π DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompilasi Data Penyediaan Angkutan Umum untuk Jasa Angkutan Orang dan/atau Barang antar Kota dalam 1 (satu) Daerah di Kota Semarang Tahun 2023 2023
Dinas Perhubungan Kota Semarang
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Transportasi
67 Var
3 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Kompilasi Data Penyediaan Angkutan Umum untuk Jasa Angkutan Orang dan/atau Barang antar Kota dalam 1 (satu) Daerah di Kota Semarang Tahun 2023
Tahun Kegiatan
2023
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Transportasi
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Perhubungan Kota Semarang
Alamat Lengkap
Jl. Tambak Aji Raya No. 5 Ngaliyan Kota Semarang
Telepon
024-8662389
Faksimile
024-8662389
Email
Dishubkotasmg@yahoo.com
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Dinas Perhubungan Kota Semarang
Nama PJ Teknis
Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Semarang
Jabatan
Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Semarang
Alamat
Jl. Tambak Aji Raya No. 5 Ngaliyan Kota Semarang
Telepon
024-8662389
Faksimile
-
Email
dinasperhubungan@semarangkota.go.id
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Dinas Pehubungan mempunyai tugas membantu Walikota dalam melaksanakan urusan pemerintahan bidang perhubungan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan yang ditugaskan kepada daerah. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Dinas Perhubungan mempunyai fungsi yaitu perumusan kebijakan teknis dan penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang perhubungan darat, bidang keselamatan atau sarana dan prasarana, bidang perparkiran, serta bidang perhubungan laut dan udara. Untuk memenuhi tugas dan fungsi Dinas Perhubungan, maka dilakukan pengumpulan data dalam bidang yang menjadi kewenangan Dinas Perhubungan.
Tujuan Kegiatan
Tujuan dari Kompilasi Produk Administrasi kegiatan Penyediaan Angkutan Umum untuk Jasa Angkutan Orang dan/atau Barang antar Kota dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota adalah untuk mengetahui data sektoral Kota Semarang yang berkaitan dengan bidang perhubungan darat, bidang keselamatan atau sarana dan prasarana, bidang perparkiran, serta bidang perhubungan laut dan udara, yang bisa digunakan sebagai bahan perencanaan dan evaluasi.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 Februari 2023 - 15 Maret 2023
Desain
16 Maret 2023 - 17 April 2023
Pengumpulan Data
18 April 2023 - 17 Juli 2023
Pengolahan Data
18 Juli 2023 - 17 Agustus 2023
Analisis
18 Agustus 2023 - 30 November 2023
Diseminasi
1 Desember 2023 - 15 Desember 2023
Evaluasi
16 Desember 2023 - 31 Desember 2023
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 67 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Pelayanan angkutan umum massal (BRT) | BRT | Banyaknya koridor yang tersedia untuk layanan angkutan umum massal BRT | Tahunan |
| Pelayanan feeder BRT | Feeder BRT | Banyaknya koridor yang tersedia untuk layanan angkutan umum massal Feeder BRT | Tahunan |
| Headway Pelayanan angkutan umum massal (BRT) | BRT | Waktu antara dua sarana angkutan untuk melewati suatu titik/tempat perhentian bus | Tahunan |
| Presentase penduduk yang menggunakan moda transportasi massal dibanding jumlah penduduk | Transportasi Massal | Perbandingan antara penduduk yang menggunakan transportasi massal dibandingkan jumlah penduduk | Tahunan |
| Cakupan wilayah terlayani transportasi | Transportasi | Banyaknya daerah yang sudah terjangkau oleh angkutan umum | Tahunan |
| Jumlah penumpang BRT | BRT | Banyaknya penumpang yang menggunakan BRT berdasarkan jumlah tiket yang terjual | Tahunan |
| Jumlah sistem angkutan rel yang dikembangkan di kota besar | Angkutan rel | Banyaknya sistem angkutan rel yang dikembangkan di Kota Semarang | Tahunan |
| Ketersediaan sarana pendukung moda transportasi massal | Transportasi Massal | Banyaknya sarana pendukung moda transportasi massal seperti halte, bandara, terminal, dll | Tahunan |
| Ketersediaan terminal dan sub terminal | Terminal | Banyaknya terminal dan sub terminal di Kota Semarang. Terminal disini adalah terminal yang berfungsi melayani arus penumpang jarak jauh (regional) dengan volume tinggi yang menampung 50-100 kendaraan perjam, sedangkan sub terminal adalah terminal yang berfungsi melayani angkutan penumapang jarak pendek dengan volume kecil yang menampung < 25 kendaraan perjam. | Tahunan |
| Jumlah Arus Penumpang Bis | Penumpang | Banyaknya penumpang bis yang naik dari terminal bis | Tahunan |
| Jumlah Arus Penumpang Kereta Api | Penumpang | Banyaknya penumpang kereta api dari semua stasiun | Tahunan |
| Jumlah Arus Penumpang Kapal Laut | Penumpang | Banyaknya penumpang kapal laut dari pelabuhan | Tahunan |
| Jumlah Arus Penumpang Pesawat Udara | Penumpang | Banyaknya penumpang pesawar dari bandara | Tahunan |
| Jumlah Truk Barang Umum | Truk Barang | Banyanknya truk barang umum yang bermuatan umum, logam, kayu, muatan yang dimasukan ke palet/dikemas, kendaraan dengan tutup gorden samping, dan kaca lembaran | Tahunan |
| Jumlah Mobil Box | Mobil Box | Banyaknya mobil box, yaitu kendaraan bermotor yang digunakan untuk angkutan barang, selain mobil penumpang, mobil bis, dan kendaraan bermotor roda dua | Tahunan |
| Jumlah Mobil Peti Kemas | Mobil Peti Kemas | Banyaknya mobil peti kemas. Peti kemas adalah bagian dari alat angkut yang berbentuk kotak serta terbuat dari bahan yang memenuhi syarat, bersifat permanen dan dapat dipakai berulang-ulang, yang memiliki pasangan sudut serta dirancang secara khusus untuk memudahkan angkutan barang dengan satu atau lebih moda transportasi, tanpa harus dilakukan pemuatan kembali | Tahunan |
| Jumlah Mobil Tangki | Mobil Tangki | Banyaknya mobil yang dirancang untuk mengangkut muatan berbentuk cair atau gas | Tahunan |
| Jumlah Kapal Penumpang Regional | Kapal Penumpang | Banyaknya kapal penumpang yang melayani melayani kegiatan angkutan laut dalam negeri, alih muat angkutan laut dalam negeri dalam jumlah terbatas, serta angkutan penyeberangan dengan jangkauan pelayanan antar kabupaten /kota dalam provinsi | Tahunan |
| Jumlah Kapal Penumpang Lokal | Kapal Penumpang | Banyaknya kapal penumpang yang melayani kegiatan angkutan laut dalam negeri, alih muat angkutan laut dalam negeri dalam jumlah terbatas, serta angkutan penyeberangan dengan jangkauan pelayanan dalam kabupaten/kota | Tahunan |
| Jumlah Kapal Barang Regional | Kapal Barang | Banyaknya kapal barang yang melayani melayani kegiatan angkutan laut dalam negeri, alih muat angkutan laut dalam negeri dalam jumlah terbatas, serta angkutan penyeberangan dengan jangkauan pelayanan antar kabupaten /kota dalam provinsi | Tahunan |
| Jumlah Kapal Barang Lokal | Kapal Barang | Banyaknya kapal barang yang melayani kegiatan angkutan laut dalam negeri, alih muat angkutan laut dalam negeri dalam jumlah terbatas, serta angkutan penyeberangan dengan jangkauan pelayanan dalam kabupaten/kota | Tahunan |
| Jumlah Angkutan Umum Jenis Mobil Penumpang Umum | Angkutan umum | Banyaknya angkutan umum jenis mobil penumpang, yaitu kendaraan bermotor yang dilengkapi dengan tempat duduk untuk sebanyak-banyaknya delapan orang, tidak termasuk tempat duduk untuk pengemudi, baik dilengkapi atau tidak dilengkapi bagasi | Tahunan |
| Jumlah Angkutan Umum Jenis Mobil Bus | Angkutan umum | Banyaknya angkutan umum jenis mobil bus, kendaraan bermotor yang dilengkapi dengan tempat duduk untuk 8-15 orang , tidak termasuk tempat duduk untuk pengemudi, baik dilengkapi atau tidak dilengkapi bagasi | Tahunan |
| Jumlah Angkutan Umum Jenis Mobil Barang | Angkutan umum | Banyaknya angkutan umum jenis mobil barang, sebuah kendaraan beroda empat atau lebih untuk mengangkut barang | Tahunan |
| Jumlah Angkutan Umum Jenis Kereta Gandengan | Angkutan umum | Banyaknya angkutan umum jenis kereta gandengan, gerbong yang dipergunakan untuk mengangkut barang yang seluruh bebannya ditumpu oleh alat itu sendiri dan dirancang untuk ditarik oleh kendaraan bermotor | Tahunan |
| Jumlah Angkutan Umum Jenis Kereta Tempelan | Angkutan umum | Banyaknya angkutan umum jenis kereta tempelan, sarana untuk mengangkut barang yang dirancang untuk ditarik dan sebagian bebannya ditumpu oleh Kendaraan Bermotor penariknya | Tahunan |
| Jumlah Bus | Bus | Banyaknya angkutan umum kendaraan bermotor yang dilengkapi dengan tempat duduk untuk lebih dari 15 orang, tidak termasuk tempat duduk untuk pengemudi, baik dilengkapi atau tidak dilengkapi bagasi | Tahunan |
| Jumlah Angkutan Kota | Angkutan Kota | Banyaknya angkutan umum kendaraan bermotor sejenis taksi bersama dengan rute yang sudah ditentukan | Tahunan |
| Jumlah Taksi | Taksi | Banyaknya taksi, sebuah pengangkutan bukan pribadi yang umumnya adalah sedan serta dapat merujuk kepada angkutan umum lain selain mobil yang mengangkut penumpang dalam daya tampung kecil | Tahunan |
| Jumlah Becak | Becak | Banyaknya becak, alat untuk mengangkut orang dan atau barang dalam jumlah kecil, menggunakan dasar sepeda yang dimodifikasi menjadi kendaraan beroda tiga yang dilengkapi dengan kabin penumpang | Tahunan |
| Jumlah Moda Lainnya | Angkutan umum | Banyaknya kendaraan umum selain angkutan kota, becak, bus, dan taksi | Tahunan |
| Jumlah Angkutan Darat | Angkutan darat | Banyaknya angkutan darat, segala bentuk transportasi menggunakan jalan untuk mengangkut penumpang atau barang | Tahunan |
| Jumlah Penumpang Angkutan Darat | Penumpang | Banyaknya penumpang yang menggunakan angkutan darat, segala bentuk transportasi menggunakan jalan untuk mengangkut penumpang atau barang | Tahunan |
| Jumlah Barang Menggunakan Angkutan Kereta Api | Kereta api | Banyaknya barang yang di angkut menggunakan kereta api | Tahunan |
| Jumlah Pelabuhan Laut | Pelabuhan | Banyaknya pelabuhan laut yang dapat digunakan untuk melayani kegiatan angkutan laut dan/atau angkutan penyeberangan yang terletak di laut | Tahunan |
| Jumlah Bandar Udara | Bandar Udara | Banyaknya bandar udara atau bandara, kawasan di daratan dan/atau perairan dengan batas-batas tertentu yang digunakan sebagai tempat pesawat udara mendarat dan lepas landas | Tahunan |
| Jumlah Terminal Bus | Terminal | Banyaknya terminal bus, bangunan atau struktur tempat bus kota atau bus antarkota berhenti untuk menaikturunkan penumpang | Tahunan |
| Jumlah Stasiun Kereta Api | Stasiun Kereta Api | Banyaknya stasiun kereta api, fasilitas operasi kereta api atau tempat kereta api berhenti secara teratur untuk menaikturunkan penumpang atau membongkar-muat barang | Tahunan |
| Jumlah Perusahaan Angkutan ASDP Milik Pemerintah | Angkutan | Banyaknya perusahaan Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan yang bergerak dalam jasa angkutan penyeberangan dan pengelola pelabuhan penyeberangan untuk penumpang, kendaraan dan barang milik pemerintah | Tahunan |
| Jumlah Perusahaan Angkutan ASDP Millik Swasta | Angkutan | Banyaknya perusahaan Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan yang bergerak dalam jasa angkutan penyeberangan dan pengelola pelabuhan penyeberangan untuk penumpang, kendaraan dan barang milik swasta | Tahunan |
| Jumlah Jembatan Timbang ( Berfungsi ) | Jembatan Timbang | Banyaknya jembatan timbang yang berfungsi, yaitu seperangkat alat untuk menimbang kendaraan barang/truk yang dapat dipasang secara tetap atau alat yang dapat dipindah-pindahkan (portable) yang digunakan untuk mengetahui berat kendaraan beserta muatannya digunakan untuk pengawasan jalan ataupun untuk mengukur besarnya muatan pada industri, pelabuhan ataupun pertanian. | Tahunan |
| Jumlah Jembatan Timbang ( Tidak Berfungsi ) | Jembatan Timbang | Banyaknya jembatan timbang yang tidak berfungsi, yaitu seperangkat alat untuk menimbang kendaraan barang/truk yang dapat dipasang secara tetap atau alat yang dapat dipindah-pindahkan (portable) yang digunakan untuk mengetahui berat kendaraan beserta muatannya digunakan untuk pengawasan jalan ataupun untuk mengukur besarnya muatan pada industri, pelabuhan ataupun pertanian. | Tahunan |
| Jumlah Perusahaan Angkutan Umum Milik Pemerintah | Angkutan | Banyaknya perusahaan atau badan hukum yang menyediakan jasa Angkutan orang dan/atau barang dengan Kendaraan Bermotor Umum milik pemerintah | Tahunan |
| Jumlah Perusahaan Angkutan Umum Milik Swasta | Angkutan | Banyaknya perusahaan atau badan hukum yang menyediakan jasa Angkutan orang dan/atau barang dengan Kendaraan Bermotor Umum milik swasta | Tahunan |
| Jumlah Tempat Pengujian Kendaraan (KIR) Angkutan Umum | Uji KIR | Banyaknya tempat untuk angkutan umum melakukan uji KIR atau kumpulan rangkaian kegiatan untuk melakukan uji kendaraan bermotor sebagai tanda bahwa kendaraan tersebut layak digunakan | Tahunan |
| Jumlah Penumpang Melalui Terminal Tipe A | Terminal | Banyaknya penumpang yang naik dan turun dari terminal tipe A yaitu terminal yang berfungsi melayani kendaraan penumpang umum untuk angkutan antar kota antar propinsi (AKAP), dan angkutan lintas batas antar negara, angkutan antar kota dalam propinasi (AKDP), angkutan kota (AK) serta angkutan pedesaan (ADES) | Tahunan |
| Jumlah Penumpang Melalui Terminal Tipe B | Terminal | Banyaknya penumpang yang naik dan turun dari terminal tipe B, yaitu terminal yang berfungsi melayani kendaraan penumpang umum untuk angkutan antar kota dalam propinasi (AKDP), angkutan kota (AK) serta angkutan pedesaan (ADES) | Tahunan |
| Jumlah Penumpang Melalui Terminal Tipe C | Terminal | Banyaknya penumpang yang naik dan turun dari terminal tipe C, yaitu terminal yang berfungsi melayani kendaraan penumpang umum untuk angkutan pedesaan (ADES) | Tahunan |
| Jumlah Moda Angkutan Sungai Danau Dan Penyeberangan (ASDP) | Angkutan | Banyaknya moda angkutan sungan danau dan penyeberangan | Tahunan |
| Jumlah Dermaga | Dermaga | Banyaknya dermaga yaitu tempat kapal ditambatkan di pelabuhan | Tahunan |
| Jumlah Penumpang Melalui Dermaga | Dermaga | Banyaknya penumpang yang naik dan turun melalui dermaga | Tahunan |
| Jumlah Barang Melalui Dermaga | Dermaga | Banyaknya barang yang diangkut melalui dermaga | Tahunan |
| Jumlah Badan Usaha Angkutan Laut Regional | Angkutan | Banyaknya badan usaha angkutan laut regional, yaitu angkutan laut yang melayani kegiatan angkutan laut dalam negeri, alih muat angkutan laut dalam negeri dalam jumlah terbatas, serta angkutan penyeberangan dengan jangkauan pelayanan antar kabupaten /kota dalam provinsi | Tahunan |
| Jumlah Badan Usaha Angkutan Laut Lokal | Angkutan | Banyaknya badan usaha angkutan laut lokal, yaitu angkutan laut yang melayani kegiatan angkutan laut dalam negeri, alih muat angkutan laut dalam negeri dalam jumlah terbatas, serta angkutan penyeberangan dengan jangkauan pelayanan dalam kabupaten/kota | Tahunan |
| Jumlah Terminal Peti Kemas | Terminal | Banyaknya terminal peti kemas, terminal dimana dilakukan pengumpulan peti kemas dari hinterland ataupun pelabuhan lainnya untuk selanjutnya diangkut ke tempat tujuan ataupun terminal peti kemas (Unit Terminal Container disingkat secara umum "UTC") yang lebih besar lagi. | Tahunan |
| Jumlah Perusahaan Angkutan Laut Milik Pemerintah | Angkutan | Banyaknya perusahaan angkutan laut milik pemerintah, yaitu perusahaan angkutan laut berbadan hukum Indonesia yang melakukan kegiatan angkutan laut di dalam wilayah perairan Indonesia dan/atau dari dan ke pelabuhan di luar negeri | Tahunan |
| Jumlah Perusahaan Angkutan Laut Milik Swasta | Angkutan | Banyaknya perusahaan angkutan laut milik swasta, yaitu perusahaan angkutan laut berbadan hukum Indonesia yang melakukan kegiatan angkutan laut di dalam wilayah perairan Indonesia dan/atau dari dan ke pelabuhan di luar negeri | Tahunan |
| Jumlah Penumpang Melalui Pelabuhan Penumpang | Pelabuhan | Banyaknya penumpang yang naik turun melalui pelabuhan penumpang | Tahunan |
| Jumlah Barang Melalui Pelabuhan Peti Kemas | Pelabuhan | Banyaknya barang yang dibongkar dan dimuat melalui pelabuhan peti kemas | Tahunan |
| Jumlah Barang Melalui Pelabuhan Barang | Pelabuhan | Banyaknya barang yang dibongkar dan dimuat melalui pelabuhan peti barang | Tahunan |
| Jumlah Landasan Helikopter (Helipad) | Helikopter | Banyaknya landasan pendaratan untuk helikopter (helipad) | Tahunan |
| Jumlah Barang Menggunakan Angkutan Udara | Angkutan | Banyaknya barang yang diangkut menggunakan angkutan udara baik pesawat kargo maupun pesawat penumpang | Tahunan |
| Jumlah Perusahaan Angkutan Udara Milik Pemerintah | Angkutan | Banyaknya perusahaan angkutan udara milik pemerintah, yaitu badan usaha yang kegiatan utamanya mengoperasikan pesawat udara secara berjadwal untuk digunakan mengangkut penumpang, kargo, dan/atau pos dengan memungut pembayaran | Tahunan |
| Jumlah Perusahaan Angkutan Udara Milik Swasta | Angkutan | Banyaknya perusahaan angkutan udara milik swasta, yaitu badan usaha yang kegiatan utamanya mengoperasikan pesawat udara secara berjadwal untuk digunakan mengangkut penumpang, kargo, dan/atau pos dengan memungut pembayaran | Tahunan |
| Jumlah Perlintasan Sebidang Kereta Api Berpalang | Kereta api | Banyaknya perlintasan sebidang kereta api atau perlintasan antara jalan dan jalur rel kereta api yang berada pada bidang tanah yang sama.yang memilik palang pintu | Tahunan |
| Jumlah Perlintasan Sebidang Kereta Api Tidak Berpalang | Kereta api | Banyaknya perlintasan sebidang kereta api atau perlintasan antara jalan dan jalur rel kereta api yang berada pada bidang tanah yang sama.yang tidak memilik palang pintu | Tahunan |
| Jumlah Badan Usaha Penunjang Perkeretaapian | Kereta api | Banyaknya badan usaha yang menyelenggarakan sarana prasarana perkeretaapian | Tahunan |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | JAWA TENGAH | KOTA SEMARANG |
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Lainnya, Isian data paska kegiatan Dishub
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, Instansi Pemerintahan
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, Instansi
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
67 variabel yang diolah/dikumpulkan
Jumlah Perlintasan Sebidang Kereta Api Tidak Berpalang
Integer β’ Buah
["Kereta api"]Lihat β
Jumlah Perlintasan Sebidang Kereta Api Berpalang
Integer β’ Buah
["Kereta api"]Lihat β
Jumlah Perusahaan Angkutan Udara Milik Pemerintah
Integer β’ Perusahaan
["Angkutan"]Lihat β
Jumlah Barang Menggunakan Angkutan Udara
Integer β’ Buah
["Angkutan"]Lihat β
Jumlah Barang Melalui Pelabuhan Barang
Integer β’ Buah
["Pelabuhan"]Lihat β
Jumlah Barang Melalui Pelabuhan Peti Kemas
Integer β’ Buah
["Pelabuhan"]Lihat β
Jumlah Penumpang Melalui Pelabuhan Penumpang
Integer β’ Orang
["Pelabuhan"]Lihat β
Jumlah Perusahaan Angkutan Laut Milik Swasta
Integer β’ Unit
["Angkutan"]Lihat β
Jumlah Perusahaan Angkutan Laut Milik Pemerintah
Integer β’ Unit
["Angkutan"]Lihat β
Jumlah Terminal Peti Kemas
Integer β’ Unit
["Terminal"]Lihat β
Jumlah Badan Usaha Angkutan Laut Lokal
Integer β’ Unit
["Angkutan"]Lihat β
Jumlah Badan Usaha Angkutan Laut Regional
Integer β’ Unit
["Angkutan"]Lihat β
Jumlah Barang Melalui Dermaga
Integer β’ Buah
["Dermaga"]Lihat β
Jumlah Penumpang Melalui Dermaga
Integer β’ Orang
["Dermaga"]Lihat β
Jumlah Dermaga
Integer β’ Buah
["Dermaga"]Lihat β
Jumlah Moda Angkutan Sungai Danau Dan Penyeberangan (ASDP)
Integer β’ Unit
["Angkutan"]Lihat β
Berapakah Jumlah Penumpang Melalui Terminal Tipe B di Kota Semarang?
Integer β’ Orang
["Terminal"]Lihat β
Jumlah Penumpang Melalui Terminal Tipe B
Integer β’ Orang
["Terminal"]Lihat β
Jumlah Tempat Pengujian Kendaraan (KIR) Angkutan Umum
Integer β’ Buah
["Uji KIR"]Lihat β
Jumlah Perusahaan Angkutan Umum Milik Swasta
Integer β’ Perusahaan
["Angkutan"]Lihat β
Jumlah Perusahaan Angkutan Umum Milik Pemerintah
Integer β’ Perusahaan
["Angkutan"]Lihat β
Jumlah Jembatan Timbang ( Tidak Berfungsi )
Integer β’ Unit
["Jembatan Timbang"]Lihat β
Jumlah Jembatan Timbang ( Berfungsi )
Integer β’ Unit
["Jembatan Timbang"]Lihat β
Jumlah Perusahaan Angkutan ASDP Milik Pemerintah
Integer β’ Buah
["Angkutan"]Lihat β
Jumlah Stasiun Kereta Api
Integer β’ Buah
["Stasiun Kereta Api"]Lihat β
Jumlah Terminal Bus
Integer β’ Buah
["Terminal"]Lihat β
Jumlah Bandar Udara
Integer β’ Buah
["Bandar Udara"]Lihat β
Jumlah Pelabuhan Laut
Integer β’ Buah
["Pelabuhan"]Lihat β
Jumlah Barang Menggunakan Angkutan Kereta Api
Integer β’ Ton
["Kereta api"]Lihat β
Jumlah Penumpang Angkutan Darat
Integer β’ Orang
["Penumpang"]Lihat β
Jumlah Angkutan Darat
Integer β’ Unit
["Angkutan darat"]Lihat β
Jumlah Moda Lainnya
Integer β’ Unit
["Angkutan umum"]Lihat β
Jumlah Becak
Integer β’ Unit
["Becak"]Lihat β
Jumlah Bus
Integer β’ Unit
["Bus"]Lihat β
Jumlah Angkutan Umum Jenis Kereta Gandengan
Integer β’ Unit
["Angkutan umum"]Lihat β
Jumlah Angkutan Umum Jenis Mobil Bus
Integer β’ Unit
["Angkutan umum"]Lihat β
Jumlah Angkutan Umum Jenis Mobil Penumpang Umum
Integer β’ Unit
["Angkutan umum"]Lihat β
Jumlah Kapal Barang Lokal
Integer β’ Unit
["Kapal Barang"]Lihat β
Jumlah Kapal Penumpang Regional
Integer β’ Unit
["Kapal Penumpang"]Lihat β
Jumlah Mobil Tangki
Integer β’ Unit
["Mobil Tangki"]Lihat β
Jumlah Truk Barang Umum
Integer β’ Unit
["Truk Barang"]Lihat β
Jumlah Arus Penumpang Pesawat Udara
Integer β’ Orang
["Penumpang"]Lihat β
Jumlah Arus Penumpang Kapal Laut
Integer β’ Orang
["Penumpang"]Lihat β
Jumlah Arus Penumpang Bis
Integer β’ Orang
["Penumpang"]Lihat β
Ketersediaan terminal dan sub terminal
Integer β’ Unit
["Terminal"]Lihat β
Ketersediaan sarana pendukung moda transportasi massal
Integer β’ Unit
["Transportasi Massal"]Lihat β
Jumlah sistem angkutan rel yang dikembangkan di kota besar
Integer β’ Unit
["Angkutan rel"]Lihat β
Cakupan wilayah terlayani transportasi
Integer β’ %
["Transportasi"]Lihat β
Presentase penduduk yang menggunakan moda transportasi massal dibanding jumlah penduduk
Float β’ %
["Transportasi Massal"]Lihat β
Headway Pelayanan angkutan umum massal (BRT)
Float β’ Menit
["BRT"]Lihat β
Pelayanan feeder BRT
Integer β’ Koridor
["Feeder BRT"]Lihat β
Jumlah Kapal Barang Regional
Integer β’ -
["Kapal Barang"]Lihat β
Jumlah Kapal Penumpang Lokal
Integer β’ -
["Kapal Penumpang"]Lihat β
Jumlah Perusahaan Angkutan ASDP Millik Swasta
Integer β’ -
["Angkutan"]Lihat β
Jumlah Perusahaan Angkutan Udara Milik Swasta
Integer β’ -
["Angkutan"]Lihat β
Jumlah Badan Usaha Penunjang Perkeretaapian
Integer β’ -
["Kereta api"]Lihat β
Jumlah Angkutan Umum Jenis Kereta Tempelan
Integer β’ -
["Angkutan umum"]Lihat β
Jumlah Mobil Peti Kemas
Integer β’ -
["Mobil Peti Kemas"]Lihat β
Pelayanan angkutan umum massal (BRT)
Integer β’ -
["BRT"]Lihat β
Jumlah Taksi
Integer β’ -
["Taksi"]Lihat β
Jumlah penumpang BRT
Integer β’ -
["BRT"]Lihat β
Jumlah Landasan Helikopter (Helipad)
Integer β’ -
["Helikopter"]Lihat β
Jumlah Arus Penumpang Kereta Api
Integer β’ -
["Penumpang"]Lihat β
Jumlah Mobil Box
Integer β’ -
["Mobil Box"]Lihat β
Jumlah Angkutan Umum Jenis Mobil Barang
Integer β’ -
["Angkutan umum"]Lihat β
Jumlah Penumpang Melalui Terminal Tipe A
Integer β’ -
["Terminal"]Lihat β
Jumlah Angkutan Kota
Integer β’ -
["Angkutan Kota"]Lihat β