← Kembali ke Daftar
◈
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Pendataan Pelayanan Kesehatan Ibu
Tahun Kegiatan
2023
Cara Pengumpulan Data
Pencacahan Lengkap
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
⌂
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng
Alamat Lengkap
Jl. Andi Mannapiang No.22, Lamalaka, Kec. Bantaeng, Kabupaten Bantaeng
Telepon
(0413) 23253
Faksimile
(0413) 23253
Email
dinkesbantaeng@gmail.com
⚑
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng
Nama PJ Teknis
Muliani, S.ST
Jabatan
Penanggung Jawab Program Kesehatan Keluarga
Alamat
Jl. T.A. Gani, Kel. Bonto Atu, Kec. Bissappu
Telepon
085242368989
Faksimile
-
Email
muliani@gmail.com
✎
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Rencana Pembangunan Nasional berfokus pada peningkatan kesehatan ibu, anak, KB, dan kesehatan reproduksi serta percepatan perbaikan gizi masyarakat yang dilakukan melalui penguatan pelayanan dasar termasuk dalam prioritas nasional.
Tujuan Kegiatan
Untuk memperoleh situasi kehamilan ibu seperti kunjungan ibu hamil, pelayanan imunisasi TT, Pemberian Tablet Fe Bumil, Deteksi Risiko, Kehamilan Menurut Umur Ibu, Hamil yang ke, Jarak kehamilan < 2 tahun, Berat Badan Triw. III < 45 kg, Tinggi Badan < 145 cm, Tensi > 140/90 mmHg, Kelas Ibu Hamil. Komplikasi pada Kehamilan dan Persalinan dan Nifas, Situasi Persalinan dan Nifas.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
5 April 2023 - 5 April 2023
Desain
5 April 2023 - 5 April 2023
Pengumpulan Data
6 April 2023 - 5 Mei 2023
Pengolahan Data
6 Mei 2023 - 10 Mei 2023
Analisis
1 April 2024 - 30 April 2024
Diseminasi
1 April 2024 - 30 April 2024
Evaluasi
30 April 2024 - 30 April 2024
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 17 var
Nama VariabelKonsepDefinisiReferensi Waktu
K1 Akses-Kunjungan antenatal pertama dengan tidak melihat usia kehamilan dibagi seluruh sasaran ibu hamil di suatu wilayah kerja dengan kurun waktu dalam 1 tahun yang sama.Saat kunjungan
K1 Murni-Kunjungan antenatal pertama pada trimester 1 dibagi seluruh sasaran ibu hamil di suatu wilayah kerja dengan kurun waktu dalam 1 tahun yang sama.Trimester Pertama
K4-Ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal sebanyak 4 kali selama periode kehamilan (K4) dengan ketentuan: - Satu kali pada trimester pertama - Satu kali pada trimester kedua - Dua kali pada trimester ketigaTrimester Ketiga
K6-Cakupan ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal sesuai standar paling sedikit 6 kali dengan distribusi waktu 1 kali pada trimester ke-1, 2 kali pada trimester ke-2, 3 kali pada trimester ke-3, dengan diperiksa oleh dokter minimal 1 kali pada trimester 1 dan minimal 1 kali pada trimester ke-3 di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu dalam 1 tahun yang samaTrimester Ketiga
TM1 USG-Ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal dengan pemeriksaan USG oleh dokter pada trimester 1 di suatu wilayah kerja dalam 1 tahun yang sama.Trimester Pertama
TM3 USG-Ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal dengan pemeriksaan USG oleh dokter pada trimester 3 di suatu wilayah kerja dalam 1 tahun yang sama.Trimester Ketiga
Kurang Energi Kronik (KEK)-Ibu hamil dengan risiko Kurang Energi Kronik (KEK) yang ditandai dengan ukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) kurang dari 23,5 cmSaat kunjungan
Ibu Hamil yang Mendapatkan Tablet Tambah Darah (TTD)-Mendapatkan TTD sesuai standar adalah TTD mengandung zat besi setara dengan 60 mg besi elemental dan 0,4 mg asam folat atau TTD lainnya dengan kandungan yang sesuai dengan standar WHO.Saat kunjungan
ibu hamil anemia-Ibu hamil anemia adalah ibu hamil dengan kadar Hemoglobin (Hb) kurang dari 11 g/dl yag diketahui dari pemeriksaan hbSaat kunjungan
Ibu hamil komplikasi-ibu hamil yang mengalami komplikasi preeklampsia/obesitas/anemia/KEK/perdarahan/jantung/infeksi/dll dalam 1 tahun yang samaSaat kunjungan
Ibu Hamil yang mendapatkan imunisasi Td-Ibu hamil yang mendapatkan imunisasi vaksin TdSaat kunjungan
Ibu Hamil memiliki Buku KIA-ibu hamil yang memiliki Buku KIA di suatu wilayah kerja dalam 1 tahun yang samaSaat kunjungan
Ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil minimal 4 kali-Ibu hamil yang telah mengikuti minimal 4 (empat) kali kelas ibu hamil di suatu wilayah kerja dalam 1 tahun yang samaSaat kunjungan
ibu bersalin di fasilitasi pelayanan kesehatan-Ibu bersalin yang mendapatkan pertolongan persalinan oleh tim penolong persalinan minimal 2 (dua) orang terdiri dari: Dokter dan bidan atau 2 orang bidan, atau Bidan dan perawatSetahun lalu
Kematian Ibu-kematian perempuan selama kehamilan atau dalam periode 42 hari setelah berakhirnya kehamilan (tanpa memandang usia gestasi), akibat semua sebab yang terkait dengan atau diperberat oleh kehamilan atau penanganannya, tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan/cedera atau kejadian incidentalSetahun lalu
KF Lengkap- ibu bersalin yang mendapat pemeriksaan nifas sesuai standar oleh tenaga kesehatan dengan ketentuan: Minimal 1 kali pada 6-48 jam setelah melahirkan Minimal 1 kali pada hari ke 3-7 setelah melahirkan Minimal 1 kali pada hari ke 8-28 setelah melahirkan Minimal 1 kali pada hari 29-42 setelah melahirkan Saat kunjungan
Ibu Nifas Mendapat Kapsul Vitamin A-Jumlah Ibu baru melahirkan sampai hari ke-42 yang mendapat 2 kapsul vitamin A yang mengandung vitamin A dosis 200.000 Satuan Internasional (SI), satu kapsul diberikan segera setelah melahirkan dan kapsul kedua diberikan minimal 24 jam setelah pemberian pertama dalam kurun waktu tertentu Saat kunjungan
⬡
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Bulanan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
No Nama Provinsi Kabupaten/Kota
1. SULAWESI SELATAN BANTAENG
Metode Pengumpulan Data
- Wawancara
- Lainnya, Pemeriksaan
Sarana Pengumpulan Data
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
Unit Pengumpulan Data
- Individu
◎
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 5 orang
Pengumpul data/enumerator : 500 orang
Pelatihan Petugas
Ya
⬣
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Produk Ketersediaan Tanggal Rilis
Tercetak (Hardcopy) Ya 30 April 2024
Digital (Softcopy) Ya 30 April 2024
Data Mikro Ya 30 April 2024
≡
Variabel Kegiatan
17 variabel yang diolah/dikumpulkan
Ibu Nifas Mendapat Kapsul Vitamin A
String • Orang
Jumlah Ibu baru melahirkan sampai hari ke-42 yang mendapat 2 kapsul vitamin A yang mengandung vitamin A dosis 200.000 Satuan Internasional (SI), satu kapsul diberikan segera setela
[]Lihat →
KF Lengkap
String • -
ibu bersalin yang mendapat pemeriksaan nifas sesuai standar oleh tenaga kesehatan dengan ketentuan: Minimal 1 kali pada 6-48 jam setelah melahirkan Minimal 1 kali pada hari ke 3-7
[]Lihat →
Kejadian Kematian Ibu
String • Orang
Kematian ibu merupakan kematian yang terjadi pada ibu karena peristiwa kehamilan, persalinan dan masa nifas.
["Kematian Ibu/Maternal Mortality"]Lihat →
ibu bersalin di fasilitasi pelayanan kesehatan
String • -
Ibu bersalin yang mendapatkan pertolongan persalinan oleh tim penolong persalinan minimal 2 (dua) orang terdiri dari: Dokter dan bidan atau 2 orang bidan, atau Bidan dan perawat
[]Lihat →
Ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil minimal 4 kali
String • -
Ibu hamil yang telah mengikuti minimal 4 (empat) kali kelas ibu hamil di suatu wilayah kerja dalam 1 tahun yang sama
[]Lihat →
Ibu Hamil memiliki Buku KIA
String • -
ibu hamil yang memiliki Buku KIA di suatu wilayah kerja dalam 1 tahun yang sama
[]Lihat →
Ibu Hamil yang mendapatkan imunisasi Td
String • -
Ibu hamil yang mendapatkan imunisasi vaksin Td
[]Lihat →
Ibu Hamil Risiko Tinggi yang Dirujuk
String • Jiwa
ibu hamil resti/komplikasi yang ditangani sesuai dengan standar oleh tenaga kesehatan terlatih di Puskesmas Perawatan dan Rumah Sakit pemerintah/swasta dengan fasilitas PONED (Pela
["Kehamilan"]Lihat →
ibu hamil anemia
String • -
Ibu hamil anemia adalah ibu hamil dengan kadar Hemoglobin (Hb) kurang dari 11 g/dl yag diketahui dari pemeriksaan hb
[]Lihat →
Ibu Hamil yang Mendapatkan Tablet Tambah Darah
String • -
Mendapatkan TTD sesuai standar adalah TTD mengandung zat besi setara dengan 60 mg besi elemental dan 0,4 mg asam folat atau TTD lainnya dengan kandungan yang sesuai dengan standar
[]Lihat →
Kurang Energi Kronik
String • cm
Ibu hamil dengan risiko Kurang Energi Kronik (KEK) yang ditandai dengan ukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) kurang dari 23,5 cm.
[]Lihat →
TM3 USG
String • -
Ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal dengan pemeriksaan USG oleh dokter pada trimester 3 di suatu wilayah kerja dalam 1 tahun yang sama.
[]Lihat →
TM1 USG
String • -
Ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal dengan pemeriksaan USG oleh dokter pada trimester 1 di suatu wilayah kerja dalam 1 tahun yang sama.
[]Lihat →
K6
String • -
Cakupan ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal sesuai standar paling sedikit 6 kali dengan distribusi waktu 1 kali pada trimester ke-1, 2 kali pada trimester ke-2, 3 k
[]Lihat →
Kunjungan Antenatal
String • Jiwa
Kunjungan antenatal adalah jumlah ibu hamil yang memperoleh pelayanan antenatal (K4) sesuai standar yang ada di suatu wilayah pada kurun waktu tertentu. Antenatal (K4) sesuai stand
["Kunjungan antenatal"]Lihat →
K1 Murni
Integer • Kunjungan
Kunjungan antenatal pertama pada trimester 1 dibagi seluruh sasaran ibu hamil di suatu wilayah kerja dengan kurun waktu dalam 1 tahun yang sama.
[]Lihat →
K1 Akses
Integer • Kunjungan
Kunjungan antenatal pertama dengan tidak melihat usia kehamilan dibagi seluruh sasaran ibu hamil di suatu wilayah kerja dengan kurun waktu dalam 1 tahun yang sama.
[]Lihat →
▤
Indikator Kegiatan
27 indikator yang dihasilkan
Tempat Kematian Ibu
- • Kabupaten
Tempat terjadinya kematian ibu
[]Lihat →
Penyebab Kematian Ibu
- • Kabupaten
Penyebab yang mendasari kematian ibu
[]Lihat →
Jumlah Kematian Ibu
kejadian • Kabupaten
Banyaknya kejadian kematian perempuan pada saat hamil atau kematian dalam kurun waktu 42 hari sejak terminasi kehamilan tanpa memandang lamanya kehamilan atau tempat persalinan, ya
["Kematian/Mortalitas", "Kematian Ibu/Maternal Mortality"]Lihat →
Persentase ibu bersalin di fasilitasi pelayanan kesehatan
- • Kabupaten
Fasilitas pelayanan kesehatan sesuai standar adalah puskesmas, jejaring dan jaringannya serta Rumah Sakit sesuai standar persalinan
["Ibu bersalin yang mendapatkan pertolongan persalinan oleh tim penolong persalinan minimal 2 (dua) orang terdiri dari: Dokter dan bidan atau 2 orang bidan, atau Bidan dan perawat", "Standar persalinan normal mengacu pada Asuhan Persalinan Normal (APN)", "Standar persalinan komplikasi mengacu pada Buku Saku Pelayanan Kesehatan Ibu di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dasar dan Rujukan atau pedoman terakhir yang berlaku pada Kurun waktu tertentu adalah kurun waktu pelaporan (1 bulan, 3 bulan, 1 tahun)"]Lihat →
Persentase Ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil minimal 4 kali
- • Kabupaten
Jumlah ibu hamil yang telah mengikuti minimal 4 (empat) kali kelas ibu hamil dibagi seluruh sasaran ibu hamil di suatu wilayah kerja dalam 1 tahun yang sama
[]Lihat →
Persentase Ibu Hamil memiliki Buku KIA
- • Kabupaten
Jumlah ibu hamil yang memiliki Buku KIA dibagi seluruh sasaran ibu hamil di suatu wilayah kerja dalam 1 tahun yang sama
[]Lihat →
Cakupan Ibu Hamil yang mendapatkan imunisasi Td
- • Kabupaten
Jumlah ibu hamil yang mendapatkan imunisasi vaksin Td dibagi seluruh ibu hamil dalam 1 tahun yang sama.
[]Lihat →
Persentase Ibu hamil komplikasi dirujuk ke rumah sakit (semua komplikasi obstetri dan non obstetri: preeklampsia, obesitas, anemia, KEK, pendarahan, jantung, infeksi, dan lain lain)
- • Kabupaten
Jumlah ibu hamil yang mengalami semua komplikasi obstetri dan non obstetri: preeklampsia atau obesitas, atau anemia, atau KEK, atau perdarahan, jantung, infeksi dirujuk ke RS dibag
["-"]Lihat →
Persentase Ibu hamil komplikasi (preeklampsia, obesitas, anemia, KEK, pendarahan, jantung, infeksi)
- • Kabupaten
Persentase ibu hamil yang mengalami komplikasi preeklampsia/obesitas/anemia/KEK /perdarahan/jantung/infeksi/dll dibagi seluruh ibu hamil dalam 1 tahun yang sama
[]Lihat →
Persentase Ibu Hamil Anemia Sedang dan Berat yang dirujuk ke FKRTL
- • Kabupaten
Ibu hamil anemia sedang/berat yang dirujuk ke FKRTL
[]Lihat →
Persentase Ibu Hamil Anemia Ringan Yang Mengalami Kenaikan Hb Sesuai
- • Kabupaten
Ibu hamil anemia ringan (kadar Hb 10-10,9 g/dl) yang telah mendapatkan terapi TTD oral selama 4 minggu yang mengalami kenaikan Hb sesuai.
[]Lihat →
Persentase Ibu hamil anemia yang mendapat terapi TTD oral
- • Kabupaten
Ibu hamil anemia ringan (kadar Hb 10-10,9 g/dl) yang mendapatkan terapi TTD oral.
[]Lihat →
Prevalensi Anemia pada Ibu Hamil Usia 15-49 Tahun
persen • Kabupaten
Bagian dari seluruh ibu hamil yang diperiksa di suatu wilayah pada periode tertentu, yang menderita anemia.
["Anemia", "Ibu Hamil Anemia"]Lihat →
Persentase Ibu hamil diperiksa Hb
- • Kabupaten
Ibu hamil yang diperiksa Hb saat kunjungan antenatal
[]Lihat →
Persentase Ibu Hamil yang Mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD)
persen • Kabupaten
Bagian dari populasi ibu hamil yang mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) sesuai standar, yaitu minimal 90 tablet selama masa kehamilan. TTD sekurang-kurangnya mengandung zat besi
["Kehamilan", "Pelayanan Antenatal"]Lihat →
Cakupan Ibu Hamil yang Mendapatkan Tablet Tambah Darah (TTD) minimal 90 tablet
- • Kabupaten
Jumlah ibu hamil yang mendapatkan TTD sesuai standar(minimal 90 tablet) selama kehamilan dibagi seluruh sasaran ibu hamil di suatu wilayah kerja dalam 1 tahun yang sama.
["Mendapatkan TTD sesuai standar adalah TTD mengandung zat besi setara dengan 60 mg besi elemental dan 0,4 mg asam folat atau TTD lainnya dengan kandungan yang sesuai dengan standar WHO."]Lihat →
Persentase Ibu hamil KEK mendapat PMT Berbasis Pangan Lokal dengan Penambahan BB sesuai
- • Kabupaten
Ibu hamil KEK dan Risiko KEK yang mendapat PMT berbasis pangan lokal mengalami penambahan berat badan sesuai.
[]Lihat →
Cakupan Ibu Hamil Kurang Energi Kronik (KEK) yang Mengonsumsi Tambahan Asupan Gizi
- • kabupaten
Ibu hamil dengan risiko kurang energi kronik (KEK) yang ditandai dengan ukuran lingkar lengan atas (LiLA) kurang dari 23,5 cm yang mengonsumsi tambahan asupan gizi berbasis pangan
[]Lihat →
Persentase Ibu Hamil Kurang Energi Kronik (KEK) yang Mendapatkan Tambahan Asupan Gizi
persen • Kabupaten
Bagian dari populasi Ibu hamil dengan risiko Kurang Energi Kronik (KEK) yang mendapatkan tambahan asupan gizi baik pabrikan maupuan berbasis pangan lokal. Kurang Energi Kronik pada
["Kehamilan", "Pelayanan Antenatal"]Lihat →
Persentase Ibu Hamil Risiko Kurang Energi Kronik (KEK)
- • Kabupaten
Ibu hamil dengan risiko Kurang Energi Kronik (KEK) yang ditandai dengan ukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) kurang dari 23,5 cm
[]Lihat →
Persentase Ibu hamil dengan KMK (Kecil Massa Kehamilan) yang dirujuk
- • Kabupaten
Ibu hamil yang dicurigai janin KMK (Kecil Massa Kehamilan) yang diketahui melalui pemeriksaan USG oleh dokter di trimester 3 yang dirujuk ke FKRTL
[]Lihat →
Persentase Ibu hamil USG dengan KMK (Kecil Massa Kehamilan) di Trimester 3
- • Kabupaten
Ibu hamil yang dicurigai janin KMK (Kecil Massa Kehamilan) yang diketahui melalui pemeriksaan USG oleh dokter di trimester 3.
[]Lihat →
Persentase Ibu hamil ANC Trimester 3 dengan USG (TM3 USG)
- • Kabupaten
Jumlah ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal dengan pemeriksaan USG oleh dokter pada trimester 3 dibagi seluruh sasaran ibu hamil di suatu wilayah kerja dalam 1 tahun
[]Lihat →
Persentase ibu hamil ANC Trimester 1 dengan USG (TM1 USG)
- • Kabupaten
Jumlah ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal dengan pemeriksaan USG oleh dokter pada trimester 1 dibagi seluruh sasaran ibu hamil di suatu wilayah kerja dalam 1 tahun
[]Lihat →
Persentase ibu hamil yang mendapatkan pemeriksaan kehamilan 6 kali
- • Kabupaten
Cakupan ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal sesuai standar paling sedikit 6 kali dengan distribusi waktu 1 kali pada trimester ke-1, 2 kali pada trimester ke-2, 3 k
["Pelayanan antenatal 6 kali dilakukan sesuai standar kualitas melalui 10 T antara lain: pengukuran berat badan dan tinggi badan; pengukuran tekanan darah; pengukuran lingkar lengan atas (LiLA); pengukuran tinggi puncak rahim (fundus uteri); penentuan presentasi janin dan denyut jantung janin; pemberian imunisasi sesuai dengan status imunisasi; pemberian tablet tambah darah minimal 90 tablet; tes laboratorium; tata laksana/penanganan kasus; temu wicara (konseling)"]Lihat →
Persentase ibu hamil yang mendapatkan pemeriksaan kehamilan 4 kali
- • Kabupaten
Jumlah ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal (K4) sesuai standar di suatu wilayah pada kurun waktu tertentu.
["Antenatal (K4) sesuai standar adalah Ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal sebanyak 4 kali selama periode kehamilan (K4) dengan ketentuan: Satu kali pada trimester pertama, Satu kali pada trimester kedua, dan Dua kali pada trimester ketiga"]Lihat →
Persentase Ibu Hamil ANC K1 Murni
- • kabupaten
K1 Murni adalah Kunjungan antenatal pertama pada trimester 1 dibagi seluruh sasaran ibu hamil di suatu wilayah kerja dengan kurun waktu dalam 1 tahun yang sama.
[]Lihat →