← Kembali ke Daftar
β—ˆ
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Kompilasi Produk Administrasi Penyusunan Indeks Desa Membangun di Kabupaten Mandailing Natal
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Perwilayahan dan Perkotaan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
βŒ‚
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Mandailing Natal
Alamat Lengkap
Komplek Perkantoran Payaloting, Panyabungan
Telepon
(0636)326186
Faksimile
-
Email
dpmd@madina.go.id
βš‘
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal
Eselon 2
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Mandailing Natal
Nama PJ Teknis
-
Jabatan
Kepala Bidang Pengembangan
Alamat
Panyabungan
Telepon
-
Faksimile
-
Email
dpmdmadina@gmail.com
✎
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Indeks Desa Membangun (IDM) merupakan Indeks Komposit yang dibentuk berdasarkan tiga indeks, yaitu Indeks Ketahanan Sosial, Indeks Ketahanan Ekonomi dan Indeks Ketahanan Ekologi/Lingkungan. Perangkat indikator yang dikembangkan dalam Indeks Desa Membangun dikembangkan berdasarkan konsepsi bahwa untuk menuju Desa maju dan mandiri perlu kerangka kerja pembangunan berkelanjutan di mana aspek sosial, ekonomi, dan ekologi menjadi kekuatan yang saling mengisi dan menjaga potensi serta kemampuan Desa untuk mensejahterakan kehidupan Desa. Kebijakan dan aktivitas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa harus menghasilkan pemerataan dan keadilan, didasarkan dan memperkuat nilai-nilai lokal dan budaya, serta ramah lingkungan dengan mengelola potensi sumber daya alam secara baik dan berkelanjutan. Dalam konteks ini ketahanan sosial, ekonomi, dan ekologi bekerja sebagai dimensi yang memperkuat gerak proses dan pencapaian tujuan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa. Indeks Desa Membangun memotret perkembangan kemandirian Desa berdasarkan implementasi Undang-Undang Desa dengan dukungan Dana Desa serta Pendamping Desa. Indeks Desa Membangun mengarahkan ketepatan intervensi dalam kebijakan dengan korelasi intervensi pembangunan yang tepat dari Pemerintah sesuai dengan partisipasi Masyarakat yang berkorelasi dengan karakteristik wilayah Desa yaitu tipologi dan modal sosial.
Tujuan Kegiatan
Indeks Desa Membangun (IDM) yang dihasilkan dapat digunakan: a. Sebagai basis data (base line) pembangunan desa yang menjadi dasar dalam menilai kemajuan dan kemandirian desa; b. Menjadi salah satu input (fokus) dalam perumusan isu-isu strategis dan permasalahan utama yang terkait dengan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa; c. Sebagai masukan dalam perumusan targeting (sasaran lokasi) terkait dengan target pembangunan nasional; d. Sebagai instrumen koordinasi antar Kementerian/Lembaga, Pemerintah daerah dan desa, guna efektifitas capaian sasaran pembangunan nasional.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 Januari 2024 - 6 Februari 2024
Desain
8 Februari 2024 - 31 Maret 2024
Pengumpulan Data
1 April 2024 - 14 Juni 2024
Pengolahan Data
1 Mei 2024 - 30 Juni 2024
Analisis
1 Juli 2024 - 10 Juli 2024
Diseminasi
11 Juli 2024 - 21 Juli 2024
Evaluasi
22 Juli 2024 - 31 Juli 2024
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 7 var
Nama VariabelKonsepDefinisiReferensi Waktu
Akses Sarana KesehatanSarana KesehatanJika waktu waktu tempuh (menit) ke akses sarana kesehatan β€’ = 30 maka skor 5 β€’ 31 – 60 maka skor 4 β€’ 61 – 90 maka skor 3 β€’ 91 – 120 maka skor 2 β€’ >120 maka skor 1Tahunan
Jarak ke kelompok pertokoanKelompok PertokoanJika jarak ke kelompok pertokoan terdekat (meter) β€’ = 7.000 maka skor 5 β€’ 8.000 – 12.000 maka skor 4 β€’ 13.000 – 17.000 maka skor 3 β€’ 18.000 – 25.000 makas kor 2 β€’ > 25.000 maka skor 1Tahunan
Rawan BencanaBencanaJenis bencana (longsor, banjir, kebakaran hutan). Jika jumlah jenis bencana di Desa β€’ 0 maka skor 5 β€’ 1 maka skor 4 β€’ 2 maka skor 3 β€’ 3 maka skor 0Tahunan
⬑
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
No Nama Provinsi Kabupaten/Kota
1. SUMATERA UTARA MANDAILING NATAL
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
- Lainnya, Laporan Desa
Sarana Pengumpulan Data
- Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
- Computer-assisted Telephones Interviewing (CATI)
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, Desa
β—Ž
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
- Lainnya, Validasi
Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 2 orang
Pengumpul data/enumerator : 3 orang
Pelatihan Petugas
Ya
⬣
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, Desa
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
- Lainnya: Desa
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Produk Ketersediaan Tanggal Rilis
Tercetak (Hardcopy) Tidak -
Digital (Softcopy) Ya 21 Juli 2024
Data Mikro Ya 21 Juli 2024
≑
Variabel Kegiatan
7 variabel yang diolah/dikumpulkan
Ketahanan Lingkungan
Float β€’ -
Penilaian yang dilihat dari kualitas lingkungan (air, udara, tanah, dan limbah), kerawanan bencana, dan tanggap bencana di desa/kelurahan terkait
["Kualitas Lingkungan ", "Rawan Bencana", "Tanggap Bencana"]Lihat β†’
Akses Sarana dan Prasarana Transportasi
Float β€’ -
Ketersediaan dan aksesibilitas moda transportasi umum, kualitas jalan, dan keterbukaan wilayah
["Moda Tranportasi Umum ", "Keterbukaan Wilayah", "Kualitas Jalan "]Lihat β†’
Akses Fasilitas Ekonomi dan Perbankan
Float β€’ -
Aksesibilitas dan ketersediaaan fasilitas ekonomi (keragaman produksi, pertokoan, pasar, toko & warung kelontong, kedai & penginapan, pos & jasa logistik), fasilitas perbankan (Ban
["Keragaman Produksi", "Pertokoan", "Pasar", "Toko & Warung Kelontong", "Kedai & Penginapan", "Pos & Jasa Logistik", "Bank & BPR ", "Fasilitas Kredit", "Lembaga Ekonomi"]Lihat β†’
Akses Telekomunikasi dan Lingkungan
Float β€’ -
Akses dan kualitas telekomunikasi (listrik, sinyal, internet) dan kualitas lingkungan (jamban, sampah, air minum, serta air mandi dan cuci)
["Listrik ", "Sinyal ", "Internet ", "Jamban", "Sampah ", "Air Minum", "Air Mandi & Cuci"]Lihat β†’
Aktivitas Sosial, Olahraga, Agama, dan Keamanan
Float β€’ -
Kebiasaan dan aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat desa berdasarkan aktivitas sosial (gotong royong, ruang publik, konflik, PMKS), aktivitas olahraga (kegiatan dan kelompok ola
["Gotong Royong ", "Ruang Publik", "Kegiatan Olahraga", "Keragaman Agama", "Keragaman Bahasa", "Keragaman Komunikasi", "Pos Keamanan ", "Siskamling", "Konflik ", "PMKS ", "Akses SLB"]Lihat β†’
Akses Pendidikan
Float β€’ -
Aksesibilitas yang dilihat dari jarak tempuh dan ketersediaan fasilitas pendidikan baik formal (di setiap tingkatan) maupun non-formal (PAUD, PKBM, kursus, taman bacaan masyarakat)
["Akses Terhadap SD/MI", "Akses Terhadap SMP/MTS ", "Akses Terhadap SMU/SMK ", "Ketersediaan PAUD ", "Ketersediaan PKBM/ Paket ABC", "Akses Terhadap Pusat Keterampilan/ Kursus ", "Ketersediaan Taman Bacaan Masyarakat/ Perpustakaan Desa"]Lihat β†’
Akses Kesehatan
Float β€’ -
Aksesibilitas masyarakat desa terhadap sarana kesehatan, tenaga kesehatan, tingkat kepesertaan BPJS, poskesdes, dan posyandu yang dilihat dari akses dan jarak tempuh terhadap saran
["Akses Sarana Kesehatan", "Dokter", "Bidan", "Tenaga Kesehatan lainnya", "Tingkat Kepesertaan BPJS ", "Akses Terhadap Poskesdes ", "Aktivitas Posyand"]Lihat β†’