← Kembali ke Daftar
◈
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Kompilasi Data Untuk Penyusunan Publikasi Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-23.3300.020
⌂
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah
Alamat Lengkap
Jl. Piere Tendean No. 24, Semarang, Jawa Tengah
Telepon
024-3511351 (Hunting)
Faksimile
024-3517463
Email
dinkes@jatengprov.go.id
⚑
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah
Eselon 2
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah
Nama PJ Teknis
Riptieni Tri Lutiarsi, SKM, M.Kes
Jabatan
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan
Alamat
Jl. Piere Tendean No 24 Semarang,jawa Tengah
Telepon
024-3517459
Faksimile
024-7517463
Email
riptieni@gmail.com
✎
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Profil Kesehatan Provinsi Merupakan Salah Satu Alat Manajemen Kesehatan Di Provinsi Yang Bertujuan Untuk Mengetahui Tingkat Pencapaian Dan Atau Status Kesehatan Di Provinsi Yang Mendukung Tersusunnya Profil Kesehatan Indonesia. Desentralisasi Di Bidang Kesehatan Membawa Implikasi Terhadap Meningkatnya Kebutuhan Akan Data Dan Informasi Untuk Mendukung Pengambilan Keputusan Di Daerah. Wewenang Dan Peran Pemerintah Daerah Baik Di Provinsi Maupun Kabupaten/kota Menjadi Lebih Besar Termasuk Dalam Pengelolaan Data Dan Informasi. Namun Disisi Lain Pengumpulan Data Kesehatan Dari Kabupaten/kota Untuk Menyusun Data Provinsi Menjadi Lebih Sulit. Tampaknya Kesadaran Akan Pentingnya Ketersediaan Data/informasi Kesehatan Daerah Berkualitas Sebagai Sumber Data Dalam Menyusun Data/informasi Provinsi Masih Perlu Ditingkatkan. Data Yang Valid Dan Akurat Akan Sangat Mendukung Dalam Pengambilan Keputusan Yang Tepat. Saat Ini Kesadaran Akan Pentingnya Data Guna Pengambilan Keputusan (evidence Based Decission Making) Dikalangan Para Pengambil Keputusan Termasuk Anggota Legislatif Sudah Cukup Tinggi, Sehingga Data Yang Valid Dan Akurat Menjadi Sangat Penting Untuk Diupayakan Yang Pada Akhirnya Data Profil Kesehatan Tersebut Harus Disusun Dan Disebarluaskan Kepada Masyarakat Pengguna Data Berupa Buku Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Data Sebagai Bahan Penyusunan Profil Kesehatan Tersebut Dapat Diperoleh Dari Berbagai Sumber Yaitu Dari Laporan Program Di Dinas Kesehatan Provinsi, Data Laporan Program Di Dinas Kesehatan Kabupaten/kota Dan Dari Lintas Sektor Terkait.
Tujuan Kegiatan
Tujuan Umum Dari Kegiatan Ini Adalah Untuk Meningkatkan Angka Harapan Hidup Dan Penurunan Angka Kesakitan Dan Kematian Melalui Ketersediaan Data Dan Informasi Kesehatan Untuk Mendukung Pengambilan Keputusan Dengan Penyusunan Dokumen Buku Profil Kesehatan
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 Oktober 2023 - 21 Januari 2024
Desain
1 November 2023 - 21 Januari 2024
Pengumpulan Data
29 Januari 2024 - 30 April 2024
Pengolahan Data
1 Februari 2024 - 31 Mei 2024
Analisis
1 April 2024 - 15 Juni 2024
Diseminasi
16 Juni 2024 - 31 Juli 2024
Evaluasi
1 Juli 2024 - 31 Agustus 2024
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 54 var
Nama VariabelKonsepDefinisiReferensi Waktu
Jumlah Rumah SakitRumah SakitRumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Rumah Sakit UmumRumah Sakit UmumRumah sakit umum adalah Rumah sakit yang memberikan pelayanan kesehatan pada semua bidang dan jenis penyakit.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Rumah Sakit KhususRumah Sakit KhususRumah sakit khusus adalah Rumah sakit yang memberikan pelayanan utama pada satu bidang atau satu jenis penyakit tertentu berdasarkan disiplin ilmu, golongan umur, organ, jenis penyakit, atau kekhususan lainnya.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Puskesmas Rawat InapPuskesmas Rawat InapPuskesmas rawat inap adalah Puskesmas yang diberi tambahan sumberdaya untuk menyelenggarakan pelayanan rawat inap, sesuai pertimbangan kebutuhan pelayanan kesehatan.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Tempat TidurJumlah Tempat TidurJumlah tempat tidur adalah Jumlah tempat tidur di ruang rawat inap dan tempat tidur di ruang pasca persalinan.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Puskesmas non rawat inapPuskesmas non rawat inapPuskesmas non rawat inap adalah Puskesmas yang tidak menyelenggarakan pelayanan rawat inap kecuali pertolongan persalinan normal.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Klinik PratamaKlinik PratamaKlinik Pratama adalah Klinik yang menyelenggarakan pelayanan medik dasar baik umum maupun khusus.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Klinik UtamaKlinik UtamaKlinik Utama adalah Klinik yang menyelenggarakan pelayanan medik spesialistik atau pelayanan medik dasar dan spesialistik1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Tempat Praktik Mandiri DokterTempat Praktik Mandiri DokterTempat Praktik Mandiri Dokter adalah Fasilitas pelayanan kesehatan tempat pelaksanaan Praktik kedokteran oleh dokter secara perorangan.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Tempat Praktik Mandiri Dokter GigiTempat Praktik Mandiri Dokter GigiTempat Praktik Mandiri Dokter Gigi adalah Fasilitas pelayanan kesehatan tempat pelaksanaan Praktik kedokteran gigi oleh dokter gigi secara perorangan.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Tempat Praktik Mandiri Dokter SpesialisTempat Praktik Mandiri Dokter SpesialisTempat Praktik Mandiri Dokter Spesialis adalah Fasilitas pelayanan kesehatan tempat pelaksanaan Praktik kedokteran/Kedokteran Gigi spesialistik oleh dokter/drg spesialis secara perorangan1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Tempat Praktik Mandiri PerawatTempat Praktik Mandiri PerawatTempat Praktik Mandiri Perawat Fasilitas pelayanan kesehatan tempat pelaksanaan rangkaian kegiatan pelayanan keperawatan yang dilakukan oleh perawat secara perorangan1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Tempat Praktik Mandiri BidanTempat Praktik Mandiri BidanTempat Praktik Mandiri Bidan adalah Fasilitas pelayanan kesehatan tempat pelaksanaan rangkaian kegiatan pelayanan kebidanan yang dilakukan oleh bidan secara perorangan.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Griya SehatGriya SehatGriya Sehat adalah Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tradisional yang menyelenggarakan perawatan/ pengobatan tradisional dan komplementer oleh Tenaga Kesehatan Tradisional. Tenaga Kesehatan Tradisional adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan tradisional serta memiliki pengetahuan dan/atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan tradisional yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan tradisional. Ketentuan lebih lanjut mengenai Griya Sehat mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2018 tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Panti SehatPanti SehatPanti Sehat adalah Tempat yang digunakan untuk melakukan perawatan kesehatan tradisional empiris oleh Penyehat Tradisional. Pelayanan Kesehatan Tradisional Empiris adalah penerapan kesehatan tradisional yang manfaat dan keamananya terbukti secara empiris. Penyehat tradisional adalah setiap orang yang melakukan Pelayanan Kesehatan Tradisional Empiris yang pengetahuan dan keterampilannya diperoleh melalui pengalaman turun temurun atau pendidikan non formal. Ketentuan lebih lanjut mengenai Panti Sehat mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 61 Tahun 2016 tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional Empiris.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Unit Transfusi DarahUnit Transfusi DarahUnit Transfusi Darah Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang menyelenggarakan donor darah, penyediaan darah, dan pendistribusian darah1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Kunjungan Pasien Baru Rawat JalanJumlah Kunjungan Pasien Baru Rawat JalanJumlah Kunjungan Pasien Baru Rawat Jalan adalah Jumlah orang yang berkunjung ke fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dan fasilitas pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjut milik pemerintah dan swasta untuk mendapatkan pelayanan kesehatan perseorangan yang meliputi observasi, diagnosa, pengobatan, rehabilitasi medik tanpa tinggal di ruang rawat inap untuk pertama kalinya dalam satu tahun tertentu. Kunjungan rawat jalan puskesmas termasuk kunjungan ke jaringan puskesmas, dalam gedung maupun luar gedung (puskesmas keliling, puskemas pembantu, bidan desa, pemeriksaan anak sekolah, dsb).1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Kunjungan Pasien Baru Rawat InapJumlah Kunjungan Pasien Baru Rawat InapJumlah Kunjungan Pasien Baru Rawat Inap adalah Jumlah orang yang berkunjung ke fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dan fasilitas pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjut milik pemerintah dan swasta untuk mendapatkan pelayanan kesehatan perseorangan yang meliputi observasi, diagnosa, pengobatan, rehabilitasi medik, dan tinggal di ruang rawat inap untuk pertama kalinya dalam satu tahun tertentu.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Kunjungan Gangguan JiwaKunjungan Gangguan JiwaKunjungan Gangguan Jiwa Kunjungan pasien yang mengalami gangguan kejiwaan yang meliputi gangguan pada perasaan, proses pikir, dan perilaku yang menimbulkan penderitaan pada individu dan atau hambatan dalam melaksanakan peran sosialnya.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah pasien keluar hidup dan matiJumlah pasien keluar hidup dan matiJumlah pasien keluar hidup dan mati adalah Jumlah pasien keluar hidup dan keluar mati (dalam waktu < 48 jam maupun = 48 jam dirawat ) selama 1 tahun1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah pasien keluar mati < 48 jamJumlah pasien keluar mati < 48 jamJumlah pasien keluar: mati < 48 jam adalah Jumlah pasien keluar mati < 48 jam selama 1 tahun.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah pasien keluar: mati = 48 jam dirawatJumlah pasien keluar: mati = 48 jam dirawatJumlah pasien keluar: mati = 48 jam dirawat adalah Jumlah pasien keluar mati dalam waktu = 48 Jam selama 1 tahun.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah hari perawatanJumlah hari perawatanJumlah hari perawatan adalah total hari rawat dari semua pasien yang dirawat selama satu tahun.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah lama dirawatJumlah lama dirawatJumlah lama dirawat adalah total lama dirawat dari pasien sejak masuk sampai pulang, selama satu tahun Contoh: seorang pasien masuk RS tanggal 5 dan pulang tanggal 10 Maka hari perawatan = tanggal 5, 6, 7, 8, 9, 10 = 6 hari Sedangkan lama dirawat = tanggal 10 - tanggal 5 = 5 hari1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Puskesmas yang memiliki minimal 80% obat esensialJumlah Puskesmas yang memiliki minimal 80% obat esensialJumlah Puskesmas yang memiliki minimal 80% obat esensial adalah Puskesmas yang memiliki ketersediaan minimal 80% dari 40 item obat indikator pada saat dilakukan pemantauan terhadap seluruh puskesmas yang melaporkan data. Laporan yang disampaikan yaitu laporan pada bulan November atau laporan bulan terakhir pada tahun pelaporan.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Posyandu AktifPosyandu AktifPosyandu Aktif adalah Posyandu yang memenuhi kriteria sebagai berikut: 1. Melakukan kegiatan rutin posyandu minimal 8 kali/tahun yaitu melakukan kegiatan hari buka layanan posyandu minimal 8 kali/tahun dalam bulan berbeda, baik hari buka posyandu maupun kunjungan rumah/kegiatan mandiri/janji temu ke fasyankes. 2. Posyandu memiliki kader minimal 5 orang disahkan dengan surat keputusan Kepala Desa/Lurah 3. Sebanyak 3 dari 4 layanan di posyandu memenuhi cakupan minimal 50% sasaran sebanyak 8 bulan dalam satu tahun, yaitu: Gizi, KIA, KB, dan Imunisasi. 4. Setiap Posyandu memiliki alat pertumbuhan (alat ukur panjang badan bayi, alat ukur tinggi badan, timbangan bayi, timbangan dacin, timbangan dewasa, dan perlengkapannya) dan perkembangan (sesuai panduan di dalam buku KIA).1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Posbindu PTMPosbindu PTMPosbindu PTM adalah Upaya kesehatan berbasis bersumberdaya masyarakat (UKBM) dalam pencegahan dan pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui kegiatan skrining kesehatan/deteksi dini faktor risiko PTM, intervensi/modifikasi faktor risiko PTM serta monitoring dan tindak lanjut faktor risiko PTM bersumber daya masyarakat secara rutin dan berkesinambungan.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Tenaga MedisTenaga MedisTenaga Medis terdiri atas dokter, dokter gigi, dokter spesialis, dan dokter gigi spesialis. Dokter dan dokter gigi adalah dokter, dokter spesialis, dokter gigi, dan dokter gigi spesialis lulusan pendidikan kedokteran atau kedokteran gigi baik di dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan peraturan perundang-undangan.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Tenaga KeperawatanTenaga KeperawatanPerawat adalah seseorang yang telah lulus pendidikan tinggi Keperawatan, baik di dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan. Jenis tenaga keperawatan Jenis tenaga keperawatan antara lain perawat kesehatan masyarakat, perawat kesehatan anak, perawat maternitas, perawat medikal bedah, perawat geriatri, dan perawat kesehatan jiwa.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Tenaga KebidananTenaga KebidananBidan adalah seorang perempuan yang lulus dari pendidikan bidan yang telah teregistrasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Tenaga Kesehatan MasyarakatTenaga Kesehatan MasyarakatTenaga kesehatan masyarakat adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang kesehatan masyarakat yang terdiri dari epidemiolog kesehatan, tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, pembimbing kesehatan kerja, tenaga administrasi dan kebijakan kesehatan, tenaga biostatistik dan kependudukan, serta tenaga kesehatan reproduksi dan keluarga sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Tenaga kesehatan lingkunganTenaga kesehatan lingkunganTenaga kesehatan lingkungan adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang kesehatan lingkungan yang terdiri dari sanitasi lingkungan, entomolog kesehatan, mikrobiolog kesehatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Tenaga giziTenaga giziTenaga gizi adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang gizi yang terdiri dari nutririonis dan dietisien sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Ahli Teknologi Laboratorium MedikAhli Teknologi Laboratorium MedikAhli Teknologi Laboratorium Medik adalah setiap orang yang telah lulus pendidikan Teknologi Laboratorium Medik atau analis kesehatan atau analis medis dan memiliki kompetensi melakukan analisis terhadap cairan dan jaringan tubuh manusia untuk menghasilkan informasi tentang kesehatan perseorangan dan masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Tenaga teknik biomedika lainnyaTenaga teknik biomedika lainnyaTenaga teknik biomedika lainnya adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang teknik biomedika yang terdiri dari radiografer, elektromedis, fisikawan medik, radioterapis, dan ortotik prostetik.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Tenaga Keterapian fisikTenaga Keterapian fisikTenaga keterapian fisik adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang keterapian fisik yang terdiri dari fisioterapis, okupasi terapis, terapis wicara, dan akupunktur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Tenaga keteknisian medisTenaga keteknisian medisTenaga keteknisian medis adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang keteknisian medis yang terdiri dari perekam medis dan informasi kesehatan, teknik kardiovaskuler, teknisi pelayanan darah, refraksionis optisien/optometris, teknisi gigi, penata anestesi (perawat anastesi), terapis gigi dan mulut (perawat gigi), dan audiologis.1 Januari s.d 31 Desember 2023
Jumlah Tenaga kefarmasian Tenaga kefarmasianTenaga kefarmasian adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang kefarmasian yang terdiri dari apoteker dan tenaga teknis kefarmasian sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.1 Januari s.d 31 Desember 2023
⬡
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
No Nama Provinsi Kabupaten/Kota
1. JAWA TENGAH CILACAP
2. JAWA TENGAH BANYUMAS
3. JAWA TENGAH PURBALINGGA
4. JAWA TENGAH BANJARNEGARA
5. JAWA TENGAH KEBUMEN
6. JAWA TENGAH PURWOREJO
7. JAWA TENGAH WONOSOBO
8. JAWA TENGAH MAGELANG
9. JAWA TENGAH BOYOLALI
10. JAWA TENGAH KLATEN
11. JAWA TENGAH SUKOHARJO
12. JAWA TENGAH WONOGIRI
13. JAWA TENGAH KARANGANYAR
14. JAWA TENGAH SRAGEN
15. JAWA TENGAH GROBOGAN
16. JAWA TENGAH BLORA
17. JAWA TENGAH REMBANG
18. JAWA TENGAH PATI
19. JAWA TENGAH KUDUS
20. JAWA TENGAH JEPARA
21. JAWA TENGAH DEMAK
22. JAWA TENGAH SEMARANG
23. JAWA TENGAH TEMANGGUNG
24. JAWA TENGAH KENDAL
25. JAWA TENGAH BATANG
26. JAWA TENGAH PEKALONGAN
27. JAWA TENGAH PEMALANG
28. JAWA TENGAH TEGAL
29. JAWA TENGAH BREBES
30. JAWA TENGAH KOTA MAGELANG
31. JAWA TENGAH KOTA SURAKARTA
32. JAWA TENGAH KOTA SALATIGA
33. JAWA TENGAH KOTA SEMARANG
34. JAWA TENGAH KOTA PEKALONGAN
35. JAWA TENGAH KOTA TEGAL
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
- Mail
- Lainnya, google spreadsheet
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, kabupaten/kota
◎
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
- Task Force
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
⬣
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, kabupaten/kota
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Provinsi
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Produk Ketersediaan Tanggal Rilis
Tercetak (Hardcopy) Ya 1 Juli 2024
Digital (Softcopy) Ya 1 Juli 2024
Data Mikro Tidak -
≡
Variabel Kegiatan
54 variabel yang diolah/dikumpulkan
Jumlah semua kasus tuberkulosis yang sembuh dan pengobatan lengkap
integer • kasus
Kasus Tuberkulosis sembuh adalah Pasien tuberkulosis paru dengan hasil pemeriksaan bakteriologis positif pada awal pengobatan yang hasil pemeriksaan bakteriologis pada akhir pengob
[" kasus tuberkulosis", "kasus tuberkulosis sembuh", "kasus tuberkulosis pengobatan lengkap"]Lihat →
Jumlah Penderita DM yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar
integer • Kasus
Penderita DM yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar adalah Pelayanan kesehatan sesuai standar kepada seluruh penderita Diabetes Melitus (DM) usia 15 tahun ke atas seba
["Penderita DM ", "pelayanan kesehatan sesuai standar"]Lihat →
Jumlah Penderita hipertensi mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar
integer • orang
Pelayanan Kesehatan Penderita Hipertensi sesuai standar kepada seluruh penderita hipertensi usia 15 tahun ke atas sebagai upaya pencegahan sekunder di wilayah kerjanya dalam kurun
[" Penderita hipertensi ", "pelayanan kesehatan sesuai standar"]Lihat →
Jumlah Kasus IVA Positif
integer • kasus
IVA (Inspeksi Visual : dengan Asam asetat) adalah Pemeriksaan dengan cara mengamati dengan menggunakan spekulum, melihat leher rahim yang telah dipulas dengan asam asetat atau asam
["Kasus IVA Positif"]Lihat →
Jumlah kasus baru Demam Berdarah Dengue
integer • Kasus
kasus baru Demam Berdarah Dengue adalah penderita demam 2-7 hari yang timbul mendadak, tinggi, terus menerus, disertai manifestasi perdarahan baik yang spontan seperti petekie, pur
["kasus baru Demam Berdarah Dengue"]Lihat →
Jumlah semua kasus tuberkulosis yang ditemukan dan diobati
integer • Kasus
Kasus Tuberkulosis yang ditemukan dan diobati adalah Terduga tuberkulosis yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dengan penegakan diagnosis tuberkulosis melalui Pemeri
["kasus tuberkulosis yang ditemukan dan diobati"]Lihat →
Jumlah Bayi baru lahir mendapat IMD
integer • bayi
Bayi baru lahir mendapat IMD adalah Proses menyusu yang dimulai segera setelah lahir dengan cara kontak kulit ke kulit antara bayi dengan ibunya dan berlangsung minimal 1 (satu) ja
["Bayi baru lahir mendapat IMD", "Inisiasi Menyusui Dini"]Lihat →
Jumlah kasus Malaria positif
integer • kasus
Malaria positif adalah Seseorang dengan hasil pemeriksaan sediaan darah positif malaria berdasarkan konfirmasi laboratorium (pengujian mikroskopis ataupun Rapid Diagnostic Test (RD
["Malaria"]Lihat →
Jumlah Kematian Balita
integer • Balita
Kematian yang terjadi pada bayi/anak usia 0 - 59 bulan (bayi + anak balita) tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri
["Kematian", "Balita"]Lihat →
Jumlah balita 0 - 59 bulan dengan status gizi buruk
integer • Balita
Banyaknya Balita umur 0-59 bulan dengan status gizi kurang di mana gizi kurang adalah kategori status gizi berdasarkan indeks Berat Badan menurut Tinggi Badan (BB/TB) dengan z-scor
["Balita"]Lihat →
Jumlah Balita Pendek
integer • Balita
Kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Kondisi ini diukur dengan panjang atau tinggi badan yang lebih dari minus dua st
["Balita"]Lihat →
Jumlah Kematian Neonatal
integer • bayi
Kematian Neonatal adalah Kematian yang terjadi pada bayi usia 0 sampai dengan 28 hari tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri
["Kematian Neonatal"]Lihat →
Jumlah Kematian Bayi
integer • bayi
Kematian Bayi adalah Kematian yang terjadi pada bayi usia 0 - 11 bulan tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri
["Kematian Bayi"]Lihat →
Jumlah Pelayanan Nifas KF Lengkap
integer • Ibu nifas
Pelayanan Nifas KF Lengkap adalah pelayanan kepada ibu pada masa 6 jam sampai dengan 42 hari pasca bersalin sesuai standar paling sedikit 4 kali dengan distribusi waktu 6 jam sampa
["Pelayanan Nifas KF Lengkap"]Lihat →
Jumlah Kunjungan Ibu Hamil K-6
integer • Ibu hamil
Kunjugan ibu hamil K-6 adalah Ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal sesuai standar (10T) paling sedikit enam kali, dengan distribusi pemberian pelayanan yang dianjurkan ad
["Kunjungan Ibu hamil K-6"]Lihat →
Jumlah Kematian Ibu
integer • ibu
Kematian Ibu adalah Kematian perempuan selama kehamilan atau dalam periode 42 hari setelah berakhirnya kehamilan akibat semua sebab yang terkait dengan atau diperberat oleh kehamil
["Kematian Ibu", "Ibu hamil", "Ibu Bersalin"]Lihat →
Jumlah lahir Mati
integer • bayi
Lahir Mati adalah Kelahiran seorang bayi dari kandungan yang berumur paling sedikit 28 minggu tanpa menunjukkan tanda-tanda kehidupan
["Lahir Mati", "Bayi lahir"]Lihat →
Jumlah Peserta Jaminan Kesehatan Nasional
integer • orang
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah Program nasional yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan berupa jaminan perlindungan kesehatan agar pe
["Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)"]Lihat →
Jumlah Tenaga kefarmasian
integer • orang
Tenaga kefarmasian adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang kefarmasian yang terdiri dari apoteker dan tenaga teknis kefarmasian sesuai dengan peraturan perun
["Tenaga kefarmasian"]Lihat →
Jumlah Tenaga keteknisian medis
integer • orang
Tenaga keteknisian medis adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang keteknisian medis yang terdiri dari perekam medis dan informasi kesehatan, teknik kardiovask
["Tenaga keteknisian medis"]Lihat →
Jumlah Tenaga Keterapian fisik
integer • orang
Tenaga keterapian fisik adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang keterapian fisik yang terdiri dari fisioterapis, okupasi terapis, terapis wicara, dan akupunk
["Tenaga Keterapian fisik"]Lihat →
Jumlah Tenaga teknik biomedika lainnya
integer • orang
Tenaga teknik biomedika lainnya adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang teknik biomedika yang terdiri dari radiografer, elektromedis, fisikawan medik, radiot
["Tenaga teknik biomedika lainnya"]Lihat →
Jumlah Ahli Teknologi Laboratorium Medik
integer • orang
Ahli Teknologi Laboratorium Medik adalah setiap orang yang telah lulus pendidikan Teknologi Laboratorium Medik atau analis kesehatan atau analis medis dan memiliki kompetensi melak
["Ahli Teknologi Laboratorium Medik"]Lihat →
Jumlah Tenaga gizi
integer • orang
Tenaga gizi adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang gizi yang terdiri dari nutririonis dan dietisien sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
["Tenaga gizi"]Lihat →
Jumlah Tenaga kesehatan lingkungan
integer • orang
Tenaga kesehatan lingkungan adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang kesehatan lingkungan yang terdiri dari sanitasi lingkungan, entomolog kesehatan, mikrobio
["Tenaga kesehatan lingkungan"]Lihat →
Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat
integer • orang
Tenaga kesehatan masyarakat adalah tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang kesehatan masyarakat yang terdiri dari epidemiolog kesehatan, tenaga promosi kesehatan da
["Tenaga Kesehatan Masyarakat"]Lihat →
Jumlah Tenaga Kebidanan
integer • orang
Bidan adalah seorang perempuan yang lulus dari pendidikan bidan yang telah teregistrasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
["Tenaga Kebidanan", "Bidan"]Lihat →
Jumlah Tenaga Keperawatan
integer • orang
Perawat adalah seseorang yang telah lulus pendidikan tinggi Keperawatan, baik di dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang
["Tenaga Keperawatan", "Perawat"]Lihat →
Jumlah Tenaga Medis
integer • orang
Tenaga Medis terdiri atas dokter, dokter gigi, dokter spesialis, dan dokter gigi spesialis. Dokter dan dokter gigi adalah dokter, dokter spesialis, dokter gigi, dan dokter gigi spe
["Tenaga Medis", "Dokter", "dokter gigi", "dokter spesialis"]Lihat →
Jumlah Posbindu PTM
integer • unit
Posbindu PTM adalah Upaya kesehatan berbasis bersumberdaya masyarakat (UKBM) dalam pencegahan dan pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui kegiatan skrining kesehatan/dete
["Posbindu PTM"]Lihat →
Jumlah Posyandu Aktif
integer • unit
Posyandu Aktif adalah Posyandu yang memenuhi kriteria sebagai berikut: 1. Melakukan kegiatan rutin posyandu minimal 8 kali/tahun yaitu melakukan kegiatan hari buka layanan posyandu
["Posyandu"]Lihat →
Jumlah Puskesmas yang memiliki minimal 80% obat esensial
integer • unit
Jumlah Puskesmas yang memiliki minimal 80% obat esensial adalah Puskesmas yang memiliki ketersediaan minimal 80% dari 40 item obat indikator pada saat dilakukan pemantauan terhadap
["Jumlah Puskesmas yang memiliki minimal 80% obat esensial"]Lihat →
Jumlah lama dirawat
integer • hari
Jumlah lama dirawat adalah total lama dirawat dari pasien sejak masuk sampai pulang, selama satu tahun Contoh: seorang pasien masuk RS tanggal 5 dan pulang tanggal 10 Maka hari per
["Jumlah lama dirawat"]Lihat →
Jumlah hari perawatan
integer • hari
Jumlah hari perawatan adalah total hari rawat dari semua pasien yang dirawat selama satu tahun.
["Jumlah hari perawatan"]Lihat →
Jumlah pasien keluar: mati = 48 jam dirawat
integer • orang
Jumlah pasien keluar: mati = 48 jam dirawat adalah Jumlah pasien keluar mati dalam waktu = 48 Jam selama 1 tahun.
["Jumlah pasien keluar: mati = 48 jam dirawat"]Lihat →
Jumlah pasien keluar mati < 48 jam
integer • orang
Jumlah pasien keluar: mati < 48 jam adalah Jumlah pasien keluar mati < 48 jam selama 1 tahun.
["Jumlah pasien keluar mati < 48 jam"]Lihat →
Jumlah pasien keluar hidup dan mati
integer • orang
Jumlah pasien keluar hidup dan mati adalah Jumlah pasien keluar hidup dan keluar mati (dalam waktu < 48 jam maupun = 48 jam dirawat ) selama 1 tahun
["Jumlah pasien keluar hidup dan mati"]Lihat →
Jumlah Kunjungan Gangguan Jiwa
integer • orang
Jumlah Kunjungan Pasien Baru Rawat Inap adalah Jumlah orang yang berkunjung ke fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dan fasilitas pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanju
["Jumlah Kunjungan", "Gangguan Jiwa"]Lihat →
Jumlah Kunjungan Pasien Baru Rawat Inap
integer • orang
Jumlah Kunjungan Pasien Baru Rawat Inap adalah Jumlah orang yang berkunjung ke fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dan fasilitas pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanju
["Jumlah Kunjungan", "Pasien baru", "Rawat Inap"]Lihat →
Jumlah Panti Sehat
integer • unit
Panti Sehat adalah Tempat yang digunakan untuk melakukan perawatan kesehatan tradisional empiris oleh Penyehat Tradisional. Pelayanan Kesehatan Tradisional Empiris adalah penerapan
["Panti Sehat"]Lihat →
Jumlah Griya Sehat
integer • unit
Griya Sehat adalah Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tradisional yang menyelenggarakan perawatan/ pengobatan tradisional dan komplementer oleh Tenaga Kesehatan Tradisional. Tenaga Kese
["Griya Sehat", "Kesehatan Tradisional"]Lihat →
Jumlah Tempat Praktik Mandiri Bidan
integer • unit
Tempat Praktik Mandiri Bidan adalah Fasilitas pelayanan kesehatan tempat pelaksanaan rangkaian kegiatan pelayanan kebidanan yang dilakukan oleh bidan secara perorangan.
["Tempat Praktik", "Bidan"]Lihat →
Jumlah Tempat Praktik Mandiri Perawat
integer • unit
Tempat Praktik Mandiri Perawat Fasilitas pelayanan kesehatan tempat pelaksanaan rangkaian kegiatan pelayanan keperawatan yang dilakukan oleh perawat secara perorangan
["Tempat Praktik", "Perawat"]Lihat →
Jumlah Tempat Praktik Mandiri Dokter Spesialis
integer • Unit
Tempat Praktik Mandiri Dokter Spesialis adalah Fasilitas pelayanan kesehatan tempat pelaksanaan Praktik kedokteran/Kedokteran Gigi spesialistik oleh dokter/drg spesialis secara per
["Tempat Praktik", "Dokter Spesialis"]Lihat →
Jumlah Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi
integer • unit
Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi adalah Fasilitas pelayanan kesehatan tempat pelaksanaan Praktik kedokteran gigi oleh dokter gigi secara perorangan.
["Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi"]Lihat →
Jumlah Tempat Praktik Mandiri Dokter
integer • unit
Tempat Praktik Mandiri Dokter adalah Fasilitas pelayanan kesehatan tempat pelaksanaan Praktik kedokteran oleh dokter secara perorangan.
["Tempat Praktek Mandiri Dokter"]Lihat →
Jumlah Klinik Utama
integer • Unit
Klinik Utama adalah Klinik yang menyelenggarakan pelayanan medik spesialistik atau pelayanan medik dasar dan spesialistik
["Klinik Utama"]Lihat →
Jumlah Klinik Pratama
integer • Unit
Klinik Pratama adalah Klinik yang menyelenggarakan pelayanan medik dasar baik umum maupun khusus.
["Klinik Pratama"]Lihat →
Jumlah Puskesmas non rawat inap
integer • Unit
Puskesmas non rawat inap adalah Puskesmas yang tidak menyelenggarakan pelayanan rawat inap kecuali pertolongan persalinan normal.
["Puskesmas non rawat inap"]Lihat →
Jumlah Tempat Tidur
integer • Unit
Jumlah tempat tidur adalah Jumlah tempat tidur di ruang rawat inap dan tempat tidur di ruang pasca persalinan.
["Jumlah Tempat Tidur"]Lihat →
Jumlah Puskesmas Rawat Inap
integer • Unit
Puskesmas rawat inap adalah Puskesmas yang diberi tambahan sumberdaya untuk menyelenggarakan pelayanan rawat inap, sesuai pertimbangan kebutuhan pelayanan kesehatan.
["Puskesmas Rawat Inap"]Lihat →
Jumlah bayi lahir hidup
integer • Bayi
Anak kandung lahir hidup adalah anak kandung yang pada waktu dilahirkan menunjukkan tanda-tanda kehidupan, walaupun mungkin hanya beberapa saat saja, seperti jantung berdenyut, ber
["Bayi"]Lihat →
Jumlah Rumah Sakit umum
integer • Unit
Rumah sakit umum adalah Rumah sakit yang memberikan pelayanan kesehatan pada semua bidang dan jenis penyakit.
["Rumah Sakit Umum"]Lihat →
Jumlah Rumah Sakit Khusus
integer • unit
Rumah sakit khusus adalah Rumah sakit yang memberikan pelayanan utama pada satu bidang atau satu jenis penyakit tertentu berdasarkan disiplin ilmu, golongan umur, organ, jenis peny
["Rumah Sakit Khusus"]Lihat →
▤
Indikator Kegiatan
15 indikator yang dihasilkan
Angka Kematian Neonatal
kematian perseribu kelahiran hidup • Kabupaten/Kota
Angka yang menggambarkan banyaknya anak yang meninggal dalam periode 28 hari pertama kehidupan, pada setiap 1.000 kelahiran hidup.
["Anak", "Kelahiran Hidup"]Lihat →
Persentase Balita Gizi Buruk
% • Kabupaten/Kota
balita Gizi Buruk adalah Anak umur 0 sampai 59 bulan yang memiliki tanda klinis gizi buruk dan atau Indeks Berat Badan menurut Panjang Badan (BB/PB) atau Berat Badan menurut Tinggi
["Balita Gizi Buruk"]Lihat →
Persentase IVA positif
% • Kabupaten/Kota
IVA (Inspeksi Visual : dengan Asam asetat) adalah Pemeriksaan dengan cara mengamati dengan menggunakan spekulum, melihat leher rahim yang telah dipulas dengan asam asetat atau asam
["Persentase IVA positif"]Lihat →
Persentase Penderita hipertensi mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar
% • kabupaten/kota
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik > 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik = 90 mmHg. Pelayanan Kesehatan Penderita Hiperte
["Penderita hipertensi mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar"]Lihat →
Persentase penderita DM yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar
% • kabupaten/kota
Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit menahun (kronis) berupa gangguan metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah yang melebihi normal disertai dengan gangguan metabolisme kar
["Penderita DM", "Pelayanan Kesehatan"]Lihat →
Persentase ODHIV Baru mendapatkan Pengobatan
persen • Kabupaten/Kota
Orang yang berisiko terinfeksi HIV mengetahui status terinfeksi HIV (penetapan diagnose) dan baru di temukan (terdiagnosa) diberikan pengobatan ARV
["ODHIV baru", "Pengobatan ARV"]Lihat →
Angka Kesakitan Malaria
kasus perseribu penduduk • Kabupaten/Kota
Banyaknya kasus positif (dengan pemeriksaan sediaan darah) dalam setiap 1000 penduduk.
["Kesakitan/Morbiditas", "Malaria"]Lihat →
Angka Keberhasilan Pengobatan TBC
persen • Kabupaten/Kota
Angka yang menggambarkan bagian dari seluruh kasus TBC yang ditemukan dan diobati, yang mendapat pengobatan lengkap dan sembuh.
["Tuberkulosis (TB)"]Lihat →
Angka Penemuan dan Pengobatan TBC
persen • Kabupaten/Kota
Bagian dari perkiraan semua kasus TBC (insiden), yang ditemukan dan diobati.
["Tuberkulosis (TB)"]Lihat →
Angka Kesakitan Demam Berdarah Dengue
kasus perseratus ribu penduduk • Kabupaten/Kota
Banyaknya kasus baru Demam Berdarah Dengue pada kurun waktu tertentu dalam setiap 100.000 penduduk pada kurun waktu yang sama.
["Demam Berdarah Dengue (DBD)"]Lihat →
Persentase bayi baru lahir mendapat IMD
persen • Kabupaten/Kota
Bayi baru lahir mendapat IMD adalah Proses menyusu yang dimulai segera setelah lahir dengan cara kontak kulit ke kulit antara bayi dengan ibunya dan berlangsung minimal 1 (satu) ja
["Bayi baru lahir", "Inisiasi Menyusui Dini"]Lihat →
Prevalensi Stunting (Pendek dan Sangat Pendek) pada Anak di Bawah Lima Tahun (Balita)
persen • Kabupaten/Kota
Bagian dari populasi anak balita pada waktu tertentu, yang bertubuh pendek dan sangat pendek ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar.
["Stunting"]Lihat →
Angka Kematian Balita (AKBa)/Under Five Mortality Rate (U5MR)
kematian perseribu anak • Kabupaten/Kota
Angka yang menggambarkan banyaknya kematian anak berusia 0-4 tahun selama satu tahun tertentu pada setiap 1000 anak dengan kelompok umur yang sama.
["Kematian", "Balita"]Lihat →
Angka Kematian Bayi (AKB)/Infant Mortality Rate (IMR)
kematian perseribu kelahiran hidup • Kabupaten/Kota
Angka yang menggambarkan banyaknya kematian bayi berumur di bawah satu tahun pada setiap 1000 kelahiran hidup.
["Kematian", "Kelahiran Hidup"]Lihat →
Angka Kematian Ibu (AKI)/Maternal Mortality Ratio (MMR)
kematian perseratus ribu kelahiran hidup • provinsi
Angka yang menggambarkan banyaknya perempuan yang meninggal dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan kehamilan atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan, bunuh diri
["Kematian Ibu/Maternal Mortality", "Kelahiran Hidup"]Lihat →