanfaatan pangan masyarakat. Sosialisasi dan edukasi terkait dengan gizi dan perilaku hidup sehat juga menjadi tugas pelayanan tenaga kesehatan. Kesehatan masyarakat yang baik akan menunjang fungsi pemanfaatan pangan yang baik. Oleh karena itu, pembangunan dan peningkatan kualitas sektor kesehatan harus terus diupayakan untuk meningkatkan status kesehatan setiap individu.
Variabel Disagregasi
rasio
Metodologi & Rumus Perhitungan
Formula matematis dan metode kalkulasi indikator
Metode Perhitungan
Rasio jumlah penduduk desa per tenaga kesehatan terhadap kepadatan penduduk adalah jumlah penduduk desa per tenaga kesehatan yang terdiri dari: (1) Dokter umum/spesialis; (2) Dokter gigi; (3) Bidan; dan (4) Tenaga kesehatan lainnya (perawat, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga gizi, apoteker/asisten apoteker) dibandingkan dengan kepadatan penduduk.
Rumus / Formula Matematika
$$rasio=(\frac{jumlahpenduduk}{tenagakesehatan})\frac{}{}:kepada\tan penduduk$$
Level Estimasi
kelurahan
Struktur Indikator Pembangun
Komponen indikator dan variabel penyusun
Indikator Komposit
Tidak (Tunggal)
Indikator Pembangun
-
Variabel Pembangun
-
Kegiatan Statistik Terkait
Kegiatan penghasil indikator
Kompilasi Produk Administrasi Penyusunan Pemutakhiran dan Analisis Peta Ketahanan dan Kerawanan Pangan
Buka Metadata Kegiatan →
Produsen Data & Administrasi
Instansi penanggung jawab dan riwayat data
Produsen Data
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan
Dapat Diakses Umum
Ya
Status Verifikasi
APPROVED
Dibuat Pada
31 Desember 2024